SBM Poltekpar Resmi Dibuka Kemenpar, Kuota Mahasiswa Baru 2026/2027 Capai 3.610 Orang

20 hours ago 5

Liputan6.com, Jakarta - Seleksi Bersama Masuk (SBM) enam politeknik pariwisata (Poltekpar) (SBM Poltekpar) yang berada di bawah Kementerian Pariwisata (Kemenpar) resmi dibuka. Total kuota tersedia untuk penerimaan mahasiswa baru tahun ini mencapai 3.610 mahasiswa. 

"Pelaksanaan penerimaan mahasiswa baru melalui jalur seleksi bersama masuk merupakan komitmen bersama seluruh politeknik pariwisata di bawah Kementerian Pariwisata Republik Indonesia untuk menghadirkan proses rekrutmen mahasiswa yang terstandar, transparan, akuntabel, dan berorientasi mutu," kata Herry Rachmat Widjaja, Direktur Poltekpar Makassar yang juga bertugas sebagai Ketua Panitia SBM Poltekpar dalam peluncuran di Makassar, dipantau secara daring, Rabu, 11 Februari 2026.

Pada tahun ini, selain jalur seleksi masuk bersama, dibuka pula jalur seleksi mandiri dengan persentase kuota 60:40. Artinya, 2.116 mahasiswa akan diterima lewat jalur SBM, sisanya yang berjumlah 1.444 mahasiswa akan diterima masuk lewat ujian seleksi mandiri yang dilaksanakan di Politeknik Pariwisata Medan, Palembang, Bandung, Bali, Lombok dan Makassar.

"Kegiatan untuk penerimaan mahasiswa baru itu akan ditutup pada tanggal 5 Mei 2026," sambung Herry.

Herry menyatakan target pendaftar jalur seleksi bersama masuk Poltekpar 2026 ditetapkan 175 persen dari kuota yang tersedia, kurang lebih 3.791 calon mahasiswa. Itu merupakan upaya menjaring mahasiswa terbaik dan meningkatkan kualitas input mahasiswa vokasi perwisata secara nasional.

"Melalui grand launching ini, kami berharap penerimaan mahasiswa baru melalui jalur seleksi bersama, termasuk Politeknik Perwisata tahun 2026, dapat menjadi etalase nasional pendidikan vokasi perwisata, sekaligus memperkuat sinergi antar politeknik perwisata, kementerian, dan mitra industri dalam menyiapkan sumber daya manusia perwisata Indonesia yang kompeten berdasarkan daya saing global dan berkarakter," ucap Herry.

Rincian Kuota Penerimaan Mahasiswa Baru Poltekpar

Secara rinci, kuota penerimaan mahasiswa baru untuk Poltekpar NHI Bandung adalah 900, terdiri dari jalur SBM 540 dan SM 360. Berikutnya, Poltekpar Bali menerima 690 mahasiswa dengan rincian jalur SBM 414 dan jalur SM 276 mahasiswa.

Poltekpar Makassar memiliki kuota 600 mahasiswa yang terbagi menjadi 360 orang lewat SBM dan 240 orang lewat seleksi mandiri. Poltekpar Medan jumlah kuotanya 660, terbagi menjadi 396 untuk jalur SBM dan jalur SM 264 orang.

Kuota Poltekpar Palembang 400 mahasiswa, terdiri dari SBM 240 dan SM 160 orang. Poltekpar Lombok kuotanya 360, terbagi menjadi SBM 216 dan SM 144 orang.

Herry menjabarkan jumlah program studi setiap poltekpar, meliputi, Poltekpar NHI Bandung dengan 10 program studi, Poltekpar Bali akan membuka sembilan program studi, Poltekpar Makassar akan membuka delapan program studi, Poltekpar Palembang dengan empat program studi, dan Poltekpar Lombok dengan empat program studi.

"Dan ada satu program studi di PSDKU Sragen dan satu program studi di PSDKU Manado," katanya.

Peran Penting SDM Pariwisata

Kesempatan seleksi masuk bersama Poltekpar terbuka bagi lulusan SMA, SMK, MA yang ingin melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana menyatakan bahwa SDM yang berkualitas merupakan penentu daya saing pariwisata Indonesia ke depan.

"Transformasi pariwisata Indonesia menuju pariwisata berkualitas sangat ditentukan oleh kesiapan sumber daya manusia. Daya saing pariwisata ke depan tidak hanya bergantung pada destinasi, tetapi pada kualitas layanan, pengalaman berwisata, serta kemampuan industri beradaptasi dengan perubahan global," kata Menpar.

"Karena itu, industri pariwisata membutuhkan SDM yang mampu membaca tren, memahami kebutuhan wisatawan dan industri, menguasai teknologi, serta memiliki perspektif keberlanjutan," imbuhnya.

Ia juga mengingatkan agar lulusan Poltekpar memperhatikan dengan cermat soal standar keselamatan, kualitas layanan, dan konsistensi pengalaman yang kini telah menjadi 'ekspektasi dasar wisatawan global'.

Tren Pariwisata ke Depan

Menpar menyatakan bahwa pariwisata berkualitas merupakan target utama jajarannya saat ini. Pariwisata itu tidak hanya berusaha meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan yang pada 2026 ditargetkan bisa menembus 16--17,6 juta kunjungan, tetapi juga memberi pendapatan devisa antara USD 22--24,7 miliar.

"Pendekatan itu memastikan destinasi pariwisata Indonesia tetap terjaga kualitasnya sekaligus memiliki daya saing yang kuat," kata Widi.

Merujuk Indonesia Tourism Outlook 2025/2026, Widi memetakan enam tren utama pariwisata ke depan, yakni cultural immersion, eco-friendly tourism, nature and adventure tourism, culinary tourism, wellness tourism, dan business leisure (bleisure).

"Enam tren ini mencerminkan pergeseran pariwisata global yang semakin mengutamakan pengalaman yang personal, berkelanjutan, dan bernilai," ucapnya.

Pemetaan itu selaras dengan hasil survei yang dipaparkan Vivin Harsanto, Executive Director, Head of Growth & Head of Strategic Consulting, JLL Indonesia. Disimpulkan bahwa mereka meminati aktivitas yang berkaitan dengan alam, seperti kemping, trekking, dan diving.

Muncul pula minat wisata budaya dan heritage yang autentik. Di samping itu, wellness dan spa juga diminati sebagai daya tarik wisata. Berikutnya adalah wisata belanja dan disusul dengan wisata kuliner. "Mungkin kalau di Jakarta dibuat satu walking tour gastronomi Betawi, keliling mulai dari Petak Sembilan sampai Monas, misalnya," katanya.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |