Liputan6.com, Jakarta - Beberapa tahun lalu, rumah dua negara sempat viral di media karena keunikannya, yakni ruang tamu berada di Indonesia, sedangkan dapurnya berada di Malaysia. Setelah bertahun-tahun ditempati sebagai hunian, rumah itu akhirnya berubah fungsi menjadi tempat wisata. Namun, atraksi itu kini bisa dibilang tak valid lagi disebut demikian. Kenapa?
Alasannya, rumah dua negara yang berlokasi di Sungai Haji Kuning, Pulau Sebatik itu sekarang sepenuhnya masuk wilayah Indonesia. Mengutip Malay Mail, Senin (2/2/2026), Anggota Parlemen Kalabakan, Datuk Andi Muhammad Suryadi Bandy mengonfirmasi hal itu menyusul penetapan batas wilayah Indonesia-Malaysia yang baru.
"Berdasarkan perjanjian batas wilayah yang baru, Malaysia kini hanya mempertahankan fasilitas dermaga (pangkalan) di wilayah Sungai Haji Kuning, serta di beberapa lokasi lain, seperti Sungai Melayu dan Serudong."
Andi Muhammad menyatakan bahwa penetapan batas wilayah yang baru itu dilakukan berdasarkan persetujuan bersama, termasuk penggunaan fasilitas teknologi dan perjanjian yang dicapai oleh kedua negara tetangga.
"Sebagai hasil dari penetapan batas wilayah ini, ada wilayah yang diperoleh Malaysia dan juga wilayah yang diserahkan kepada Indonesia, di antaranya Kampung Sungai Haji Kuning di Pulau Sebatik, yang kini seluruhnya berada di wilayah Indonesia," katanya.
Terkait masalah kewarganegaraan, Andi mengatakan bahwa penduduk beberapa desa yang terdampak diberi pilihan untuk mengajukan kewarganegaraan Malaysia atau tetap menjadi warga negara Indonesia.
"Ini karena hukum Malaysia tidak mengizinkan kewarganegaraan ganda. Keputusan sepenuhnya berada di tangan penduduk yang bersangkutan, meskipun tentu saja tunduk pada prosedur yang telah ditetapkan," jelasnya.
Warga Perbatasan Diimbau Selalu Perbarui Informasi
Secara keseluruhan, Andi mengatakan, penetapan batas wilayah yang jelas penting untuk memungkinkan pembangunan di daerah yang secara hukum termasuk dalam negara dapat dilakukan dengan cara yang lebih terstruktur, sekaligus memperkuat kontrol keamanan di sepanjang perbatasan Malaysia-Indonesia.
Andi berharap pembangunan tiga pos kontrol baru, yang masuk dalam anggaran tahun ini, dapat segera dilaksanakan untuk lebih meningkatkan keamanan perbatasan.
"Ini sangat penting dalam memerangi penyelundupan gas dan barang-barang terlarang, yang terus terjadi meskipun berbagai inisiatif telah dilakukan sebelumnya, terutama karena masih ada warga Malaysia di Pulau Sebatik (Malaysia) yang menghadapi masalah kekurangan pasokan tabung gas," katanya.
Ia mengimbau warga di daerah perbatasan untuk selalu mencari informasi yang akurat dan terkini mengenai perkembangan terkait penetapan batas wilayah baru, guna menghindari kebingungan yang dapat merugikan negara dan masyarakat setempat. Ia juga menyatakan keyakinannya bahwa pemerintahnya akan mengambil keputusan terbaik untuk menjaga kedaulatan perbatasan dan keamanan nasional, sekaligus memastikan bahwa kepentingan masyarakat di daerah perbatasan terus dilindungi.
Wisata Rumah Dua Negara
Seorang pemilik akun Twitter @ipanketapang pernah berbagi video tentang kunjungannya ke rumah dua negara yang disebut Rumah Perbatasan Patok 3 pada Selasa, 20 Agustus 2019. Hingga Rabu, 21 Agustus 2019, cuitannya mendapat lebih dari 11,9 ribu retweet dan 15,7 ribu likes.
Rumah beda negara itu terletak di Desa Aji Kuning, Kabupaten Nunukan, Pulau Sebatik, Kalimantan Utara. Sebelum dijadikan tempat wisata, rumah itu milik Warga Negara Indonesia bernama Mangapara. Bagian depan rumahnya yang meliputi ruang tamu dan kamar termasuk wilayah Indonesia. Bagian belakang rumahnya meliputi dapur dan toilet termasuk wilayah Malaysia.
Menurut Irfan, tempat itu gratis untuk dikunjungi. Di bagian depan rumah tampak dicat merah putih. Di sisi lain rumah itu, tampak bendera Malaysia. Perbatasannya ditandai dengan penunjuk bertuliskan Indonesia dan Malaysia.
Di bagian perbatasan itu lah video @ipanketapang kejedot diambil. "Iya itu di pas perbatasannya, tempat gue kejedot," kata Irfan ketika dihubungi Liputan6.com, Rabu, 21 Agustus 2019.
Dampak Perubahan Perbatasan Baru Indonesia-Malaysia di Pulau Sebatik
Melansir Antara, Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) mencatat sebanyak 34 kepala keluarga (KK) di Pulau Sebatik, Kalimantan Utara, terdampak pengukuran ulang batas Indonesia-Malaysia dengan lahan seluas 4,91 hektare dan 127 hektare kebun sawit. Sekretaris BNPP Komjen Pol. Makhruzi Rahman mengatakan lahan warga yang terdampak akan ditangani dengan skema ganti untung maupun kompensasi agar hak masyarakat tetap terlindungi.
"Kurang lebih ada 34 KK yang lahannya masuk ke wilayah Malaysia setelah perundingan batas baru. Tanah 4,91 hektare dan sekitar 127 hektare kebun sawit akan kami siapkan skema kompensasinya," kata Makhruzi dalam rapat dengan Komisi II DPR RI di Jakarta, Selasa, 23 September 2025.
Ia menjelaskan sebagian lahan akan dikelola bersama Kementerian ATR dan Kementerian Kehutanan, termasuk opsi relokasi dan pembagian lahan produktif agar warga tetap mendapat manfaat ekonomi. Menurut dia, penanganan ini penting karena perbedaan pengukuran batas berpengaruh langsung pada kehidupan sosial dan kepastian identitas warga di kawasan perbatasan.
BNPP juga menyoroti kondisi serupa di kawasan Sinapad, Kalimantan Utara, yang memerlukan relokasi dan rekonstruksi tiga desa akibat penyesuaian batas wilayah. Selain itu, BNPP mengungkap adanya empat outstanding border problems di perbatasan Kalimantan Barat-Sarawak, yakni di Patok D400, Gunung Raya, Sungai Buang, dan Batu Aung, yang masih dalam tahap survei lapangan.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489115/original/086729200_1769826254-lalisa3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490635/original/015467000_1770018615-gambar__5_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490589/original/083243800_1770017053-gambar__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490336/original/098086600_1770008327-as.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490227/original/005834600_1770002805-SAM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490637/original/091796900_1770018980-nicola_peltz.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5338217/original/075517700_1756967700-ss.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5214334/original/000919900_1746760852-Gemini_Generated_Image_mdr774mdr774mdr7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490208/original/019300500_1770002523-56fb4f6a-a120-49e4-ac30-9eac256d9a0c.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490576/original/000054700_1770016226-menu_makan_anak__4_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490568/original/097169200_1770016022-WhatsApp_Image_2026-01-30_at_16.36.27.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4984171/original/063267400_1730185598-IMG-20230227-WA0052-617450006.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5350683/original/045639900_1758005379-Gemini_Generated_Image_v8xji0v8xji0v8xj__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490326/original/015470100_1770007781-Sambal_Matah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490446/original/063175300_1770011701-SnapInsta-Ai_3822142051438394029.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490512/original/082894200_1770013698-Gemini_Generated_Image_yg3jxcyg3jxcyg3j.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5261773/original/081492900_1750688155-young-happy-businesswoman-eating-break-office.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490508/original/090232600_1770013669-central_springbed_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490297/original/019286600_1770006932-ikan_kembung__4_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490177/original/090418100_1770001564-AP26033005917016.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5373357/original/048602800_1759820171-SnapInsta.to_560669028_18535972480043602_4721668802629419488_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5414818/original/029407400_1763352077-ATK_BOLA_Byon_Combat_Showbiz_6.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5371768/original/035487700_1759720376-2024-04-09.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5355547/original/062886800_1758342840-Poster___Apple_Artwork_-_VOS_Jalinan_Terlarang_-_Poster_PertamaLandscape.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,45,600,0)/kly-media-production/medias/5405283/original/043379500_1762433088-Rinanda_Aprillya_Maharani__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5390488/original/063405100_1761278709-Premier_League_2025-26_ATK_BOLA__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5373631/original/044574800_1759826535-unnamed__57_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/949101/original/010743900_1438935429-js3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5378660/original/056383000_1760269796-WhatsApp_Image_2025-10-12_at_09.28.26.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5376791/original/062457500_1760024376-Screenshot_2025-10-09_223604.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5377166/original/066367600_1760078929-MixCollage-10-Oct-2025-01-47-PM-5603.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4197597/original/080031300_1666234834-248444520_240009231493776_5687203792293197714_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5132032/original/043302500_1739436053-WhatsApp_Image_2025-02-13_at_15.07.07.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5371305/original/003419200_1759646163-Pertaruhan_The_Series_3_-_Poster.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5387021/original/037655400_1761029122-photo-collage.png__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2321342/original/006886300_1533604891-098269700_1448861796-gili_trawangan1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3558580/original/014125500_1630551817-29cccc00ef6aae3e8e27a0e76869f777.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5389601/original/073125400_1761204287-Stasiun_Madiun.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5373638/original/073692000_1759826729-2.jpg)