Resep Camilan Pia Kacang Hijau, Jadi Ide Berbuka Puasa yang Enak dan Anti Mainstream

1 month ago 60

Liputan6.com, Jakarta - Pia kacang hijau menjadi salah satu camilan yang populer di Indonesia, terutama saat bulan puasa. Camilan ini menawarkan rasa yang berbeda dan menarik untuk berbuka puasa. Dengan menggunakan tepung kacang hijau, pia ini tidak hanya lezat tetapi juga kaya akan nutrisi.

Penggunaan tepung kacang hijau dalam pembuatan pia memberikan alternatif yang sehat dibandingkan dengan camilan berbahan dasar tepung terigu. Kacang hijau dikenal memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, seperti kandungan protein dan serat yang tinggi. Oleh karena itu, pia kacang hijau menjadi pilihan yang tepat untuk mengembalikan energi setelah seharian berpuasa.

Membuat pia kacang hijau sendiri di rumah juga menjadi kegiatan yang menyenangkan. Prosesnya tidak terlalu rumit dan bisa dilakukan oleh siapa saja. Dengan mengikuti resep berikut, pia kacang hijau buatan sendiri dapat dijadikan sebagai ide uuntuk takjil berbuka puasa yang sederhana dan legit. Yuk simak cara membuatnya berikut, dihadirkan Liputan6.com, Senin (19/1).

Tepung Kacang Hijau Bisa Dijadikan Camilan Pia

Tepung kacang hijau merupakan bahan yang dihasilkan dari penggilingan kacang hijau kering. Bahan ini memiliki potensi besar dalam kreasi kuliner, termasuk camilan seperti pia. Pia kacang hijau menawarkan perpaduan rasa manis dan gurih yang disukai banyak orang. Selain itu, pia ini juga memberikan tekstur yang unik dengan kulit yang renyah dan isian yang lembut.

Pia kacang hijau menjadi pilihan yang menarik untuk hidangan berbuka puasa. Rasa manis dari isian kacang hijau dapat membantu mengembalikan energi setelah berpuasa seharian. Selain itu, camilan ini juga memiliki nilai gizi yang baik, sehingga dapat memenuhi kebutuhan nutrisi selama bulan puasa.

Dengan menggunakan tepung kacang hijau, pia ini menjadi camilan yang tidak biasa namun tetap menarik. Kombinasi rasa dan tekstur yang dihasilkan menjadikan pia kacang hijau sebagai alternatif takjil yang enak dan sehat.

Bahan-Bahan untuk Membuat Pia Kacang Hijau

Pembuatan pia kacang hijau memerlukan bahan-bahan dengan takaran yang tepat untuk menghasilkan rasa dan tekstur yang diinginkan. Berikut adalah bahan-bahan yang diperlukan untuk membuat pia kacang hijau:

Bahan Isian Kacang Hijau:

  • Kacang hijau kupas: 250 gram, direndam selama 1 jam lalu dikukus 30 menit.
  • Gula pasir: 175 gram.
  • Garam: 1 sendok teh.
  • Santan kental: 100 ml.
  • Air daun pandan: 100 ml.
  • Vanili bubuk: 1 sendok teh.

Bahan Kulit:

  • Tepung terigu protein sedang: 200 gram.
  • Telur ayam: 1 butir.
  • Margarin: 50 gram.
  • Air hangat: 50 ml.
  • Margarin: 60 gram.

Langkah-Langkah Mudah Membuat Pia Kacang Hijau Sendiri

Proses pembuatan pia kacang hijau terdiri dari beberapa tahapan yang dapat diikuti dengan mudah. Berikut adalah langkah-langkah untuk membuat pia kacang hijau:

Membuat Isian Kacang Hijau:

  1. Haluskan semua bahan isian kecuali daun pandan.
  2. Masak adonan isian hingga mengental dan airnya habis.
  3. Setelah dingin, ambil 1 sendok makan adonan isian, lalu bulatkan.

Membuat Kulit Pia:

  1. Uleni masing-masing bahan untuk adonan A dan B secara terpisah.
  2. Tutup adonan dengan plastik, lalu diamkan selama 30 menit.
  3. Bagi masing-masing adonan A dan B menjadi 20 bagian.
  4. Ambil satu bagian adonan A, pipihkan, lalu letakkan satu bagian adonan B di tengahnya.
  5. Tutup adonan B dengan adonan A, lalu gilas.
  6. Lakukan proses penggilasan dan pelipatan ini sebanyak 3 kali untuk menciptakan lapisan pada kulit pia.

Pembentukan dan Pemanggangan:

  1. Ambil adonan kulit yang sudah berlapis, pipihkan, lalu letakkan isian kacang hijau di tengahnya.
  2. Bulatkan adonan, lalu tekan sedikit agar bentuknya pipih.
  3. Olesi bagian atas pia dengan kuning telur.
  4. Panggang pia pada suhu 150 derajat Celsius selama 40-45 menit.

Kunci agar Pia Kacang Hijau Lembut dan Tidak Keras

Jika ingin pia kacang hijau memiliki tekstur yang empuk dan lembut, beberapa faktor dalam proses pembuatan perlu diperhatikan. Pertama, perbandingan bahan dalam adonan kulit sangat penting. Penggunaan margarin dan minyak dalam takaran yang tepat dapat memengaruhi kelembutan kulit pia. Jika takarannya tidak tepat, kulit pia dapat menjadi keras dan tidak enak dimakan.

Kedua, teknik pengulenan dan pengistirahatan adonan juga berperan penting. Adonan yang diuleni hingga kalis dan diistirahatkan dengan waktu yang cukup akan menghasilkan kulit pia yang lebih elastis dan mudah dibentuk. Proses ini membantu mengembangkan gluten dalam tepung, yang berkontribusi pada kelembutan akhir produk.

Ketiga, kualitas isian kacang hijau juga memengaruhi kelembutan pia secara keseluruhan. Isian yang dihaluskan dengan baik dan dimasak hingga kalis akan memberikan tekstur yang lembut di dalam. Perendaman kacang hijau sebelum dimasak juga dapat membantu menghasilkan isian yang lebih halus dan mudah diolah.

Mengapa Pia Kacang Hijau Cocok untuk Takjil Berbuka Puasa?

Pia kacang hijau menjadi pilihan takjil yang sesuai untuk berbuka puasa karena beberapa alasan. Rasa manis dari isian kacang hijau dapat membantu mengembalikan kadar gula darah setelah berpuasa seharian. Makanan manis secara tradisional sering menjadi pilihan pertama saat berbuka untuk memberikan energi cepat kepada tubuh.

Selain rasa manis, kandungan gizi dalam kacang hijau juga memberikan manfaat tambahan. Kacang hijau mengandung serat dan protein yang dapat membantu menjaga rasa kenyang lebih lama, sehingga dapat mencegah konsumsi makanan berlebihan setelah berbuka. Hal ini penting untuk menjaga pola makan yang seimbang selama bulan puasa.

Kacang hijau juga memiliki indeks glikemik yang rendah, yang berarti tidak menyebabkan lonjakan gula darah secara cepat setelah dikonsumsi. Ini menjadikan pia kacang hijau pilihan yang baik bagi mereka yang perlu mengontrol kadar gula darah. Kandungan serat dalam kacang hijau juga membantu memperlambat proses pencernaan, sehingga gula darah tidak naik tajam.

Tips Penyimpanan agar Pia Awet

Pia kacang hijau memerlukan metode penyimpanan yang tepat agar kualitasnya tetap terjaga. Berikut adalah beberapa tips penyimpanan untuk pia kacang hijau:

1. Simpan di Suhu Ruang:

  • Pia dapat disimpan pada suhu ruang dan terhindar dari sinar matahari langsung. Pia kering umumnya dapat bertahan sekitar 7-10 hari di suhu ruangan.

2. Gunakan Wadah Kedap Udara:

  • Masukkan pia ke dalam wadah kedap udara. Pastikan wadah yang digunakan kering dan memiliki penutup yang rapat untuk menjaga kondisi pia tetap maksimal.

3. Hindari Kelembapan:

  • Kelembapan dapat memengaruhi tekstur pia. Simpan pia di tempat yang sejuk dan kering untuk mencegahnya cepat basi.

4. Jangan Campurkan dengan Kue Lain:

  • Pia memiliki tekstur yang unik. Hindari mencampurkan pia dengan kue kering lain saat menyimpan karena perbedaan tingkat kelembapan dapat saling memengaruhi.

5. Penyimpanan di Kulkas atau Freezer:

  • Jika ingin pia bertahan lebih lama, simpan di dalam kulkas. Ini dapat memperpanjang masa simpan hingga sekitar 2-3 minggu. Dalam kondisi beku, pia bahkan bisa bertahan lebih dari sebulan.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Topik

Q: Apa manfaat utama mengonsumsi tepung kacang hijau?

A: Tepung kacang hijau kaya akan serat, protein, mineral, dan vitamin.

Q: Bisakah pia kacang hijau dibuat tanpa oven?

A: Ya, pia kacang hijau dapat dibuat menggunakan teflon.

Q: Bagaimana cara membuat isian kacang hijau agar lembut?

A: Kacang hijau dapat direndam semalaman sebelum dimasak.

Q: Berapa lama pia kacang hijau dapat disimpan?

A: Pia kering dapat bertahan sekitar 7-10 hari di suhu ruangan.

Q: Mengapa kacang hijau dianggap baik untuk berbuka puasa?

A: Kacang hijau mengandung serat dan protein yang membantu menjaga rasa kenyang lebih lama.

closecheck

Thanks For Rating!

Terima kasih sudah membantu banyak orang dengan ratingmu

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |