Resep Sambel Tempong Tomat Khas Banyuwangi, Pedasnya Seperti Menampar Lidah

1 month ago 60

Liputan6.com, Jakarta - Bagi pencinta kuliner pedas, sambal bukan sekadar pelengkap, melainkan jiwa dari sebuah hidangan. Di antara banyaknya jenis sambal Nusantara, sambal tempong dari Banyuwangi menempati posisi istimewa karena karakter rasanya yang berani, segar, dan ekstrem. Sensasi pedasnya sering digambarkan seperti “tamparan” di lidah, membuat siapa pun yang mencicipinya langsung terjaga.

Sambal tempong dikenal sebagai sambal mentah yang tidak ditumis. Semua bahan diulek langsung sesaat sebelum disajikan, sehingga cita rasanya terasa alami dan segar. Perpaduan cabai rawit, tomat khas, dan jeruk limau menciptakan rasa pedas, asam, dan segar yang seimbang.

Keunikan lain dari sambal tempong terletak pada bahan khas Banyuwangi yang jarang ditemukan di daerah lain, yaitu tomat ranti. Tomat inilah yang menjadi pembeda utama sekaligus kunci kelezatan sambal tempong yang autentik. Berikut resep sambel tempong tomat khas banyuwangi yang Liputan6.com rangkum, Rabu (14/1/2026)

Resep Sambel Tempong Tomat Khas Banyuwangi

Berikut ini adalah resep sambel tempong tomat khas Banyuwangi yang sederhana namun kaya rasa, menggunakan tomat ranti sebagai bahan utamanya.

Bahan-bahan (2–3 porsi):

  • 16–18 buah cabai rawit merah
  • 2 buah tomat ranti
  • ½ sendok teh garam
  • ¼ sendok teh penyedap rasa (opsional)
  • ½ buah jeruk limau

Cara Membuat:

  1. Cuci bersih cabai rawit dan tomat ranti. Siapkan cobek dan ulekan.
  2. Masukkan cabai rawit dan garam ke dalam cobek, lalu ulek hingga halus sesuai tingkat kehalusan yang diinginkan.
  3. Potong-potong tomat ranti, masukkan ke dalam cobek, lalu ulek kembali hingga tercampur rata dengan cabai.
  4. Tambahkan penyedap rasa jika digunakan, kemudian ulek kembali hingga bumbu menyatu.
  5. Peras jeruk limau ke dalam sambal, ulek sebentar agar rasa asamnya merata.
  6. Sambal tempong tomat siap disajikan. Rasanya pedas menyengat, segar, dan sedikit asam khas Banyuwangi.

Sambal ini paling nikmat disantap segera setelah diulek agar kesegarannya tetap terjaga.

Peran Penting Tomat Ranti dalam Sambel Tempong

Salah satu ciri khas yang membedakan sambal tempong Banyuwangi dengan sambal mentah daerah lain adalah penggunaan tomat ranti. Tomat ranti merupakan hasil bumi lokal Banyuwangi yang secara bentuk dan rasa berbeda dari tomat biasa. Ukurannya relatif kecil, permukaannya bergelombang, dan teksturnya lebih padat.

Tomat ranti memiliki kadar air yang lebih sedikit dibanding tomat merah pada umumnya. Hal ini membuat sambal tidak menjadi terlalu encer saat diulek. Selain itu, rasa asam tomat ranti lebih tajam namun segar, sehingga mampu menyeimbangkan pedas ekstrem dari cabai rawit.

Menurut budayawan Banyuwangi, rasa kecut dan segar dari ranti adalah kunci kenikmatan sambal tempong. Ketika diulek dadakan bersama cabai dan terasi, tomat ranti langsung mengeluarkan aroma segar yang khas. Inilah alasan mengapa sambal tempong asli Banyuwangi tidak menggunakan tomat biasa.

Bahkan, tokoh kuliner dan pelaku usaha nasi tempong menegaskan bahwa tomat ranti memberikan rasa asam yang “pas”, tidak berlebihan, dan tidak menutup rasa pedas cabai. Tanpa tomat ranti, sambal tempong akan kehilangan identitas rasanya.

Ciri Khas Sambel Tempong yang Autentik

Selain tomat ranti, sambal tempong memiliki beberapa ciri khas lain, yaitu:

  • Disajikan mentah tanpa ditumis
  • Menggunakan cabai rawit dalam jumlah banyak
  • Mengandalkan rasa segar alami dari jeruk limau
  • Pedasnya langsung menghantam lidah

Nama “tempong” sendiri berasal dari bahasa Osing yang berarti “tampar”. Penamaan ini sangat sesuai dengan sensasi pedas yang dihasilkan oleh sambal ini.

Rekomendasi Lauk yang Cocok Disantap dengan Sambal Tempong

Sambal tempong biasanya disajikan bersama nasi putih, sayuran rebus, dan aneka lauk. Berikut beberapa rekomendasi lauk yang paling cocok dipadukan dengan sambal tempong tomat:

Lele Goreng

Tekstur lele yang renyah di luar dan lembut di dalam sangat pas dipadukan dengan pedas segar sambal tempong.

Ayam Goreng atau Ayam Kecap

Rasa gurih ayam goreng atau manis-gurih ayam kecap mampu menyeimbangkan pedas ekstrem sambal.

Tahu dan Tempe Goreng

Lauk sederhana ini justru menjadi favorit karena menyerap rasa sambal dengan sempurna.

Ikan Wader Goreng Kering

Ikan kecil khas Jawa Timur ini memberikan sensasi kriuk yang nikmat saat dipadukan dengan sambal mentah.

Udang Goreng

Udang goreng kering dengan rasa gurih alami cocok untuk menetralkan rasa pedas sambal tempong.

Telur Asin

Rasa asin dan tekstur lembut telur asin memberikan kontras yang menarik dengan sambal yang pedas segar.

Pepes Jamur atau Pepes Ikan

Pilihan lauk yang lebih sehat, tetap nikmat saat dipadukan dengan sambal tempong.

Dengan kombinasi lauk yang tepat, kelezatan resep sambel tempong tomat akan semakin maksimal dan menggugah selera.

FAQ Seputar Sambel Tempong

1. Apa perbedaan sambal tempong dengan sambal lainnya?

Sambal tempong disajikan mentah tanpa ditumis dan memiliki rasa pedas menyengat dengan sensasi segar dari tomat ranti dan jeruk limau.

2. Apakah sambal tempong selalu menggunakan tomat ranti?

Ya, sambal tempong khas Banyuwangi menggunakan tomat ranti karena rasanya lebih segar dan tidak terlalu berair.

3. Mengapa sambal tempong terasa sangat pedas?

Karena menggunakan cabai rawit dalam jumlah banyak dan tidak dimasak, sehingga rasa pedasnya langsung terasa.

4. Apakah sambal tempong bisa disimpan lama?

Sebaiknya tidak. Sambal tempong paling nikmat disantap langsung setelah dibuat karena merupakan sambal mentah.

5. Apakah sambal tempong hanya cocok untuk nasi tempong?

Tidak. Sambal tempong juga cocok disantap dengan nasi putih biasa, lalapan, ikan goreng, dan berbagai lauk lainnya.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |