Liputan6.com, Jakarta - Daun kenikir adalah tanaman herbal yang umum dimakan sebagai lalapan atau pelengkap masakan di Indonesia, namun aromanya yang khas sering kali dianggap terlalu kuat bagi sebagian orang. Mengolah sayuran hijau ini memang memerlukan trik khusus agar getah dan aroma langu dapat hilang sepenuhnya tanpa merusak tekstur renyahnya.
Pada artikel ini akan membahas secara mendalam mengenai berbagai manfaat kesehatan yang terkandung di dalamnya, serta panduan praktis cara mengolahnya menjadi lauk yang lezat tanpa rasa langu sama sekali. Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.
Cara Mengolah Daun Kenikir Jadi Lauk Tanpa Rasa Langu
Mengolah daun kenikir agar memiliki rasa yang sedap tanpa aroma langu yang mengganggu memerlukan perhatian pada setiap tahapannya, mulai dari pemilihan bahan hingga proses perebusan. Berikut adalah langkah-langkah detail untuk menghasilkan lauk daun kenikir yang lezat:
1. Pemilihan dan Persiapan Bahan
Kualitas bahan baku menentukan hasil akhir masakan. Pastikan untuk hanya mengambil bagian daun dan pucuk batang yang masih muda, karena bagian yang tua cenderung memiliki serat yang keras dan aroma yang jauh lebih tajam. Setelah dipetik, cuci daun kenikir di bawah air mengalir hingga benar-benar bersih dari sisa tanah atau kotoran yang menempel.
2. Teknik Perendaman untuk Menghilangkan Getah
Salah satu pemicu rasa langu dan getir adalah getah alami yang terkandung di dalam batang serta daun kenikir. Untuk mengatasinya, rendam daun kenikir di dalam wadah berisi air yang telah dicampur dengan satu sendok makan garam selama 10 hingga 15 menit. Garam akan membantu melayukan pori-pori daun dan menarik keluar getah berlebih sehingga rasa daun menjadi lebih netral.
3. Proses Perebusan yang Tepat
Proses perebusan daun kenikir adalah kunci utama dalam menghilangkan aroma langu. Masukkan daun kenikir hanya setelah air benar-benar mendidih, lalu tambahkan sedikit garam atau sedikit baking soda ke dalam air rebusan. Garam berfungsi mempertahankan mineral, sedangkan baking soda efektif menjaga warna daun tetap hijau cerah sekaligus mempercepat hilangnya aroma menyengat. Rebus daun kenikir selama kurang lebih 5 menit atau hingga tekstur batang sudah mulai lunak.
4. Bilas dengan Air Dingin
Saat daun mencapai tingkat kematangan yang diinginkan, angkat dan masukkan ke dalam wadah berisi air dingin atau air es. Proses ini dinamakan shocking yang bertujuan untuk menghentikan proses pemasakan agar daun tidak lembek atau overcooked. Selain itu, langkah ini sangat efektif untuk meluruhkan sisa-sisa air rebusan yang masih mengandung aroma langu.
5. Pemerasan dan Pemotongan Sayur
Langkah terakhir yang tidak boleh dilewatkan adalah memeras daun kenikir sekuat tenaga hingga seluruh kandungan airnya keluar. Air yang tersisa di dalam daun sering kali masih menyimpan sisa rasa langu, sehingga memerasnya sampai kering akan menghasilkan sayuran yang siap dibumbui dengan sempurna. Setelah kering, daun kenikir bisa diiris kasar untuk mempermudah saat dinikmati sebagai urap, tumisan, atau pecel.
5 Manfaat Mengonsumsi Daun Kenikir Bagi Kesehatan
1. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh
Kandungan vitamin C dan senyawa antioksidan yang tinggi dalam daun kenikir berperan penting dalam memperkuat sistem imun. Nutrisi ini membantu tubuh melawan serangan radikal bebas dan mempercepat proses pemulihan saat sedang sakit, sehingga kesehatan tubuh tetap terjaga secara optimal.
2. Menjaga Kesehatan Tulang
Daun kenikir mengandung kalsium dan magnesium dalam jumlah yang cukup tinggi dibandingkan sayuran hijau lainnya. Mengonsumsi daun ini secara teratur dapat membantu memperkuat struktur tulang dan meminimalkan risiko pengeroposan tulang atau osteoporosis sejak dini.
3. Memperlancar Sistem Pencernaan
Menurut penelitian dari GSC Biological and Pharmaceutical Sciences bahwa daun kenikir memiliki kandungan serat alami yang tinggi, sehingga sangat bermanfaat untuk menjaga kinerja usus. Serat ini membantu melunakkan feses dan merangsang gerakan peristaltik, sehingga masalah pencernaan seperti sembelit atau susah buang air besar dapat teratasi dengan lebih efektif.
4. Membantu Detoksifikasi Alami
Daun kenikir memiliki sifat diuretik alami yang membantu proses pembersihan sisa-sisa racun dari dalam tubuh melalui urine. Proses detoksifikasi ini sangat baik untuk menjaga fungsi ginjal dan membantu membersihkan darah dari zat-zat yang tidak diperlukan oleh tubuh.
5. Mengontrol Tekanan Darah
Efek diuretik dan kandungan mineral di dalam daun kenikir juga berkontribusi dalam menjaga tekanan darah tetap stabil. Selain itu, studi dalam Evidence-Based Complementary and Alternative Medicine menemukan bahwa ekstrak daun kenikir dapat menghambat enzim ACE, mekanisme yang sama digunakan obat antihipertensi untuk merelaksasi pembuluh darah.
Dengan membantu membuang kelebihan garam dan air dalam tubuh, sayuran ini dapat menjadi pilihan menu pendamping yang baik untuk mendukung kesehatan jantung dan pembuluh darah.
Pertanyaan Tentang Cara Mengolah Daun Kenikir
1. Mengapa daun kenikir memiliki aroma yang sangat kuat?
Aroma tersebut berasal dari kandungan minyak esensial dan getah alami yang ada di dalam batang serta daunnya. Jika tidak diolah dengan benar melalui proses perendaman dan perebusan yang tepat, getah ini akan tetap menempel dan memberikan rasa getir serta aroma menyengat pada masakan.
2. Apakah daun kenikir harus dibuang batangnya sebelum direbus?
Tidak perlu membuang semua batang. Bagian batang yang masih muda (biasanya berada di dekat pucuk) memiliki tekstur yang renyah dan tetap enak dimakan. Cukup buang bagian batang bawah yang sudah terasa keras atau berserat kasar karena bagian tersebut sulit empuk meskipun direbus lama.
3. Apakah boleh merebus daun kenikir menggunakan air biasa saja?
Boleh, namun hasilnya sering kali masih menyisakan rasa langu. Disarankan untuk menambahkan garam atau sedikit baking soda ke dalam air mendidih guna membantu menetralkan aroma tajam dan menjaga agar warna daun tetap hijau segar setelah matang.
4. Apakah rasa langu daun kenikir akan hilang jika ditumis langsung tanpa direbus?
Menumis daun kenikir mentah secara langsung biasanya tidak cukup kuat untuk menghilangkan aroma langunya. Jika ingin membuat tumisan, sangat disarankan untuk merebusnya setengah matang dan memeras airnya terlebih dahulu agar rasa bumbu tumis tidak tertutup oleh aroma langu yang menyengat.
5. Bagaimana cara menyimpan daun kenikir yang sudah direbus agar tahan lama?
Setelah direbus dan diperas hingga kering, daun kenikir dapat disimpan di dalam wadah kedap udara dan dimasukkan ke dalam lemari es. Dengan cara ini, daun kenikir tetap segar dan bisa digunakan sebagai stok lauk selama 2 sampai 3 hari ke depan.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4738398/original/020078100_1707408683-photo__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5510843/original/056004200_1771840658-unnamed__40_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5511957/original/024038900_1771921564-029562400_1459142452-gpkoner.blgspt.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5511418/original/091460800_1771908931-WhatsApp_Image_2026-02-24_at_10.25.08.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2245764/original/016454800_1528682890-resep-sajian-lebaran-kacang-bawang-gurih-renyah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5511514/original/054638900_1771911407-Gemini_Generated_Image_rs1qzars1qzars1q_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5511593/original/049957300_1771913773-kuker_lebaran.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5511442/original/034571700_1771909343-unnamed__50_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500436/original/032525300_1770865507-gambar__39_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5451990/original/029203300_1766381780-000_33E94V7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5466498/original/025557700_1767846169-kue_sus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5510238/original/099026900_1771823188-Untitled_design__11_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4040914/original/012982000_1654183386-Susu_pada_Makanan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5511414/original/007391200_1771908561-cropped-a22d6a28-37f5-4dfd-8587-e755d804a17b.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1205357/original/088400800_1460803843-bersihin_lantai2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3593035/original/057198900_1633420080-Delima.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5505843/original/034549200_1771397895-telur_tahu_kukus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5322728/original/006784700_1755753794-kue_cubit_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5511242/original/012021200_1771902699-BAFTA.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5414818/original/029407400_1763352077-ATK_BOLA_Byon_Combat_Showbiz_6.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5355547/original/062886800_1758342840-Poster___Apple_Artwork_-_VOS_Jalinan_Terlarang_-_Poster_PertamaLandscape.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,45,600,0)/kly-media-production/medias/5405283/original/043379500_1762433088-Rinanda_Aprillya_Maharani__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5215693/original/086342600_1746867749-Sambel_Welut_Pak_Sabar.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5161764/original/086600400_1741847570-1741841423969_salah-satu-faktor-eksternal-penyebab-pelanggaran-ham-adalah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5286401/original/022817500_1752741530-pexels-nadin-sh-78971847-12288356.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3530051/original/024008300_1628001054-IG_apriantytami.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5406457/original/028571800_1762575042-unnamed__5_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5026230/original/046873100_1732754084-Snapinsta.app_468168073_18476665273027981_2711124918470699632_n_1080.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5394674/original/094497400_1761637984-ATK_Bolanet_BRI_SUPER_LEAGUE_JADWAL__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1012480/original/049316100_1444188702-Ikon-Tugu-Jogja.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5398431/original/035327100_1761884719-ATK_BOLA_LALIGA_MW_11.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5335120/original/005264300_1756787602-____________-_-_-_______6_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5403047/original/003383500_1762315384-ATK_BOLANET_HSS_Series_6_GENERAL.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5419406/original/066046400_1763694256-miss_universe_final.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5424599/original/031115100_1764148660-SUGAR_BABY_-_SCREEN_BACKDROP.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1256728/original/bcfc6c770a11d6e0dbef2bd76510ecedtong.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3134973/original/008613900_1590134592-cara-membuat-bakso-sapi.jpg.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5404922/original/033017100_1762419560-Depositphotos_609549356_L.jpg)