Kate Middleton Punya Tas Jinjing Favorit Baru, Harganya Masih di Bawah Rp 10 Juta

1 month ago 65

Liputan6.com, Jakarta - Kate Middleton memang seorang influencer mode. Apapun yang dikenakannya menarik perhatian publik. Salah satunya tas jinjing mini yang belakangan ditentengnya ke berbagai event penting.

Mengutip In Style, Senin, 12 Januari 2026, tas jinjing mini itu merupakan Small Hudson dari DeMellier London. Tas suede berwarna cokelat mocha itu terlihat mahal, terstuktur, dengan pegangan atas, dan detail sabuk emas. Tas itu juga memiliki ukuran lain yang lebih besar.

Kate pertama kali menentengnya saat menghadiri acara Kebaktian Pagi Natal di Sandringham Estate, tahun lalu. Ia memadukan tas suede tersebut dengan mantel kotak-kotak merah anggur dan sepatu bot hak tinggi cokelat yang serasi, sarung tangan, dan hiasan kepala.

Hanya beberapa minggu berselang, Kate kembali mengenakan tas itu saat mengejutkan tenaga medis di Rumah Sakit Charing Cross di London Barat. Ia saat itu memadukannya dengan setelan merah anggur monokromatik.

Tas tangan milik Kate Middleton itu dibanderol dengan harga USD 525, lebih dari Rp8,8 juta. Mengutip keterangan di laman resmi jenama itu, tas Small Hudson dirancang untuk 'memberdayakan', dibuat agar tahan lama. Versi terkecil tas yang terbuat dari kulit Italia tersebut diklaim merupakan produk terlaris mereka untuk menyimpan barang-barang paling dibutuhkan.

Bagian dalamnya terdapat saku resleting internal untuk menyimpan barang berharga. Panel sampingnya bisa diperluas sebagai ruang ekstra untuk menampung barang lebih banyak. "Sebuah klasik modern dalam bentuk mini," bunyi keterangan di laman tersebut.

Tampilan Serba Burgundy

Kate Middleton juga peka terhadap perkembangan mode saat memilih busana serba burgundy. Itu tampilannya saat mengunjungi Rumah Sakit Charing Cross di London Barat untuk memberi kejutan kepada staf medis yang sedang beristirahat minum teh pada Kamis, 8 Januari 2026, sehari sebelum ulang tahunnya ke-44. 

Ibu tiga anak itu sekali lagi menggunakan keterampilannya untuk memunculkan gaya yang menunjukkan kehangatan, kekuatan, dan dukungannya. Ia mengenakan kembali setelan Roland Mouret berwarna burgundy alias merah anggur ikonisnya. Setelan itu dipadukan dengan blus sutra warna senada untuk menghasilkan tampilan monokrom.

Sebelumnya, ia memadukan setelan itu dengan kemeja putih bersih atau blus merah muda pastel. Perubahan gaya itu sejalan dengan gaya khasnya beberapa bulan terakhir dengan ia semakin sering memilih tampilan monokrom yang membuatnya terlihat lebih tinggi.

Makna Warna Burgundy Pilihan Kate Middleton

Mengutip Hello Magazine, Jumat, 9 Januari 2026, meskipun pakaian monokrom seringkali terlihat mencolok, memilih warna gelap, kalem, dan hangat seperti merah anggur akan melembutkannya dan memberikan penampilan yang jauh lebih lembut. Padu padan itu pas untuk acara di mana ia perlu tampil sangat ramah kepada para pekerja kesehatan.

Constance Richardson, seorang penata gaya yang berbasis di London dan ahli analisis warna, menerangkan tentang simbolisme di balik warna merah anggur. Ia menjelaskan, "Warna ini menunjukkan kedalaman, kedewasaan, dan kemewahan. Ini adalah alternatif yang canggih untuk warna merah klasik, terutama untuk penampilan musim gugur dan musim dingin."

Dengan warna merah anggur, Putri Wales bisa mencapai keseimbangan sempurna antara menyampaikan kemewahan dan kemegahan yang identik dengan keluarga kerajaan, dan keramahan yang menandakan pendekatan yang lebih modern, lebih membumi terhadap tugas-tugas kerajaan yang diadopsi oleh dirinya dan generasi keluarga kerajaan Inggris.

Jadi Influencer Abadi

Secara terpisah, Kate Middleton dimasukkan dalam daftar 50 bintang paling berpengaruh yang disebut sebagai pembentuk budaya yang berjasa menempatkan mode Inggris di peta dunia menurut Vogue Inggris. Dikutip Kamis, 11 Desember 2025, Putri Wales ditempatkan dalam kategori elit The Eternal Influencers atau pemberi pengaruh abadi. Ia bersanding dengan nama-nama besar di dunia mode seperti Alexa Chung, Sienna Miller, Kate Moss, Naomi Campbell, dan Victoria Beckham.

Dalam publikasinya, Vogue Inggris menyatakan, "Setiap percakapan tentang gaya Inggris tidak akan lengkap tanpa menyebutkan para wanita ini, yang semuanya bertanggung jawab atas setidaknya satu (kadang-kadang beberapa) momen penting dalam hubungan bangsa ini dengan mode."

Media tersebut menambahkan bahwa tokoh yang masuk daftar tersebut memiliki pengaruh yang abadi sekaligus mudah dikenali, meskipun gaya mereka berbeda-beda. Selain itu, Vogue Inggris secara khusus menyoroti bagaimana 'dukungan diam-diam Putri Wales dapat mengubah arah kesuksesan sebuah merek', menegaskan posisinya sebagai ikon gaya yang sangat diperhitungkan di kancah global.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |