Liputan6.com, Jakarta - Dalam satu dekade terakhir, unsur susu semakin sering muncul dalam industri kecantikan global, termasuk dalam tren milky perfume atau parfum aroma susu. Tren wewangian ini mulai terlihat sejak peluncuran Glossier dengan produk Milky Jelly Cleanser serta Milk Makeup pada 2016.
Sejak itu, konsep berbahan susu terus berkembang dalam berbagai produk kecantikan, mulai dari makeup, perawatan kulit, body care, hingga parfum dengan aroma creamy dan lembut yang identik dengan sensasi hangat serta menenangkan. Melansir Teen Vogue, Sabtu, 9 Mei 2026, tren berbahan susu merambah industri parfum dan bertumbuh pesat dalam beberapa tahun terakhir.
DedCool menjadi salah satu merek yang ikut mempopulerkan aroma susu lewat peluncuran parfum andalannya, Milk, pada 2020. Produk tersebut hadir di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap parfum selama pandemi COVID-19.
Pada masa awal pandemi, saat penjualan produk makeup seperti lipstik dilaporkan menurun, kategori perawatan kulit dan wewangian justru meningkat. Banyak konsumen mencari produk yang memberikan rasa nyaman, menenangkan, sekaligus menjadi bentuk self-care di tengah situasi penuh ketidakpastian.
Sejumlah pengamat industri juga menilai parfum saat itu tidak hanya berfungsi sebagai produk kecantikan, tetapi juga menjadi bentuk pelarian emosional. Aroma lembut dan creamy seperti susu dianggap mampu menghadirkan kesan hangat, familiar, dan menenangkan, sehingga semakin diminati di tengah tren wellness dan self-comfort yang berkembang selama pandemi.
Parfum Aroma Susu Tanpa Kandungan Susu
Perancang parfum Lorna McKay menilai popularitas parfum beraroma susu tidak lepas dari kesan emosional yang ditawarkan aroma tersebut. McKay, yang telah berkecimpung di industri parfum selama puluhan tahun, dikenal pernah meluncurkan toko parfum di department store Liberty, Inggris, serta menjadi salah satu pendiri The Perfume Society.
Menurut McKay, konsep susu dalam parfum sebenarnya bukan berasal dari bahan susu asli, melainkan dari sensasi lembut dan nyaman yang diciptakan melalui perpaduan aroma tertentu. "Susu bukanlah bahan atau komposisi; itu adalah konsep dan perasaan," ujarnya.
Ia menjelaskan, aroma milky biasanya dibentuk dari kombinasi bahan seperti tonka, vanila, cendana, dan berbagai elemen creamy lainnya yang menghasilkan kesan lembut menyerupai susu. Dalam dunia parfum, karakter aroma seperti itu dikenal dengan istilah laktonik.
"Seorang pembuat parfum akan menciptakan aroma yang terasa seperti susu, tetapi sebenarnya tidak ada bahan susu di dalamnya. Yang terpenting adalah perasaan nyaman dan hangat yang dirasakan orang saat memakainya," kata McKay.
Memberi Ketenangan di Tengah Ketidakpastian Global
Meningkatnya popularitas milky perfume juga hadir di tengah perubahan budaya wellness dan kebugaran yang kembali menempatkan susu sebagai simbol gaya hidup sehat. Dalam beberapa tahun terakhir, industri susu di Amerika Serikat dilaporkan kembali bertumbuh setelah sempat mengalami penurunan minat selama beberapa dekade akibat meningkatnya popularitas susu nabati.
Menurut laporan The New York Times, 2024 menjadi salah satu periode penting karena konsumsi susu murni di AS kembali meningkat. Kenaikan tersebut disebut sebagai peningkatan pertama dalam beberapa tahun terakhir dan hanya kedua kalinya sejak era 1970-an.
Meski jumlah peternakan sapi perah terus berkurang, jumlah sapi dan produksi susu justru meningkat. Fenomena ini menunjukkan bahwa susu kembali dipandang sebagai bagian dari gaya hidup modern, tidak hanya dalam konsumsi makanan dan minuman, tetapi juga melalui produk kecantikan hingga parfum yang mengusung aroma creamy dan menenangkan.
Simbol Kesederhanaan yang Dicari
Rachel Kyllo, Head of Marketing Dairy Farmers of America (DFA), yang berkecimpung di industri susu selama hampir 39 tahun, menyaksikan langsung perubahan tren konsumsi susu. Meski popularitasnya susu sempat menurun, Kyllo mengatakan konsumsi susu kini kembali meningkat. Menurutnya, hal itu tidak lepas dari kebutuhan masyarakat terhadap rasa nyaman dan nostalgia di tengah situasi dunia yang penuh ketidakpastian.
"Saya rasa orang-orang mencari minuman yang mengingatkan pada masa yang lebih sederhana, sekaligus produk yang terasa alami dan tidak diproses berlebihan. Susu menjadi pilihan yang tepat," ujar Kyllo, yang mengaku rutin mengonsumsi susu murni.
Pandangan serupa juga disampaikan sejumlah ahli parfum dan pengamat industri susu yang diwawancarai dalam artikel tersebut. Mereka menilai tren aroma dan makanan sering kali mencerminkan kondisi sosial masyarakat. Di tengah tekanan ekonomi global, konflik geopolitik, hingga ketidakpastian sosial, masyarakat cenderung mencari sesuatu yang terasa akrab, menenangkan, dan memberi rasa nyaman termasuk melalui susu.
Sejarah Panjang Susu Sebagai Produk Kecantikan
Penggunaan susu sebagai bagian dari perawatan kecantikan sebenarnya telah dikenal sejak ribuan tahun lalu. Susu kerap digunakan dalam sabun, krim, hingga ritual mandi karena dipercaya mampu membantu melembapkan dan mengangkat sel kulit mati.
Legenda paling terkenal datang dari Cleopatra, ratu Mesir kuno yang disebut rutin mandi menggunakan susu keledai untuk menjaga kecantikannya. Tradisi serupa juga dikaitkan dengan Poppaea Sabina, istri Kaisar Romawi Nero. Dalam catatan sejarawan Romawi kuno Cassius Dio, Poppaea dikenal gemar mandi susu sebagai bagian dari gaya hidup mewahnya demi mempertahankan penampilan tetap muda dan bercahaya.
Kesan lembut, hangat, dan creamy dari susu kini turut diadaptasi ke dalam dunia parfum modern. Salah satunya melalui lini parfum Mylk de Parfum dari brand Noyz yang menghadirkan sensasi aroma susu dalam konsep wewangian kontemporer.
CEO Noyz, Malena Higuera, mengatakan Mylk dirancang untuk memberikan pengalaman sensorik yang terasa hangat dan mewah sekaligus tetap mudah dijangkau konsumen. "Mylk benar-benar memberikan pengalaman sensorik yang utuh dalam bentuknya sendiri," ujar Higuera.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5841256/original/040104100_1778743073-000_B2983KE.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5832207/original/049118200_1778734548-Bolu_Roti_Tawar_Kukus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5833442/original/059344000_1778735741-IMG-20260514-WA0008.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5836560/original/088500300_1778738655-Depositphotos_47020825_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5831545/original/040925700_1778733865-Gumuk_Pasir_Parangkusumo.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5777373/original/056557100_1778680082-IMG-20260513-WA0028.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5403448/original/061608200_1762327182-pexels-rohanmuzafar-3054690.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5823864/original/045519900_1778726498-Gemini_Generated_Image_sqsuvksqsuvksqsu.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5822800/original/030259900_1778725498-WhatsApp_Image_2026-05-14_at_06.16.20.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5404030/original/002586200_1762350994-peter-hansen-MeGmdPNe36w-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5814045/original/063499200_1778716711-000_B2PY2DX.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4918148/original/021523300_1723631128-20240814-Gelombang_Panas_Seoul-AFP_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2845446/original/008320400_1562308093-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5509991/original/003924500_1771813062-000_98JZ9ZN.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3184486/original/057993000_1595219338-pizza-slices-marble-chopping-board_23-2147926088.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5754780/original/065367000_1778656548-Baso_Aci_Ceu_Imas_-_Gunawan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5441583/original/061002400_1765512659-Kue_Kacang.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5748322/original/000971500_1778647988-35e69753-0925-4df0-a1b4-cbf886ce9fb1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5701484/original/068607900_1778582059-IMG-20260512-WA0033.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5752109/original/055041500_1778653034-unnamed__80_.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5432085/original/094521500_1764755867-Vidio_Guideline_2025_NON-SPORTS_IGF_-_Horizontal_-_arya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3513012/original/025088600_1626429232-kevin_hackert.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5483775/original/060597100_1769403155-victoria_beckham.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5473038/original/019529500_1768384173-WhatsApp_Image_2026-01-12_at_17.06.59.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5474580/original/050541100_1768489629-WhatsApp_Image_2026-01-15_at_10.00.39_PM.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5484152/original/054897800_1769414667-Gemini_Generated_Image_px7w5npx7w5npx7w.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5441925/original/083440000_1765521629-WhatsApp_Image_2025-12-12_at_13.31.55.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5454036/original/068509500_1766547463-Stasiun_Gambir.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5477081/original/014158100_1768808089-WhatsApp_Image_2026-01-19_at_14.25.45.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5498890/original/093027800_1770725754-image__57_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4762442/original/092574700_1709625037-IMG_1493.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5485154/original/028256900_1769496101-siti_nadia.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5478141/original/024911500_1768892922-ATK_BOLANET_UCL_2025_2026_SCHEDULE.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5483058/original/082385200_1769322591-20260125_132615.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5474499/original/030967400_1768479633-WhatsApp_Image_2026-01-15_at_18.23.37.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4105592/original/078026500_1659098223-ezgif.com-gif-maker.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5488195/original/057422900_1769740878-Kelelawar_di_rumah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5130439/original/091465400_1739343321-54318718348_fb712dec5a_c__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5474278/original/010101200_1768470743-AQUVIVA.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5476303/original/023394600_1768726731-modern-woman-using-hair-straightener.jpg)