Aturan Ketat Dress Code Festival Film Cannes 2026 dan Tetap Dilanggar Selebritas

23 hours ago 11

Liputan6.com, Jakarta - Festival Film Cannes 2026 kembali memberlakukan aturan ketat terkait dress code di karpet merah. Festival yang berlangsung di French Riviera pada 12--23 Mei 2026 itu melarang tamu mengenakan busana terlalu terbuka, transparan, hingga gaun ekor panjang berlebihan.

Melansir Page Six, Kamis (14/5/2026), berdasarkan piagam resmi festival, 'ketelanjangan dilarang di Karpet Merah maupun area Festival lainnya' dengan alasan menjaga kesopanan selama acara berlangsung. Panitia juga melarang penggunaan pakaian berukuran terlalu besar atau memiliki train panjang karena dinilai dapat menghambat pergerakan tamu serta menyulitkan pengaturan tempat duduk di dalam teater.

Aturan tersebut kembali menjadi sorotan publik karena Cannes dikenal sebagai salah satu ajang karpet merah paling glamor dan berani dalam dunia perfilman internasional Selain melarang busana transparan dan gaun berekor panjang, Festival Film Cannes 2026 juga membatasi sejumlah aksesori di area pemutaran film gala.

Sepatu kets, tote bag, ransel, hingga tas tangan berukuran besar tidak diperbolehkan memasuki acara resmi di karpet merah. Sebagai gantinya, pihak festival mewajibkan tamu mengenakan busana formal untuk menghadiri pemutaran film gala di Grand Théâtre Lumière.

Dress code yang dianjurkan meliputi gaun malam panjang dan tuksedo. Namun, panitia masih memperbolehkan pilihan lain seperti cocktail dress, little black dress, setelan celana berwarna gelap, atau atasan formal yang dipadukan dengan celana hitam.

Penyelenggara juga menegaskan bahwa aturan tersebut akan diterapkan secara ketat. Dalam piagam resmi festival disebutkan bahwa tim penyambut berhak melarang akses karpet merah bagi tamu yang tidak mematuhi ketentuan berpakaian yang berlaku.

Meski demikian, aturan black-tie hanya diterapkan untuk gala malam hari. Untuk pemutaran film reguler lainnya, pengunjung cukup mengenakan pakaian yang dinilai sopan dan pantas.

Selebritas Uji Batas Dress Code Cannes 2026

Meski Festival Film Cannes 2026 menerapkan aturan berpakaian yang cukup ketat, batasan soal busana kasual seperti celana jeans dan sepatu kets masih belum sepenuhnya jelas. Namun, model sekaligus aktris Meadow Walker tampaknya berani tampil di luar pakem tersebut saat menghadiri sesi foto peringatan 25 tahun film The Fast and the Furious pada Rabu, 13 Mei 2026.

Putri mendiang Paul Walker itu tampil mengenakan celana jeans dipadukan dengan blazer Celine, menciptakan gaya smart casual yang tetap terlihat elegan di tengah atmosfer festival film bergengsi tersebut. Penampilannya pun langsung mencuri perhatian karena dianggap berbeda dari standar busana formal yang biasanya mendominasi Cannes.

Aturan berpakaian ketat di Festival Film Cannes pertama kali diberlakukan pada edisi 2025 dan langsung memicu perbincangan di kalangan selebritas serta penata gaya. Sejumlah bintang bahkan harus mengubah pilihan busana mereka demi menyesuaikan diri dengan regulasi baru festival.

Aktris pemenang Oscar, Halle Berry, misalnya, mengaku harus mengganti gaun rancangan Gaurav Gupta di menit-menit terakhir karena memiliki ekor yang terlalu panjang dan dianggap melanggar aturan. "Saya harus mengubah rencana," ujar Berry dalam konferensi pers saat itu.

Di sisi lain, model Heidi Klum mengabaikan aturan tersebut dengan melenggang di tangga upacara pembukaan mengenakan gaun dramatis rancangan Elie Saab yang dipenuhi detail ruffle dan ekor panjang mencolok. Ia langsung mencuri perhatian publik dan media fashion dunia.

Karpet Merah Cannes dan Deretan Momen Fashion Paling Kontroversial

Busana terbuka dan permainan siluet transparan sebenarnya telah lama menjadi bagian dari identitas karpet merah Cannes. Sejumlah penampilan ikonis bahkan lahir dari gaya berani para selebritas di festival film bergengsi tersebut.

Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah gaun transparan rancangan Saint Laurent yang dikenakan Bella Hadid saat menghadiri pemutaran perdana film The Apprentice pada 2024. Selain itu, penampilannya dalam gaun berpotongan rendah karya Alexandre Vauthier pada 2016 juga sempat menjadi sorotan besar dunia fashion. Bella bahkan kemudian mengaku sempat merasa 'malu' dengan tampilan tersebut karena terlalu terbuka.

Kontroversi soal aturan berpakaian di Cannes pun bukan hal baru. Pada 2015, sejumlah perempuan dilaporkan ditolak masuk ke pemutaran perdana film Carol karena mengenakan flat shoes alih-alih high heels. Insiden itu kemudian ramai dibicarakan publik dan dikenal dengan sebutan “Heelgate”.

Tiga tahun setelahnya, aktris Kristen Stewart secara simbolis menentang aturan tidak tertulis mengenai penggunaan sepatu hak tinggi di Cannes. Ia melepas sepatu Louboutin miliknya dan berjalan tanpa alas kaki di tangga Palais des Festivals, aksi yang langsung menjadi salah satu momen paling ikonis dalam sejarah karpet merah Cannes.

Aturan High Heels Cannes Tuai Kritik dari Selebritas Dunia

Stewart melanjutkan protesnya terhadap aturan sepatu hak tinggi di Cannes dengan tampil mengenakan loafers dan setelan Chanel bergaya maskulin pada akhir pekan festival tersebut. Dalam wawancaranya dengan Vanity Fair, Stewart secara terbuka mengkritik standar berbeda antara pria dan perempuan di karpet merah.

"Kalau saya berjalan di karpet merah bersama seorang pria lalu seseorang menghentikan saya dan berkata, ‘Maaf, Anda tidak memakai high heels, jadi tidak boleh masuk,’ maka saya akan bilang, 'Teman saya juga tidak memakai high heels. Apakah dia juga harus memakainya?'" ujar Stewart.

Setelah bertahun-tahun menuai kritik, Festival Film Cannes kini memperbarui aturan resminya dengan memperbolehkan tamu mengenakan 'sepatu dan sandal elegan, baik dengan maupun tanpa hak tinggi'. Aturan baru itu dianggap sebagai bentuk kompromi diam-diam dari pihak festival terhadap kontroversi yang selama ini muncul.

Meski demikian, standar busana Cannes tetap dinilai ketat dan eksklusif. Sandal jepit yang sempat dikenakan Jennifer Lawrence pada 2023, misalnya, kemungkinan besar masih belum akan dianggap sesuai dengan dress code resmi festival.

Kini, publik pun menantikan apakah akan ada selebritas lain yang kembali menantang batas aturan fashion Cannes tahun ini. Namun satu hal yang pasti, tangga Palais des Festivals selalu menjadi pusat perhatian dunia mode internasional.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |