Liputan6.com, Jakarta - Durian, si "raja buah," selalu menjadi incaran para penggemar kuliner saat musimnya tiba. Namun, memilih durian yang matang sempurna dan siap dinikmati bukanlah perkara mudah. Diperlukan kejelian untuk mengidentifikasi ciri durian matang siap dimakan agar tidak kecewa dengan rasanya.
Memahami tanda-tanda kematangan ini sangat penting untuk mendapatkan durian dengan kualitas terbaik, mulai dari aroma khas yang menggoda, tekstur daging yang lembut, hingga rasa manis legit yang optimal. Kesalahan dalam memilih bisa berujung pada durian yang hambar, mentah, atau bahkan terlalu matang.
Artikel ini akan mengupas tuntas berbagai indikator fisik dan sensorik yang bisa Anda gunakan untuk memastikan durian pilihan Anda benar-benar matang sempurna, sehingga pengalaman menyantap raja buah ini menjadi tak terlupakan.
1. Aroma Khas yang Menyengat
Salah satu ciri durian matang adalah aromanya yang khas dan kuat. Durian yang belum matang biasanya hanya memiliki aroma ringan atau hampir tidak berbau, sedangkan durian matang akan mengeluarkan wangi manis, tajam, dan menggoda. Aroma ini biasanya lebih terasa dekat bagian tangkai atau celah antara kulit durian. Semakin harum aromanya, semakin besar kemungkinan durian tersebut sudah matang sempurna dan siap disantap.
Selain menandakan kematangan, aroma durian juga mempermudah pemilihan buah di pasar. Penjual yang berpengalaman sering memanfaatkan hidung untuk menilai kualitas durian karena aroma menjadi indikator utama sebelum kulit dibuka. Jadi, jangan ragu mencium durian sebelum membelinya — aroma yang kuat menandakan buah siap dimakan dan rasa manisnya optimal.
2. Warna Kulit yang Matang
Durian matang memiliki warna kulit yang cenderung kuning kecokelatan atau agak keemasan, tergantung varietasnya. Kulit yang terlalu hijau biasanya menandakan durian masih muda dan belum siap dikonsumsi. Selain warna, tekstur kulit juga berubah; durian matang memiliki duri yang sedikit lebih lentur saat ditekan, bukan keras seperti durian muda.
Warna kulit ini bisa berbeda antar varietas, tapi biasanya semakin matang durian, warna kulitnya terlihat lebih “matang” dan tidak pucat. Mengamati warna dan tekstur kulit menjadi cara sederhana untuk menilai kematangan, terutama jika Anda membeli durian tanpa membuka kulit. Kombinasi warna kulit matang dan aroma yang kuat akan meminimalkan risiko membeli durian yang belum siap.
3. Celah Alami pada Kulit
Durian yang matang biasanya mulai muncul celah alami di antara duri atau bagian kulit. Celah ini menunjukkan bahwa daging buah telah mengembang dan siap untuk dimakan. Pada beberapa varietas, celah ini bisa terlihat sebagai garis tipis yang terbuka di ujung duri atau di sekitar tangkai. Semakin lebar celah, semakin matang buahnya, namun jangan sampai celah terlalu besar karena bisa menandakan buah terlalu matang atau mulai berfermentasi.
Celah alami ini juga membantu Anda menilai apakah durian matang tanpa harus menekan atau merusak kulitnya. Penjual durian sering memanfaatkan celah ini untuk mengintip kondisi daging buah sebelum menjualnya. Dengan memeriksa celah ini, Anda bisa lebih yakin bahwa durian yang dipilih sudah empuk dan siap disantap, sekaligus menghindari durian yang terlalu matang atau busuk.
4. Tekstur Daging yang Lembut
Daging durian matang memiliki tekstur lembut, creamy, dan mudah dilepas dari biji. Jika ditekan perlahan dengan jari, daging akan terasa empuk namun tidak terlalu lunak. Tekstur ini menandakan bahwa serat buah sudah matang sepenuhnya dan rasa manisnya optimal. Durian yang terlalu keras biasanya belum matang dan kurang enak untuk dimakan langsung.
Selain itu, kelembutan daging durian memudahkan proses mengeluarkan biji saat disajikan. Durian matang yang teksturnya pas akan menghasilkan sensasi lembut dan lumer di mulut, sehingga pengalaman makan durian menjadi lebih nikmat. Oleh karena itu, memperhatikan tekstur daging juga penting saat membeli durian untuk konsumsi pribadi atau keluarga.
5. Suara Saat Digoyang
Salah satu cara tradisional untuk menilai durian matang adalah menggoyang buah perlahan dan mendengarkan suaranya. Durian matang biasanya menghasilkan suara “bergetar” atau sedikit “bergemuruh” dari biji yang bergerak di dalam daging buah. Suara ini menandakan bahwa daging sudah lunak dan biji tidak menempel terlalu keras pada daging, ciri khas durian matang siap dimakan.
Metode ini sangat membantu saat membeli durian yang belum memiliki celah atau untuk varietas yang kulitnya lebih tebal. Suara dari durian juga memberikan indikasi jumlah air dan kematangan daging. Jika suaranya terlalu padat atau tidak ada gerakan sama sekali, kemungkinan durian masih muda atau kurang matang.
6. Berat Buah yang Pas
Durian matang cenderung terasa lebih berat dibanding durian muda dengan ukuran serupa. Hal ini karena daging buah yang matang mengandung lebih banyak air dan gula, sehingga menambah bobot buah. Ketika dipegang, durian matang terasa padat dan solid, sedangkan durian muda biasanya lebih ringan dan kosong di dalam.
Memeriksa berat durian sangat membantu untuk memastikan kualitas buah, terutama jika aroma atau warna kulit kurang jelas. Dengan memadukan indikator berat, aroma, celah kulit, dan tekstur daging, Anda bisa memastikan durian yang dipilih matang sempurna, manis, dan siap disantap tanpa rasa khawatir membeli buah yang belum optimal.
Pertanyaan Umum Seputar Topik
1. Bagaimana cara mengetahui durian matang tanpa membuka kulit?
Periksa aroma kuat, warna kulit kuning kecokelatan, celah alami di kulit, dan berat buah; semua ini menjadi indikator durian matang.
2. Apa perbedaan durian matang dan durian muda dari teksturnya?
Durian matang memiliki daging lembut, creamy, dan mudah dilepas dari biji, sedangkan durian muda keras dan kurang manis.
3. Bisakah durian yang beraroma kuat tapi keras dagingnya disebut matang?
Tidak sepenuhnya; aroma kuat menunjukkan kematangan sebagian, tetapi tekstur daging juga harus lembut agar siap dimakan.
4. Apakah semua jenis durian memiliki celah kulit saat matang?
Tidak semua; beberapa varietas memiliki celah alami, tapi beberapa tetap tertutup meski sudah matang, sehingga perlu melihat indikator lain seperti aroma dan berat.
5. Mengapa durian terasa ringan saat dipegang?
Durian ringan biasanya belum matang karena daging belum penuh air dan gula, atau ada bagian yang kosong di dalam.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5130499/original/005554400_1739345568-pexels-nicole-michalou-5779170.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5429496/original/011233600_1764589725-ayam_saus_mentai_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5511769/original/028505300_1771917729-Screenshot_2026-02-24_142134.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5509414/original/041345000_1771703553-Makaka_Jepang.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5512080/original/016445900_1771923711-kue_lebarann.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5511831/original/025134400_1771918493-Untitled_design__24_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4738398/original/020078100_1707408683-photo__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5510843/original/056004200_1771840658-unnamed__40_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5511957/original/024038900_1771921564-029562400_1459142452-gpkoner.blgspt.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5511418/original/091460800_1771908931-WhatsApp_Image_2026-02-24_at_10.25.08.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2245764/original/016454800_1528682890-resep-sajian-lebaran-kacang-bawang-gurih-renyah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5511514/original/054638900_1771911407-Gemini_Generated_Image_rs1qzars1qzars1q_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5511593/original/049957300_1771913773-kuker_lebaran.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5511442/original/034571700_1771909343-unnamed__50_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500436/original/032525300_1770865507-gambar__39_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5451990/original/029203300_1766381780-000_33E94V7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5466498/original/025557700_1767846169-kue_sus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5510238/original/099026900_1771823188-Untitled_design__11_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4040914/original/012982000_1654183386-Susu_pada_Makanan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5511414/original/007391200_1771908561-cropped-a22d6a28-37f5-4dfd-8587-e755d804a17b.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5414818/original/029407400_1763352077-ATK_BOLA_Byon_Combat_Showbiz_6.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5355547/original/062886800_1758342840-Poster___Apple_Artwork_-_VOS_Jalinan_Terlarang_-_Poster_PertamaLandscape.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,45,600,0)/kly-media-production/medias/5405283/original/043379500_1762433088-Rinanda_Aprillya_Maharani__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5215693/original/086342600_1746867749-Sambel_Welut_Pak_Sabar.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5161764/original/086600400_1741847570-1741841423969_salah-satu-faktor-eksternal-penyebab-pelanggaran-ham-adalah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5286401/original/022817500_1752741530-pexels-nadin-sh-78971847-12288356.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3530051/original/024008300_1628001054-IG_apriantytami.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5406457/original/028571800_1762575042-unnamed__5_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5026230/original/046873100_1732754084-Snapinsta.app_468168073_18476665273027981_2711124918470699632_n_1080.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5394674/original/094497400_1761637984-ATK_Bolanet_BRI_SUPER_LEAGUE_JADWAL__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1012480/original/049316100_1444188702-Ikon-Tugu-Jogja.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5398431/original/035327100_1761884719-ATK_BOLA_LALIGA_MW_11.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5335120/original/005264300_1756787602-____________-_-_-_______6_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5419406/original/066046400_1763694256-miss_universe_final.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5403047/original/003383500_1762315384-ATK_BOLANET_HSS_Series_6_GENERAL.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5424599/original/031115100_1764148660-SUGAR_BABY_-_SCREEN_BACKDROP.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1256728/original/bcfc6c770a11d6e0dbef2bd76510ecedtong.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5404922/original/033017100_1762419560-Depositphotos_609549356_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3134973/original/008613900_1590134592-cara-membuat-bakso-sapi.jpg.jpg)