Pertemanan Putri Mahkota Norwegia dengan Pedofil Jeffrey Epstein Terbongkar, Skandal Baru Kerajaan

1 day ago 6

Liputan6.com, Jakarta - Seiring dirilisnya tiga juta file oleh Departemen Kehakiman Amerika Serikat, pertemanan antara pedofil Jeffrey Epstein dan Putri Mahkota Norwegia Mette-Marit ikut terbongkar. Hal itu menambah daftar skandal yang menerpa kerajaan yang berada di Semenanjung Skandinavia itu.

Surat elektronik pribadi Mette-Marit dengan Epstein yang meninggal pada 2019 dimuat dalam berkas yang tercatat pada Oktober 2012. Isinya dimulai dengan pertanyaan Epstein pada Mette-Marit.

"Cuacanya terlalu buruk, saya kembali ke New York... bagaimana pernikahanmu?" tanya Epstein dalam surat.

Mette-Marit yang berusia 52 tahun itu kemudian menanggapi dengan menulis, "Pernikahan yang membosankan. Seperti film lama. Di mana Anda tahu karakter-karakternya tidak akan bertahan lama."

Email tertanggal 21 Oktober 2021 itu dikirim dari alamat email yang disamarkan dengan nama "HKH Kronprinsessen", bertanggal beberapa hari setelah pernikahan Grand Duke Guillaume dan Grand Duchess Stephanie dari Luksemburg, yang mengikat janji suci dalam perayaan dua hari pada 19 dan 20 Oktober 2012. Baik Pangeran Haakon dan Putri Mette-Marit hadir, begitu pula Raja Felipe dan Ratu Letizia dari Spanyol, serta Raja Carl Gustaf dan Ratu Silvia dari Swedia.

Melansir Hello Magazine, Minggu (1/2/2026), pesan-pesan yang dirilis juga menunjukkan keduanya membahas kehidupan keluarganya, pertemuannya dengan Epstein di Florida, dan upaya Epstein untuk 'mencari istri'. Setelah terbongkar, Mette-Marit menyangkal persahabatannya dengan Epstein saat berbicara di stasiun televisi Norwegia NRK.

Pengakuan Putri Mahkota Norwegia soal Pertemanannya dengan Epstein

Mette-Marit berrbicara tentang "penyesalannya" karena tidak menyelidiki latar belakangnya dan tidak "memahami" siapa dia sebenarnya.

"Jeffrey Epstein bertanggung jawab atas tindakannya. Saya harus bertanggung jawab karena tidak memeriksa latar belakang Epstein dengan lebih baik dan karena tidak cukup cepat memahami seperti apa orangnya," katanya dalam pernyataan yang diberikan kepada stasiun televisi tersebut.

Mette-Marit melanjutkan, "Saya sangat menyesalinya, dan ini adalah tanggung jawab yang harus saya pikul. Saya menunjukkan penilaian yang buruk dan menyesal pernah berhubungan dengan Epstein. Ini sungguh memalukan."

Sang putri kerajaan pertama kali dikaitkan dengan pengusaha yang tercela itu pada 2019, setelah kematiannya di sel penjara. Dalam pernyataan yang dikeluarkan saat itu, ia mengatakan, "Saya tidak akan pernah berhubungan dengan Epstein jika saya menyadari keseriusan tindakan kriminalnya. Saya seharusnya menyelidiki masa lalu Epstein dan menyesal karena tidak melakukannya."

Jelang Pengadilan Kasus Anak Mette-Marit

Ini bukan masa yang mudah bagi putri kerajaan Norwegia, karena putranya, Marius Borg Høiby, akan diadili pada 3 Februari 2026. Tuduhan terhadap Marius termasuk penyerangan dan empat tuduhan pemerkosaan.

Tuduhan tersebut juga termasuk pelecehan dalam hubungan dekat, penyerangan terhadap pejabat publik, ancaman pembunuhan, dan tindakan kekerasan, serta pelanggaran lalu lintas. Jika ia dinyatakan bersalah atas tuduhan paling serius, ia dapat menghadapi hukuman hingga sepuluh tahun penjara.

Beberapa hari sebelum persidangan, dakwaan lebih lanjut diajukan terhadapnya, termasuk dakwaan perdagangan narkoba. Marius diyakini berencana untuk mengaku bersalah atas beberapa dakwaan ringan, tetapi menyangkal dakwaan yang lebih serius.

Mette-Marit melahirkan Marius sebelum bertemu Putra Mahkota Haakon. Karena itu, ia tidak dianggap sebagai bagian dari keluarga Kerajaan Norwegia.

Kondisi Kesehatan Mette-Marit Memburuk

Rilis berkas Epstein terbaru juga terjadi saat Mette-Marit bersiap untuk kemungkinan transplantasi paru-paru. Sang putri kerajaan didiagnosis menderita fibrosis paru kronis pada 2018, dan pada Desember 2025, diumumkan bahwa kondisinya memburuk dan dokter akan mempertimbangkan kemungkinan transplantasi.

Sebuah pernyataan pada saat itu berbunyi, "Selama musim gugur, sejumlah tes telah dilakukan yang menunjukkan memburuknya kesehatan Putri Mahkota. Karena itu, dokter di Rumah Sakit Universitas Rikshospitalet telah memulai proses menuju evaluasi untuk kemungkinan operasi transplantasi paru-paru."

Karena kondisi kesehatannya, Mette-Marit banyak membatasi kemunculan di ruang publik. Terakhir kali ia terlihat dalam video mendekorasi pohon natal bersama Putra Mahkota Hakkon dan kedua anak mereka, Putri Ingrid Alexandra dan Pangeran Sverre Magnus.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |