Cara Membuat Kue Cimplo Tanpa Tape, Empuk Bersarang dan Anti Gagal

1 day ago 12

Liputan6.com, Jakarta - Kue cimplo merupakan jajanan tradisional yang populer di wilayah pesisir utara Jawa Barat, khususnya Indramayu dan sekitarnya. Kudapan ini memiliki makna filosofis dan tradisi yang kuat bagi masyarakat setempat, sering dibuat secara tradisional dengan campuran tepung beras dan tapai singkong sebagai pengembang alami.

Namun, bagi Anda yang ingin mencoba cara membuat kue cimplo tanpa tape, resep ini menawarkan solusi praktis menggunakan ragi instan sebagai pengganti. Hasilnya tetap empuk dan bersarang, serta memiliki rasa yang tetap enak dan sering disebut juga sebagai kue apem.

Artikel ini akan membahas secara komprehensif resep, langkah-langkah mudah, tips sukses anti gagal, serta keunikan dan filosofi mendalam di balik kue cimplo, khususnya versi tanpa tape yang bisa dipraktikkan langsung di rumah. Simak panduan selengkapnya berikut ini, sebagaimana telah Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Senin (11/5/2026).

Kue Cimplo dan Filosofinya

Kue cimplo adalah kudapan tradisional khas masyarakat pesisir utara Jawa Barat, terutama di Indramayu. Jajanan ini terbuat dari bahan dasar tepung beras, dan namanya diyakini berasal dari bentuknya yang menyerupai 'cimplung' atau pegangan. Meskipun asal-usulnya tidak memiliki catatan sejarah yang pasti, kue ini telah lama menjadi bagian penting dari budaya kuliner masyarakat Indramayu.

Kue cimplo diwariskan secara turun-temurun dan menjadi simbol kebersamaan serta tradisi. Kehadirannya selalu dinantikan dalam berbagai perayaan dan acara adat, menunjukkan betapa kuatnya ikatan jajanan ini dengan identitas lokal.

Kue cimplo bukan sekadar camilan biasa, melainkan memiliki makna filosofis dan tradisi yang kuat dalam masyarakat Indramayu. Kue ini sering dihidangkan dalam berbagai upacara adat, seperti pernikahan, khitanan, atau perayaan keagamaan, menjadikannya bagian tak terpisahkan dari ritual budaya.

Tradisi yang paling menonjol adalah penyajiannya pada bulan Safar dalam kalender Hijriah. Masyarakat Indramayu meyakini bulan Safar sebagai 'bulan bala' atau bulan di mana Allah menurunkan berbagai penyakit ke bumi. Oleh karena itu, kue cimplo dibuat sebagai 'penawar' atau pelindung dari tolak bala, serta sebagai simbol rasa syukur.

Pembuatannya sering dilakukan secara ngariung atau ramai-ramai oleh ibu-ibu rumah tangga, kemudian dibagikan kepada kerabat, keluarga, dan tetangga. Pembagian ini melambangkan persatuan, kepedulian, dan solidaritas sosial, serta sebagai bentuk sedekah untuk menjauhkan dari marabahaya.

Resep Kue Cimplo Tanpa Tape

Cara membuat kue cimplo tanpa tape sangat mudah dan bisa langsung dipraktikkan di rumah. Resep ini menggunakan ragi instan sebagai pengembang untuk menghasilkan tekstur yang empuk dan bersarang, mirip dengan versi tradisional yang menggunakan tape.

Bahan-bahan:

  • Tepung beras: 100 gram
  • Tepung terigu: 50 gram
  • Gula pasir: 1 sendok makan
  • Ragi instan (Fermipan): 1 sendok teh
  • Garam: Secukupnya
  • Air: 150 ml

Bahan Kuah Celup & Topping:

  • Gula merah (sisir): 150 gram
  • Air: 200 ml
  • Garam: Secukupnya
  • Kelapa parut: 4 sendok makan

Cara Membuat Kue Cimplo Tanpa Tape

Ikuti langkah-langkah detail berikut untuk cara membuat kue cimplo tanpa tape yang lezat dan empuk di dapur Anda:

  1. Campur Bahan Kering: Masukkan tepung beras 100 gram, tepung terigu 50 gram, gula pasir 1 sendok makan, dan ragi instan 1 sendok teh ke dalam satu wadah. Aduk rata semua bahan kering tersebut hingga tercampur sempurna.
  2. Tambahkan Air Secara Bertahap: Tuangkan air sebanyak 150 ml sedikit demi sedikit ke dalam campuran bahan kering sambil terus diaduk. Pastikan adonan tercampur rata dan tidak ada yang bergerindil. Terakhir, tambahkan garam secukupnya dan aduk kembali hingga larut sempurna.
  3. Fermentasi: Setelah adonan tercampur rata, tutup wadah dengan kain bersih atau plastik. Diamkan adonan selama kurang lebih 1 jam pada suhu ruang. Proses fermentasi ini penting agar adonan mengembang dan berbuih, yang akan menghasilkan tekstur kue yang bersarang.
  4. Siapkan Kuah Celup: Sambil menunggu adonan mengembang, siapkan kuah celup gula merah. Rebus gula merah 150 gram yang sudah disisir dengan air 200 ml hingga larut dan mendidih. Setelah itu, masukkan garam secukupnya. Kecilkan api dan biarkan mendidih selama sekitar 5-7 menit hingga kuah sedikit mengental. Angkat dan biarkan kuah gula merah dingin. Siapkan juga kelapa parut sebagai topping.
  5. Kukus Adonan: Panaskan kukusan terlebih dahulu hingga beruap banyak. Usahakan kukusan sudah panas sebelum adonan dimasukkan untuk hasil yang bagus. Olesi cetakan kue bolu kecil atau cetakan serabi dengan sedikit minyak agar tidak lengket. Setelah adonan mengembang dan berbuih, aduk sebentar. Tuang adonan ke dalam cetakan, namun jangan terlalu penuh karena adonan akan mengembang saat dikukus. Kukus adonan selama kurang lebih 20-30 menit hingga matang.
  6. Penyajian: Setelah matang, angkat kue cimplo dari kukusan. Sajikan kue cimplo hangat dengan disiram kuah gula merah dan ditaburi kelapa parut. Anda juga bisa menyajikannya dengan cara mencelupkan langsung kue cimplo ke dalam kuah gula merah, mirip seperti menyantap serabi.

Tips Sukses Cara Membuat Kue Cimplo Tanpa Tape

Untuk memastikan cara membuat kue cimplo tanpa tape Anda berhasil dan menghasilkan kue yang empuk serta bersarang sempurna, perhatikan tips-tips berikut ini:

Tips Adonan:

  • Gunakan Air Hangat (Bukan Panas): Saat mencampur ragi instan, pastikan air yang digunakan hangat suam-suam kuku, bukan air panas. Air yang terlalu panas dapat membunuh ragi, sementara air dingin akan membuat ragi kurang aktif dan menghambat proses pengembangan.
  • Pastikan Adonan Halus dan Tidak Bergerindil: Aduk adonan hingga benar-benar halus dan tidak ada gumpalan tepung. Gumpalan dapat membuat tekstur kue tidak merata dan kurang lembut. Anda bisa menyaring adonan jika perlu untuk memastikan kehalusan.
  • Fermentasi Cukup 1 Jam: Proses fermentasi selama 1 jam adalah kunci untuk mengaktifkan ragi dan membuat adonan mengembang sempurna. Fermentasi yang tepat akan menghasilkan pori-pori atau 'sarang' pada kue. Jangan terburu-buru membuka adonan sebelum waktu fermentasi yang cukup.

Tips Pengukusan:

  • Panaskan Kukusan Hingga Beruap Banyak: Sebelum memasukkan adonan, pastikan kukusan sudah benar-benar panas dan menghasilkan uap yang banyak. Suhu yang stabil dan tinggi akan membantu kue mengembang dengan baik dan matang merata.
  • Alasi Tutup Kukusan dengan Kain Bersih: Untuk mencegah uap air menetes ke permukaan kue dan membuat kue bantat, alasi tutup kukusan dengan kain bersih. Ini menjaga kelembapan yang tepat di dalam kukusan.
  • Jangan Membuka Tutup Kukusan Sebelum 20 Menit Pertama: Hindari membuka tutup kukusan terlalu sering, terutama pada 20 menit pertama pengukusan. Ini dapat menyebabkan suhu di dalam kukusan turun drastis dan menghambat proses pengembangan kue.

Tips Kuah Celup:

  • Biarkan Kuah Dingin atau Hangat Suam-suam Kuku: Kuah gula merah sebaiknya disajikan dalam keadaan dingin atau hangat suam-suam kuku. Ini akan memberikan kontras rasa yang nikmat saat dipadukan dengan kue cimplo yang hangat.
  • Kelapa Parut Sebaiknya Dikukus Sebentar: Untuk menambah cita rasa gurih dan mencegah kelapa cepat basi, Anda bisa mengukus kelapa parut sebentar dengan sedikit garam sebelum disajikan sebagai topping. Proses ini juga membuat kelapa lebih tahan lama.

FAQ Seputar Kue Cimplo

Q: Apa saja bahan untuk cara membuat kue cimplo tanpa tape?

A: Untuk cara membuat kue cimplo tanpa tape, bahan utama yang diperlukan adalah tepung beras (100 gram), tepung terigu (50 gram), gula pasir (1 sdm), ragi instan (1 sdt), garam secukupnya, dan air (150 ml). Untuk kuah celupnya, Anda membutuhkan gula merah, air, garam, dan kelapa parut.

Q: Apakah hasil cara membuat kue cimplo tanpa tape sama lembutnya dengan yang pakai tape?

A: Ya. Dengan fermentasi ragi instan selama kurang lebih 1 jam, hasil cara membuat kue cimplo tanpa tape tetap lembut, bersarang, dan tidak kalah enak dari versi yang menggunakan tape. Ragi instan berfungsi sebagai pengembang yang efektif.

Q: Berapa lama fermentasi dalam cara membuat kue cimplo tanpa tape?

A: Fermentasi adonan dalam cara membuat kue cimplo tanpa tape harus dilakukan selama minimal 1 jam pada suhu ruang. Proses ini penting agar ragi aktif dan adonan mengembang serta berbuih, yang akan menghasilkan tekstur kue yang empuk dan bersarang.

Q: Mengapa kue cimplo memiliki filosofi tolak bala?

A: Masyarakat Indramayu percaya bahwa bulan Safar adalah bulan di mana Allah menurunkan berbagai penyakit atau musibah ke bumi. Kue cimplo dibuat dan dibagikan sebagai simbol 'penawar' atau pelindung dari tolak bala, serta sebagai bentuk rasa syukur dan solidaritas sosial. Inilah yang membuat cara membuat kue cimplo tanpa tape tetap dilestarikan secara turun-temurun.

Q: Apakah cara membuat kue cimplo tanpa tape bisa menggunakan cetakan lain selain tanah liat?

A: Bisa. Meskipun cimplo tradisional sering menggunakan cetakan tanah liat, cara membuat kue cimplo tanpa tape di rumah bisa menggunakan cetakan kue bolu kecil atau cetakan serabi yang sudah diolesi minyak. Cetakan tanah liat memang memberikan aroma khas yang lebih otentik, namun cetakan lain tetap menghasilkan kue yang lezat.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |