Turis Singapura Kehilangan Dompet dan Isinya Usai Kakinya Diinjak Orang di Pasar Jodoh Batam

3 hours ago 5

Liputan6.com, Jakarta - Seorang turis Singapura ketiban apes. Dompetnya hilang dicuri orang saat berbelanja di Pasar Jodoh, Batam, pada Jumat, 23 Januari 2026, sekitar pukul 11 pagi.

Mengutip AsiaOne, Senin (26/1/2026), turis yang bernama Lim Choon Hua (73) itu sedang berbelanja buah di pasar ketika seorang pria mendekatinya dari belakang. Pria itu merasa seseorang menginjak kakinya dengan keras. Saat membungkuk karena terkejut, pria yang mendekatinya diduga langsung mengambil dompet dari saku celananya.

Dalam video yang viral di media sosial, Lim yang mengenakan kemeja kotak-kotak, celana pendek hitam, dan sandal, terlihat berbicara kepada orang-orang di sekitarnya sambil mondar-mandir dengan cemas. Ia mengeluarkan apa yang tampak seperti paspor Singapura miliknya.

Dalam bahasa Melayu, ia berkata, "Kartu identitas saya hilang." Orang-orang di sekitarnya menyuruhnya untuk membuat laporan polisi, seperti dilaporkan Shin Min Daily News. Dompet Lim dilaporkan berisi 1.700 dolar Singapura (sekitar Rp22,5 juta), Rp 3,2 juta, tiga kartu debit, dan kartu identitasnya.

Seorang pedagang mengatakan kepada media Indonesia bahwa Lim sendirian di pasar ketika ia merasa seseorang menginjak kakinya dengan keras. Setelah sesaat teralihkan perhatiannya oleh seseorang yang menginjaknya, Lim kemudian menyadari bahwa dompetnya telah hilang, lapor Shin Min.

Pedagang itu menambahkan bahwa Lim curiga terhadap seorang pria dan meminta untuk memeriksa sakunya tetapi tidak menemukan dompetnya. "Korban datang ke kantor polisi untuk melaporkan kehilangan dokumen, bukan pencopetan," kata Kanit Reskrim Polsek Lubuk Baja Iptu Noval Adimas Ardianto, seperti dilaporkan Batam News Online.

Si Pencuri Dompet Ditangkap Polisi

Menurut laporan Shin Min, Kapolsek Barelang Anggoro mengonfirmasi bahwa polisi telah mengambil keterangan dari pria tersebut. Ia mengatakan turis Singapura itu memilih untuk tidak membuat laporan polisi tetapi hanya mengajukan surat keterangan kehilangan untuk kartu identitas dan kartu debitnya.

Meski begitu, polisi tetap mengusut si pencuri dompet. Berdasarkan tinjauan rekaman CCTV kejadian, polisi mengidentifikasi tersangkanya adalah Badri Alexson (alias Edo), yang kemudian ditangkap di rumah kosnya pada Sabtu, 24 Januari 2026.

Lanjut baca

Badri mengaku perbuatannya dan telah mencuri tiga kali, menurut Iptu Noval. Polisi menyita beberapa barang bukti dari Badri termasuk dompet dan kartu identitas Lim, bukti transaksi uang, pakaian dan tas yang dikenakan saat kejahatan terjadi, dan sebuah telepon seluler. Badri saat ini ditahan di kantor polisi Lubuk Baja untuk proses hukum lebih lanjut.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |