Cara Membuat Peyek Teri yang Hemat Minyak dan Tetap Krispi

1 day ago 11

Liputan6.com, Jakarta - Peyek teri merupakan salah satu camilan rumahan yang sangat populer di Indonesia. Kelezatan dan kerenyahannya menjadikan peyek teri pilihan favorit sebagai teman makan maupun sekadar kudapan santai. Namun, seringkali tantangan utama dalam membuat peyek adalah bagaimana menghasilkan tekstur yang renyah sempurna, tidak alot, dan yang terpenting, tidak terlalu berminyak.

Banyak yang mengira membuat peyek teri yang ideal membutuhkan banyak minyak dan proses yang rumit. Padahal, dengan pemilihan bahan yang tepat dan teknik penggorengan yang efisien, Anda bisa menciptakan peyek teri yang lezat, krispi, dan hemat minyak. 

Berikut cara membuat peyek teri yang hemat minyak. Yuk simak!

Resep Peyek Teri yang Hemat Minyak dan Tetap Krispi

Peyek teri yang renyah dan tidak berminyak sebenarnya bisa dibuat di rumah dengan hasil yang tetap gurih dan tahan lama. Kunci utamanya ada pada kekentalan adonan, pemilihan minyak, serta teknik menggoreng yang tepat. Dengan langkah yang benar, peyek tidak hanya krispi tetapi juga lebih ringan saat dimakan. Berikut resep lengkap yang bisa kamu coba di rumah.

Bahan-bahan:

  • 150 gram tepung beras
  • 2 sdm tepung tapioka (agar lebih renyah)
  • 1 butir telur (opsional, untuk hasil lebih kokoh)
  • 200 ml santan encer atau air
  • 1 genggam teri kecil, cuci bersih dan tiriskan
  • 2 lembar daun jeruk, iris tipis
  • Minyak secukupnya untuk menggoreng

Bumbu halus:

  • 3 siung bawang putih
  • 2 butir kemiri
  • 1 sdt ketumbar
  • Garam secukupnya
  • Kaldu bubuk (opsional)

Cara membuat:

  1. Campurkan tepung beras, tepung tapioka, bumbu halus, dan santan sedikit demi sedikit hingga membentuk adonan cair kental (tidak terlalu encer agar tidak menyerap banyak minyak).
  2. Masukkan teri dan daun jeruk, aduk rata. Pastikan semua bahan terlapisi adonan dengan baik.
  3. Panaskan minyak yang cukup banyak dengan api sedang cenderung kecil agar peyek matang merata dan tidak cepat gosong.
  4. Ambil satu sendok adonan, tuang di pinggir wajan, lalu siram-siram minyak panas ke bagian atas peyek agar cepat kering dan tidak menyerap minyak berlebih.
  5. Goreng hingga berwarna kuning keemasan dan benar-benar kering, lalu angkat dan tiriskan.
  6. Simpan dalam wadah kedap udara setelah dingin agar tetap renyah lebih lama.

Teknik Penggorengan Efisien untuk Peyek Teri Hemat Minyak

Kunci utama dalam membuat peyek teri yang hemat minyak dan tetap krispi terletak pada teknik penggorengan yang benar. Pertama, pastikan Anda menggunakan minyak goreng dalam jumlah yang cukup banyak dan telah dipanaskan hingga suhu ideal, sekitar 170 hingga 180 derajat Celsius. Minyak yang cukup panas akan memastikan peyek matang merata dan tidak menyerap terlalu banyak minyak.

Penggunaan wajan cekung (wok) sangat direkomendasikan karena bentuknya membantu peyek menjadi tipis dan renyah. Selain itu, wajan cekung juga memudahkan minyak untuk tiris dari peyek setelah matang. Saat menuang adonan, ambil satu sendok sayur lalu tuang tipis-tipis di pinggiran wajan, bukan langsung ke dalam minyak. Biarkan adonan melorot dan menyebar dengan sendirinya ke dalam minyak panas.

Selama proses penggorengan, siram-siram peyek dengan minyak panas hingga adonan terlepas dari pinggiran wajan dan matang merata. Penting untuk tidak terlalu sering mengaduk adonan, sebab hal ini bisa membuat tepung mengeluarkan gluten berlebih yang menyebabkan peyek menjadi kenyal dan menyerap minyak. Goreng peyek hingga berwarna kuning keemasan, kering, dan krispi sempurna. Setelah matang, segera angkat dan tiriskan menggunakan saringan kawat atau letakkan di atas kertas minyak untuk mengurangi sisa minyak.

Menjaga Kerenyahan Peyek Teri Lebih Lama dengan Penyimpanan Tepat

Setelah berhasil membuat peyek teri yang krispi dan hemat minyak, langkah selanjutnya adalah memastikan kerenyahan tersebut bertahan lama. Kualitas tepung yang digunakan sangat memengaruhi daya tahan kerenyahan peyek. Tepung beras adalah pilihan terbaik, dan penambahan sedikit tepung tapioka atau sagu akan semakin meningkatkan kegaringan.

Perhatikan juga kekentalan adonan; adonan yang lebih encer cenderung menghasilkan peyek yang lebih tipis dan renyah. Pastikan peyek digoreng hingga benar-benar kering sempurna, karena peyek yang masih sedikit lembap akan cepat melempem. Proses penirisan yang baik juga sangat penting untuk menghilangkan kelebihan minyak.

Setelah peyek benar-benar dingin, simpanlah dalam wadah kedap udara. Wadah kedap udara akan melindungi peyek dari paparan udara dan kelembapan yang dapat mengurangi kerenyahannya. Untuk menjaga kerenyahan lebih lama, Anda bisa menambahkan silica gel food di dalam wadah penyimpanan. Hindari menyimpan peyek di tempat yang lembap atau terkena sinar matahari langsung.

Pertanyaan Umum Seputar Topik Cara Membuat Peyek Teri yang Hemat Minyak dan Tetap Krispi

1. Apa bahan utama agar peyek teri menjadi renyah?

Bahan utama untuk peyek teri yang renyah adalah tepung beras, dengan penambahan sedikit tepung sagu atau tapioka untuk meningkatkan kegaringan.

2. Bagaimana cara menggoreng peyek teri agar tidak terlalu berminyak?

Goreng peyek dengan minyak yang cukup banyak dan sudah panas (170-180°C) di wajan cekung, tuang adonan di pinggiran wajan, dan tiriskan dengan baik setelah matang.

3. Tips apa saja untuk menjaga peyek teri tetap krispi dalam waktu lama?

Pastikan peyek digoreng hingga kering sempurna, biarkan dingin sepenuhnya, lalu simpan dalam wadah kedap udara, dan bisa ditambahkan silica gel food.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |