Liputan6.com, Jakarta - Mengolah daging kambing sering menjadi tantangan bagi banyak orang, terutama saat ingin menghasilkan tekstur lembut tanpa aroma menyengat. Tidak sedikit masakan gagal terasa nikmat, akibat proses perebusan kurang tepat sehingga daging masih alot dan bau prengus tetap kuat. Oleh sebab itu, banyak orang mulai mencari cara merebus daging kambing agar tidak prengus dan cepat empuk supaya hasil masakan lebih gurih, lezat, juga nyaman disantap bersama keluarga.
Daging kambing sebenarnya memiliki cita rasa khas cukup disukai masyarakat Indonesia. Berbagai menu seperti sate, gulai, tongseng, hingga tengkleng sering hadir pada acara keluarga maupun perayaan tertentu. Meski begitu, proses memasak bahan ini memerlukan perhatian khusus agar teksturnya tidak keras saat disantap. Banyak orang mencoba berbagai cara merebus daging kambing agar tidak prengus dan cepat empuk menggunakan rempah alami, maupun teknik perebusan tradisional demi memperoleh hasil masakan lebih sempurna.
Selain memengaruhi rasa masakan, teknik perebusan juga menentukan kualitas tekstur daging setelah matang. Daging terlalu lama direbus menggunakan api besar sering berubah keras dan sulit dikunyah. Sebaliknya, metode memasak tepat bisa menghasilkan hidangan empuk bercita rasa kaya rempah. Berbagai tips mengenai cara merebus daging kambing agar tidak prengus dan cepat empuk kini semakin banyak dicari, lantaran membantu proses memasak menjadi lebih praktis sekaligus menghasilkan sajian lezat untuk keluarga di rumah.
Berikut ulasan lengkap yang Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Kamis (7/5/2026).
Persiapan Awal untuk Menghilangkan Bau Prengus Sejak Dini
Langkah awal dalam mengolah daging kambing sangat penting untuk meminimalkan bau prengus dan mempersiapkan daging agar lebih mudah empuk. Kesalahan pada tahap ini bisa memperburuk aroma dan tekstur daging. Salah satu tips utama adalah tidak mencuci daging kambing mentah, karena mencuci justru dapat memperkuat aroma prengus dan membuat tekstur daging lebih alot. Sebaiknya, bersihkan daging hanya dengan lap atau tisu kering untuk menghilangkan kotoran atau sisa darah yang menempel.
Selanjutnya, buanglah lemak berlebih yang menempel pada daging. Lemak berwarna putih ini merupakan salah satu sumber utama bau prengus. Namun, jangan membuang seluruh lemak, karena sedikit lemak bisa mempertahankan cita rasa gurih pada masakan. Memotong daging berlawanan arah seratnya juga efektif untuk mempercepat proses pengempukan, pastikan ukuran potongan tidak terlalu besar agar cepat empuk saat direbus.
Jika daging terlanjur dicuci atau ingin memastikan bau prengus benar-benar hilang, Anda bisa melumuri daging dengan garam, jeruk nipis, atau cuka. Lumuri daging dengan garam lalu diamkan sekitar 1 jam sebelum dibilas, atau balurkan perasan jeruk nipis/cuka dan diamkan 15-30 menit. Jeruk nipis dan cuka efektif membunuh bakteri serta menetralkan bau amis.
Teknik Perebusan Efektif untuk Daging Kambing Empuk dan Bebas Bau
Setelah persiapan awal, teknik perebusan memegang peranan penting dalam menghasilkan daging kambing yang empuk dan bebas bau. Ada beberapa metode yang bisa dipilih, tergantung waktu dan peralatan yang tersedia.
Salah satu metode perebusan yang populer dan hemat gas adalah metode 5-30-7. Caranya, didihkan air, masukkan daging, lalu rebus selama 5 menit dengan panci tertutup. Setelah itu, matikan kompor dan biarkan panci tertutup rapat selama 30 menit, kemudian nyalakan kembali kompor dan rebus daging selama 7 menit. Pastikan panci selalu tertutup rapat agar uap panas terperangkap dan memasak daging secara efektif.
Metode lain untuk mengurangi bau prengus adalah blanching, yaitu merebus daging sebentar dalam air mendidih. Masukkan potongan daging ke dalam air mendidih selama 2-3 menit, lalu angkat dan buang air rebusan pertama yang kotor. Proses ini membantu menghilangkan kotoran dan sebagian bau prengus sebelum melanjutkan ke perebusan utama. Merebus daging kambing perlahan pada suhu rendah selama sekitar tiga jam juga bisa menghasilkan daging yang sangat empuk.
Untuk menambah aroma dan menetralkan bau, rebus daging dengan rempah aromatik. Tambahkan jahe, daun salam, serai, lengkuas, kunyit, cengkeh, kayu manis, atau bawang putih ke dalam air rebusan. Rempah-rempah ini tidak hanya mengurangi bau prengus tetapi juga memperkaya cita rasa masakan. Jika Anda memiliki panci presto, alat ini sangat efektif untuk mengempukkan daging kambing dengan cepat.
Bahan Alami Pembantu agar Daging Kambing Lebih Lezat
Selain teknik perebusan, beberapa bahan alami dapat dimanfaatkan untuk membantu mengempukkan daging dan menghilangkan bau prengus secara efektif.
1. Jahe
Jahe menjadi salah satu bahan alami paling populer untuk mengurangi aroma prengus pada daging kambing. Aroma hangat dari jahe membantu menetralkan bau menyengat sekaligus membuat rasa masakan lebih segar dan kaya rempah. Jahe juga cocok digunakan saat proses marinasi maupun perebusan agar daging terasa lebih nikmat.
2. Serai
Serai memiliki aroma khas yang mampu membuat olahan kambing terasa lebih harum. Penggunaan serai saat merebus atau memasak gulai membantu menciptakan kuah lebih segar dan tidak terlalu berat aromanya. Selain itu, serai juga memberi sentuhan rasa khas pada masakan tradisional berbahan dasar daging kambing.
3. Daun Pepaya
Daun pepaya dikenal luas sebagai bahan alami pelunak daging. Kandungan enzim papain di dalamnya membantu memecah serat daging sehingga tekstur kambing menjadi lebih cepat empuk. Biasanya daun pepaya digunakan untuk membungkus daging sebelum dimasak selama beberapa menit.
4. Nanas
Nanas mengandung enzim bromelain yang efektif membantu melunakkan serat daging kambing. Parutan atau jus nanas sering digunakan sebagai bahan marinasi agar tekstur daging lebih lembut saat dimasak. Meski begitu, penggunaannya sebaiknya tidak terlalu banyak supaya daging tidak menjadi terlalu lembek.
5. Daun Jeruk
Daun jeruk mampu memberikan aroma segar pada masakan kambing sekaligus membantu mengurangi bau khas terlalu tajam. Biasanya daun jeruk digunakan dalam gulai, tongseng, atau sate kambing agar aroma masakan terasa lebih harum dan menggugah selera.
6. Kayu Manis
Kayu manis sering dipakai pada masakan kambing berkuah untuk menciptakan rasa lebih hangat dan kaya rempah. Aroma manis alami dari kayu manis membantu menyamarkan bau prengus sekaligus membuat kuah terasa lebih nikmat.
Pertanyaan Seputar Cara Merebus Daging Kambing
Mengapa daging kambing tidak boleh dicuci sebelum dimasak?
Mencuci daging kambing mentah justru dapat memperkuat aroma prengus dan membuat tekstur daging menjadi lebih alot, sebaiknya cukup dibersihkan dengan lap kering.
Bagaimana cara efektif menghilangkan bau prengus pada daging kambing?
Selain tidak mencuci, buang lemak berlebih, lumuri dengan garam/jeruk nipis/cuka, dan rebus dengan rempah aromatik seperti jahe atau daun salam.
Apa metode perebusan yang paling efisien untuk mengempukkan daging kambing?
Metode 5-30-7 sangat direkomendasikan: rebus 5 menit, diamkan 30 menit, lalu rebus lagi 7 menit dengan panci tertutup rapat.
Bahan alami apa yang bisa digunakan untuk mengempukkan daging kambing?
Nanas (mengandung enzim bromelin) dan daun pepaya (mengandung enzim papain) efektif mengempukkan daging, namun jangan merendam terlalu lama.
Apa kesalahan umum yang harus dihindari saat mengolah daging kambing?
Jangan mencuci daging dengan air, hindari marinasi terlalu lama dengan nanas/daun pepaya, dan pastikan membuang lemak berlebih.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5349430/original/088487900_1757922193-cheesy-tokbokki-korean-traditional-food-black-board-background-lunch-dish.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5506005/original/076160000_1771403112-unnamed__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5626902/original/018428600_1778222053-Sup_Bening_Daun_Kelor_dengan_Jagung_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5510367/original/068622000_1771826943-WhatsApp_Image_2026-02-22_at_13.37.03.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5620097/original/030336400_1778208955-cropped-ca2557b7-8392-41ba-ae5a-6746c3ca64a2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5622802/original/048016500_1778213795-vy-huynh-rcHHKG01IPY-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5450312/original/098495500_1766136757-klep.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5619480/original/037580700_1778207837-cropped-2376d9ba-07e6-437b-b9c5-278bcdf31a17.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5499492/original/027365800_1770787920-Keringkan_Permukaan_Sebelum_Ditutup_Rapat.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5601960/original/076762000_1778166784-IMG-20260507-WA0093.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5582667/original/041273000_1778130137-cropped-5519925f-f485-4b89-b210-c57f92464531.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5575264/original/047710300_1778042592-cropped-34d2a82f-f026-4f4e-8c7b-a92a49d99ec4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5618724/original/043723800_1778206371-cropped-f6dd8484-adc2-423d-96e9-5af4fcd161c7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/4101154/original/049392900_1658812929-20220604_143415.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5615248/original/054858800_1778199760-rach-teo-yHh9QWWlsR8-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5579807/original/001907400_1778075970-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5595585/original/056190500_1778155393-Safari_Journey_Taman_Safari_Indonesia.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5591241/original/072471000_1778147782-abon_cabai.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5593269/original/043660800_1778151252-WhatsApp_Image_2026-05-07_at_04.38.53__1_.jpeg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5432085/original/094521500_1764755867-Vidio_Guideline_2025_NON-SPORTS_IGF_-_Horizontal_-_arya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3513012/original/025088600_1626429232-kevin_hackert.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5473038/original/019529500_1768384173-WhatsApp_Image_2026-01-12_at_17.06.59.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5474580/original/050541100_1768489629-WhatsApp_Image_2026-01-15_at_10.00.39_PM.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5484152/original/054897800_1769414667-Gemini_Generated_Image_px7w5npx7w5npx7w.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5441925/original/083440000_1765521629-WhatsApp_Image_2025-12-12_at_13.31.55.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5454036/original/068509500_1766547463-Stasiun_Gambir.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5469261/original/072782000_1768102784-jennie_gda2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5483775/original/060597100_1769403155-victoria_beckham.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5477081/original/014158100_1768808089-WhatsApp_Image_2026-01-19_at_14.25.45.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5498890/original/093027800_1770725754-image__57_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4762442/original/092574700_1709625037-IMG_1493.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5120415/original/075934000_1738656767-Kim_Seon_Ho.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5485154/original/028256900_1769496101-siti_nadia.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5467829/original/097099200_1767931642-turis_di_kuil.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5478141/original/024911500_1768892922-ATK_BOLANET_UCL_2025_2026_SCHEDULE.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5469920/original/042097800_1768191356-mia_goth.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4105592/original/078026500_1659098223-ezgif.com-gif-maker.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5474499/original/030967400_1768479633-WhatsApp_Image_2026-01-15_at_18.23.37.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5483058/original/082385200_1769322591-20260125_132615.jpg)