Liputan6.com, Jakarta - Maskapai penerbangan Malaysia, AirAsia, menyatakan tengah meninjau kembali kebijakannya setelah sebuah keluarga yang bepergian bersama anak penyandang cerebral palsy diturunkan dari penerbangan mereka. Dalam pernyataan yang disampaikan kepada CNA pada Rabu, 3 Juni 2026, AirAsia menjelaskan bahwa keputusan tersebut diambil berdasarkan persyaratan keselamatan yang berlaku saat itu, khususnya terkait kesesuaian perangkat pengaman anak yang dibawa keluarga tersebut untuk digunakan di dalam pesawat.
Melansir CNA, Kamis, 4 Juni 2026, Chief Safety and Quality Officer AirAsia X, Kapten Saravanan Subramaniam, mengatakan pihak maskapai saat ini sedang mengevaluasi kebijakan dan prosedur yang berkaitan dengan penggunaan perangkat pengaman khusus bagi anak-anak.
"Kami sedang meninjau kebijakan dan prosedur terkait perangkat pengaman anak khusus guna memastikan adanya kejelasan dan konsistensi yang lebih baik dalam penerapannya," ujar Saravanan.
Peninjauan tersebut dilakukan menyusul sorotan publik terhadap insiden yang memicu perdebatan mengenai aksesibilitas dan layanan penerbangan bagi penumpang berkebutuhan khusus. AirAsia menegaskan bahwa aspek keselamatan tetap menjadi prioritas utama, sembari berupaya memastikan kebijakan yang diterapkan dapat dipahami lebih jelas oleh seluruh penumpang dan petugas operasional.
Kasus ini mencuat setelah seorang wanita bernama Syarifah Ella Wan Wahab mengunggah keluhannya di Facebook pada 28 Mei 2026. Dalam unggahan tersebut, ia mengaku keluarganya diturunkan dari penerbangan AirAsia rute Singapura–Kuching pada 26 Mei karena penggunaan kursi khusus untuk putrinya yang merupakan penyandang quadriplegic cerebral palsy.
Keluarga Penumpang Mengaku Diturunkan dari Pesawat karena Kursi Khusus Anak
Syarifah menjelaskan bahwa dirinya, suami, tiga anak, dan seorang asisten rumah tangga telah berada di dalam pesawat ketika petugas darat dan awak kabin mendatangi mereka. Menurutnya, pilot memutuskan untuk tidak mengizinkan penggunaan kursi khusus milik putrinya meskipun perangkat tersebut telah mengantongi sertifikasi dari Federal Aviation Administration (FAA). Ia dan seluruh anggota keluarganya lalu diminta turun dari pesawat.
Dalam unggahannya, Syarifah juga menegaskan bahwa kursi tersebut telah dilaporkan sejak proses check-in di Bandara Changi. Ia menyebut petugas darat mengetahui kondisi medis putrinya dan bahkan sempat menanyakan berat kursi serta kebutuhan khusus anak tersebut.
"Saya sepenuhnya mengakui dan menghormati bahwa pilot yang bertugas memiliki kewenangan akhir dalam mengambil keputusan terkait keselamatan penerbangan. Namun, yang sangat memengaruhi kami adalah cara situasi tersebut dikomunikasikan dan ditangani," tulisnya.
Syarifah mengaku tidak menerima penjelasan yang rinci mengenai alasan keselamatan atau pertimbangan operasional yang mendasari keputusan tersebut. Menurutnya, pihak maskapai berulang kali hanya menyebut bahwa tindakan tersebut merupakan bagian dari kebijakan AirAsia
Kebijakan AirAsia Dinilai Tak Konsisten
"Hanya setelah kami berulang kali meminta klarifikasi, salah satu anggota kru menjelaskan bahwa kursi tersebut hanya diperbolehkan untuk anak berusia antara enam bulan hingga tiga tahun dengan berat badan maksimal 18 kilogram," ungkapnya.
Dalam unggahannya, Syarifah juga mempertanyakan dasar penerapan kebijakan tersebut. Menurutnya, kursi khusus yang digunakan putrinya bukan ditujukan untuk anak kecil pada umumnya, melainkan merupakan kebutuhan medis yang membantu memastikan kenyamanan dan keamanan anaknya selama penerbangan.
Ia menyoroti fakta bahwa putrinya sebelumnya pernah beberapa kali terbang menggunakan AirAsia dengan kursi yang sama tanpa kendala. Karena itu, ia mempertanyakan apakah kebijakan yang disebutkan pihak maskapai memang baru diterapkan atau justru tidak dijalankan secara konsisten pada penerbangan-penerbangan sebelumnya.
"Saya tidak menggunakan kursi ini karena anak saya masih kecil, tetapi karena kondisi medisnya memang memerlukan dukungan khusus selama perjalanan," tulis Syarifah.
Bikin Ketidakpastian bagi Penumpang
Menurutnya, setelah seluruh keluarga diturunkan dari pesawat, pihak maskapai menawarkan kemungkinan untuk memindahkan mereka ke penerbangan berikutnya menuju Kuching. Namun, keluarga tersebut juga diberi tahu bahwa tidak ada jaminan mereka dapat terbang, karena keputusan akhir tetap berada di tangan Pilot in Command (PIC) yang bertugas pada penerbangan berikutnya.
Syarifah mengaku situasi tersebut menambah ketidakpastian bagi keluarganya. Meski telah ditawari penerbangan alternatif, mereka tetap menghadapi risiko yang sama apabila pilot berikutnya kembali menolak penggunaan kursi khusus tersebut.
Kondisi ini memunculkan pertanyaan mengenai kejelasan prosedur dan konsistensi penerapan kebijakan bagi penumpang berkebutuhan khusus yang menggunakan perangkat pendukung selama penerbangan. Akhirnya, keluarga tersebut menolak tawaran pemindahan ke penerbangan berikutnya karena tidak adanya kepastian bahwa mereka akan diizinkan terbang dengan menggunakan kursi khusus yang sama.
Chief Safety and Quality Officer AirAsia X, Kapten Saravanan Subramaniam, mengatakan pihaknya turut menyayangkan ketidaknyamanan yang dialami keluarga tersebut. Ia menambahkan bahwa AirAsia telah menghubungi penumpang secara langsung untuk memberikan penjelasan lebih lanjut sekaligus menawarkan bantuan yang diperlukan.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7814238/original/053442100_1780631745-2cad11e8-1876-4aaf-8491-d92c12eff814__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7830420/original/027573300_1780650392-Sate_Kelapa.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7828791/original/038445800_1780648784-garam_sendawa_di_magkok.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4992015/original/093659400_1730806799-ilish-fish-southeast-asia_1417-137.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7825151/original/081860800_1780644367-8649948978140840789.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4238917/original/011120600_1669341343-cassava-6247125_1920.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7822619/original/061177300_1780641663-Soto_Segeer_Hj._Fatimah_-_Vanilla___Almond_Cho.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7822008/original/046313100_1780640846-6b9afe71-6883-49e9-9253-8a3bab335a04.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7820386/original/000035300_1780638987-lilibet.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7820391/original/016339800_1780639136-708c318b-e005-4781-99b9-4a674547176a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7808277/original/029912400_1780624991-cropped-fe206feb-df7d-46c2-b9a2-c60f265c2502.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7807498/original/085144700_1780624301-cropped-1a3f53fe-a2ce-4de4-b7d7-ff2768151473.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5566347/original/060164500_1777176946-paru_goreng.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7806789/original/030181400_1780623290-cropped-e0e839e2-7981-439c-9d6f-0d3fd43cf574.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7807105/original/096929800_1780623779-image.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6125422/original/082674000_1779009587-Ilustrasi_Salt_Bread__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7806372/original/051576200_1780622804-cropped-947c67e1-b48a-4e1e-8b6f-ce2f6b612529.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7586370/original/077612900_1780368025-markus-winkler-DXVG6Rld_dQ-unsplash__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7743338/original/045202300_1780550571-f05f3280-6a4f-4c2b-a4b4-11ca80b1f55f.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5484152/original/054897800_1769414667-Gemini_Generated_Image_px7w5npx7w5npx7w.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5498890/original/093027800_1770725754-image__57_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5488195/original/057422900_1769740878-Kelelawar_di_rumah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5516283/original/012128900_1772274598-WhatsApp_Image_2026-02-27_at_19.33.04.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518622/original/086723800_1772514079-cropped-4c856ac0-ea24-40bb-a37b-540c0d601eeb.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5533834/original/068860100_1773784980-WhatsApp_Image_2026-03-18_at_03.05.55.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5494624/original/004797900_1770301548-000_33YZ6V9.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5535189/original/057591700_1773942599-Depositphotos_271642688_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500323/original/022128900_1770860747-cumi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5496896/original/057677100_1770609023-unnamed__17_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5255810/original/088495200_1750217573-7562353d-49c2-431a-8e3d-ddbe88078888.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5496077/original/078576300_1770463228-042749200_1609160437-agto-nugroho-NYMRvWePmn8-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1788667/original/039933600_1512278961-IMG-20171202-WA0028.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5011743/original/058200900_1731999276-IMG-20241119-WA0009.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5491919/original/015759500_1770110370-gambar__16_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4993874/original/056837800_1730895197-fotor-ai-2024110619038.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3258137/original/033595800_1601883890-food-3232549_1280.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5502159/original/000958200_1770970294-1500_x_845.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5499684/original/060708600_1770792542-Gemini_Generated_Image_fhmnxyfhmnxyfhmn.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5113396/original/015916200_1738223131-bowl-with-rice-bottle-homemade-rice-water-wooden-table-diy-skincare-product_1048944-1520705.jpg)