Resep Kue Apang Bugis Khas Makassar Anti Gagal, Tekstur Lembut dan Bersarang

1 month ago 55

Liputan6.com, Jakarta - Mencari inspirasi camilan tradisional yang legit dan empuk? Resep kue apang bugis adalah jawabannya. Kudapan khas Sulawesi Selatan ini tidak hanya memanjakan lidah dengan perpaduan manis gula aren dan gurihnya kelapa, tetapi juga menyimpan nilai filosofis yang mendalam bagi masyarakat Bugis-Makassar sebagai simbol keselamatan dan ketentraman hidup.

Menurut buku Katakan Dengan Rasa Perpaduan Masakan Khas Bugis-Nganjuk oleh Sarwan Pawiseangm dkk 2013: hlm. 23), dalam tradisi lokal, kue ini sering hadir pada ritual adat seperti syukuran rumah baru hingga upacara tolak bala. Penggunaan bahan-bahan alami seperti tepung beras berkualitas dan gula aren asli menjadi kunci utama untuk menghasilkan rasa otentik yang tak lekang oleh waktu.

Membuat kue ini di rumah sebenarnya tidak sesulit yang dibayangkan, asalkan Anda memahami teknik fermentasi adonan dan suhu pengukusan yang tepat. Dengan mengikuti panduan resep kue apang bugis berikut, Anda bisa menyajikan hidangan yang lembut dan antigagal untuk keluarga tercinta. Mari simak bahan-bahan utama dan langkah pembuatannya secara detail di bawah ini.

Asal Usul Kue Apang Bugis

Hidangan khas masyarakat Bugis-Makassar ini disebut Kue Apang Panas karena paling nikmat disantap segera setelah matang selagi masih hangat. Nama "Apang" sendiri merupakan sebutan lokal untuk kue kukus yang mirip dengan kue apem di Jawa. 

Keunikan kue ini terletak pada beberapa aspek berikut:

Bahan & Tekstur: Berbeda dengan camilan serupa lainnya, Kue Apang menggunakan campuran tepung beras dan gula aren (gula merah) yang memberikan aroma harum serta warna kecokelatan alami. Teksturnya sangat lembut, empuk, dan sedikit bersarang.

Penyajian: Kue ini identik dengan taburan parutan kelapa muda yang dikukus dengan sedikit garam, menciptakan perpaduan rasa manis legit dan gurih.

Filosofi Mendalam: Dalam budaya Bugis, Apang bukan sekadar camilan. Kue ini melambangkan harapan akan kehidupan yang tentram, aman, dan selamat.

Peran Ritual: Secara tradisional, kue ini wajib hadir dalam berbagai upacara adat sakral, seperti ritual Menre' Bola (syukuran masuk rumah baru) dan upacara Songka' Bala (tolak bala) untuk memohon perlindungan dari gangguan roh jahat atau penyakit.

Resep Kue Apang Bugis Anti Gagal

Berdasarkan referensi praktis dari YouTube Cara Membuat Apang Panas, berikut adalah langkah-langkahnya:

Bahan Larutan Gula:

  • 200 gram Gula Merah/Aren (sisir halus)
  • 400 ml Air
  • 1 lembar Daun Pandan
  • 100 ml Santan kental
  • Bahan Adonan Kering:
  • 250 gram Tepung Beras
  • 50 gram Tepung Terigu protein sedang
  • 1 sdm Ragi Instan
  • 1/2 sdt Baking Powder
  • 1/2 sdt Garam

Cara Membuat:

  1. Siapkan Larutan: Rebus air, gula merah, dan daun pandan hingga gula larut. Matikan api, lalu masukkan santan. Aduk rata dan biarkan hingga suhu menjadi hangat kuku.
  2. Campur Adonan: Dalam wadah besar, campurkan tepung beras, terigu, ragi, baking powder, dan garam.
  3. Penggabungan: Tuangkan larutan gula hangat ke dalam bahan kering sedikit demi sedikit sambil disaring. Aduk menggunakan whisk hingga adonan halus dan tidak ada gumpalan.
  4. Fermentasi: Tutup wadah dengan kain bersih. Diamkan adonan selama 60 menit hingga mengembang dan muncul gelembung udara.
  5. Pengukusan: Panaskan kukusan. Olesi cetakan dengan sedikit minyak. Tuang adonan hingga 3/4 cetakan. Kukus selama 15-20 menit dengan api besar. Pastikan tutup kukusan dialasi kain agar air tidak menetes.
  6. Penyajian: Angkat dan sajikan selagi panas dengan taburan kelapa parut yang sudah dikukus dengan sedikit garam.

Tips Agar Kue Apang Mengembang dan Bersarang

Kunci keberhasilan resep kue apang bugis terletak pada keaktifan ragi. Pastikan ragi yang Anda gunakan masih baru. Selain itu, jangan memasukkan larutan gula saat masih panas mendidih karena suhu yang terlalu tinggi dapat mematikan sel ragi, sehingga kue menjadi bantat.

Proses pengukusan juga sangat menentukan. Pastikan kukusan sudah benar-benar panas dan beruap banyak sebelum adonan dimasukkan. Teknik ini akan membantu kue "merekah" dengan cantik dan menciptakan lubang-lubang kecil (bersarang) yang menjadi ciri khas Apang Bugis.

FAQ Seputar Kue Apang Bugis

1. Mengapa adonan kue apang saya tidak mengembang?

Biasanya disebabkan oleh ragi yang sudah tidak aktif atau larutan gula yang dicampurkan terlalu panas saat proses pengadukan.

2. Apakah bisa mengganti gula aren dengan gula pasir?

Bisa, namun aroma khas dan warna cokelat otentik dari resep kue apang bugis akan hilang. Rasa manisnya pun akan berbeda.

3. Berapa lama kue apang bisa bertahan?

Kue ini paling enak dimakan dalam 24 jam. Jika ingin disimpan, masukkan ke wadah kedap udara dan kukus kembali sebelum disajikan agar kembali empuk.

4. Bisakah menggunakan air kelapa sebagai pengganti air biasa?

Bisa. Menurut beberapa referensi kuliner di YouTube Apang Pella, penggunaan air kelapa dapat memberikan rasa yang lebih gurih dan tekstur yang lebih empuk.

5. Mengapa harus memakai kelapa parut kukus?

Mengukus kelapa parut bertujuan agar kelapa tidak cepat basi dan aroma langu kelapa mentah hilang, sehingga cocok bersanding dengan kue yang manis.

closecheck

Thanks For Rating!

Terima kasih sudah membantu banyak orang dengan ratingmu

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |