Liputan6.com, Jakarta - Memanfaatkan roti tawar sisa menjadi risol merupakan cara cerdas untuk mengurangi limbah makanan sekaligus menghadirkan camilan lezat di rumah. Dengan bahan sederhana dan proses yang praktis, roti tawar yang biasanya terbuang dapat diolah menjadi risol bertekstur unik dengan rasa gurih yang digemari banyak orang.
Risol dari roti tawar sisa juga menjadi alternatif yang lebih cepat dibandingkan risol tradisional karena tidak memerlukan kulit lumpia. Selain cocok sebagai camilan keluarga atau ide usaha rumahan, cara ini turut mendukung gaya hidup berkelanjutan dengan mengurangi pemborosan makanan dan memberi nilai tambah pada bahan sisa. Berikut Liputan6.com rangkum cara membuat risol dari roti tawar sisa selengkapnya.
1. Mengapa Memilih Roti Tawar Sisa untuk Risol?
Membuat risol dari roti tawar sisa adalah solusi praktis untuk mengurangi limbah makanan di rumah tangga. Roti tawar yang mulai mengeras atau mendekati tanggal kedaluwarsa seringkali dibuang, padahal masih bisa diolah menjadi hidangan lezat dan bermanfaat. Dengan mengolahnya menjadi risol, kita tidak hanya menghemat pengeluaran tetapi juga berkontribusi pada gaya hidup yang lebih ramah lingkungan dengan mengurangi limbah makanan.
Selain aspek keberlanjutan, penggunaan roti tawar sebagai kulit risol menawarkan kemudahan dan kecepatan dalam proses pembuatan. Dibandingkan dengan membuat kulit risol dari adonan tepung yang memerlukan waktu dan keahlian khusus, roti tawar jauh lebih praktis. Roti tawar dapat langsung dipipihkan dan diisi, sehingga cocok untuk pemula atau bagi mereka yang ingin menyiapkan camilan dengan cepat.
Risol dari roti tawar juga memiliki tekstur yang unik dan menarik. Setelah digoreng, bagian luar risol akan menjadi renyah karena balutan tepung panir, sementara bagian dalamnya tetap lembut dari roti tawar yang telah dipipihkan. Kombinasi tekstur ini membuat risol roti tawar menjadi camilan yang disukai banyak orang, baik anak-anak maupun dewasa.
2. Bahan-Bahan Utama yang Dibutuhkan
Bahan utama yang diperlukan untuk membuat risol ini tentu saja adalah roti tawar. Jumlah roti tawar dapat disesuaikan dengan porsi yang ingin dibuat, misalnya 5 hingga 10 lembar roti tawar. Beberapa resep menyarankan untuk menggunakan roti tawar tanpa kulit pinggiran, namun ada juga yang menggunakan roti tawar biasa.
Untuk isian risol, variasi bahan sangat beragam dan dapat disesuaikan dengan selera. Isian populer meliputi telur rebus yang dipotong-potong, sosis matang, keju cheddar parut atau keju slice, serta mayones dan saus sambal. Beberapa resep juga menambahkan kornet, bawang bombay, atau bahkan sayuran seperti wortel dan buncis untuk isian yang lebih kaya nutrisi.
Sebagai bahan pelapis, Anda akan membutuhkan telur kocok lepas dan tepung panir (tepung roti). Telur berfungsi sebagai perekat agar tepung panir dapat menempel sempurna pada roti tawar. Tepung panir, terutama yang bertekstur kasar, akan memberikan hasil akhir risol yang lebih renyah setelah digoreng.
3. Persiapan Roti Tawar
Langkah pertama dalam persiapan roti tawar adalah memipihkannya. Setiap lembar roti tawar digilas hingga permukaannya menjadi halus dan lebih tipis. Proses ini bisa dilakukan menggunakan rolling pin atau alat lain seperti gelas. Memipihkan roti tawar bertujuan agar risol lebih padat dan mudah dibentuk.
Setelah dipipihkan, merendam roti tawar dalam adonan terigu yang sudah dicampur air sebelum dibalurkan ke tepung roti. Namun, ada juga metode yang langsung mengisi roti tawar yang sudah dipipihkan, lalu merekatkan tepiannya dengan telur kocok.
Jika Anda menggunakan roti tawar dengan pinggiran, Anda bisa membuang pinggirannya terlebih dahulu untuk hasil yang lebih rapi dan lembut. Namun, membuang pinggiran adalah pilihan dan tidak wajib, karena roti tawar dengan pinggiran juga bisa digunakan.
4. Membuat Isian Risol yang Lezat
Isian risol dapat bervariasi, mulai dari yang sederhana hingga kompleks. Salah satu isian yang populer adalah risol mayo, yang biasanya terdiri dari campuran telur rebus, sosis, keju, dan mayones. Telur rebus dipotong-potong atau dihancurkan, sosis dipotong sesuai selera, dan keju bisa diparut atau diiris.
Untuk isian ragout, bahan-bahan seperti daging ayam, wortel, kentang, bawang bombay, dan bumbu-bumbu lainnya dimasak terlebih dahulu hingga matang dan mengental. Isian ragout ini memberikan rasa gurih dan creamy yang khas pada risol. Penting untuk memastikan isian sudah matang sebelum dimasukkan ke dalam roti tawar agar waktu penggorengan bisa lebih singkat dan risol tidak menyerap banyak minyak.
Selain isian gurih, Anda juga bisa berkreasi dengan isian manis atau kombinasi lainnya. Beberapa resep menyarankan penambahan susu cair atau susu kental manis pada isian untuk menambah kelembutan dan rasa. Setelah isian siap, dinginkan terlebih dahulu sebelum digunakan agar lebih mudah saat proses pengisian dan pembentukan risol.
5. Proses Pembentukan dan Pelapisan Risol
Setelah roti tawar dipipihkan dan isian siap, letakkan isian di atas selembar roti tawar. Jumlah isian disesuaikan agar roti tawar dapat ditutup dan digulung dengan rapi. Beberapa resep menyarankan untuk menambahkan saus sambal atau saus tomat di atas isian mayones untuk menambah cita rasa.
Kemudian, gulung atau lipat roti tawar hingga isian tertutup rapat. Pastikan tepian roti tawar direkatkan dengan baik agar isian tidak bocor saat digoreng. Perekat bisa menggunakan telur kocok lepas atau adonan terigu yang dicampur air. Menjepit bagian ujung-ujung roti juga dapat membantu menempelkannya.
Setelah risol terbentuk, celupkan risol ke dalam kocokan telur, lalu gulingkan ke dalam tepung panir hingga seluruh permukaannya terlapisi rata. Penggunaan tepung panir kasar direkomendasikan untuk menghasilkan lapisan luar yang lebih renyah. Proses pelapisan ini dapat diulang untuk mendapatkan lapisan yang lebih tebal dan renyah.
6. Teknik Menggoreng Risol yang Sempurna
Untuk mendapatkan risol yang garing dan renyah, teknik menggoreng yang tepat sangat penting. Gunakan minyak goreng yang cukup banyak sehingga risol dapat terendam sepenuhnya saat digoreng. Pastikan minyak sudah panas sebelum risol dimasukkan, karena minyak yang kurang panas dapat membuat risol menyerap banyak minyak dan menjadi lembek.
Goreng risol dengan api sedang. Suhu minyak yang ideal adalah sekitar 170-180°C. Hindari menggoreng terlalu banyak risol sekaligus karena dapat menurunkan suhu minyak. Beberapa sumber menyarankan menggunakan api besar agar waktu penggorengan lebih singkat dan risol tidak menyerap banyak minyak.
Jangan terlalu sering membolak-balik risol saat digoreng. Biarkan satu sisi matang dan berwarna cokelat keemasan sebelum dibalik untuk mematangkan sisi lainnya. Membolak-balik terlalu sering dapat membuat risol menyerap lebih banyak minyak atau bahkan robek. Angkat risol saat warnanya sudah keemasan merata, lalu tiriskan di atas tisu atau kertas penyerap minyak untuk mengurangi kelebihan minyak.
7. Tips Penyimpanan dan Penyajian
Risol roti tawar dapat disimpan untuk stok camilan. Jika risol sudah digulung dan siap goreng, sebaiknya simpan dalam kondisi kemasan kedap udara (vacuum) atau beku (frozen). Jika tidak memiliki mesin vacuum, risol dapat disimpan dalam wadah tertutup kedap udara di dalam freezer, yang dapat bertahan hingga beberapa bulan. Untuk penyimpanan jangka pendek (satu hingga dua hari), risol bisa disimpan di dalam chiller.
Saat menyimpan risol, terutama yang belum digoreng, bungkus risol satu per satu menggunakan potongan plastik bening atau kiloan. Hal ini berfungsi untuk mencegah risol menempel satu sama lain dan menjaga kualitasnya. Memberi label tanggal pada kemasan juga disarankan untuk memudahkan pemantauan masa simpan.
Sebelum menggoreng risol beku, penting untuk melakukan proses thawing (pencairan) terlebih dahulu. Keluarkan risol dari freezer dan pindahkan ke chiller, lalu biarkan beberapa waktu hingga tidak beku. Setelah itu, pindahkan ke suhu ruang dan biarkan hingga risol benar-benar mencair. Menggoreng risol saat masih beku dapat menyebabkan risol meledak atau bocor karena kandungan air di dalamnya. Risol paling nikmat disajikan hangat dengan cocolan saus sambal atau cabai rawit hijau.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Risol dari Roti Tawar Sisa
1. Mengapa Roti Tawar Sisa Dipilih untuk Risol?
Roti tawar sisa dipilih karena merupakan solusi praktis untuk mengurangi limbah makanan di rumah tangga, menghemat pengeluaran, dan mendukung gaya hidup ramah lingkungan. Selain itu, penggunaannya sebagai kulit risol menawarkan kemudahan dan kecepatan dalam proses pembuatan dibandingkan dengan membuat kulit risol tradisional dari adonan tepung.
2. Apa Fungsi Telur Kocok dan Tepung Panir dalam Pembuatan Risol?
Telur kocok lepas berfungsi sebagai perekat agar tepung panir dapat menempel sempurna pada roti tawar. Sementara itu, tepung panir (terutama yang bertekstur kasar) berfungsi untuk memberikan hasil akhir risol yang garing dan renyah setelah digoreng.
3. Bagaimana Cara Mempersiapkan Roti Tawar Sebelum Diisi?
Langkah pertama adalah memipihkan setiap lembar roti tawar. Proses ini dilakukan dengan menggilasnya menggunakan rolling pin atau gelas hingga permukaannya menjadi halus dan lebih tipis. Tujuannya adalah agar risol lebih padat dan mudah dibentuk.
4. Berapa Suhu Minyak Ideal saat Menggoreng Risol dan Mengapa Penting untuk Tidak Sering Membolak-balik?
Suhu minyak yang ideal saat menggoreng adalah sekitar 170-180°C (api sedang). Penting untuk tidak terlalu sering membolak-balik risol agar risol tidak menyerap banyak minyak, tidak mudah robek, dan biarkan satu sisi matang serta berwarna cokelat keemasan sebelum dibalik.
5. Bagaimana Tips Penyimpanan Risol Roti Tawar yang Sudah Dibentuk Agar Bisa Dijadikan Stok Beku (Frozen Food)?
Risol yang sudah digulung dan siap goreng dapat disimpan dalam kondisi beku (frozen) di wadah tertutup kedap udara, atau dibungkus satu per satu dengan plastik. Di dalam freezer, risol dapat bertahan hingga beberapa bulan. Penting untuk melakukan proses thawing (pencairan) di chiller lalu suhu ruang sebelum risol digoreng.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5130499/original/005554400_1739345568-pexels-nicole-michalou-5779170.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5429496/original/011233600_1764589725-ayam_saus_mentai_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5511769/original/028505300_1771917729-Screenshot_2026-02-24_142134.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5509414/original/041345000_1771703553-Makaka_Jepang.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5512080/original/016445900_1771923711-kue_lebarann.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5511831/original/025134400_1771918493-Untitled_design__24_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4738398/original/020078100_1707408683-photo__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5510843/original/056004200_1771840658-unnamed__40_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5511957/original/024038900_1771921564-029562400_1459142452-gpkoner.blgspt.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5511418/original/091460800_1771908931-WhatsApp_Image_2026-02-24_at_10.25.08.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2245764/original/016454800_1528682890-resep-sajian-lebaran-kacang-bawang-gurih-renyah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5511514/original/054638900_1771911407-Gemini_Generated_Image_rs1qzars1qzars1q_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5511593/original/049957300_1771913773-kuker_lebaran.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5511442/original/034571700_1771909343-unnamed__50_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500436/original/032525300_1770865507-gambar__39_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5451990/original/029203300_1766381780-000_33E94V7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5466498/original/025557700_1767846169-kue_sus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5510238/original/099026900_1771823188-Untitled_design__11_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4040914/original/012982000_1654183386-Susu_pada_Makanan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5511414/original/007391200_1771908561-cropped-a22d6a28-37f5-4dfd-8587-e755d804a17b.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5414818/original/029407400_1763352077-ATK_BOLA_Byon_Combat_Showbiz_6.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5355547/original/062886800_1758342840-Poster___Apple_Artwork_-_VOS_Jalinan_Terlarang_-_Poster_PertamaLandscape.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,45,600,0)/kly-media-production/medias/5405283/original/043379500_1762433088-Rinanda_Aprillya_Maharani__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5215693/original/086342600_1746867749-Sambel_Welut_Pak_Sabar.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5161764/original/086600400_1741847570-1741841423969_salah-satu-faktor-eksternal-penyebab-pelanggaran-ham-adalah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5286401/original/022817500_1752741530-pexels-nadin-sh-78971847-12288356.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3530051/original/024008300_1628001054-IG_apriantytami.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5406457/original/028571800_1762575042-unnamed__5_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5026230/original/046873100_1732754084-Snapinsta.app_468168073_18476665273027981_2711124918470699632_n_1080.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5394674/original/094497400_1761637984-ATK_Bolanet_BRI_SUPER_LEAGUE_JADWAL__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1012480/original/049316100_1444188702-Ikon-Tugu-Jogja.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5398431/original/035327100_1761884719-ATK_BOLA_LALIGA_MW_11.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5335120/original/005264300_1756787602-____________-_-_-_______6_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5419406/original/066046400_1763694256-miss_universe_final.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5403047/original/003383500_1762315384-ATK_BOLANET_HSS_Series_6_GENERAL.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5424599/original/031115100_1764148660-SUGAR_BABY_-_SCREEN_BACKDROP.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1256728/original/bcfc6c770a11d6e0dbef2bd76510ecedtong.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3134973/original/008613900_1590134592-cara-membuat-bakso-sapi.jpg.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5404922/original/033017100_1762419560-Depositphotos_609549356_L.jpg)