Liputan6.com, Jakarta - Cara buat sop daging sapi empuk ternyata tidak selalu sulit dilakukan di rumah. Karena selama ini banyak orang mengira memasak sop daging membutuhkan waktu lama dan teknik rumit agar hasilnya lembut. Padahal, dengan beberapa trik sederhana, Anda bisa menghasilkan sop daging sapi yang empuk, gurih, dan kaya rasa, bahkan dengan waktu memasak yang lebih singkat.
Kunci utamanya terletak pada teknik merebus daging, penggunaan rempah yang pas, serta waktu memasak yang cukup agar cita rasa kaldu keluar secara maksimal. Mari pelajari bersama, cara buat sup daging sapi empuk yang hemat gas dan waktu tapi hasil maksimal sebagai panduan Anda berkreasi di dapur. Terlebih diketahui, sop daging sapi dikenal memiliki berbagai manfaat kesehatan, seperti meningkatkan kekebalan tubuh, menjadi sumber zat besi, dan menjaga kesehatan otak berkat kandungan seng di dalamnya.
Teknik Efektif untuk Mengempukkan Daging Sapi
1. Teknk 5-30-7
Mendapatkan daging sapi yang empuk adalah kunci utama dalam membuat sop yang sempurna. Berbagai teknik perebusan modern dan tradisional dapat Anda terapkan untuk mencapai hasil ini secara efisien. Salah satu metode yang populer adalah teknik 5-30-7 yang dikenal hemat waktu dan gas. Setelah air mendidih, rebus daging selama 5 menit, matikan api dan diamkan selama 30 menit dalam panci tertutup, lalu rebus kembali selama 7 menit. Panas yang terperangkap akan terus melunakkan serat daging secara optimal.
2. Penggunaan Panci Presto
Penggunaan panci presto juga merupakan solusi cepat untuk mengempukkan daging sapi. Dengan panci presto, waktu perebusan dapat dipangkas menjadi sekitar 15-20 menit, tergantung pada ukuran potongan daging. Pastikan tutup panci terpasang rapat dan buka dengan hati-hati setelah tekanan di dalamnya turun.
3. Teknik Memotong Daging Sapi yang Benar
Selain itu, teknik memotong daging yang benar sangat mempengaruhi keempukan. Selalu potong daging melawan arah seratnya untuk memendekkan serat dan membuat daging lebih cepat empuk saat dimasak. Hindari potongan daging yang terlalu tebal; idealnya, potong daging setebal 1–2 cm agar matang dan empuk secara merata.
Menggunakan pisau yang tajam juga akan membantu memotong daging dengan lebih rapi dan efektif, mencegah serat daging menjadi rusak. Jangan lupa untuk membuang air rebusan pertama setelah mendidih sebentar. Langkah ini penting untuk menghilangkan kotoran dan bau prengus pada daging, sebelum melanjutkan perebusan dengan air baru yang bersih.
Manfaatkan Bahan Alami untuk Daging Sapi Empuk
Selain teknik perebusan, beberapa bahan alami di sekitar kita memiliki kemampuan luar biasa untuk mengempukkan daging sapi. Bahan-bahan ini mengandung enzim atau zat asam yang dapat memecah serat protein kasar pada daging.
1. Daun Pepaya
Daun pepaya, misalnya, kaya akan enzim papain yang sangat efektif. Cukup remas-remas beberapa lembar daun pepaya dan gunakan untuk membungkus daging selama 10-30 menit sebelum diolah.
2. Nanas
Nanas juga mengandung enzim bromelain yang bekerja serupa dalam menghancurkan ikatan peptida pada daging. Parut atau hancurkan nanas secukupnya, lumuri pada daging mentah, dan diamkan dalam wadah tertutup selama 20-30 menit. Penting untuk tidak terlalu lama merendam daging dengan nanas karena bisa membuatnya hancur.
3. Soda Kue
Soda kue adalah pilihan lain yang efektif; rendam daging dengan sekitar satu sendok makan soda kue per kilogram daging selama 15-20 menit pada suhu ruang. Soda kue membuat permukaan daging menjadi alkali, membantu menjaga keempukan saat dimasak.
4. Bahan Asam (Cuka, Perasan Jeruk atau Lemon)
Bahan asam seperti cuka apel, perasan jeruk, atau lemon juga dapat melunakkan daging. Lumuri daging dengan setengah sendok teh cuka apel secara merata dan diamkan selama satu jam. Setelah itu, bersihkan daging sebelum menambahkan bumbu marinasi.
5. Teh Hitam
Teh hitam, dengan kandungan taninnya, juga berfungsi sebagai pengempuk alami. Seduh 1-2 cangkir teh hitam pekat, lalu rendam daging dalam air teh selama beberapa menit.
6. Tomat, Yoghurt, dan Jus Pir
Tomat, yogurt, dan jus pir juga dapat dimanfaatkan untuk tujuan ini, dengan cara dibalurkan atau dicampurkan dalam marinasi.
Tips Tambahan untuk Sop Daging Sapi yang Lezat
Setelah berhasil mengempukkan daging, ada beberapa tips tambahan untuk memastikan sop daging sapi Anda tidak hanya empuk tetapi juga memiliki cita rasa yang istimewa.
1. Pilihan Daging Sangat Berpengaruh
Pilihan daging sapi yang tepat sangat berpengaruh; has dalam (tenderloin) atau sirloin adalah pilihan terbaik karena seratnya yang lebih halus dan cepat empuk. Marinasi daging dengan bumbu yang enak tidak hanya menambah rasa, tetapi juga dapat membantu mengurangi bau amis pada daging sapi.
Proses menumis bumbu halus hingga harum dan matang sebelum dimasukkan ke dalam rebusan daging adalah langkah krusial. Ini akan mencegah aroma langu pada sop dan mengeluarkan potensi rasa terbaik dari bumbu. Bumbu halus untuk sop daging umumnya meliputi bawang merah, bawang putih, merica, pala, jahe, dan kayu manis, yang memberikan aroma khas dan hangat. Tambahkan sayuran seperti wortel, kentang, buncis, atau kembang kol setelah daging cukup empuk. Hal ini untuk memastikan sayuran matang sempurna tanpa terlalu lembek.
3. Penyajian Sop
Terakhir, penyajian sop daging sapi yang tepat akan menambah kesempurnaan hidangan. Sajikan sop dengan taburan bawang goreng renyah, irisan seledri, dan daun bawang segar. Perasan jeruk nipis di akhir juga dapat menambah kesegaran dan menyeimbangkan rasa gurih sop. Dengan mengikuti panduan cara buat sop daging sapi empuk ini, Anda siap menyajikan hidangan yang tak terlupakan.
Resep Lengkap Membuat Sop Daging Sapi Empuk Kuah Bening
Bahan-Bahan:
-
Daging Sapi:
- 500 gram daging sapi (bisa menggunakan sengkel atau iga sapi).
-
Sayuran:
- 2 buah wortel, potong bulat atau dadu.
- 2 buah kentang, potong dadu.
- 1 batang daun bawang, potong-potong.
- 1-2 batang seledri, iris halus atau ikat.
- Opsional: Buncis, kubis, atau kembang kol secukupnya.
-
Bumbu Halus:
- 5-8 siung bawang merah.
- 3-5 siung bawang putih.
- ½ - 1 sendok teh merica bubuk atau lada butiran.
- ½ butir pala atau ½ sendok teh pala bubuk.
- Opsional: 1 ruas jahe, memarkan atau haluskan.
-
Bumbu Utuh/Cemplung:
- 2 lembar daun salam.
- 1 batang kayu manis (sekitar 5-7 cm).
- 3-5 butir cengkeh.
- 3-5 buah kapulaga.
- 2-3 buah bunga lawang (pekak).
- 1 ruas jahe, memarkan.
-
Bumbu Pelengkap:
- Garam secukupnya.
- Gula secukupnya.
- Kaldu sapi bubuk secukupnya (opsional).
- Air secukupnya (sekitar 1-2 liter).
- Minyak goreng untuk menumis.
-
Taburan dan Pelengkap:
- Bawang goreng.
- Irisan tomat.
- Irisan jeruk nipis.
- Sambal rawit (opsional).
Cara Membuat:
-
Persiapan Daging:
- Potong daging sapi melawan arah serat untuk membantu mempercepat proses pengempukan dan membuatnya lebih mudah dikunyah.
- Cuci bersih daging sapi.
- Gunakan metode 5-30-7 untuk mengempukkan daging: Rebus daging selama 5 menit setelah air mendidih, matikan api, tutup panci rapat selama 30 menit, lalu rebus kembali selama 7 menit. Anda juga bisa memanfaatkan bahan-bahan alami untuk mengempukkan daging seperti daun pepaya/nanas/soda kue/Bahan Asam (Cuka, Perasan Jeruk atau Lemon)/teh hitam/Tomat, Yoghurt/Jus Pir.
- Setelah daging empuk, angkat dan tiriskan. Sisihkan air rebusan yang bening sebagai kaldu.
-
Menyiapkan Bumbu:
- Haluskan bawang merah, bawang putih, merica, dan pala. Jika menggunakan jahe, haluskan bersama bumbu lainnya atau memarkan saja.
- Panaskan sedikit minyak dalam wajan. Tumis bumbu halus hingga harum dan matang. Pastikan bumbu ditumis hingga harum agar aroma sop tidak langu.
-
Memasak Sop:
- Didihkan kembali air kaldu dari rebusan daging. Jika perlu, tambahkan air biasa hingga jumlah yang diinginkan.
- Masukkan tumisan bumbu halus ke dalam air kaldu.
- Tambahkan bumbu utuh seperti kayu manis, cengkeh, kapulaga, bunga lawang, dan jahe memar.
- Masukkan potongan wortel dan kentang. Masak hingga sayuran setengah matang.
- Bumbui dengan garam, gula, dan kaldu sapi bubuk (jika menggunakan) secukupnya. Koreksi rasa.
- Setelah wortel dan kentang empuk, masukkan kembali daging sapi yang sudah direbus dan potong-potong.
- Tambahkan daun bawang dan seledri. Masak sebentar hingga layu.
- Pastikan panci ditutup rapat selama proses perebusan agar panas tidak keluar dan daging matang merata.
-
Penyajian:
- Tuang sop daging sapi ke dalam mangkuk saji.
- Taburi dengan bawang goreng, irisan tomat, dan seledri.
- Sajikan selagi hangat dengan nasi putih, irisan jeruk nipis, dan sambal rawit jika suka.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Topik
1. Apa kunci utama membuat sop daging sapi empuk?
Kunci utamanya adalah menggunakan teknik perebusan yang tepat seperti metode 5-30-7 atau menambahkan bahan alami seperti daun pepaya/nanas, serta memotong daging melawan arah serat.
2. Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk merebus daging sapi agar empuk dengan metode 5-30-7?
Metode 5-30-7 melibatkan perebusan 5 menit, diamkan 30 menit dalam panci tertutup, lalu rebus kembali 7 menit.
3. Bumbu apa saja yang wajib ada dalam sop daging sapi kuah bening?
Bumbu wajib meliputi bawang merah, bawang putih, merica, pala, serta bumbu cemplung seperti kayu manis, cengkeh, kapulaga, dan bunga lawang untuk aroma khas.
4. Apa manfaat kesehatan dari mengonsumsi sop daging sapi?
Sop daging sapi bermanfaat untuk meningkatkan kekebalan tubuh, menjadi sumber zat besi, menjaga kesehatan tulang dan sendi, serta menyediakan energi.
5. Bagaimana cara agar kuah sop daging sapi tetap bening dan gurih?
Untuk kuah bening, buang busa yang muncul saat merebus daging pertama kali, gunakan air rebusan bening sebagai kaldu, dan tumis bumbu halus hingga matang sebelum dimasukkan ke dalam kuah.


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5349430/original/088487900_1757922193-cheesy-tokbokki-korean-traditional-food-black-board-background-lunch-dish.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5506005/original/076160000_1771403112-unnamed__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5626902/original/018428600_1778222053-Sup_Bening_Daun_Kelor_dengan_Jagung_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5510367/original/068622000_1771826943-WhatsApp_Image_2026-02-22_at_13.37.03.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5620097/original/030336400_1778208955-cropped-ca2557b7-8392-41ba-ae5a-6746c3ca64a2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5450312/original/098495500_1766136757-klep.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5619480/original/037580700_1778207837-cropped-2376d9ba-07e6-437b-b9c5-278bcdf31a17.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5499492/original/027365800_1770787920-Keringkan_Permukaan_Sebelum_Ditutup_Rapat.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5601960/original/076762000_1778166784-IMG-20260507-WA0093.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5582667/original/041273000_1778130137-cropped-5519925f-f485-4b89-b210-c57f92464531.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5575264/original/047710300_1778042592-cropped-34d2a82f-f026-4f4e-8c7b-a92a49d99ec4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5618724/original/043723800_1778206371-cropped-f6dd8484-adc2-423d-96e9-5af4fcd161c7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/4101154/original/049392900_1658812929-20220604_143415.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5615248/original/054858800_1778199760-rach-teo-yHh9QWWlsR8-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5579807/original/001907400_1778075970-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5595585/original/056190500_1778155393-Safari_Journey_Taman_Safari_Indonesia.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5591241/original/072471000_1778147782-abon_cabai.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5593269/original/043660800_1778151252-WhatsApp_Image_2026-05-07_at_04.38.53__1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5023160/original/069383700_1732611185-cara-membuat-kentang-balado.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5432085/original/094521500_1764755867-Vidio_Guideline_2025_NON-SPORTS_IGF_-_Horizontal_-_arya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3513012/original/025088600_1626429232-kevin_hackert.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5473038/original/019529500_1768384173-WhatsApp_Image_2026-01-12_at_17.06.59.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5474580/original/050541100_1768489629-WhatsApp_Image_2026-01-15_at_10.00.39_PM.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5484152/original/054897800_1769414667-Gemini_Generated_Image_px7w5npx7w5npx7w.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5441925/original/083440000_1765521629-WhatsApp_Image_2025-12-12_at_13.31.55.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5454036/original/068509500_1766547463-Stasiun_Gambir.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5469261/original/072782000_1768102784-jennie_gda2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5483775/original/060597100_1769403155-victoria_beckham.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5477081/original/014158100_1768808089-WhatsApp_Image_2026-01-19_at_14.25.45.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5498890/original/093027800_1770725754-image__57_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4762442/original/092574700_1709625037-IMG_1493.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5120415/original/075934000_1738656767-Kim_Seon_Ho.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5485154/original/028256900_1769496101-siti_nadia.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5467829/original/097099200_1767931642-turis_di_kuil.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5478141/original/024911500_1768892922-ATK_BOLANET_UCL_2025_2026_SCHEDULE.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5469920/original/042097800_1768191356-mia_goth.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4105592/original/078026500_1659098223-ezgif.com-gif-maker.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5474499/original/030967400_1768479633-WhatsApp_Image_2026-01-15_at_18.23.37.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5483058/original/082385200_1769322591-20260125_132615.jpg)