Liputan6.com, Jakarta - Perubahan iklim mengubah situasi lingkungan secara global, tak terkecuali dengan Korea Selatan. Dengan anomali yang terjadi, Badan Meteorologi Korea pun merombak sistem peringatan cuaca nasionalnya besar-besaran mulai Rabu (13/5/2026).
Mengutip Korea Times, itu merupakan restrukturisasi besar pertama dalam hampir dua dekade. Inti dari rencana itu adalah pengenalan peringatan 'darurat panas ekstrem' tingkat atas.
Itu merupakan akumulasi yang terjadi pada satu dekade terakhir dengan siang hari yang terik, 'malam tropis' tanpa tidur (fenomena meteorologi dengan suhu tetap berada pada atau di atas 25 derajat Celcius, antara pukul 18.01 hingga 09.00 keesokan harinya, dan hujan deras yang memecahkan rekor. Sesuatu yang awalnya dinilai anomali itu telah menjadi dasar musiman yang baru.
Berdasarkan protokol baru yang mulai berlaku pada 1 Juni 2026, Badan Meteorologi Korea akan beralih dari sistem peringatan dua tingkat yang ditetapkan pada 2008. Keadaan 'darurat panas ekstrem' akan diaktifkan ketika suhu harian yang dirasakan diperkirakan mencapai 38 derajat Celcius, atau ketika pembacaan merkuri aktual diperkirakan melampaui 39 derajat Celcius. Ini adalah ambang batas yang dirancang untuk menandakan peralihan dari ketidaknyamanan menjadi ancaman nyata terhadap kesehatan masyarakat dan infrastruktur.
Data badan meteorologi menggambarkan gambaran suram tentang negara itu yang sedang mengalami perubahan. Selama lima tahun terakhir, jumlah rata-rata hari gelombang panas dan malam tropis telah meningkat hampir tiga kali lipat dibandingkan dengan 1970-an. Frekuensi curah hujan yang intens, dengan curah hujan melebihi 50 milimeter per jam, juga meningkat tiga kali lipat, seringkali mengubah jalan-jalan perkotaan menjadi jebakan banjir bandang.
Siapkan Sistem Peringatan Tertulis
Untuk mengatasi hal ini, badan meteorologi juga memperkenalkan peringatan teks darurat untuk curah hujan dahsyat yang mendekati 100 milimeter per jam, yang dilokalisasi di tingkat kota untuk mencegah "kelelahan peringatan" dari peringatan di seluruh kota. Selain itu, peringatan cuaca malam tropis yang baru akan memperingatkan warga ketika suhu terendah di malam hari diperkirakan akan tetap sangat tinggi di daerah-daerah yang sudah panas terik di siang hari.
"Iklim yang kita kenal 20 tahun lalu sudah tidak ada lagi," kata badan tersebut dalam pengarahan singkatnya.
Dengan memperluas zona peramalan dari 183 menjadi 235 wilayah, pemerintah berharap data yang lebih rinci akan memungkinkan pejabat setempat untuk mengerahkan respons bencana dengan kecepatan yang dibutuhkan oleh dunia yang semakin memanas saat ini.
Cara Baru Jepang Peringatkan Warganya soal Panas Ekstrem
Sebelum Korea Selatan, Jepang lebih dulu memperkenalkan istilah baru untuk mendefinisikan suhu ekstrem yang mencapai 40 derajat Celsius. Mereka kini menyebutnya sebagai Kokushobi, yang berarti Cruelly Hot dalam Bahasa Inggris, sementara dalam Bahasa Indonesia dikenal dengan panas yang menyakitkan.
Melansir Japan Today, Sabtu, 18 April 2026, istilah ini diperkenalkan oleh badan meteorologi setempat pada Jumat pekan lalu seiring meningkatnya frekuensi gelombang panas di berbagai wilayah negara tersebut. Dengan penggunaan istilah baru ini, Badan Meteorologi Jepang (JMA) berharap dapat meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap suhu ekstrem yang semakin sering terjadi.
Menurut JMA, penyebutan 'sangat panas' atau kokushobi dinilai lebih efektif dalam mengkomunikasikan tingkat bahaya gelombang panas. Pada tahun lalu, Jepang mencatat musim panas terpanas sejak pencatatan dimulai pada 1889. Kondisi ini sejalan dengan tren global, di mana perubahan iklim mendorong peningkatan jumlah hari dengan suhu tinggi di berbagai wilayah dunia.
Libatkan Masyarakat Lewat Survei
Dalam proses penentuan istilah baru ini, JMA melakukan survei publik yang melibatkan sekitar 478.000 responden. Dari hasil tersebut, istilah kokushobi menjadi pilihan paling populer. Sementara itu, beberapa alternatif lain yang sempat dipertimbangkan antara lain 'hari yang sangat panas' (chomoshobi), 'hari seperti sauna', hingga 'hari untuk tetap di rumah'.
Kategori baru ini melengkapi sistem klasifikasi suhu yang telah digunakan sebelumnya oleh JMA, yaitu suhu di atas 25°C sebagai 'hari musim panas', di atas 30°C sebagai 'hari pertengahan musim panas', dan di atas 35°C sebagai 'hari sangat panas'.
Pada 2025, suhu panas ekstrem di Tokyo kembali mencetak rekor. Berdasarkan data Badan Meteorologi Jepang pada Rabu, 27 Agustus 2025, suhu di ibu kota Jepang tersebut mencapai 35 derajat Celcius atau lebih selama 10 hari berturut-turut.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5841256/original/040104100_1778743073-000_B2983KE.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5832207/original/049118200_1778734548-Bolu_Roti_Tawar_Kukus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5833442/original/059344000_1778735741-IMG-20260514-WA0008.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5836560/original/088500300_1778738655-Depositphotos_47020825_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5831545/original/040925700_1778733865-Gumuk_Pasir_Parangkusumo.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5777373/original/056557100_1778680082-IMG-20260513-WA0028.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5403448/original/061608200_1762327182-pexels-rohanmuzafar-3054690.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5823864/original/045519900_1778726498-Gemini_Generated_Image_sqsuvksqsuvksqsu.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5822800/original/030259900_1778725498-WhatsApp_Image_2026-05-14_at_06.16.20.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5404030/original/002586200_1762350994-peter-hansen-MeGmdPNe36w-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5814045/original/063499200_1778716711-000_B2PY2DX.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2845446/original/008320400_1562308093-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5509991/original/003924500_1771813062-000_98JZ9ZN.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3184486/original/057993000_1595219338-pizza-slices-marble-chopping-board_23-2147926088.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5754780/original/065367000_1778656548-Baso_Aci_Ceu_Imas_-_Gunawan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5662946/original/026700200_1778323761-WhatsApp_Image_2026-05-09_at_16.44.14.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5441583/original/061002400_1765512659-Kue_Kacang.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5748322/original/000971500_1778647988-35e69753-0925-4df0-a1b4-cbf886ce9fb1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5701484/original/068607900_1778582059-IMG-20260512-WA0033.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5752109/original/055041500_1778653034-unnamed__80_.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5432085/original/094521500_1764755867-Vidio_Guideline_2025_NON-SPORTS_IGF_-_Horizontal_-_arya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3513012/original/025088600_1626429232-kevin_hackert.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5483775/original/060597100_1769403155-victoria_beckham.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5473038/original/019529500_1768384173-WhatsApp_Image_2026-01-12_at_17.06.59.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5474580/original/050541100_1768489629-WhatsApp_Image_2026-01-15_at_10.00.39_PM.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5484152/original/054897800_1769414667-Gemini_Generated_Image_px7w5npx7w5npx7w.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5441925/original/083440000_1765521629-WhatsApp_Image_2025-12-12_at_13.31.55.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5454036/original/068509500_1766547463-Stasiun_Gambir.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5477081/original/014158100_1768808089-WhatsApp_Image_2026-01-19_at_14.25.45.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5498890/original/093027800_1770725754-image__57_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4762442/original/092574700_1709625037-IMG_1493.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5485154/original/028256900_1769496101-siti_nadia.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5478141/original/024911500_1768892922-ATK_BOLANET_UCL_2025_2026_SCHEDULE.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5483058/original/082385200_1769322591-20260125_132615.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5474499/original/030967400_1768479633-WhatsApp_Image_2026-01-15_at_18.23.37.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4105592/original/078026500_1659098223-ezgif.com-gif-maker.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5488195/original/057422900_1769740878-Kelelawar_di_rumah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5130439/original/091465400_1739343321-54318718348_fb712dec5a_c__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5474278/original/010101200_1768470743-AQUVIVA.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5476303/original/023394600_1768726731-modern-woman-using-hair-straightener.jpg)