8 Rekomendasi Tempat Makan Sate Padang di Jogja 2026, Beda Tempat Beda Rasa

1 day ago 5

Liputan6.com, Jakarta - Jogja kembali menegaskan posisinya sebagai kota kuliner yang tak pernah kehabisan cerita, termasuk untuk hidangan khas Minangkabau yang selalu memancing antrean panjang, yakni sate Padang dengan kuah kental berempah yang menjadi ciri khasnya.

Di tengah menjamurnya rumah makan Padang dan warung sate di berbagai sudut kota, perbedaan racikan kuah, jenis daging, hingga teknik pembakaran membuat setiap tempat memiliki karakter rasa yang tidak bisa disamakan satu sama lain.

Memasuki 2026, sejumlah tempat sate Padang di Jogja terbukti tetap bertahan dan bahkan semakin ramai, bukan karena tren sesaat, melainkan karena konsistensi rasa yang membuat pelanggan kembali datang, sekaligus memicu rasa penasaran pengunjung baru.

1. Sate Padang Rang Mudo, Favorit dengan Kuah Pekat Berempah di Sleman

Sate Padang Rang Mudo dikenal luas sebagai salah satu destinasi kuliner Minang yang paling stabil kualitasnya di wilayah Sleman, terutama karena kuah sate yang kental dengan aroma rempah yang langsung terasa sejak suapan pertama.

Proses penyajian di tempat ini dilakukan secara bertahap, mulai dari pembakaran sate yang matang merata hingga penyiraman kuah panas yang menjaga tekstur daging tetap empuk tanpa kehilangan sensasi gurih khas Padang.

Konsistensi rasa yang terjaga dari waktu ke waktu membuat Rang Mudo tidak hanya ramai pelanggan lokal, tetapi juga sering menjadi tujuan utama wisatawan yang mencari sate Padang dengan karakter kuat dan berimbang.

Alamat: Jl. Affandi, CC XII No.24, Soropadan, Condongcatur, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55281

2. Sate Padang Asli Kyai Mojo, Pilihan Praktis dengan Rasa Stabil

Berlokasi di kawasan Kyai Mojo, Sate Padang Asli menjadi alternatif bagi pencinta sate Padang yang menginginkan cita rasa autentik dengan harga terjangkau dan akses yang mudah dijangkau dari pusat kota.

Racikan kuah di tempat ini cenderung ringan namun tetap kaya rempah, sehingga cocok dinikmati oleh berbagai kalangan, termasuk mereka yang baru pertama kali mencoba sate Padang.

Alur penyajiannya yang cepat dan konsisten menjadikan tempat ini sering dipilih sebagai solusi makan siang atau makan malam tanpa harus menunggu terlalu lama.

Alamat: Jl. Kyai Mojo No.117 B, Tegalrejo, Kec. Tegalrejo, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55244

3. Sate Padang Bang Kumis Batusangkar, Karakter Pedas yang Menonjol

Nama Bang Kumis Batusangkar identik dengan karakter kuah sate yang lebih pedas dan tajam, memberikan sensasi berbeda dibandingkan sate Padang pada umumnya di Jogja.

Daging sate disiapkan dengan teknik rebus dan bakar yang presisi sehingga tetap lembut, lalu disiram kuah panas yang langsung meresap hingga ke serat daging.

Perpaduan pedas, gurih, dan aroma rempah yang dominan menjadikan tempat ini memiliki basis pelanggan loyal yang terus bertambah setiap tahunnya.

Alamat: Jl. Menteri Supeno No.12C, Sorosutan, Kec. Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55162

4. Sate Padang Otentik Uda Yunus, Rasa Tradisional yang Konsisten

Sate Padang Otentik Uda Yunus dikenal sebagai salah satu pionir sate Padang di Jogja yang mempertahankan gaya penyajian tradisional khas Sumatera Barat.

Kuah sate di tempat ini memiliki tekstur kental dengan warna cokelat kemerahan yang menggambarkan dominasi rempah, sekaligus memberikan rasa gurih yang bertahan lama di lidah.

Jam buka yang cenderung sore hingga malam justru membuat tempat ini sering menjadi tujuan utama untuk makan malam, terutama bagi penikmat sate Padang dengan rasa klasik.

Alamat: Jl. Kapten Piere Tendean No.42, Wirobrajan, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55252

5. Sate Padang Pariaman Mak Etek, Alternatif Otentik di Wilayah Bantul

Sate Padang Pariaman Mak Etek hadir sebagai salah satu pilihan sate Padang yang konsisten mempertahankan karakter rasa khas Pariaman, terutama pada kuah yang lebih cair namun tetap kaya rempah dan aroma.

Proses penyajian dilakukan secara berurutan, dimulai dari pemanasan kuah hingga pembakaran sate yang singkat namun merata, sehingga tekstur daging tetap empuk saat disajikan.

Keberadaan tempat ini di wilayah Bantul membuatnya kerap menjadi tujuan pencinta kuliner Minang yang ingin menikmati sate Padang dengan nuansa rasa berbeda dari pusat kota Jogja.

Alamat: Jl. Sonosewu No.4, Sonosewu, Ngestiharjo, Kec. Kasihan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55184

6. Sate Padang Ajo Gito, Pendatang Baru dengan Reputasi Cepat Naik

Meski tergolong baru, Sate Padang Ajo Gito berhasil mencuri perhatian berkat rasa kuah yang kuat dan penyajian yang konsisten sejak awal pembukaan.

Daging sate dipotong dalam ukuran proporsional dan dibakar hingga menghasilkan aroma asap yang berpadu dengan kuah panas berempah.

Reputasi yang tumbuh cepat menunjukkan bahwa kualitas rasa tetap menjadi faktor utama dalam persaingan kuliner sate Padang di Jogja.

Alamat: Badran JT.1/930, RT.38/RW.09, Bumijo, Kec. Jetis, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta

7. Padang Pariaman’s Satay Ajo Paris, Sentuhan Khas Pesisir Barat

Ajo Paris menghadirkan gaya sate Padang Pariaman dengan kuah yang cenderung lebih ringan namun kaya aroma, mencerminkan karakter kuliner pesisir Sumatera Barat.

Tahapan penyajian dilakukan secara sederhana, namun fokus pada kesegaran sate dan kuah yang selalu disajikan dalam kondisi panas.

Ciri khas ini menjadikan Ajo Paris sebagai pilihan bagi penikmat sate Padang yang mencari rasa berbeda dari versi Batusangkar.

Alamat: Jl. Ringin Raya No.10, Ngringin, Condongcatur, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55281

8. Sate Padang Batusangka, Rasa Kuat dengan Ciri Rempah Pekat

Sate Padang Batusangka menawarkan karakter kuah yang pekat dan intens, dengan rasa rempah yang langsung terasa sejak suapan pertama.

Daging sate diproses melalui tahapan perebusan lama sebelum dibakar, menghasilkan tekstur empuk yang berpadu sempurna dengan kuah kental.

Keunikan rasa ini membuat Batusangka sering direkomendasikan bagi pencinta sate Padang dengan preferensi rasa yang berani dan kuat.

Alamat: Kaliurang St No.6, RW.40, Manggung, Caturtunggal, Depok, Sleman Regency, Special Region of Yogyakarta 55281

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Sate Padang di Jogja (People Also Ask)

1. Apa yang membuat sate Padang di Jogja berbeda-beda rasanya?

Perbedaan berasal dari racikan kuah, komposisi rempah, jenis daging, dan teknik memasak yang digunakan masing-masing penjual.

2. Kapan waktu terbaik menikmati sate Padang di Jogja?

Sebagian besar warung sate Padang buka sore hingga malam, sehingga waktu terbaik adalah menjelang malam saat sate disajikan dalam kondisi paling segar.

3. Apakah semua sate Padang menggunakan daging sapi?

Mayoritas menggunakan daging sapi, lidah, atau jeroan, meskipun beberapa tempat juga menyediakan variasi tertentu sesuai permintaan.

4. Apakah sate Padang di Jogja cocok untuk wisatawan?

Ya, banyak tempat sate Padang di Jogja berada di lokasi strategis dan menawarkan rasa yang mudah diterima berbagai kalangan.

5. Mengapa sate Padang tetap populer di Jogja hingga 2026?

Konsistensi rasa, harga terjangkau, dan keunikan kuah menjadi alasan utama sate Padang terus diminati di tengah persaingan kuliner.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |