- Bisakah Magic Com digunakan untuk memasak seluruh Laksan Palembang?
- Apa bahan utama yang membuat Laksan Palembang memiliki rasa gurih yang khas?
- Bagaimana cara memastikan adonan ikan laksan kenyal dan tidak amis?
Baca artikel ini 5x lebih cepat
Liputan6.com, Jakarta - Laksan Palembang, hidangan khas dari Sumatera Selatan, selalu berhasil menggugah selera dengan cita rasa gurih dan pedasnya yang autentik. Terbuat dari adonan ikan yang kenyal mirip pempek lenjer, hidangan ini disajikan bersama kuah santan kaya rempah yang memanjakan lidah. Kini, kelezatan Laksan Palembang tidak lagi hanya bisa dinikmati di restoran atau saat berkunjung ke kota asalnya, melainkan dapat dihadirkan dengan lebih praktis di dapur rumah Anda.
Meskipun resep tradisional Laksan Palembang umumnya melibatkan serangkaian proses yang detail di atas kompor, inovasi dapur modern memungkinkan kita untuk mengadaptasi beberapa tahapan menggunakan alat serbaguna seperti Magic Com. Penanak nasi elektrik ini bukan hanya untuk memasak nasi, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk membuat hidangan khas Nusantara menjadi lebih mudah dan efisien. Dengan sedikit penyesuaian, Anda bisa menikmati Laksan Palembang yang lezat tanpa perlu khawatir akan kerumitan proses memasak.
Lantas bagaimana resep Laksan Palembang pakai Magic Com yang praktis dan tanpa ribet di rumah? Melansir dari berbagai sumber, Selasa (14/4), simak ulasan informasinya berikut ini.
Mengenal Kelezatan Laksan Palembang
Laksan Palembang merupakan salah satu warisan kuliner yang kaya akan sejarah dan cita rasa. Hidangan ini dikenal dengan teksturnya yang unik, berasal dari adonan ikan yang diolah menyerupai pempek lenjer, namun disajikan dengan cara yang berbeda. Keunikan Laksan terletak pada perpaduan adonan ikan yang lembut dan kenyal, serta kuah santan kental berbumbu pedas yang meresap sempurna.
Ciri khas yang membedakan Laksan dari hidangan berkuah santan lainnya adalah penggunaan kaldu udang dan ebi. Kedua bahan ini memberikan dimensi rasa gurih yang mendalam dan aroma yang sangat khas, sehingga menciptakan pengalaman bersantap yang tak terlupakan. Kombinasi rempah-rempah pilihan dalam kuahnya juga turut memperkaya kompleksitas rasa, menjadikannya hidangan yang sangat digemari.
Sebagai bagian dari kekayaan kuliner Palembang, Laksan seringkali menjadi pilihan utama saat mencari hidangan yang hangat dan beraroma kuat. Sajian ini tidak hanya mengenyangkan, tetapi juga memberikan sensasi pedas yang menghangatkan, cocok dinikmati kapan saja. Dengan resep ini, Anda dapat membawa nuansa otentik Palembang langsung ke meja makan keluarga.
Persiapan Bahan Utama untuk Adonan Laksan yang Kenyal
Untuk menciptakan Laksan Palembang yang sempurna, pemilihan bahan-bahan berkualitas adalah kunci utama. Bagian pertama yang perlu dipersiapkan adalah adonan ikan laksan, yang akan membentuk dasar hidangan ini. Kualitas daging ikan sangat mempengaruhi tekstur dan rasa akhir dari laksan itu sendiri.
- 500 gram daging ikan tenggiri: Ikan tenggiri segar adalah pilihan terbaik karena memiliki tekstur yang kenyal dan rasa yang gurih. Pastikan ikan sudah difilet dan dihaluskan dengan baik.
- 50 gram tepung kanji: Tepung kanji atau tapioka akan memberikan tekstur kenyal yang khas pada adonan laksan.
- 50 gram tepung terigu: Penambahan tepung terigu membantu mengikat adonan dan memberikan sedikit kelembutan.
- 1 butir telur ayam: Telur berfungsi sebagai pengikat adonan dan menambah kekayaan rasa.
- 1 sendok teh garam: Garam adalah penentu rasa dasar adonan.
- 1 sendok makan kaldu jamur bubuk: Kaldu jamur akan memperkaya rasa gurih pada adonan ikan.
- Air secukupnya: Digunakan untuk membantu proses pengulenan hingga adonan kalis.
Pastikan semua bahan adonan ikan ini tersedia dalam kondisi segar dan berkualitas baik. Proses penghalusan daging ikan tenggiri yang optimal akan menghasilkan adonan yang lebih halus dan mudah dibentuk. Kombinasi tepung kanji dan terigu juga harus seimbang agar adonan tidak terlalu keras atau terlalu lembek.
Meracik Kuah Laksan Gurih Pedas dengan Bumbu Khas
Setelah adonan ikan siap, fokus selanjutnya adalah meracik kuah laksan yang menjadi jantung dari hidangan ini. Kuah santan pedas dengan aroma rempah yang kuat adalah daya tarik utama Laksan Palembang. Proses pembuatan kuah ini membutuhkan perhatian khusus pada bumbu halus dan takaran santan.
- 500 ml santan: Santan segar akan menghasilkan kuah yang lebih creamy dan beraroma.
- 500 ml kaldu udang: Kaldu udang adalah rahasia di balik rasa gurih dan aroma laut yang khas pada kuah laksan.
- 3 sendok makan minyak sayur: Digunakan untuk menumis bumbu halus hingga harum.
Bumbu halus merupakan elemen krusial yang memberikan karakter rasa pada kuah. Bahan-bahan ini harus dihaluskan dengan sempurna untuk memastikan semua cita rasa tercampur rata dan meresap maksimal. Ebi yang direndam hingga lunak akan mengeluarkan aroma yang lebih kuat saat ditumis.
- 5 butir bawang merah
- 3 siung bawang putih
- 2 buah cabai merah keriting
- 2 butir kemiri
- 1 sendok makan ebi, rendam hingga lunak
- ½ sendok teh ketumbar
- ½ sendok teh merica butiran
- 1 sendok teh gula pasir
- 2 sendok teh garam
Menumis bumbu halus hingga matang dan harum adalah langkah penting untuk mengeluarkan semua potensi rasa dari rempah-rempah. Setelah itu, penambahan kaldu udang dan santan harus dilakukan secara bertahap sambil terus diaduk agar santan tidak pecah. Didihkan kuah dengan api sedang hingga semua bumbu menyatu sempurna.
Langkah Demi Langkah Membuat Laksan Palembang Tradisional
Proses pembuatan Laksan Palembang secara tradisional melibatkan beberapa tahapan yang memerlukan ketelitian. Berikut adalah panduan langkah demi langkah untuk menghasilkan Laksan yang lezat dan otentik.
1. Membuat Adonan Ikan Laksan:
- Giling halus daging ikan tenggiri, lalu tempatkan dalam wadah yang cukup besar.
- Tambahkan tepung terigu, tepung kanji, telur, garam, dan kaldu jamur bubuk ke dalam wadah berisi ikan.
- Aduk rata semua bahan dan uleni perlahan sambil menambahkan sedikit air hingga adonan kalis dan tidak lengket di tangan.
- Bentuk adonan menjadi bulat panjang, menyerupai pempek lenjer. Pastikan ukurannya seragam agar matang merata.
- Rebus adonan yang sudah dibentuk dalam air mendidih hingga mengapung dan matang sempurna. Angkat dan tiriskan adonan laksan.
2. Membuat Kuah Laksan:
- Haluskan semua bahan bumbu halus (bawang merah, bawang putih, cabai merah keriting, kemiri, ebi, ketumbar, merica butiran, gula pasir, garam) menggunakan blender atau ulekan hingga benar-benar halus.
- Panaskan 3 sendok makan minyak sayur dalam wajan, lalu tumis bumbu halus hingga harum dan matang. Pastikan bumbu tidak gosong.
- Setelah bumbu harum, tambahkan kaldu udang dan santan ke dalam wajan. Aduk perlahan dan teruskan hingga kuah mendidih.
- Setelah mendidih, kecilkan api dan masak sebentar agar bumbu meresap sempurna. Matikan api setelah kuah matang.
3. Penyajian:
- Iris-iris adonan ikan laksan yang sudah matang menjadi bentuk sesuai selera, biasanya menyerupai irisan pempek.
- Tata irisan laksan di dalam mangkuk saji.
- Tuangi dengan kuah laksan yang sudah dimasak dan masih hangat.
- Taburi dengan bawang merah goreng dan irisan kucai atau daun bawang sebagai pelengkap untuk menambah aroma dan tekstur.
- Sajikan Laksan Palembang selagi hangat untuk mendapatkan cita rasa terbaik.
Adaptasi Inovatif: Memanfaatkan Magic Com untuk Laksan Lebih Praktis
Meskipun resep Laksan Palembang tradisional tidak secara spesifik menggunakan Magic Com untuk semua tahapan, alat ini dapat dimanfaatkan untuk beberapa langkah agar lebih praktis di rumah. Adaptasi ini bertujuan untuk menghemat waktu dan tenaga, terutama bagi Anda yang memiliki kesibukan tinggi.
1. Mengukus Adonan Laksan dengan Magic Com:
- Alih-alih merebus adonan laksan dalam air mendidih di kompor, Anda bisa mengukusnya menggunakan Magic Com yang memiliki fungsi kukus (steamer).
- Bentuk adonan laksan menjadi bulat panjang seperti biasa, lalu letakkan di dalam wadah tahan panas atau loyang yang sudah diolesi sedikit minyak agar tidak lengket.
- Masukkan wadah tersebut ke dalam Magic Com yang sudah diisi air secukupnya untuk mengukus.
- Pilih fungsi "Steam" atau "Cook" pada Magic Com dan kukus hingga adonan matang dan kenyal. Pastikan air tidak habis selama proses pengukusan untuk menghindari kerusakan pada alat.
2. Menghangatkan Kuah Laksan:
- Setelah kuah laksan matang dimasak di atas kompor, Anda dapat memindahkannya ke dalam panci Magic Com.
- Gunakan fungsi "Warm" pada Magic Com untuk menjaga kuah tetap hangat selama penyajian atau jika ingin disantap nanti. Fitur ini sangat membantu agar kuah tidak cepat dingin dan tetap nikmat saat disajikan.
3. Memasak Nasi sebagai Pelengkap:
- Tentu saja, fungsi utama Magic Com adalah memasak nasi. Anda bisa memasak nasi putih sebagai pendamping Laksan Palembang yang lezat dan mengenyangkan. Ini adalah cara praktis untuk menyiapkan hidangan lengkap dalam satu waktu.
Adaptasi ini menawarkan kepraktisan yang signifikan, namun penting untuk diingat bahwa hasil akhir mungkin sedikit berbeda dari metode tradisional. Penggunaan Magic Com untuk mengukus adonan laksan mungkin memerlukan waktu yang sedikit lebih lama dibandingkan merebus, tergantung pada daya dan model Magic Com yang Anda miliki. Untuk kuah santan, proses menumis bumbu halus dan mendidihkan santan sebaiknya tetap dilakukan di atas kompor untuk mendapatkan hasil terbaik dan mencegah santan pecah, karena Magic Com tidak memiliki fitur pengaduk otomatis atau kontrol suhu yang presisi untuk menumis. Fungsi "Warm" hanya untuk menjaga suhu setelah kuah matang sempurna.
Tips Penyajian dan Catatan Penting untuk Laksan Palembang Anda
Penyajian Laksan Palembang yang tepat akan menambah kenikmatan hidangan ini. Selain itu, ada beberapa catatan penting yang perlu diperhatikan agar hasil masakan Anda optimal, terutama saat mengadaptasi penggunaan Magic Com.
Untuk penyajian, pastikan laksan diiris tidak terlalu tebal agar mudah disantap dan kuah dapat meresap sempurna. Taburan bawang merah goreng dan irisan kucai atau daun bawang bukan hanya sebagai hiasan, tetapi juga memberikan aroma dan tekstur tambahan yang memperkaya cita rasa. Anda juga bisa menambahkan irisan cabai rawit jika menyukai sensasi pedas yang lebih kuat.
Dalam hal adaptasi Magic Com, perlu diingat bahwa alat ini adalah penolong untuk kepraktisan, bukan pengganti penuh metode tradisional. Keakuratan suhu dan pengadukan manual pada saat menumis bumbu kuah di kompor sangat penting untuk mencegah santan pecah dan memastikan bumbu matang merata. Oleh karena itu, gunakan Magic Com sebagai pelengkap, bukan sebagai satu-satunya alat masak untuk semua tahapan Laksan Palembang.
Dengan mengikuti resep dan tips adaptasi ini, Anda dapat menikmati Laksan Palembang gurih pedas yang lezat dan praktis di rumah. Selamat mencoba dan berkreasi di dapur Anda.
Pertanyaan & Jawaban Seputar Resep Laksan Palembang Pakai Magic Com
1. Bisakah Magic Com digunakan untuk memasak seluruh Laksan Palembang?
Jawaban: Tidak, Magic Com lebih cocok untuk adaptasi seperti mengukus adonan laksan dan menghangatkan kuah. Proses menumis bumbu halus dan mendidihkan santan untuk kuah sebaiknya tetap dilakukan di atas kompor untuk hasil terbaik dan mencegah santan pecah.
2. Apa bahan utama yang membuat Laksan Palembang memiliki rasa gurih yang khas?
Jawaban: Kaldu udang dan ebi adalah kunci utama yang memberikan aroma gurih yang kuat dan khas pada kuah Laksan Palembang, membedakannya dari hidangan santan lainnya.
3. Bagaimana cara memastikan adonan ikan laksan kenyal dan tidak amis?
Jawaban: Untuk adonan yang kenyal, gunakan ikan tenggiri segar dan perhatikan perbandingan tepung kanji dan terigu. Penggunaan ikan segar dan proses pengolahan yang tepat juga membantu meminimalkan bau amis.
4. Mengapa santan kuah laksan harus dimasak di kompor dan tidak di Magic Com?
Jawaban: Santan kuah laksan sebaiknya dimasak di kompor karena Magic Com tidak memiliki fitur pengaduk otomatis atau kontrol suhu presisi yang cukup untuk menumis bumbu secara optimal dan mencegah santan pecah saat mendidih.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5555128/original/035078500_1776143853-Syifa_Hadju.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5401914/original/065057200_1762231342-bawang.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5555307/original/014928600_1776151677-IMG-20260414-WA0041.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5555290/original/065529300_1776151027-6ec5e813-fc24-4548-860d-7b41ddbb9e58.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5551511/original/089041300_1775727834-Tambahkan_Perasan_Jeruk_Limau.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5553926/original/016075600_1776054758-000_A7HK7DT.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2938981/original/079677900_1571055073-20191014-Blok-M-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5413217/original/016979500_1763117253-Blazer_Pria.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5425645/original/004199300_1764233378-Camilan_dan_dessert_di_wadah_jeli_lucu.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5555396/original/004742000_1776155421-cropped-e2ef6af1-f590-416b-8de3-0d91856b5d09.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5555201/original/024208500_1776146633-cropped-e0a1c6ba-6272-488f-a8ba-0fb05a1b561d.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480193/original/069726200_1769048062-A.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5555267/original/031527500_1776149902-43843c94-ef08-4e18-aab4-95ebe64c97c8.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5555271/original/056191500_1776150327-Depositphotos_480174402_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5555194/original/006903600_1776146372-cropped-4ed105d1-d80f-4f30-8a17-c38052770808.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/716521/original/C360_2014-08-02_12-29-50.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5555067/original/005170200_1776141425-WhatsApp_Image_2026-04-14_at_11.27.04.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1592251/original/098062600_1494590046--mayat.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5458127/original/010553800_1767071414-Daging_Ayam.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3227420/original/074506300_1599119114-20200903-Kuala-Lumpur-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5286401/original/022817500_1752741530-pexels-nadin-sh-78971847-12288356.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5432085/original/094521500_1764755867-Vidio_Guideline_2025_NON-SPORTS_IGF_-_Horizontal_-_arya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5447615/original/067533700_1765959670-cgr_bdy.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3513012/original/025088600_1626429232-kevin_hackert.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5454684/original/003885500_1766567888-Ilustrasi_perayaan_tahun_baru_2026_di_Jakarta.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5458201/original/031493700_1767074270-zhang_zhehan1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5451328/original/014531400_1766285850-florian-wehde--y3sidWvDxg-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5447967/original/063026100_1765971919-Screenshot_2025-12-17_180423.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4435592/original/039268900_1684722031-Aktivis_perubahan_iklim_mengubah_Air_Mancur_Trevi_Italia_menjadi_hitam-AFP__5_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1677282/original/072536700_1502557224-Monas1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5452675/original/049859600_1766421336-tata_juliastrid.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4988264/original/089904800_1730512664-20241101_165349.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5448627/original/070389700_1766034915-rosalind-chang-i7JC5LCx-zM-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5451629/original/037720500_1766319255-prince_wales1.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5447392/original/016928700_1765955994-Kue_Palm_Cheese.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5451320/original/091153900_1766280778-kiarash-mansouri-STczlVcH100-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5464514/original/053226100_1767692533-Cocomelon_-_Main_KV_-_Poster_KV_Master_Landscape.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5452947/original/025750100_1766463339-meja_makan_bertema_natal.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5451582/original/093387000_1766312214-Poster___Apple_Artwork_-_VOS_Algojo_-_Poster_PertamaLandscape.jpg)