2 Aktris China Dipaksa Pergi dari Karpet Merah Festival Film Cannes 2026

4 hours ago 6

Liputan6.com, Jakarta - Karpet merah Festival Film Cannes 2026 diwarnai kontroversi setelah dua aktris China dipaksa pergi saat asyik berpose di depan kamera. Mereka adalah Qi Wei dan Yuan Shang.

Mengutip KBizoom, Sabtu (16/5/2026), Qi Wei menghadiri Cannes pada hari ketiga festival. Ia berpose di karpet merah mengenakan gaun dengan desain depan konservatif dan detail punggung terbuka yang menonjolkan sebagian punggungnya yang terbuka.

Saat berdiri di dekat area tangga karpet merah, Qi Wei dilaporkan terlalu lama berpose dan berinteraksi dengan kamera, sehingga seorang anggota staf keamanan secara pribadi mendekatinya dan memintanya untuk pindah. Menghadapi situasi canggung tersebut, aktris itu dilaporkan tertawa gugup sebelum segera meninggalkan area tersebut.

Sementara, Yuan Shanshan dilaporkan terlihat didesak untuk meninggalkan karpet merah pada kedua hari ia menghadiri acara tersebut karena terlalu lama berpose tanpa bergerak. Ia juga menarik perhatian karena diduga mengabaikan dress code Cannes yang menekankan keanggunan dan formalitas dengan tampil mengenakan pakaian yang lebih terbuka selama penampilannya di hari ke-3.

Terlepas dari pilihan gaya beraninya, media internasional dilaporkan kurang tertarik untuk memotret aktris tersebut. Foto-foto acara yang beredar online tampaknya menunjukkan banyak fotografer menurunkan kamera mereka saat Yuan Shanshan berpose.

Insiden yang melibatkan kedua aktris China itu menambah daftar kontroversi yang juga melibatkan kolega mereka dari dunia hiburan China. Sebelumnya, Lay Zhang dan beberapa selebritas kurang terkenal dikritik karena diduga menyebabkan kekacauan pada hari pembukaan. Lagi-lagi, mereka berpose terlalu lama di karpet merah.

Profil Singkat Qi Wei

Qi Wei, lahir pada 1984, dikenal karena karya-karyanya seperti Beauty's Rival in Palace, April Star, dan Coming Back. Pada 2024, ia tampil di acara realitas populer Sisters Who Make Waves dan menjadi salah satu kontestan paling populer.

Qi Wei telah lama dipuji karena penampilannya yang seperti boneka dan kulitnya yang pucat. Namun, ia juga menghadapi kekhawatiran publik tahun lalu setelah terlihat sangat berbeda setelah penurunan berat badan yang ekstrem dan dugaan prosedur kosmetik, yang menyebabkan komentar online yang pedas tentang penampilannya.

Dalam kehidupan pribadinya, Qi Wei menikah dengan aktor Lee Seung Hyun. Pasangan ini mengadakan pernikahan mereka di Las Vegas pada September 2014 setelah lamaran romantis di Saipan. Mereka tetap sangat aktif di dunia hiburan Tiongkok.

Soso Kontroversial Yuan Shanshan

Sementara, Yuan Shanshan, lahir pada 1987, pernah dianggap sebagai salah satu wanita tercantik dari kelas Akademi Film Beijing pada 2005. Ia dipromosikan secara besar-besaran oleh penulis skenario terkenal Yu Zheng bersama bintang-bintang seperti Yang Mi dan Zhao Liying.

Yuan Shanshan dinilai media China sebagai salah satu aktris kontroversial, terutama berkaitan dengan perilakunya terhadap rekan-rekannya. Salah satu insiden yang menuai kecaman melibatkan Yuan yang secara terbuka menyebutkan kebiasaan mendengkur aktris Zhang Xiaofei meskipun Zhang terlihat tidak nyaman.

Dalam penampilan kontroversial lainnya di Sisters Who Make Waves Season 2 pada 2020, pemirsa mengkritik Yuan Shanshan karena secara terang-terangan menunjuk dan mengkritik aktris Zhang Xinyu di depan kamera. Akibatnya, Yuan Shanshan sering dicap oleh warganet Tiongkok sebagai salah satu selebriti wanita yang paling tidak disukai di industri hiburan Tiongkok.

Yuan Shanshan juga kesulitan sering menghadapi kritik atas kemampuan aktingnya. Salah satunya saat berakting sebagai Ren Yingying dalam drama Swordsman, bahkan beberapa penonton menyerukan agar ia meninggalkan industri hiburan.

Gaya Diane Kruger Akali Aturan Dress Code Cannes

Sementara, aktris Diane Kruger berhasil menemukan celah dari aturan ketat busana Festival Film Cannes yang terkenal melarang busana bervolume besar. Aturan ketat berbusana yang diperbarui pada 2025 itu melarang hadirin datang dengan busana volume besar, terutama yang memiliki ekor panjang dan dapat menghambat pergerakan tamu serta menyulitkan penataan tempat duduk di teater.

Namun pada 14 Mei 2026, Kruger tampil di karpet merah mengenakan busana dramatis rancangan Givenchy lengkap dengan jubah menjuntai. Dikutip dari InStyle, Jumat, 15 Mei 2026, busana tersebut dirancang oleh direktur kreatif terbaru Givenchy, Sarah Burton.

Kruger mengenakan koleksi Fall/Winter 2026 dengan mantel hijau hutan yang diikat di leher dan disampirkan ke satu bahu, memperlihatkan gaun sutra bordir yang dikenakannya. Gaun kuning bermotif floral itu berpotongan asimetris di bagian bawah serta detail lipatan di area pinggang. Penampilannya disempurnakan dengan sepasang sepatu senada yang dihiasi pita besar, serta gelang dan anting permata dengan motif bunga.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |