9 Bumbu Dapur yang Harus Dimiliki karena Jadi Kunci Cita Rasa Masakan

5 days ago 26

Liputan6.com, Jakarta - Bumbu dapur adalah kunci utama kelezatan masakan rumahan. Tanpa bumbu yang lengkap, rasa masakan sering terasa kurang nendang meski bahan utamanya berkualitas. Banyak orang baru menyadari pentingnya stok bumbu dapur saat ingin memasak cepat dan praktis. Padahal, dengan bumbu dasar yang tepat, berbagai menu bisa diolah tanpa ribet.

Memiliki bumbu dapur yang harus dimiliki juga membantu menghemat waktu dan biaya memasak. Kamu tidak perlu sering belanja mendadak hanya untuk satu bahan. Selain itu, bumbu dapur yang lengkap membuat menu harian lebih variatif dan tidak membosankan. Liputan6 merangkum sembilan bumbu dapur wajib yang hampir selalu dipakai dalam masakan Indonesia. Bumbu-bumbu ini sebaiknya selalu tersedia di dapur.

1. Bawang Merah

Bawang merah adalah bumbu dapur yang hampir selalu digunakan dalam masakan Nusantara. Aromanya memberikan rasa gurih dan manis alami pada tumisan. Bawang merah juga sering menjadi dasar bumbu halus berbagai masakan. Tanpa bawang merah, cita rasa masakan terasa kurang lengkap.

Selain ditumis, bawang merah juga sering digunakan mentah sebagai pelengkap. Irisan bawang merah menambah aroma segar pada sambal dan soto. Bumbu dapur ini mudah disimpan dan tahan cukup lama. Tidak heran jika bawang merah termasuk bumbu wajib di dapur.

2. Bawang Putih

Bawang putih dikenal sebagai bumbu dapur serbaguna dengan aroma khas. Fungsinya tidak hanya menambah rasa, tetapi juga menghilangkan bau amis pada bahan makanan. Hampir semua masakan gurih membutuhkan bawang putih sebagai dasar. Mulai dari tumisan hingga sup, bawang putih selalu hadir.

Bawang putih bisa digunakan dalam bentuk segar atau dihaluskan. Selain untuk memasak, bawang putih juga dikenal memiliki manfaat kesehatan. Penyimpanannya cukup mudah jika disimpan di tempat kering. Inilah alasan bawang putih wajib dimiliki di dapur.

3. Cabai

Cabai menjadi bumbu dapur favorit bagi pecinta pedas. Rasanya yang pedas mampu meningkatkan selera makan. Cabai juga membuat masakan terasa lebih hidup dan berkarakter. Tingkat kepedasan bisa disesuaikan dengan selera.

Cabai tersedia dalam berbagai jenis seperti cabai merah, rawit, dan cabai hijau. Masing-masing memberi sensasi rasa yang berbeda. Cabai bisa disimpan segar atau diolah menjadi sambal. Bumbu dapur ini hampir tidak pernah absen dari dapur Indonesia.

4. Garam

Garam adalah bumbu dapur paling dasar dalam memasak. Fungsinya untuk menonjolkan rasa alami bahan makanan. Tanpa garam, masakan akan terasa hambar. Oleh karena itu, garam selalu menjadi bumbu utama.

Garam juga digunakan dalam proses pengawetan makanan. Takaran garam yang tepat sangat menentukan hasil masakan. Garam mudah disimpan dan tahan lama. Bumbu dapur ini wajib selalu tersedia.

5. Gula

Gula berfungsi menyeimbangkan rasa asin dan pedas dalam masakan. Dalam masakan Indonesia, gula sering digunakan untuk menciptakan rasa manis gurih. Gula pasir dan gula merah adalah dua jenis yang paling umum digunakan. Keduanya memberi karakter rasa berbeda.

Gula juga membantu memperkuat cita rasa bumbu lain. Penggunaannya harus tepat agar tidak mendominasi rasa. Sebagai bumbu dapur, gula sangat fleksibel untuk berbagai menu. Mulai dari tumisan hingga sambal.

6. Kecap Manis

Kecap manis merupakan bumbu dapur khas Indonesia. Rasanya yang manis dan gurih cocok untuk berbagai masakan. Kecap sering digunakan pada tumisan, semur, dan nasi goreng. Warnanya juga memberi tampilan masakan lebih menarik.

Selain rasa, kecap manis menambah aroma khas pada masakan. Penggunaannya cukup sedikit tetapi berdampak besar. Kecap manis mudah disimpan dan tahan lama. Bumbu ini hampir selalu ada di dapur rumah tangga.

7. Minyak Goreng

Minyak goreng adalah bumbu dapur yang berfungsi sebagai media memasak. Hampir semua teknik memasak membutuhkan minyak. Mulai dari menumis, menggoreng, hingga membuat sambal. Tanpa minyak, proses memasak menjadi terbatas.

Jenis minyak goreng pun beragam, seperti minyak sawit dan minyak kelapa. Pemilihan minyak memengaruhi rasa dan kesehatan masakan. Minyak goreng sebaiknya disimpan di tempat tertutup rapat. Bumbu dapur ini wajib tersedia setiap hari.

8. Ketumbar

Ketumbar adalah bumbu dapur kering yang sering digunakan dalam masakan tradisional. Aromanya khas dan memberikan rasa hangat. Ketumbar sering digunakan dalam bumbu halus untuk ayam, ikan, dan daging. Rasanya memperkaya cita rasa masakan.

Ketumbar bisa digunakan utuh atau dihaluskan. Bumbu ini juga membantu mengurangi bau amis. Penyimpanannya cukup praktis dan tahan lama. Ketumbar termasuk bumbu penting di dapur.

9. Merica atau Lada

Merica memberikan rasa pedas hangat yang berbeda dari cabai. Bumbu dapur ini sering digunakan pada sup dan tumisan. Merica membantu memperkuat rasa gurih masakan. Sedikit saja sudah memberi efek besar.

Merica tersedia dalam bentuk butiran atau bubuk. Keduanya sama-sama praktis digunakan. Merica juga membantu menghangatkan tubuh. Bumbu dapur ini sebaiknya selalu ada di dapur.

Pertanyaan Seputar Bumbu Dapur

1. Apa saja bumbu dapur paling penting untuk pemula?

Bumbu dapur paling penting untuk pemula adalah bawang merah, bawang putih, garam, gula, dan minyak goreng.

2. Apakah bumbu dapur kering lebih awet?

Bumbu dapur kering umumnya lebih awet jika disimpan di tempat kering dan tertutup rapat.

3. Berapa lama bumbu dapur bisa disimpan?

Umur simpan bumbu dapur tergantung jenisnya, bumbu kering bisa tahan berbulan-bulan.

4. Apakah bumbu dapur wajib disimpan di kulkas?

Tidak semua bumbu dapur perlu kulkas, hanya bumbu segar tertentu agar lebih tahan lama.

5. Bagaimana cara menyimpan bumbu dapur agar tidak cepat rusak?

Simpan bumbu dapur di wadah tertutup, kering, dan terhindar dari sinar matahari langsung.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |