Bagaimana Alfa Arbutin Mencerahkan Kulit? Begini Penjelasan Dermatolog

1 month ago 63

Liputan6.com, Jakarta - Alfa arbutin adalah senyawa kimia sintetis yang digunakan dalam produk kosmetik. Senyawa ini dianggap lebih lembut di kulit dibandingkan dengan hidrokuinon, agen pencerah kulit yang sudah dikenal luas namun kontroversial.

Mengutip Women’s Health, Rabu, 6 Agustus 2025, hidrokuinon sangat efektif dalam melawan bintik hitam, tetapi memiliki reputasi buruk selama bertahun-tahun. Alasan pertama karena senyawa itu dapat mengiritasi, dan menggunakannya secara tidak benar atau terlalu lama dapat merusak sel-sel kulit secara permanen atau menyebabkan perubahan warna kulit kebiruan-hitam yang disebut okronosis.

Anthony Rossi, MD, rekan dari American Academy of Dermatology dan pendiri Dr Rossi Derm MD Skincare menjelaskan, "Bahan tersebut juga ditemukan dalam produk-produk yang tidak diatur dan diformulasikan dengan buruk. Bahan itu mengandung zat-zat beracun seperti merkuri."

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa hidrokuinon dapat menyebabkan kanker pada tikus ketika diberikan secara oral dalam dosis yang sangat tinggi. Mengingat kekhawatiran keamanan ini, Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) melarang penjualan hidrokuinon dalam kosmetik bebas sebagai bagian dari undang-undang CARES pada 2020.

Hal ini menjadikan alfa arbutin sebagai alternatif yang menarik. Efektivitasnya pun serupa. Bahkan, bahan ini dibuat di laboratorium untuk meniru fungsi hidrokuinon secara spesifik dan umumnya dianggap aman digunakan dalam produk-produk yang dijual di toko seperti krim dan serum.

Apa Manfaat Alfa Arbutin Bagi Kulit?

Sabrina Fabi, MD, dokter kulit bersertifikat di Cosmetic Laser Dermatology di San Diego, menjelaskan, "Alfa arbutin membantu mencerahkan bintik hitam dengan secara bertahap. Alfa arbutin juga menghambat aktivitas tirosinase, enzim yang berperan penting dalam produksi melanin di kulit kita."

Marisa Plescia, wakil presiden Society of Cosmetic Chemists dan pendiri FemChem Beauty, sebuah perusahaan konsultan kimia kosmetik juga menambahkan, "Hal ini berlaku jika Anda mengalami bintik penuaan."

Ia melanjutkan, "Bintik ini yaitu perubahan warna kulit yang terbentuk ketika sinar ultraviolet matahari merusak beberapa sel kulit. Dengan menghambat aktivitas enzim tersebut, alfa arbutin dapat membantu Anda mendapatkan warna kulit yang lebih merata dan cerah." Secara teori, penggunaan bahan ini dapat membantu melindungi kulit dari paparan radikal bebas, yang menyebabkan stres oksidatif, penuaan dini, dan masalah kulit lainnya.

Apakah Alfa Arbutin Memiliki Efek Samping?

Kabar baiknya adalah alfa arbutin umumnya dianggap sebagai bahan yang lembut sehingga kecil kemungkinannya menyebabkan iritasi atau efek samping negatif lainnya, apa pun jenis kulitnya. Plescia mengatakan, "Alfa arbutin selalu disebut-sebut sebagai bentuk hidrokuinon yang lebih lembut dan aman."

Meskipun alfa arbutin lembut, sebaiknya lakukan uji tempel pada area kecil kulit sebelum menggunakan bahan baru ke dalam rutinitas Anda. Jika Anda memiliki kondisi kulit seperti eksim atau psoriasis, hindari penggunaan bahan tersebut pada area yang sedang meradang untuk mencegah iritasi.

Ibu hamil dan menyusui juga sebaiknya menghindari bahan tersebut karena belum diketahui pasti apakah paparan alfa arbutin berdampak pada kesehatan bayi. Dr. Delgado mengatakan, "Tidak ada yang benar-benar mau melakukan penelitian pada ibu hamil, karena biayanya mahal dan berpotensi berbahaya. Jadi ini hanya tindakan pencegahan."

Bagaimana Cara Menggunakan Alfa Arbutin?

Seperti halnya banyak bahan pencerah kulit, alfa arbutin terkadang disalahpahami sebagai "pemutihan" kulit. Sebenarnya tidak demikian. Pemutihan kulit yang sesungguhnya melibatkan kerusakan permanen atau penghancuran sel-sel kulit yang memproduksi melanin, yang disebut melanosit. Di sisi lain, alfa arbutin bekerja jauh lebih lembut dengan mengurangi aktivitas enzim yang terlibat dalam produksi melanin secara bertahap.

Langkah pertama untuk memasukkan alfa arbutin ke dalam rutinitas perawatan kulit Anda adalah mengetahui cara menemukannya di toko karena umumnya tidak digunakan sebagai satu-satunya bahan aktif dalam produk. Hal ini sebagian disebabkan oleh sifatnya yang tidak stabil jika tidak diformulasikan atau disimpan dengan benar, yang berarti efeknya dapat berkurang seiring waktu.

Alfa arbutin sering digunakan bersamaan dengan bahan pencerah kulit lainnya seperti niasinamida, asam kojic, vitamin C, dan retinol. Dr. Rossi mengatakan, "Alfa arbutin bukan pahlawan yang berdiri sendiri, melainkan aktor pendukung."

Saat berbelanja, Anda mungkin akan menemukan alpha arbutin pada label komposisi berbagai serum, krim, dan bahkan beberapa toner. Jadi, sebaiknya gunakan setelah membersihkan wajah, tetapi sebelum menggunakan pelembap agar kandungannya terserap dengan baik ke dalam kulit.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |