Liputan6.com, Jakarta - Indonesia tidak lagi jadi Negara Paling Dermawan di Dunia, menurut World Giving Report 2025 yang disusun Charities Aid Foundation (CAF), setelah berada di puncak daftar selama tujuh tahun berturut-turut. Tidak tanggung-tanggung, Negeri Khatulistiwa langsung mental dari 20 Besar, berada di posisi ke-21, sementara Nigeria menduduki peringkat pertama tahun ini.
Melansir situs web World Giving Report, Sabtu (9/8/2025), pemeringkatan kedermawanan itu dilakukan melalui survei yang menangkap sikap dan perilaku berdonasi dari masyarakat umum di 101 negara dan wilayah di seluruh dunia. Demi menangkap "cakupan kemurahan hati yang sesungguhnya," para peneliti mencermati setidaknya tiga langkah donasi.
Ketiganya adalah memberi langsung pada seseorang atau keluarga yang membutuhkan, melalui badan amal, dan pada organisasi keagamaan atau untuk alasan keagamaan, seperti di gereja, lewat zakat, persepuluhan, ma'aser, atau dakwah.
"Kami percaya bahwa bertanya tentang memberi dengan cara-cara ini memberi ukuran kemurahan hati global yang lebih adil dan lebih inklusif daripada yang telah tersedia sebelumnya," tulis mereka di laporan tersebut.
Metodologi Baru
Laporan itu mencatat bahwa hampir dua pertiga atau 64 persen orang di seluruh dunia berdonasi untuk tujuan baik pada 2024. Orang-orang paling mungkin berdonasi dengan memberi uang secara langsung pada orang yang membutuhkan (38 persen orang di seluruh dunia) atau melalui badan amal (36 persen).
Seperempat orang (25 persen) di seluruh dunia memberi sumbangan pada organisasi keagamaan atau untuk alasan keagamaan. Sebagian besar donatur (59 persen) memberi sumbangan hanya melalui salah satu cara ini, tapi satu dari 10 donatur memberi sumbangan melalui ketiga cara tersebut.
Berdonasi untuk tujuan keagamaan dan memberi sumbangan langsung pada mereka yang membutuhkan paling umum di Afrika (masing-masing 40 persen dan 55 persen orang), sementara pemberian untuk amal paling umum di Oseania (54 persen).
Untuk pertama kalinya, CAF memperkenalkan ukuran kedermawanan yang dapat "diterapkan secara adil di semua negara," menurut mereka. "Kami menanyakan pada semua responden tentang pendapatan mereka dan jumlah uang yang mereka sumbangkan pada 2024 untuk masing-masing dari tiga cara memberi yang diuraikan sebelumnya," tulis mereka.
Afrika Jadi Benua Paling Dermawan
Menggabungkan angka-angka yang dilaporkan ini memberi proporsi rata-rata pendapatan yang disumbangkan per negara, tulis CAF. Secara global, rata-rata orang menyumbangkan 1,04 persen dari pendapatan mereka melalui kombinasi apapun dari ketiga cara tersebut pada 2024.
Baik dari segi jumlah orang yang menyumbang maupun seberapa banyak yang mereka sumbangkan, Afrika berada di puncak peringkat global. Rata-rata, orang-orang di Afrika menyumbangkan 1,54 persen dari pendapatan mereka untuk tujuan baik, sementara mereka di Eropa hanya menyumbang 0,64 persen.
Dalam hal proporsi pendapatan yang disumbangkan, negara-negara Afrika memasuki enam dari 10 negara teratas dan 17 dari 30 negara teratas. Hanya dua negara: Sudan dan Mozambik, yang berada di paruh bawah tabel, masing-masing di peringkat ke-63 dan ke-65.
Masyarakat di Nigeria, yang memuncaki puncak daftar tahun ini, melaporkan rata-rata menyumbang 2,83 persen dari pendapatan pribadi mereka pada 2024. Ini termasuk untuk badan amal, organisasi keagamaan, dan langsung pada orang yang membutuhkan.
Negara Paling Dermawan di Dunia
Mesir, China, Ghana, dan Kenya melengkapi lima besar negara paling dermawan, dengan penduduk negara-negara tersebut melaporkan rata-rata menyumbang lebih dari dua persen dari pendapatan mereka. Proporsi pendapatan yang disumbangkan mencapai puncaknya pada usia 35 hingga 44 tahun.
Di seluruh dunia, kelompok usia ini menyumbang hampir 1,5 kali lebih banyak daripada mereka yang berusia di atas 55 tahun, yang menyumbang paling sedikit dari pendapatan mereka (masing-masing 1,18 persen vs. 0,83 persen). Hingga usia 55 tahun, orang-orang memberi porsi donasi mereka yang lebih besar melalui pemberian langsung dibanding dengan cara lain.
Sementara itu, mereka yang berusia di atas 55 tahun memberikan lebih banyak pendapatan mereka melalui pemberian amal. Berikut 10 Negara Paling Dermawan di Dunia menurut indeks 2025:
1. Nigeria
2. Mesir
3. Ghana
3. China
5. Kenya
6. Uganda
7. Uni Emirat Arab
7. Qatar
7. India
10. Malawi
Sementara itu secara regional, berikut 10 negara Asia Tenggara paling dermawan menurut daftar tersebut:
1. Vietnam (1,72 persen)
2. Indonesia (1,55 persen)
3. Filipina (1,46 persen)
4. Malaysia (1,05 persen)
5. Singapura (0.97 persen)
6. Thailand (0,91 persen)