Liputan6.com, Jakarta - Poached egg dikenal sebagai salah satu olahan telur paling sederhana, namun juga paling menantang untuk dipraktikkan di rumah. Hidangan ini sering muncul sebagai pelengkap menu sarapan ala Barat, brunch modern, hingga sajian sehat karena dimasak tanpa minyak. Ciri khas poached egg terletak pada putih telur yang lembut dan rapi, serta kuning telur yang meleleh sempurna saat dibelah.
Banyak orang gagal membuat poached egg karena putih telur menyebar ke mana-mana atau kuning telur justru matang keras. Padahal, kegagalan tersebut umumnya bukan karena resep yang salah, melainkan teknik dasar yang kurang tepat, seperti pemilihan telur, suhu air, hingga durasi memasak yang kurang terkontrol.
Menariknya, poached egg ala restoran sebenarnya bisa dibuat di dapur rumah tanpa alat khusus. Anda hanya membutuhkan telur segar, panci, air panas, dan sedikit ketelatenan. Dengan memahami langkah-langkah yang benar, hasilnya bisa selembut dan secantik sajian kafe ternama.
Berikut cara membuat poached egg yang meleleh dan lezat ala restoran secara lengkap, mulai dari persiapan bahan, teknik memasak yang tepat, hingga tips penting agar hasilnya konsisten dan anti gagal, bahkan untuk pemula yang dirangkum oleh Liputan6.com dari berbagai sumber pada Rabu (21/1).
Memilih Telur Segar untuk Hasil Poached Egg yang Sempurna
Langkah pertama yang sangat menentukan keberhasilan poached egg adalah pemilihan telur yang benar-benar segar. Telur segar memiliki putih telur yang masih kental dan menyatu, sehingga tidak mudah menyebar ketika dimasukkan ke dalam air panas. Kondisi ini membantu membungkus kuning telur dengan baik dan menghasilkan bentuk yang lebih rapi.
Ciri telur segar dapat dilihat dari teksturnya saat dipecahkan, di mana kuning telur tampak menonjol dan putih telur tidak terlalu encer. Telur seperti ini akan lebih mudah dikendalikan selama proses perebusan dan memberikan hasil akhir yang lebih mendekati standar restoran. Oleh karena itu, penggunaan telur segar sebaiknya menjadi prioritas utama.
Jika menggunakan telur yang sudah lama, putih telur cenderung menyebar dan sulit membentuk poached egg yang rapi, meskipun teknik memasaknya sudah benar. Inilah alasan mengapa restoran biasanya menggunakan telur segar harian untuk menjaga kualitas sajian mereka.
Menyiapkan Air dengan Suhu yang Tepat
Suhu air memainkan peran penting dalam proses pembuatan poached egg. Air tidak boleh terlalu mendidih karena gelembung besar dapat merusak bentuk telur, tetapi juga tidak boleh terlalu dingin karena putih telur tidak akan matang dengan sempurna. Kondisi ideal adalah air panas dengan api kecil atau simmering.
Air yang tepat ditandai dengan munculnya gelembung kecil di dasar panci tanpa letupan besar di permukaan. Suhu ini memungkinkan putih telur matang perlahan dan menyelimuti kuning telur secara alami. Teknik ini membantu menjaga kuning telur tetap lembut dan meleleh.
Dengan menjaga suhu air tetap stabil, proses memasak menjadi lebih terkontrol. Putih telur akan mengeras secara merata, sementara bagian kuning tetap lumer, menghasilkan tekstur khas poached egg ala restoran.
Menambahkan Cuka untuk Membantu Putih Telur Menggumpal
Penambahan sedikit cuka atau air lemon ke dalam air rebusan merupakan teknik klasik yang sering digunakan oleh koki profesional. Kandungan asam ringan pada cuka membantu protein putih telur menggumpal lebih cepat, sehingga bentuk poached egg menjadi lebih rapi dan tidak mudah menyebar.
Takaran cuka yang digunakan cukup satu sendok makan untuk satu panci air. Jumlah ini tidak akan memengaruhi rasa telur, tetapi sangat membantu dalam proses pembentukan putih telur, terutama jika telur yang digunakan tidak terlalu segar.
Dengan bantuan cuka, putih telur akan lebih cepat mengikat dan membungkus kuning telur. Teknik ini sangat direkomendasikan bagi pemula yang ingin mendapatkan hasil poached egg yang mendekati tampilan restoran.
Memecahkan Telur ke dalam Mangkuk Sebelum Dimasak
Salah satu kesalahan umum saat membuat poached egg adalah langsung memecahkan telur ke dalam air panas. Cara ini berisiko membuat kuning telur pecah atau putih telur menyebar tidak beraturan. Untuk menghindari hal tersebut, sebaiknya telur dipecahkan terlebih dahulu ke dalam mangkuk kecil.
Dengan cara ini, telur dapat dimasukkan ke dalam air secara perlahan dan terkontrol. Selain itu, langkah ini juga membantu memastikan tidak ada pecahan cangkang yang ikut masuk ke dalam panci, sehingga hasilnya lebih bersih dan rapi.
Teknik sederhana ini memberikan kendali penuh saat memasukkan telur ke dalam air, sehingga sangat membantu bagi pemula yang baru belajar membuat poached egg di rumah.
Membuat Pusaran Air agar Bentuk Telur Lebih Rapi
Teknik pusaran air atau whirlpool sering digunakan untuk menghasilkan poached egg dengan bentuk oval yang padat. Caranya adalah dengan mengaduk air panas searah jarum jam hingga terbentuk pusaran, lalu memasukkan telur ke bagian tengah pusaran tersebut.
Gerakan air akan membantu putih telur melilit kuning telur secara alami, sehingga bentuknya menjadi lebih menyatu dan rapi. Teknik ini banyak digunakan di restoran karena efektif menghasilkan poached egg dengan tampilan profesional.
Namun, metode ini sebaiknya digunakan saat memasak satu telur dalam satu panci. Jika memasak beberapa telur sekaligus, pusaran air justru dapat membuat telur saling bertabrakan dan merusak bentuknya.
Mengatur Waktu Masak agar Kuning Tetap Meleleh
Waktu memasak poached egg sangat menentukan tingkat kematangan telur. Idealnya, poached egg dimasak selama 2,5 hingga 3,5 menit tergantung ukuran telur dan tingkat kematangan yang diinginkan. Waktu ini cukup untuk mematangkan putih telur tanpa membuat kuningnya mengeras.
Jika telur dimasak terlalu lama, kuning telur akan matang sempurna dan kehilangan tekstur melelehnya. Sebaliknya, jika terlalu singkat, putih telur belum sepenuhnya matang dan terasa terlalu cair saat disajikan.
Menggunakan timer sangat dianjurkan agar hasilnya konsisten. Dengan waktu yang tepat, poached egg akan memiliki putih telur lembut namun utuh, serta kuning telur yang lumer saat dipotong.
Mengangkat dan Meniriskan Poached Egg dengan Benar
Setelah matang, poached egg sebaiknya diangkat menggunakan sendok berlubang atau saringan agar air dapat langsung menetes. Proses penirisan ini penting untuk mencegah telur menjadi terlalu basah saat disajikan.
Telur dapat diletakkan sebentar di atas tisu dapur untuk menyerap sisa air sebelum disajikan ke piring. Langkah ini membantu menjaga tekstur poached egg tetap lembut dan tampilannya lebih menarik.
Dengan teknik pengangkatan dan penyajian yang tepat, poached egg tidak hanya lezat dari segi rasa, tetapi juga tampak cantik dan menggugah selera layaknya hidangan restoran.
Pertanyaan Umum yang Sering Diajukan
1. Apakah poached egg harus menggunakan cuka?
Tidak wajib, tetapi cuka membantu putih telur menggumpal lebih cepat dan rapi.
2. Berapa lama waktu memasak poached egg agar kuningnya meleleh?
Sekitar 2,5–3,5 menit tergantung ukuran telur dan tingkat kematangan yang diinginkan.
3. Apakah poached egg bisa dibuat tanpa pusaran air?
Bisa, terutama jika menggunakan telur segar dan teknik memasukkan telur dengan perlahan.
4. Poached egg cocok disajikan dengan menu apa saja?
Poached egg cocok untuk toast, salad, ramen, nasi, atau menu sarapan sehat lainnya.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489115/original/086729200_1769826254-lalisa3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490635/original/015467000_1770018615-gambar__5_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490589/original/083243800_1770017053-gambar__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490336/original/098086600_1770008327-as.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490227/original/005834600_1770002805-SAM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490637/original/091796900_1770018980-nicola_peltz.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5338217/original/075517700_1756967700-ss.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5214334/original/000919900_1746760852-Gemini_Generated_Image_mdr774mdr774mdr7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490208/original/019300500_1770002523-56fb4f6a-a120-49e4-ac30-9eac256d9a0c.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490576/original/000054700_1770016226-menu_makan_anak__4_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490568/original/097169200_1770016022-WhatsApp_Image_2026-01-30_at_16.36.27.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4984171/original/063267400_1730185598-IMG-20230227-WA0052-617450006.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5350683/original/045639900_1758005379-Gemini_Generated_Image_v8xji0v8xji0v8xj__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490326/original/015470100_1770007781-Sambal_Matah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490446/original/063175300_1770011701-SnapInsta-Ai_3822142051438394029.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490512/original/082894200_1770013698-Gemini_Generated_Image_yg3jxcyg3jxcyg3j.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5261773/original/081492900_1750688155-young-happy-businesswoman-eating-break-office.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490508/original/090232600_1770013669-central_springbed_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490297/original/019286600_1770006932-ikan_kembung__4_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490177/original/090418100_1770001564-AP26033005917016.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5373357/original/048602800_1759820171-SnapInsta.to_560669028_18535972480043602_4721668802629419488_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5414818/original/029407400_1763352077-ATK_BOLA_Byon_Combat_Showbiz_6.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5371768/original/035487700_1759720376-2024-04-09.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5355547/original/062886800_1758342840-Poster___Apple_Artwork_-_VOS_Jalinan_Terlarang_-_Poster_PertamaLandscape.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,45,600,0)/kly-media-production/medias/5405283/original/043379500_1762433088-Rinanda_Aprillya_Maharani__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5390488/original/063405100_1761278709-Premier_League_2025-26_ATK_BOLA__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5373631/original/044574800_1759826535-unnamed__57_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/949101/original/010743900_1438935429-js3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5376791/original/062457500_1760024376-Screenshot_2025-10-09_223604.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5378660/original/056383000_1760269796-WhatsApp_Image_2025-10-12_at_09.28.26.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5377166/original/066367600_1760078929-MixCollage-10-Oct-2025-01-47-PM-5603.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4197597/original/080031300_1666234834-248444520_240009231493776_5687203792293197714_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5132032/original/043302500_1739436053-WhatsApp_Image_2025-02-13_at_15.07.07.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5371305/original/003419200_1759646163-Pertaruhan_The_Series_3_-_Poster.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5387021/original/037655400_1761029122-photo-collage.png__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2321342/original/006886300_1533604891-098269700_1448861796-gili_trawangan1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3558580/original/014125500_1630551817-29cccc00ef6aae3e8e27a0e76869f777.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5389601/original/073125400_1761204287-Stasiun_Madiun.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5373638/original/073692000_1759826729-2.jpg)