Liputan6.com, Jakarta - Geopark Run Series 2026-2027 diluncurkan perdana dan akan digelar di empat kawasan geopark di empat kota, yakni Ijen Geopark-Banyuwangi, Minang Geopark-Bukittinggi, Ciletuh Geopark-Sukabumi, dan Belitung Geopark-Belitung. Event tersebut dirancang bukan sekadar lomba lari, tetapi menjadi instrumen promosi wisata berkelanjutan.
Rangkaian seri perdana akan dimulai di Ijen Geopark, Banyuwangi, pada 23 Agustus 2026, dilanjutkan Minang Geopark, Bukittinggi pada 1 November 2026. Berikutnya, seri lari dihelat di Ciletuh Geopark, Sukabumi, pada 17 Januari 2027, dan ditutup di Belitung Geopark pada 18 April 2027.
Ketua Pelaksana Geopark Run Series Ihsan Ramadhi Putra mengatakan ajang ini hadir dengan konsep berbeda dari lomba lari konvensional karena menempatkan kawasan geopark sebagai bagian dari pengalaman wisata yang ingin dikenalkan kepada peserta. Menurut dia, peserta tidak hanya datang untuk berlari, tetapi juga diajak tinggal lebih lama di destinasi, menikmati kuliner lokal, menginap di hotel, menggunakan jasa transportasi setempat, hingga berbelanja produk UMKM di sekitar kawasan geopark.
"Geopark Run hadir bukan sekadar event lari, ini adalah gerakan bersama untuk membawa orang datang, melihat, merasakan, dan akhirnya ikut menghidupkan ekonomi lokal, mulai dari UMKM, penginapan, kuliner, komunitas seni hingga pelaku wisata di sekitar kawasan geopark itu sendiri," kata Ihsan pada acara Press Conference dan Launching Geopark Run Series 2026-2027 di Gedung Kementerian Pariwisata RI, Jakarta Pusat, Jumat, 22 Mei 2026.
Konsep wisata berkelanjutan menjadi pembeda utama dalam event ini. Tidak hanya mendorong kunjungan wisatawan, penyelenggara menargetkan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat sekitar tanpa mengabaikan aspek pelestarian lingkungan.
Sport Tourism Jadi Instrumen Promosi Destinasi
Rute lari akan dirancang melewati titik-titik khas geopark, termasuk kawasan geologi, bentang alam, hingga spot budaya lokal agar peserta mengenal kekayaan kawasan yang mereka datangi. Dengan cara ini, event tidak berhenti sebagai kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi sarana edukasi tentang konservasi kawasan geopark yang memiliki nilai geologi, biodiversitas, dan budaya.
Dukungan datang dari Kementerian Pariwisata lantaran dianggap memperkuat sektor wisata olahraga di Indonesia. Menurut Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana, peserta event olahraga umumnya datang tidak sendirian. Mereka berpotensi membawa keluarga, komunitas, atau teman perjalanan yang ikut menikmati destinasi.
Kondisi ini berdampak ekonomi yang dihasilkan lebih luas karena wisatawan menggunakan hotel, transportasi lokal, restoran, hingga berbelanja produk UMKM.
"Dampaknya tidak hanya mendorong pergerakan wisatawan, tetapi juga memperpanjang lama tinggal wisatawan dan menggerakkan ekonomi lokal, mulai dari akomodasi, transportasi, kuliner hingga UMKM," ujar Menpar.
Selain itu, sport tourism juga memperkuat destination branding karena peserta biasanya membagikan pengalaman mereka melalui media sosial dan komunitas lari, sehingga promosi destinasi berlangsung secara organik. Efek promosi semacam ini dinilai lebih kuat karena datang dari pengalaman langsung wisatawan.
Wisata Berkelanjutan Tak Hanya Soal Lingkungan
Konsep wisata berkelanjutan menjadi salah satu poin utama yang diusung Geopark Run Series 2026-2027. Penyelenggara menekankan bahwa keberhasilan event tidak hanya diukur dari jumlah peserta, tetapi juga dari dampak ekonomi dan sosial yang bisa dirasakan masyarakat di sekitar kawasan geopark.
“Tema kami adalah memuliakan bumi, mensejahterakan masyarakat. Jadi yang penting kegiatan ini paling tidak membuat peserta tinggal beberapa hari dan menjadi berkah bagi penduduk di wilayah tersebut,” kata Ihsan.
Setiap seri akan menghadirkan kategori 5K, 10K, dan 21K dengan target total 10.000 peserta dari dalam dan luar negeri. Harga tiket dibanderol mulai dari Rp300 ribu untuk 5K, Rp350 ribu untuk 10K, dan Rp400 ribu untuk 21K, dengan sistem penjualan bertahap melalui Super Early Bird, Early Bird, dan Regular. Pendaftaran seri perdana Ijen Geopark Run telah dibuka sejak 22 Mei hingga 19 Juli 2026.
Dari beragam kategori, 5K diyakini menjadi salah satu penyumbang ekonomi terbesar karena pesertanya didominasi pelari rekreasional yang datang untuk berwisata, berburu kuliner, berfoto, dan menikmati destinasi, bukan mengejar prestasi.
Geopark Run Bisa Dongkrak Ekonomi Lokal
Empat daerah tuan rumah menyambut Geopark Run Series sebagai peluang untuk meningkatkan kunjungan wisata sekaligus memperkuat citra destinasi masing-masing. Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Azwar Anas mengatakan Banyuwangi telah lama mengembangkan sport tourism melalui berbagai event olahraga seperti lari, sepeda, hingga olahraga alam lainnya. Menurut dia, kehadiran Geopark Run Series akan memperkaya kalender wisata daerah sekaligus memperkuat promosi Ijen Geopark ke pasar yang lebih luas.
"Event ini bukan sekadar lomba, tetapi wisata yang membuat orang datang, menikmati alam, tinggal lebih lama, dan membelanjakan uangnya di daerah," kata Ipuk.
Hal serupa disampaikan Wakil Bupati Sukabumi, Andreas Kamin, yang berharap Geopark Run dapat menjadi momentum kebangkitan ekonomi sekaligus memperkuat citra Sukabumi sebagai destinasi wisata alam. Ia menilai kedekatan Sukabumi dengan Jakarta berpotensi besar untuk menarik wisatawan.
Sementara itu, Sekda Belitung, Marzuki mengatakan sport tourism menjadi salah satu strategi Belitung untuk menghidupkan kembali sektor pariwisata pascapandemi. Menurut dia, Geopark Run akan memberikan efek berganda bagi hotel, UMKM, transportasi, dan industri wisata lainnya. Pengalaman serupa juga terjadi di Bukittinggi, dengan Minang Geopark sebelumnya disebut mampu meningkatkan jumlah peserta sekaligus memicu transaksi ekonomi ratusan juta rupiah dalam satu hari kegiatan.
Konsep Lari Wisata ala Geopark Run Series
Penyelenggara menyebut Geopark Run Series memiliki positioning berbeda dibanding lomba lari konvensional maupun trail run. Founder Geopark Run Series Yv Tri Saputra menjelaskan event ini berada di tengah antara road race dan trail run.
Peserta tetap menggunakan format lari jalan raya dengan sepatu road running, tetapi dalam beberapa titik akan diajak melewati jalur khas kawasan geopark seperti jalan setapak, tangga, pematang, atau jalur non-aspal untuk menghadirkan pengalaman wisata yang lebih otentik.
“Target utama kami bukan atlet, tetapi orang yang hobi wisata, suka jalan-jalan, menikmati alam, dan mencari pengalaman baru,” kata Tri Saputra.
Karena itu, kategori yang dipilih hanya 5K, 10K, dan 21K, dengan rata-rata cut off time (COT) sekitar 1,5 jam untuk 5K, 2,5 jam untuk 10K, dan 4 jam untuk 21K. Menurut penyelenggara, waktu ini sengaja dibuat lebih longgar agar peserta dapat menikmati destinasi selama berlari.
Selain race pack yang berisi jersey, BIB number, medali finisher, dan refreshment, peserta juga akan mendapatkan series passport serta medali docking system. Medali dari setiap seri dapat digabung menjadi satu koleksi khusus di akhir rangkaian event.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5517899/original/016793800_1772442767-unnamed__5_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6213084/original/011203100_1779090856-pexels-mart-production-8108116.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6558138/original/026406900_1779405928-000_B3AB2KE.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3278430/original/033747100_1603703186-tumis-oncom.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6283483/original/066045300_1779158326-unnamed_-_2026-05-19T093325.657.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6606069/original/019475200_1779441112-mariyu_eggroll_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6609608/original/038261300_1779443624-000_77UP8WE.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6608570/original/015437800_1779442886-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6601170/original/011035200_1779437643-neermana-studio-SYKYxuT2o5w-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5214050/original/035537300_1746710170-fe0e2972-05e3-4639-9e7a-5aa3593a8548.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5510368/original/041283700_1771826944-WhatsApp_Image_2026-02-22_at_13.41.56.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6600516/original/015292700_1779437240-hermes_birkin.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6578867/original/072863400_1779421765-unnamed_-_2026-05-22T103718.911.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6303526/original/046996400_1779177996-Gemini_Generated_Image_hgitwhhgitwhhgit.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5596827/original/060232900_1778157659-10-jajanan-tradisional-indonesia-yang-wajib-dicoba.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4876295/original/015408000_1719462606-peter-pham-v5yVy3IhSRU-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4104477/original/065316300_1659015885-es_tape.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6583643/original/074869100_1779425232-unnamed__4_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6504514/original/051884100_1779361695-IMG-20260521-WA0052.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6574619/original/072255600_1779418766-unnamed_-_2026-05-22T095623.623.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5483775/original/060597100_1769403155-victoria_beckham.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5484152/original/054897800_1769414667-Gemini_Generated_Image_px7w5npx7w5npx7w.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5498890/original/093027800_1770725754-image__57_.png)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5485154/original/028256900_1769496101-siti_nadia.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5488195/original/057422900_1769740878-Kelelawar_di_rumah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5483058/original/082385200_1769322591-20260125_132615.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5130439/original/091465400_1739343321-54318718348_fb712dec5a_c__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5516283/original/012128900_1772274598-WhatsApp_Image_2026-02-27_at_19.33.04.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482171/original/016117100_1769163345-Depositphotos_150827586_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518622/original/086723800_1772514079-cropped-4c856ac0-ea24-40bb-a37b-540c0d601eeb.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480205/original/065971100_1769049178-unnamed__56_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5483002/original/061252400_1769316245-074418100_1542783768-photo-1526130963484-68fa9ba0717a.jpg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Amerika Serikat Resmi Keluar dari WHO, Ini 3 Hal yang Perlu Diperhatikan](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/Ijzr3v2dUoIhbDr5hvRjx1LSTrg=/1200x675/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5456539/original/029590800_1766901849-WhatsApp_Image_2025-12-28_at_10.08.30_AM.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490055/original/041786300_1769987581-Matera_Reside.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5486728/original/017225600_1769597871-drw.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5533834/original/068860100_1773784980-WhatsApp_Image_2026-03-18_at_03.05.55.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490070/original/049147700_1769994542-AP26032840374760.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482231/original/069145300_1769166718-1280px-Kolak_pisang_dan_ubi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5214334/original/000919900_1746760852-Gemini_Generated_Image_mdr774mdr774mdr7.jpg)