Liputan6.com, Jakarta - Daun pepaya sering diolah menjadi berbagai masakan rumahan karena memiliki cita rasa khas dan cocok dipadukan dengan aneka lauk tradisional. Meski begitu, banyak orang masih menghindari bahan ini karena rasa pahitnya cukup kuat jika tidak dimasak dengan benar. Padahal, ada cara memasak daun pepaya ala orang desa yang sejak dulu dipercaya ampuh mengurangi rasa pahit secara alami. Teknik tradisional ini memanfaatkan bahan sederhana yang mudah ditemukan di sekitar rumah.
Cara memasak daun pepaya ala orang desa biasanya dilakukan dengan proses yang lebih teliti dibanding sekadar merebus biasa. Salah satu langkah unik yang masih digunakan masyarakat desa adalah mencuci daun pepaya memakai lempung atau tanah bersih. Metode ini dipercaya membantu menarik getah serta rasa pahit pada daun pepaya sebelum dimasak.
Selain membuat rasanya lebih enak, cara tradisional ini juga membuat tekstur daun pepaya tetap lembut dan tidak terlalu layu. Liputan6 mewawancarai Warsiti, petani sekaligus juru masak hajatan asal Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, dan merangkum cara memasak daun pepaya ala orang desa supaya tidak pahit.
1. Pilih Daun Pepaya yang Masih Muda
Cara pertama dalam memasak daun pepaya agar tidak pahit adalah memilih daun yang masih muda. Daun pepaya muda biasanya memiliki warna hijau lebih cerah dan teksturnya belum terlalu keras. Rasa pahit pada daun muda juga cenderung lebih ringan dibanding daun yang sudah tua. Masyarakat desa biasanya memetik bagian pucuk daun pepaya untuk diolah menjadi sayur.
Selain lebih mudah empuk saat dimasak, daun pepaya muda juga tidak membutuhkan waktu perebusan terlalu lama. Hal ini penting agar tekstur daun tetap enak dimakan dan tidak hancur. Cara memilih bahan yang tepat menjadi kunci utama dalam mengurangi rasa pahit secara alami.
2. Cuci Daun Pepaya dengan Lempung atau Tanah Bersih
Salah satu cara memasak daun pepaya ala orang desa supaya tidak pahit adalah mencucinya menggunakan lempung atau tanah bersih. Tanah yang digunakan biasanya berupa lempung halus tanpa campuran pasir atau kotoran lain. Daun pepaya diremas bersama lempung sambil diberi sedikit air agar getah dan rasa pahitnya berkurang. Cara tradisional ini sudah digunakan turun-temurun oleh masyarakat desa.
Setelah diremas beberapa menit, daun pepaya kemudian dibilas hingga benar-benar bersih. Proses ini dipercaya membantu menyerap getah yang menyebabkan rasa pahit pada daun pepaya. Selain itu, tekstur daun juga menjadi lebih lembut setelah dicuci menggunakan lempung. Cara sederhana ini masih dipertahankan karena dianggap efektif tanpa perlu tambahan bahan kimia.
“Bisa benar-benar hilang rasa pahitnya kalau dicuci pakai lempung atau tanah, tapi ya tanahnya harus bersih. Orang sini (desa, red) biasanya pakai tanah tegalan (kebun, red). Terus membilasnya (pakai air, red) juga bolak-balik supaya benar-benar bersih,” ungkap Warsiti saat ditemui Liputan6 di kediamannya di wilayah barat Kabupaten Bojonegoro, Rabu (29/4/2026).
3. Rebus dengan Garam dan Daun Jambu Biji
Cara berikutnya untuk mengurangi rasa pahit daun pepaya adalah merebusnya bersama garam dan daun jambu biji. Daun jambu biji dikenal mampu membantu menetralisir rasa pahit secara alami. Biasanya beberapa lembar daun jambu dimasukkan ke dalam air rebusan bersama daun pepaya. Tambahan garam juga membantu mempercepat proses penghilangan rasa pahit.
Saat merebus, gunakan air yang cukup banyak agar daun pepaya terendam sempurna. Rebus hingga daun mulai empuk namun jangan terlalu lama supaya warnanya tetap hijau segar. Setelah matang, daun pepaya sebaiknya langsung ditiriskan dan dibilas air matang. Cara ini membuat rasa daun pepaya lebih ringan dan siap diolah menjadi berbagai masakan.
4. Peras Daun Pepaya Sebelum Dimasak
Sesudah direbus, masyarakat desa biasanya memeras daun pepaya terlebih dahulu sebelum dimasak. Langkah ini dilakukan untuk mengeluarkan sisa air rebusan yang masih mengandung rasa pahit. Daun pepaya diperas perlahan agar airnya keluar tanpa merusak teksturnya. Cara sederhana ini sangat membantu membuat rasa daun pepaya lebih enak saat disantap.
Selain mengurangi pahit, memeras daun pepaya juga membuat bumbu lebih mudah meresap ketika dimasak. Daun pepaya pun menjadi tidak terlalu basah sehingga cocok ditumis atau dimasak santan. Banyak orang desa tetap mempertahankan langkah ini karena hasil masakannya terasa lebih gurih. Proses kecil seperti ini ternyata sangat berpengaruh pada cita rasa akhir masakan.
5. Masak dengan Bumbu yang Gurih dan Pedas
Cara memasak daun pepaya ala orang desa biasanya menggunakan bumbu gurih dan sedikit pedas. Bumbu seperti bawang merah, bawang putih, cabai, terasi, dan kencur sering dipakai agar rasa daun pepaya semakin nikmat. Perpaduan bumbu tersebut membantu menyamarkan sisa rasa pahit yang masih tertinggal. Hasil akhirnya membuat daun pepaya terasa lebih sedap dan cocok dimakan bersama nasi hangat.
Daun pepaya dapat diolah menjadi tumisan, urap, hingga sayur santan khas rumahan. Banyak masyarakat desa juga menambahkan ikan asin atau teri agar rasanya semakin gurih. Cara memasak seperti ini membuat daun pepaya yang awalnya pahit menjadi hidangan favorit keluarga.
“Di sini paling sering ya dioseng, biar makin sedap dikasih campuran teri biasanya,” tandas Warsiti.
Pertanyaan Seputar Cara Memasak Daun Pepaya ala Orang Desa
Apakah daun pepaya bisa tidak pahit tanpa direbus?
Bisa, tetapi rasa pahitnya biasanya masih lebih terasa. Merebus daun pepaya tetap menjadi cara paling efektif untuk mengurangi rasa pahit sebelum dimasak.
Kenapa orang desa memakai tanah untuk mencuci daun pepaya?
Lempung atau tanah dipercaya membantu menyerap getah dan rasa pahit pada daun pepaya. Cara tradisional ini sudah digunakan turun-temurun di berbagai daerah.
Berapa lama merebus daun pepaya agar empuk?
Umumnya daun pepaya direbus sekitar 10 sampai 15 menit tergantung usia daunnya. Jangan terlalu lama agar teksturnya tidak terlalu lembek.
Daun pepaya cocok dimasak apa?
Daun pepaya cocok diolah menjadi tumisan, urap, gulai santan, hingga campuran ikan teri atau ikan asin. Bumbu gurih dan pedas membuat rasanya semakin nikmat.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5582940/original/006763500_1778132971-15bad458-b0b9-4af6-a5e2-1a10aea3d422.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5586068/original/045132900_1778139287-devil_wears_prada.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5472849/original/042010100_1768378152-telur_balado.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5512529/original/033414100_1771984795-unnamed.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5519753/original/085541500_1772595900-unnamed__21_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5579940/original/039227900_1778121125-cropped-cf2d2586-9a7f-4861-b767-6d4310e7927a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5579609/original/033044300_1778057738-IMG-20260506-WA0033.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5581682/original/072987800_1778128361-048983500_1594360734-wingko_babat.jpg.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5581346/original/062860000_1778127916-Gemini_Generated_Image_4dx4as4dx4as4dx4.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453358/original/054831800_1766476006-Cenil.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5579960/original/077272500_1778122120-000_A9ZC37X__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5580477/original/053369600_1778125744-WhatsApp_Image_2026-05-07_at_10.12.42.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5579915/original/065031800_1778119880-cropped-cc326429-46a5-4d65-9bc8-de3c61970f38.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5579901/original/060219700_1778119054-_kiri__Billy_Gamaliel__Community_Development_Manager_Bakti_Budaya_Djarum_Foundation_dalam_acara_Bincang_Kreatif_Seni_Pertunjukan_di_Kupang.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5579905/original/049813400_1778119551-cropped-2001a607-4912-4b76-ac66-bd4f6250d479.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5579868/original/078083800_1778116272-WhatsApp_Image_2026-05-06_at_06.44.00.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5415239/original/086107800_1763365214-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5579862/original/084432400_1778109246-WhatsApp_Image_2026-05-07_at_04.38.58__2_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5575846/original/063309600_1778049259-IMG-20260506-WA0016.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5579843/original/047446500_1778100078-bhavitha.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5432085/original/094521500_1764755867-Vidio_Guideline_2025_NON-SPORTS_IGF_-_Horizontal_-_arya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3513012/original/025088600_1626429232-kevin_hackert.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5473038/original/019529500_1768384173-WhatsApp_Image_2026-01-12_at_17.06.59.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5474580/original/050541100_1768489629-WhatsApp_Image_2026-01-15_at_10.00.39_PM.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5484152/original/054897800_1769414667-Gemini_Generated_Image_px7w5npx7w5npx7w.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5441925/original/083440000_1765521629-WhatsApp_Image_2025-12-12_at_13.31.55.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5454036/original/068509500_1766547463-Stasiun_Gambir.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5469261/original/072782000_1768102784-jennie_gda2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5477081/original/014158100_1768808089-WhatsApp_Image_2026-01-19_at_14.25.45.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5483775/original/060597100_1769403155-victoria_beckham.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5498890/original/093027800_1770725754-image__57_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4762442/original/092574700_1709625037-IMG_1493.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5120415/original/075934000_1738656767-Kim_Seon_Ho.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5485154/original/028256900_1769496101-siti_nadia.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5467829/original/097099200_1767931642-turis_di_kuil.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5478141/original/024911500_1768892922-ATK_BOLANET_UCL_2025_2026_SCHEDULE.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5469920/original/042097800_1768191356-mia_goth.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4105592/original/078026500_1659098223-ezgif.com-gif-maker.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5474499/original/030967400_1768479633-WhatsApp_Image_2026-01-15_at_18.23.37.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4944500/original/005125700_1726333607-Artboard_1-100.jpg)