Rencana Buka Disneyland Thailand Tarik Minat Investor, Nilai Proyeknya Diperkirakan Capai Rp54 Miliar

2 months ago 101

Liputan6.com, Jakarta - Wacana membangun Disneyland Thailand ternyata menarik minat sejumlah investor menyusul analisis mendetail yang dirilis publikasi keuangan Longtunman. Laporan tersebut menguraikan proyek dengan perkiraan nilai 100 miliar baht (sekitar Rp54 miliar), memposisikannya sebagai pengembangan strategis untuk industri pariwisata Thailand.

Mengutip The Thaiger, Selasa (13/1/2026), Disneyland Thailand kemungkinan akan beroperasi di bawah struktur lisensi yang mirip dengan Tokyo Disneyland. Taman hiburan itu dimiliki dan dikelola oleh Oriental Land Company, bukan The Walt Disney Company. 

Dengan skema tersebut, investor Thailand akan bertindak sebagai pengembang utama, bertanggung jawab atas pengeluaran modal terkait akuisisi lahan, konstruksi, dan operasional. The Walt Disney Company akan memberikan hak kekayaan intelektual dan menerima biaya royalti, sehingga membatasi paparan keuangan langsungnya sekaligus memperluas kehadiran mereknya.

Laporan tersebut mengutip kinerja keuangan yang kuat dari Oriental Land Company pada 2024 sebagai dasar potensi kelayakan proyek tersebut. Analis berpendapat bahwa taman hiburan sebesar ini akan berfungsi sebagai jangkar utama bagi sektor pariwisata, membedakan Thailand dari pesaing regional.

Fasilitas ini bertujuan untuk menarik pengunjung internasional dengan pengeluaran tinggi dan meningkatkan rata-rata lama tinggal, menggeser industri pariwisata dari fokus tradisionalnya pada pariwisata alam dan budaya. Jika terlaksana, proyek itu akan mewakili perluasan signifikan infrastruktur sektor jasa Thailand. Dengan memanfaatkan model perizinan, pengembangan ini berupaya mengamankan aset pariwisata global sekaligus mengelola risiko keuangan yang terkait dengan infrastruktur hiburan berskala besar.

Rencana Pengganti Buka Kasino yang Batal

Rencana membangun Disneyland Thailand sebelumnya disampaikan Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Perhubungan Thailand Phiphat Ratchakitprakarn. Pada Rabu, 9 Desember 2025, ia mengonfirmasi bahwa rencana awal untuk membuka taman hiburan, taman air, stadion olahraga, tempat konser, dan bahkan kasino legal telah berubah, seiring perubahan arah politik.

Phiphat mengaku telah menginstruksikan Kantor Koridor Ekonomi Timur (Kantor EEC) untuk menyiapkan lahan untuk stadion internasional dengan 80.000 tempat duduk dan untuk mempelajari kelayakan pembukaan Disneyland di negara tersebut. Tujuannya adalah meningkatkan pariwisata dan ekonomi nasional.

Ia juga telah memerintahkan Kantor EEC untuk mempercepat diskusi dengan lembaga-lembaga terkait guna mengidentifikasi area yang sesuai di keempat provinsi EEC, Chachoengsao, Chon Buri, Rayong, dan Chanthaburi, untuk stadion dan taman hiburan kelas dunia.

Menurut Phiphat, banyak negara bersaing untuk menarik investasi global besar, dan Thailand juga harus mencari peluang serupa, khususnya dalam usaha olahraga dan taman hiburan mulai dari skala kecil hingga besar. Ia mencatat bahwa Thailand harus mulai mempersiapkan lahan terlebih dahulu, tidak melebihi 4,8 juta meter persegi, untuk mendukung potensi pembangunan ini.

Bikin Jalur Kereta Cepat

Ratchakitprakarn menambahkan bahwa proyek infrastruktur besar, termasuk pembangunan kereta api cepat yang akan datang dan bandara tambahan di wilayah timur, akan sangat mendukung kemungkinan membawa Disneyland dan stadion internasional ke Thailand. Ia juga mengumumkan akan segera mengundang konsesioner swasta dari proyek kereta api cepat yang menghubungkan tiga bandara, U-Tapao, Don Mueang, dan Suvarnabhumi, untuk membahas pandangan dan masukan mereka mengenai proposal tersebut.

Ia menyatakan bahwa meskipun proyek-proyek tersebut tidak dapat diselesaikan selama masa pemerintahan saat ini, landasan yang telah diletakkan sekarang akan membantu menciptakan peluang investasi yang substansial di dalam EEC di tahun-tahun mendatang.

Saat ini, Asia memiliki tiga resor Disney, masing-masing dengan identitas uniknya sendiri. Tokyo Disney Resort di Jepang memiliki Tokyo Disneyland, taman Disney pertama di luar Amerika Serikat, dan Tokyo DisneySea, satu-satunya taman Disney bertema laut di dunia.

Hong Kong Disneyland menawarkan atraksi eksklusif seperti World of Frozen, lahan bertema Frozen lengkap pertama. Shanghai Disney Resort dikenal dengan desain modernnya dan memiliki Kastil Buku Cerita Ajaib terbesar di dunia.

Gelaran Tomorrowland Perdana di Asia

Jika Disneyland masih dalam tahap mencari investor, festival musik Tomorrowland resmi akan digelar di Thailand untuk pertama kalinya pada Desember 2026. Festival musik EDM itu akan digelar di Wisdom Valley di Pattaya, Provinsi Chonburi, selama tiga hari, pada 11─13 Desember 2026.

Tomorrowland Thailand bakal menghadirkan enam panggung dan diperkirakan akan dihadiri lebih dari 150 ribu orang selama penyelenggaraan tersebut. Mengutip CNA, Kamis (8/1/20206, Otoritas Pariwisata Thailand (TAT) dan organisasi Tomorrowland di Belgia menjadi penyelenggara bersama. Mereka menyatakan akan 'bekerja sama erat dengan tim lokal yang berdedikasi' untuk membawa keahlian festival dalam musik elektronik dan desain panggung ke Thailand.

"Penyelenggaraan Tomorrowland di Thailand menandai tonggak penting dalam ambisi kami untuk memposisikan negara ini sebagai pemimpin dalam pariwisata global dan pengalaman kreatif. Kami berharap dapat menyambut orang-orang dari seluruh dunia untuk menemukan keindahan, budaya, dan keramahan Thailand," kata TAT dalam sebuah pernyataan.

Tiket acara tersebut akan mulai dijual pada 7 Maret 2026 dengan harga tiket satu hari mulai dari 5.100 baht (sekitar Rp2,7 juta). Pra-registrasi untuk Tomorrowland Thailand dimulai hari ini, Kamis, 8 Januari 2026, pukul 16.00 WIB, melalui situs web resmi acara tersebut.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |