Liputan6.com, Jakarta - Dua putri Kerajaan Belanda, Putri Amalia dan Putri Alexia, jadi target serangan seorang pria. Tersangka berusia 33 tahun itu akhirnya ditahan dan dijadwalkan hadi di pengadilan pada hari ini, Senin (4/5/2026), menurut surat perintah penjadwalan pengadilan yang dipublikasikan di situs web Kantor Kejaksaan Umum Den Haag, mengutip Associated Press.
Dari tangan tersangka, petugas menemukan dua kapak pada awal Februari 2026. Menurut surat perintah penjadwalan pengadilan, kapak-kapak itu diukir dengan kata-kata 'Alexia', 'Mossad' (badan intelijen nasional Israel), dan salam Nazi 'Sieg Heil'," menurut surat perintah penjadwalan pengadilan.
Pria yang namanya belum diumumkan secara publik, juga diduga memiliki catatan tulisan tangan dengan kata-kata "Amalia," "Alexia," dan "Pertumpahan Darah". Barang-barang tersebut membuat para penyelidik menduga bahwa pria itu mungkin menargetkan Catharina-Amalia (yang biasa dipanggil Amalia) (22) dan Alexia (20), menurut surat perintah penjadwalan.
Amalia dan Alexia adalah dua putri tertua Raja Willem-Alexander (59) dan Ratu Máxima (54). Mereka juga memiliki adik perempuan, Putri Ariane yang berusia 19 tahun.
Dikutip dari People, ini bukan pertama kalinya Amalia menghadapi ancaman terhadap keselamatannya. Pada 2022, Amalia terpaksa meninggalkan tempat tinggal mahasiswa saat kuliah di Universitas Amsterdam.
"Ini memiliki konsekuensi besar bagi hidupnya," kata ibunya kepada media Belanda AD saat itu. "[Itu] berarti dia tidak tinggal di Amsterdam dan juga dia tidak bisa benar-benar keluar rumah," tambahnya.
Pindah ke Spanyol Usai Terima Ancaman
Pada 2024, terungkap bahwa Amalia diam-diam pindah ke Madrid untuk menyelesaikan gelarnya demi keselamatan, serta untuk menjalani kehidupan mahasiswa yang lebih normal. Amalia berbicara tentang keputusannya untuk meninggalkan Belanda saat menghadiri perayaan Hari Raja pada 27 April tahun itu.
"Tentu saja, keadaan yang anehlah yang membuat saya pergi ke sana," katanya kepada media Belanda, menurut Bild. "Saya masih sangat berterima kasih kepada semua orang yang memungkinkan saya untuk berjalan-jalan di sana dengan bebas. Saya berhasil menemukan sedikit lebih banyak kebebasan di sana daripada yang mungkin di sini," tambahnya.
Mengutip Daily Mail secara terpisah, kepindahan tersebut terjadi beberapa minggu setelah laporan bahwa Amalia dan Perdana Menteri Mark Rutte disebutkan dalam komunikasi oleh kelompok-kelompok kejahatan terorganisir. Perdana Menteri Mark Rutte mengatakan, "Saya sangat sedih untuknya dan saya jelas sangat prihatin tentang hal itu."
Ia menambahkan bahwa otoritas Belanda sedang melakukan segala upaya untuk memastikan sang putri aman. Hal itu menyebabkan ia harus berhenti sementara dari studinya di Amsterdam.
Jadi Korban Video Porno Palsu
Putri Amalia juga sempat menjadi korban video porno palsu. Wajah perempuan berusia 21 tahun itu disunting di tubuh orang lain dengan menggunakan AI, Deep Fake menggunakan AI.
Mengutip The Sun, Selasa, 19 Agustus 2025, pihak berwenang Belanda, bersama FBI, langsung menutup situs web yang menyebarkan video deepfake tersebut di internet. Ini termasuk MrDeepFakes, yang dilaporkan telah menyebarkan video sang putri serta 70 perempuan Belanda lainnya.
Situs web yang terkenal itu ditutup secara global setelah penyelidikan besar-besaran pada Mei 2025. Pihak berwenang Belanda mendesak Kanada untuk mengembalikan David Do, salah satu tersangka pembuat situs web tersebut, agar bisa diadili.
Sang putri mendapatkan dukungan dari orangtuanya, Raja Willem-Alexander dan Ratu Maxima, setelah kejadian mengerikan tersebut. Surat kabar Belanda AD sebelumnya melaporkan pada Maret 2025 bahwa sekitar 70 perempuan ternama dari Belanda menjadi korban video porno palsu.
Kasus Hukum Jadi Bahan Studi
Di Belanda, pembuatan konten deepfake yang eksplisit merupakan tindak pidana, yang dapat dihukum hingga satu tahun penjara. Hukuman lebih lanjut dapat dijatuhkan kepada pelanggar berulang meskipun belum ada penangkapan.
Sang putri sebelumnya pernah menjadi korban serangan serupa pada 2022. Ia bahkan menulis tentang topik tersebut sebagai bagian dari studinya untuk meraih gelar di bidang Politik, Psikologi, Hukum, dan Ekonomi di Universitas Amsterdam. Keluarga kerajaan Belanda membagikan fotonya bersama skripsinya yang selesai bulan lalu.
Karya ilmiah tersebut berjudul "Melampaui Pengungkapan: Menjembatani Kesenjangan Antara Undang-Undang Kecerdasan Buatan dan Piagam Hak Asasi Manusia dengan Tubuh yang Dipalsukan". Selama tahun ajaran berikutnya, Putri Amalia akan menempuh pendidikan sarjana Hukum Belanda, juga di Universitas Amsterdam, ungkap Keluarga Kerajaan bulan lalu. Putri Amalia, yang merupakan pewaris takhta pertama, konon fasih berbahasa Spanyol berkat ibunya yang lahir di Argentina.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4001976/original/016169500_1650523898-20220421-KARTINI-6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5573040/original/063440900_1777879210-Gemini_Generated_Image_3yivu3yivu3yivu3.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4912209/original/053205000_1723079757-bolu_kojo_kuku_s_palembang.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5572733/original/087578400_1777866590-cropped-8dfcd0c3-e5eb-42bc-ad58-7f001a8e7eec.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5444686/original/016568900_1765786264-Depositphotos_404261044_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5572825/original/051347900_1777871425-cropped-fa9c9a35-d53d-430b-be0d-a514c9a0bb44.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5572696/original/061718100_1777865604-cropped-bec70b63-fee3-40f4-9bcc-d4d3a975b12c.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5572844/original/036257300_1777872789-unnamed__14_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5391616/original/009519500_1761359798-tumis_kangkung.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5572758/original/020500300_1777868137-Gemini_Generated_Image_4ne67x4ne67x4ne6.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5572773/original/065433800_1777869202-orak_arik_daun_kelor_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5572640/original/043306000_1777863657-cropped-f82c42df-afb7-40a0-9492-a0882b198e08.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5572761/original/017451500_1777868293-cropped-91c525f2-8840-4925-b5fb-c999901fc768.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5572755/original/096690300_1777867734-cropped-0a0224bf-8d45-453a-98ec-fa51ccae5c7b.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5211323/original/090015400_1746540542-000_44L278E.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5572620/original/022241600_1777862578-unnamed__4_.webp)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5572631/original/050537100_1777862972-cropped-89885444-cdb4-4901-acf0-e452611a0265.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5572599/original/099061500_1777859361-4._Exhibition_Photo_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5572602/original/001013000_1777859442-20cd884d-c84d-409d-8127-c7b3c2a9f467.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5322728/original/006784700_1755753794-kue_cubit_2.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5432085/original/094521500_1764755867-Vidio_Guideline_2025_NON-SPORTS_IGF_-_Horizontal_-_arya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3513012/original/025088600_1626429232-kevin_hackert.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5464514/original/053226100_1767692533-Cocomelon_-_Main_KV_-_Poster_KV_Master_Landscape.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5473038/original/019529500_1768384173-WhatsApp_Image_2026-01-12_at_17.06.59.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5474580/original/050541100_1768489629-WhatsApp_Image_2026-01-15_at_10.00.39_PM.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5441925/original/083440000_1765521629-WhatsApp_Image_2025-12-12_at_13.31.55.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5484152/original/054897800_1769414667-Gemini_Generated_Image_px7w5npx7w5npx7w.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5454036/original/068509500_1766547463-Stasiun_Gambir.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5469261/original/072782000_1768102784-jennie_gda2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5428143/original/073281800_1764480694-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5477081/original/014158100_1768808089-WhatsApp_Image_2026-01-19_at_14.25.45.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5498890/original/093027800_1770725754-image__57_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4762442/original/092574700_1709625037-IMG_1493.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5483775/original/060597100_1769403155-victoria_beckham.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5120415/original/075934000_1738656767-Kim_Seon_Ho.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5467829/original/097099200_1767931642-turis_di_kuil.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5478141/original/024911500_1768892922-ATK_BOLANET_UCL_2025_2026_SCHEDULE.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5463895/original/063429600_1767673525-unnamed_-_2026-01-06T112459.720.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5469920/original/042097800_1768191356-mia_goth.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5485154/original/028256900_1769496101-siti_nadia.jpeg)