Liputan6.com, Jakarta - Telur kukus ala Korea, atau yang dikenal dengan Gyeran Jjim, merupakan hidangan sederhana yang sangat populer di Korea Selatan. Hidangan ini terkenal dengan teksturnya yang lembut, menyerupai puding atau tahu sutra, menjadikannya pilihan lauk pendamping yang disukai banyak orang. Kelezatan dan kemudahan dalam pembuatannya membuat resep telur kukus lembut ala Korea ini banyak dicari, baik untuk konsumsi pribadi maupun sebagai ide usaha kuliner.
Gyeran Jjim adalah hidangan telur kukus khas Korea yang dimasak langsung dalam mangkuk tanah liat atau wadah tahan panas lainnya. Proses memasaknya yang tanpa minyak membuat hidangan ini dianggap sehat, tinggi protein, dan rendah kalori, sehingga cocok untuk diet atau makanan pendamping ASI (MPASI). Popularitasnya terus meningkat seiring tren masakan Korea yang meluas, menawarkan alternatif hidangan telur yang berbeda dari biasanya.
Artikel ini akan mengulas secara komprehensif mengenai resep telur kukus lembut ala Korea, mulai dari bahan-bahan yang dibutuhkan, langkah-langkah pembuatan, berbagai variasi, hingga tips untuk mendapatkan tekstur yang lembut dan anti gagal. Informasi ini disajikan untuk membantu Anda menciptakan Gyeran Jjim yang lezat dan sehat di rumah, dengan hasil yang memuaskan.
Bahan-bahan yang Diperlukan
Berikut bahan-bahan yang diperlukan untuk membuat Telur Kukus ala Korea. Semua bahan mudah ditemukan dan dapat disesuaikan dengan selera.
- Telur ayam 2–4 butir
- Air 80–118 ml atau kaldu ayam/kaldu anchovy 170 ml
- Susu cair secukupnya (opsional)
- Garam 1/4–1 sdt
- Minyak wijen 1 sdt atau minyak goreng
- Lada bubuk 1/2 sdt
- Kaldu jamur atau kaldu bubuk 1/2 sdt
- Gula pasir sejumput atau 1/2 sdt
- Kecap ikan 2 sdm atau kecap asin 1 sdm
- Saus tiram 1 sdm
- Daun bawang 1 batang, cincang halus (opsional)
- Wortel 1 buah ukuran sedang, potong kecil (opsional)
- Wijen sangrai untuk taburan (opsional)
- Udang secukupnya (opsional)
- Santan 1 sdm (opsional)
- Dashi powder 1 sdt (opsional)
- Serpihan cabai merah Korea secukupnya (opsional)
- Daging kepiting tiruan 3 keping kecil, potong dadu (opsional)
Langkah Mudah Membuat
1. Menyiapkan Wadah dan Alat Kukus
Proses pembuatan Gyeran Jjim diawali dengan menyiapkan wadah yang akan digunakan. Olesi loyang atau mangkuk tahan panas dengan margarin atau minyak agar adonan tidak lengket saat matang. Langkah ini penting untuk memudahkan proses pengeluaran telur kukus dan menjaga bentuknya tetap rapi.
Jika menggunakan panci biasa, letakkan saringan stainless steel di atas panci dan tutup rapat agar uap panas merata. Pastikan air dalam panci tidak menyentuh dasar wadah adonan, sehingga proses pengukusan berjalan optimal tanpa membuat tekstur telur terlalu basah.
2. Mengocok dan Mencampur Telur
Pecahkan telur ke dalam mangkuk, lalu kocok perlahan hingga tercampur rata dan sedikit berbusa. Hindari mengocok terlalu kuat karena dapat menimbulkan terlalu banyak gelembung udara yang membuat tekstur telur berongga.
Tambahkan air atau kaldu sedikit demi sedikit sambil terus diaduk. Untuk hasil lebih lembut, campuran telur dapat disaring terlebih dahulu agar teksturnya menjadi lebih halus dan menyerupai custard.
3. Menambahkan Bumbu dan Pelengkap
Masukkan garam, minyak wijen, lada bubuk, kaldu bubuk, gula pasir, kecap ikan atau saus tiram ke dalam adonan telur. Aduk hingga semua bumbu larut sempurna dan tercampur merata.
Tambahkan bahan pelengkap seperti daun bawang, wortel cincang, udang, atau bahan lainnya sesuai selera. Pastikan semua bahan tersebar merata agar rasa dan tekstur Gyeran Jjim seimbang di setiap suapan.
4. Proses Pengukusan
Panaskan kukusan terlebih dahulu hingga air mendidih. Masukkan mangkuk berisi adonan telur ke dalam kukusan, lalu tutup rapat dan kukus dengan api kecil selama 10–25 menit hingga matang.
Menggunakan api kecil sangat penting agar telur matang perlahan dan menghasilkan tekstur yang lembut. Jika menggunakan rice cooker atau microwave, sesuaikan waktu memasak agar hasilnya tetap lembut dan tidak kering.
5. Penyajian dan Penyempurnaan
Setelah matang, angkat mangkuk dari kukusan dan biarkan sejenak agar uap panas berkurang. Taburi permukaan telur dengan daun bawang dan biji wijen untuk menambah aroma dan tampilan.
Sajikan Gyeran Jjim selagi hangat agar kelembutannya tetap terjaga. Hidangan ini sangat cocok disantap sebagai lauk pendamping nasi atau sebagai menu sarapan yang bergizi.
Variasi Telur Kukus ala Korea yang Menggugah Selera
Telur kukus merupakan hidangan sederhana yang mudah dibuat dan kaya nutrisi. Beragam variasi dapat dicoba untuk menyesuaikan rasa dan bahan yang tersedia di rumah.
- Telur Kukus Susu: Menggunakan susu cair sebagai pengganti sebagian atau seluruh air. Teksturnya menjadi sangat lembut dan creamy, menyerupai custard, cocok bagi penyuka rasa telur yang lebih kaya dan halus.
- Telur Kukus Kaldu: Mengganti air dengan kaldu ayam atau kaldu anchovy untuk menghasilkan cita rasa gurih yang lebih mendalam. Aromanya lebih sedap dan rasanya semakin lezat.
- Telur Kukus Sayuran: Ditambahkan wortel, daun bawang, jamur, atau sayuran cincang lainnya. Variasi ini menambah nutrisi, warna, dan tekstur, cocok untuk menu sarapan sehat atau MPASI.
- Telur Kukus Udang: Mengombinasikan telur lembut dengan potongan udang yang gurih. Perpaduan ini menghasilkan rasa yang nikmat sekaligus meningkatkan kandungan protein.
- Telur Kukus Saus Tiram: Penambahan saus tiram memberikan sentuhan rasa umami yang khas. Cocok bagi Anda yang menyukai hidangan dengan rasa gurih yang lebih kuat.
- Telur Kukus Santan: Menggunakan santan untuk menghasilkan tekstur yang lebih kaya dan rasa gurih yang lembut. Variasi ini memberikan sensasi berbeda dibandingkan versi air atau kaldu.
- Telur Kukus Keju: Ditambahkan keju parut untuk rasa yang lebih creamy dan gurih. Sangat cocok bagi penggemar keju yang ingin menikmati variasi telur kukus yang lebih modern.
Tips Anti Gagal untuk Gyeran Jjim Lembut Sempurna
Tekstur telur kukus yang lembut dan mengembang sempurna bisa diperoleh dengan memperhatikan beberapa detail penting saat memasak. Tips berikut dapat membantu Anda mendapatkan hasil yang maksimal.
Perbandingan Telur dan Cairan yang Tepat
Gunakan perbandingan ideal telur dan cairan sekitar 1:1 hingga 1:1,5. Untuk 2 butir telur, gunakan 80–120 ml air, kaldu, atau susu. Takaran ini membantu menghasilkan tekstur yang lembut, tidak terlalu padat, dan tidak encer. Kocok telur perlahan agar tidak terlalu banyak gelembung udara, sehingga teksturnya tetap halus.
Teknik Mengocok dan Penyaringan Adonan
Kocok telur secukupnya hingga tercampur rata tanpa menghasilkan busa berlebih. Jika ingin hasil yang lebih lembut dan sutra, adonan dapat disaring untuk menghilangkan gumpalan dan gelembung udara yang tersisa.
Pengaturan Suhu Pengukusan
Kukus telur dengan api kecil agar panas merata dan tekstur tetap halus. Api besar dapat membuat telur mengembang terlalu cepat, berongga, bahkan pecah. Pastikan penutup kukusan rapat agar uap air tidak menetes ke permukaan telur.
Waktu Memasak yang Tepat
Kukus selama 10–25 menit tergantung jumlah telur dan alat yang digunakan. Jika memakai magic com, waktu memasak bisa mencapai 25–35 menit. Periksa kematangan dengan tusuk gigi untuk memastikan telur matang sempurna.
Penyajian Selagi Hangat
Sajikan telur kukus segera setelah matang agar teksturnya tetap lembut, hangat, dan nikmat. Telur kukus yang disajikan hangat memiliki cita rasa dan konsistensi terbaik.
Pertanyaan Umum Seputar Topik
Mengapa telur kukus bisa berongga dan tidak lembut?
Telur kukus biasanya berongga karena api terlalu besar atau adonan dikocok terlalu kuat sehingga banyak gelembung udara. Gunakan api kecil dan kocok telur perlahan agar hasilnya lembut.
Berapa perbandingan telur dan cairan yang ideal untuk telur kukus?
Perbandingan ideal adalah 1:1 hingga 1:1,5. Misalnya, untuk 2 butir telur gunakan sekitar 80–120 ml cairan agar teksturnya lembut dan tidak padat.
Apakah telur kukus bisa dibuat tanpa kukusan?
Bisa, telur kukus dapat dibuat menggunakan magic com atau microwave dengan waktu dan teknik yang tepat agar hasilnya tetap lembut.
Mengapa adonan telur perlu disaring sebelum dikukus?
Penyaringan membantu menghilangkan gumpalan dan gelembung udara, sehingga tekstur telur kukus menjadi lebih halus dan lembut.
Berapa lama waktu ideal mengukus telur kukus?
Waktu mengukus ideal berkisar 10–25 menit, tergantung jumlah telur dan alat yang digunakan, hingga telur matang sempurna.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489830/original/079726400_1769935821-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5423949/original/097307700_1764125962-Kikis_Sisik_dengan_Arah_yang_Tepat.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5476291/original/097507500_1768725283-SnapInsta.to_618139445_18372314815233629_2852049817435645816_n__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5459002/original/088498800_1767149927-sipmay.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5498833/original/068751400_1770721952-resep_telur_kukus_goreng_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500313/original/097375200_1770859885-gambar__6_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3147147/original/021071900_1591628473-065264200_1528439420-peesss__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5173148/original/022295400_1742816710-WhatsApp_Image_2025-03-24_at_18.44.22.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5499710/original/052491600_1770792705-gambar__43_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5499684/original/060708600_1770792542-Gemini_Generated_Image_fhmnxyfhmnxyfhmn.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500047/original/096846200_1770809335-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500686/original/040911800_1770873644-kue_ketan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4533820/original/083098900_1691709976-WhatsApp_Image_2023-08-11_at_05.09.55.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500787/original/098164500_1770877093-Gemini_Generated_Image_91xen691xen691xe.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500634/original/086376600_1770872556-Telur_Tahu_Kukus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3367094/original/006643300_1612332694-ron-barabash-qdoTFBJyBq0-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3182465/original/079874000_1594963542-udang_0.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5255810/original/088495200_1750217573-7562353d-49c2-431a-8e3d-ddbe88078888.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4440020/original/015399500_1684968401-photo__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4576578/original/017094200_1694758404-Ilustrasi_bermain_Ski.jpeg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5414818/original/029407400_1763352077-ATK_BOLA_Byon_Combat_Showbiz_6.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5355547/original/062886800_1758342840-Poster___Apple_Artwork_-_VOS_Jalinan_Terlarang_-_Poster_PertamaLandscape.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,45,600,0)/kly-media-production/medias/5405283/original/043379500_1762433088-Rinanda_Aprillya_Maharani__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5390488/original/063405100_1761278709-Premier_League_2025-26_ATK_BOLA__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5371305/original/003419200_1759646163-Pertaruhan_The_Series_3_-_Poster.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5387021/original/037655400_1761029122-photo-collage.png__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5389601/original/073125400_1761204287-Stasiun_Madiun.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5387070/original/097383000_1761030793-seblak2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5384652/original/007400700_1760812239-Tzuyu_TWICE.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5384080/original/091032400_1760743856-Pelaku_Joki_Toefl_di_Jember.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5286401/original/022817500_1752741530-pexels-nadin-sh-78971847-12288356.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5161764/original/086600400_1741847570-1741841423969_salah-satu-faktor-eksternal-penyebab-pelanggaran-ham-adalah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5387068/original/094497700_1761030404-ATK_Bolanet_BRI_SUPER_LEAGUE_JADWAL__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5387429/original/053987300_1761041546-unnamed__80___2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5215693/original/086342600_1746867749-Sambel_Welut_Pak_Sabar.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5383334/original/061525500_1760671825-huang_zitao_nikah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3530051/original/024008300_1628001054-IG_apriantytami.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4792987/original/077089700_1712130115-WhatsApp_Image_2024-04-03_at_14.25.59_eefdfb73.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4651422/original/001356500_1700128636-sebastian-pena-lambarri-7i5HMCGupVw-unsplash.jpg)