Liputan6.com, Jakarta - Sambal matah adalah salah satu hidangan khas Bali yang dikenal karena cita rasanya yang pedas dan menyegarkan. Kini, hadir inovasi resep sambal matah tanpa minyak kelapa yang menawarkan alternatif lebih sehat bagi para penikmat kuliner. Sambal ini memungkinkan Anda menikmati kelezatan otentik tanpa perlu khawatir akan asupan lemak berlebih.
Hidangan ini mempertahankan karakteristik utama sambal matah, yaitu penggunaan bahan-bahan mentah yang diiris tipis tanpa proses ulek atau masak. Istilah "matah" sendiri berasal dari bahasa Bali yang berarti "mentah" atau "belum matang," merujuk pada kesegaran bahan baku yang menjadi ciri khasnya. Karakteristik ini menghasilkan tekstur renyah dan aroma khas, membedakannya dari jenis sambal lainnya.
Sambal matah memang lahir dari variasi sambal khas Bali yang sederhana, di mana orang Bali dahulu mencacah bawang dan cabai, lalu diberi minyak dan garam untuk langsung dimakan. Warisan budaya dari 13 puri di kerajaan Bali ini kini dapat dinikmati dalam versi yang lebih ringan dengan resep sambal matah tanpa minyak kelapa. Berikut Liputan6.com ulas lengkapnya melansir dari berbagai sumber, Jumat (27/03/2026).
Resep Sambal Matah Tanpa Minyak Kelapa
Resep sambal matah tanpa minyak kelapa adalah inovasi yang cocok bagi Anda yang ingin menikmati kesegaran sambal matah namun tetap menjaga asupan kalori dan lemak. Sambal ini tetap mempertahankan cita rasa pedas, asam, dan gurih khas sambal matah, namun dengan sentuhan yang lebih ringan dan sehat.
Meskipun tanpa minyak, sambal matah ini tetap punya rasa yang kuat dan segar karena semua bahan masih mentah dan alami. Bawang merah mentah juga mengandung alil sulfida, senyawa yang baik buat kesehatan jantung dan bahkan dipercaya bisa bantu mencegah kanker.
Bahan:
- Bawang Merah: 5-10 siung, iris tipis
- Cabai Rawit: 5-15 buah (sesuai selera pedas), iris tipis
- Serai: 1-2 batang, ambil bagian putihnya, iris tipis
- Daun Jeruk: 2-3 lembar, buang tulang daunnya, iris tipis
- Jeruk Limau/Nipis: 1 buah, ambil air perasannya
- Garam: Secukupnya
- Gula: Secukupnya (opsional, untuk menyeimbangkan rasa)
- Terasi: ½ sdt (opsional, bakar atau sangrai terlebih dahulu, lalu haluskan)
- Air Rebusan Ayam/Kaldu: Sebagai pengganti minyak untuk memberikan kelembaban dan rasa gurih (opsional).
Cara Membuat:
- Cuci bersih semua bahan. Iris tipis bawang merah, cabai rawit, serai bagian putih, dan daun jeruk.
- Masukkan semua bahan yang sudah diiris ke dalam mangkuk.
- Beri perasan air jeruk limau/nipis, garam, dan gula secukupnya. Jika menggunakan terasi, masukkan terasi yang sudah dibakar/sangrai dan dihaluskan.
- Campur semua bahan hingga rata. Anda bisa meremas-remasnya perlahan dengan tangan (gunakan sarung tangan plastik) agar aroma dan rasa bahan lebih keluar dan tercampur sempurna.
- Jika ingin sedikit lebih lembab dan gurih, tambahkan sedikit air rebusan ayam hangat atau kaldu bubuk.
- Sambal matah tanpa minyak kelapa siap disajikan sebagai pelengkap hidangan favorit Anda.
Variasi Resep Sambal Matah Klasik
Sambal matah klasik umumnya menggunakan minyak kelapa panas untuk menyiram bahan-bahan irisannya. Variasi ini memberikan aroma khas yang kuat dari minyak kelapa yang dipanaskan.
Bahan-bahan:
- 70 g cabai rawit, iris tipis.
- 70 g bawang merah, iris tipis.
- 6 batang serai, ambil bagian putihnya, iris tipis.
- 15 lembar daun jeruk, buang tulang daunnya, iris tipis.
- ¼ sdt terasi bakar.
- ½ sdt garam.
- 4 buah jeruk limau, ambil airnya.
- 100 ml minyak kelapa.
- ¼ sdt Sasa Bubuk MSG (opsional).
Cara Membuat:
- Iris Bahan: Potong cabai rawit, bawang merah, serai bagian putih, dan daun jeruk menjadi irisan halus. Pindahkan ke mangkuk.
- Tambahkan Perasa: Tambahkan terasi bakar, garam, dan irisan jeruk limau. Aduk semua bahan hingga tercampur merata.
- Siram Minyak Panas: Panaskan minyak kelapa hingga harum, lalu tuang ke dalam mangkuk berisi bahan sambal. Aduk kembali hingga rata.
- Sajikan: Sambal matah klasik siap disajikan sebagai pelengkap hidangan.
Variasi Sambal Matah dengan Tambahan Bahan Lain
Sambal matah dapat dikreasikan dengan berbagai bahan tambahan untuk menciptakan rasa yang lebih kaya dan unik. Berikut beberapa variasi populer yang bisa Anda coba.
1. Sambal Matah Kecombrang
Kecombrang memberikan aroma khas dan rasa sedikit asam yang menyegarkan pada sambal matah. Ini adalah pilihan yang tepat untuk menambah dimensi rasa pada sambal Anda.
Bahan-bahan:
- 1 bunga kecombrang muda, iris halus.
- 10 siung bawang merah, iris tipis.
- 8 cabai rawit merah, iris tipis.
- 2 batang serai, ambil bagian putihnya, iris halus.
- 3 lembar daun jeruk, buang tulang daunnya, iris halus.
- 2 jeruk limau, ambil airnya.
- Terasi bakar secukupnya.
- Garam dan gula sesuai selera.
- Minyak kelapa panas (opsional, bisa diganti air rebusan ayam untuk versi tanpa minyak).
Cara Membuat:
- Iris Bahan: Iris semua bahan (kecombrang, bawang merah, cabai rawit, serai, daun jeruk) dan campur ke dalam mangkuk.
- Tambahkan Perasa: Tambahkan garam, gula, dan terasi halus (jika menggunakan).
- Siram Minyak/Air Panas: Siram dengan minyak panas (atau air rebusan ayam hangat untuk versi tanpa minyak) sambil diaduk rata.
- Perasan Jeruk: Tambahkan perasan jeruk limau terakhir agar aroma tetap segar.
- Sajikan: Diamkan beberapa menit sebelum disajikan.
2. Sambal Matah Cumi Asin
Variasi ini memadukan kesegaran sambal matah dengan gurihnya cumi asin, menciptakan hidangan yang menggugah selera. Kombinasi ini sangat cocok untuk pecinta seafood.
Bahan-bahan:
- 125 gram cumi asin.
- 1 batang serai, ambil bagian putihnya, iris tipis.
- 5 siung bawang merah, iris tipis.
- 20 buah cabai rawit (sesuai selera), iris tipis.
- 1 lembar daun jeruk, buang tulang daunnya, iris tipis.
- 1 buah jeruk nipis, ambil airnya.
- Secukupnya garam dan kaldu bubuk.
- Minyak goreng untuk menumis cumi (opsional, bisa dikurangi atau diganti air untuk versi lebih sehat).
Cara Membuat:
- Siapkan Cumi: Potong dan cuci bersih cumi asin, lalu beri sedikit perasan jeruk nipis. Diamkan sebentar.
- Iris Bumbu: Iris cabai, bawang merah, daun jeruk, dan serai.
- Masak Cumi: Tumis cumi dengan sedikit minyak panas (atau rebus/kukus untuk versi tanpa minyak), lalu tambahkan semua bumbu iris.
- Bumbui: Tambahkan kaldu bubuk dan garam. Aduk rata dan kecilkan api.
- Sajikan: Cumi sambal matah siap disajikan selagi hangat.
FAQ
- Apa itu resep sambal matah tanpa minyak kelapa? Resep sambal matah tanpa minyak kelapa adalah sambal khas Bali yang dibuat dengan bahan-bahan mentah iris, tanpa disiram minyak panas, melainkan bisa diganti air perasan jeruk atau kaldu hangat.
- Apakah sambal matah tanpa minyak kelapa lebih sehat? Ya, sambal matah tanpa minyak kelapa umumnya lebih sehat karena mengurangi asupan lemak dan kalori, serta mempertahankan nutrisi alami dari bahan-bahan mentah.
- Bahan apa saja yang dibutuhkan untuk membuat sambal matah tanpa minyak kelapa? Bahan utamanya meliputi bawang merah, cabai rawit, serai, daun jeruk, jeruk limau/nipis, garam, gula, dan bisa ditambahkan terasi atau kaldu.
- Bagaimana cara membuat sambal matah tanpa minyak kelapa agar tidak langu? Untuk menghindari rasa langu, pastikan semua bahan diiris sangat tipis dan remas perlahan agar aromanya keluar, serta bisa ditambahkan sedikit air hangat atau kaldu.
- Berapa lama sambal matah tanpa minyak kelapa bisa bertahan? Sambal matah tanpa minyak kelapa sebaiknya segera dikonsumsi, namun bisa bertahan 1-2 hari jika disimpan dalam wadah kedap udara di lemari es.
- Bisakah sambal matah tanpa minyak kelapa disajikan dengan lauk apa saja? Ya, sambal matah tanpa minyak kelapa sangat cocok disajikan sebagai pelengkap berbagai hidangan seperti ikan bakar, ayam panggang, telur dadar, atau nasi hangat.
- Apa perbedaan utama sambal matah tanpa minyak kelapa dengan sambal matah tradisional? Perbedaan utamanya terletak pada penggunaan minyak kelapa panas; versi tanpa minyak tidak menggunakan minyak sama sekali, sementara versi tradisional disiram dengan minyak kelapa panas.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5539494/original/069854400_1774602368-IMG-20260327-WA0006.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5540154/original/043281100_1774683348-Bolu_biskuit_magicom.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4503547/original/046020700_1689427841-photo__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4551064/original/064039400_1692926927-rene-ranisch-lSMf7GJoDz4-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4991687/original/013937100_1730789347-cireng.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5538553/original/021220200_1774524319-ji-seongkwang-CX7fI2LXJgo-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4750298/original/024502200_1708602431-photo.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5130264/original/081875000_1739337577-Snapinst.app_434858250_394610883514320_2201637217972123549_n_1080.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490712/original/073723300_1770022132-pexels-prlshn-29752560.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5191358/original/082277100_1744953759-unnamed__14_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5436368/original/051742300_1765169309-mushroom-soup-kettle-veggies.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5539111/original/099951700_1774590144-LEGASI_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4647116/original/079119200_1699884083-messageImage_1699881693200.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5539153/original/053685600_1774591858-Gemini_Generated_Image_v36g1uv36g1uv36g.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5488451/original/018805600_1769751395-ChatGPT_Image_30_Jan_2026__12.36.00.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5499892/original/009696800_1770799310-plastic-bags-with-trash-grass.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5539349/original/062575900_1774597951-cropped-baf479a8-87f2-4ecb-bd52-5b0cca710b67.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5375036/original/082688200_1759909398-bakwan_sayur.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5405521/original/025493900_1762486727-gad.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5539241/original/094229200_1774594735-cropped-9657445c-b03c-4242-adca-0ec90e1516fa.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5161764/original/086600400_1741847570-1741841423969_salah-satu-faktor-eksternal-penyebab-pelanggaran-ham-adalah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5286401/original/022817500_1752741530-pexels-nadin-sh-78971847-12288356.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5432085/original/094521500_1764755867-Vidio_Guideline_2025_NON-SPORTS_IGF_-_Horizontal_-_arya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5428558/original/097011800_1764549830-SnapInsta.to_588298374_18542978182059174_8357170256040915428_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5441754/original/040472300_1765517078-One_Piece_-_The_Davy_Back_Fight_Arc_-_Main_KV_-_Poster_KV_Master_Landscape.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5447615/original/067533700_1765959670-cgr_bdy.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427035/original/012103300_1764325128-Screenshot_2025-11-06_162838.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5124986/original/034186300_1738911365-Depositphotos_747789088_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5431671/original/012450200_1764744760-Premier_League_2025-26_ATK_BOLA__8_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3513012/original/025088600_1626429232-kevin_hackert.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3227420/original/074506300_1599119114-20200903-Kuala-Lumpur-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5454684/original/003885500_1766567888-Ilustrasi_perayaan_tahun_baru_2026_di_Jakarta.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5444308/original/050763000_1765775522-Screenshot__1255_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3533246/original/091243000_1628240946-Jule1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5458201/original/031493700_1767074270-zhang_zhehan1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5439070/original/061485400_1765347758-ATK_UEL_2025_MATCH_JADWAL__4_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5447967/original/063026100_1765971919-Screenshot_2025-12-17_180423.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5349986/original/010413900_1757957789-468707238_18107862853447638_3999908763040214358_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-gray-landscape-new.png,45,600,0)/kly-media-production/medias/5406057/original/038711200_1762509412-Puteri_Indonesia_Pariwisata.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5430351/original/009349300_1764661301-Budapest.jpg)