Cara Membuat Keripik Daun Bayam Tanpa Tepung Tebal, Krispi dan Gurih Alami

3 days ago 17

Liputan6.com, Jakarta - Keripik daun bayam kini semakin diminati karena rasanya gurih alami dan kandungan gizinya yang relatif terjaga. Berbeda dari keripik bayam dengan balutan tepung tebal, versi berlapis tipis lebih disukai karena rasa bayam tetap dominan, teksturnya ringan, dan cocok dikonsumsi oleh semua usia.

Tantangan utama membuat keripik bayam adalah penggunaan tepung berlebih yang menutupi rasa asli, membuat keripik berminyak, dan cepat melempem. Dengan teknik pengolahan yang tepat—mulai dari pemilihan daun, jenis tepung, hingga suhu minyak, keripik daun bayam tetap bisa renyah meski hanya menggunakan lapisan tipis, dan mudah dibuat di rumah tanpa peralatan khusus.

Berikut Liputan6.com telah merangkum dari berbagai sumber pada Jumat (30/1) terkait cara membuat keripik daun bayam tanpa tepung tebal secara lengkap dan praktis. Berikut selengkapnya.

1. Pilih Daun Bayam yang Tepat dan Segar

Pemilihan daun bayam menjadi langkah awal yang sangat menentukan kualitas keripik yang dihasilkan. Gunakan daun bayam yang masih muda, segar, dan tidak terlalu tebal agar mudah kering saat digoreng. Daun yang terlalu tua biasanya memiliki serat kasar dan sulit menghasilkan tekstur renyah.

Daun bayam segar memiliki warna hijau cerah dan tidak layu, sehingga tampilan keripik lebih menarik setelah matang. Hindari daun yang berlubang, sobek, atau terkena hama karena akan memengaruhi hasil akhir. Kualitas bahan dasar yang baik akan sangat terasa pada rasa dan kerenyahan keripik.

Ukuran daun juga sebaiknya seragam agar tingkat kematangannya merata. Daun yang terlalu besar bisa dipotong dua agar lebih mudah digoreng. Langkah sederhana ini sering diabaikan, padahal berpengaruh besar pada hasil keripik.

2. Cuci dan Keringkan Daun Bayam Secara Menyeluruh

Daun bayam harus dicuci bersih menggunakan air mengalir untuk menghilangkan kotoran dan sisa tanah. Proses pencucian dilakukan dengan lembut agar daun tidak robek dan tetap utuh. Setelah itu, tiriskan hingga air benar-benar turun.

Pengeringan daun bayam menjadi tahap krusial dalam pembuatan keripik tanpa tepung tebal. Daun yang masih basah akan membuat adonan tidak menempel merata dan menyebabkan minyak mudah meletup. Selain itu, air yang tersisa akan membuat keripik sulit kering dan cepat lembek.

Gunakan lap bersih atau spinner untuk memastikan daun bayam benar-benar kering sebelum diproses. Semakin kering daun, semakin cepat keripik menjadi krispi saat digoreng. Tahap ini tidak boleh dilewati jika ingin hasil maksimal.

3. Gunakan Adonan Tepung Super Tipis

Kunci utama keripik bayam tanpa tepung tebal adalah adonan yang sangat encer dan ringan. Gunakan sedikit tepung beras atau maizena yang dicampur air hingga teksturnya cair seperti susu. Adonan ini berfungsi hanya sebagai lapisan tipis, bukan pelapis utama.

Tambahkan bumbu sederhana seperti bawang putih halus, ketumbar bubuk, dan sedikit garam agar rasa tetap gurih alami. Hindari penggunaan telur atau tepung terigu karena akan membuat lapisan menjadi tebal dan berat. Aduk adonan hingga benar-benar halus tanpa gumpalan.

Konsistensi adonan harus cukup encer agar hanya menempel tipis di permukaan daun. Saat dicelupkan, serat daun bayam masih terlihat jelas. Inilah ciri adonan yang tepat untuk keripik bayam ringan dan renyah.

4. Teknik Melapisi Daun Bayam agar Tidak Tebal

Pelapisan daun bayam sebaiknya dilakukan satu per satu untuk mengontrol ketebalan adonan. Celupkan daun ke dalam adonan, lalu angkat dan biarkan adonan menetes dengan sendirinya. Jangan langsung menggoreng jika adonan masih menumpuk.

Jika perlu, kibaskan daun secara perlahan agar sisa adonan jatuh. Teknik ini membantu menghasilkan lapisan yang sangat tipis dan merata. Semakin tipis lapisan, semakin cepat keripik matang dan renyah.

Hindari mencelupkan banyak daun sekaligus karena adonan akan menggumpal dan tidak merata. Pelapisan yang rapi membuat keripik lebih cantik dan ringan. Cara ini juga membantu menghemat penggunaan tepung.

5. Panaskan Minyak dengan Suhu yang Tepat

Minyak harus dipanaskan terlebih dahulu hingga benar-benar panas sebelum daun bayam dimasukkan. Suhu minyak yang tepat membuat adonan langsung mengering dan tidak menyerap minyak berlebih. Jika minyak kurang panas, keripik akan lembek dan berminyak.

Gunakan api sedang agar suhu minyak stabil selama proses menggoreng. Minyak yang terlalu panas akan membuat daun cepat gosong dan terasa pahit. Menjaga suhu adalah kunci kerenyahan keripik bayam.

Jumlah minyak sebaiknya cukup banyak agar daun terendam dan matang merata. Minyak yang bersih juga memengaruhi rasa dan warna keripik. Gunakan minyak baru atau yang masih jernih untuk hasil terbaik.

6. Goreng Daun Bayam Secara Bertahap

Masukkan daun bayam ke dalam minyak panas satu per satu agar tidak saling menempel. Proses ini membantu keripik matang merata dan tidak menggumpal. Jangan menggoreng terlalu banyak daun sekaligus.

Goreng daun bayam dalam waktu singkat sambil dibalik perlahan hingga warnanya berubah lebih tua dan teksturnya kaku. Proses ini biasanya hanya membutuhkan beberapa detik saja. Menggoreng terlalu lama akan membuat rasa pahit.

Setelah matang, angkat dan tiriskan menggunakan saringan. Biarkan minyak menetes sempurna sebelum dipindahkan. Cara ini membantu mengurangi kandungan minyak pada keripik.

7. Dinginkan Keripik Sebelum Disimpan

Keripik bayam yang baru digoreng harus dibiarkan dingin terlebih dahulu sebelum disimpan. Uap panas yang terperangkap akan membuat keripik cepat melempem jika langsung ditutup. Proses pendinginan membantu mengunci kerenyahan.

Susun keripik secara menyebar agar udara dapat mengalir dengan baik. Jangan menumpuk keripik saat masih panas. Tahap ini sering dianggap sepele, padahal sangat menentukan daya tahan keripik.

Setelah dingin, keripik akan terasa lebih kering dan ringan. Tekstur krispi akan semakin maksimal setelah suhu turun sepenuhnya. Keripik pun siap dikemas atau disajikan.

8. Simpan dengan Cara yang Benar agar Tahan Lama

Gunakan wadah kedap udara untuk menyimpan keripik bayam agar tidak terkena kelembapan. Toples kaca atau plastik food grade sangat disarankan. Pastikan wadah dalam kondisi kering sebelum digunakan.

Simpan keripik di tempat sejuk dan tidak terkena sinar matahari langsung. Hindari area dapur yang lembap karena dapat merusak kerenyahan. Dengan penyimpanan tepat, keripik bisa tahan beberapa hari.

Untuk keperluan jualan, gunakan kemasan plastik tebal dengan tambahan silica gel. Cara ini membantu menjaga kualitas keripik lebih lama. Keripik bayam pun tetap renyah saat sampai ke tangan konsumen.

Pertanyaan Umum yang Sering Diajukan

1. Apakah keripik bayam tanpa tepung tetap renyah?

Ya, jika daun benar-benar kering dan adonan digunakan sangat tipis.

2. Tepung apa yang paling cocok digunakan?

Tepung beras atau maizena karena hasilnya lebih ringan dan krispi.

3. Kenapa keripik bayam cepat lembek?

Biasanya karena minyak kurang panas atau keripik disimpan saat masih hangat.

4. Apakah keripik bayam ini cocok untuk jualan?

Sangat cocok karena tampilannya ringan, rasanya alami, dan lebih sehat.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |