7 Cara Membuat Stok Sambal untuk Bulan Puasa 2026, Lengkap dengan Resep dan Trik Penyimpanan

1 day ago 5

Liputan6.com, Jakarta - Menjelang bulan puasa 2026, kebutuhan akan stok makanan praktis kembali meningkat. Salah satu pelengkap yang hampir selalu hadir saat sahur dan berbuka adalah sambal. Perannya bukan sekadar penambah rasa pedas, tetapi juga penentu selera makan ketika menu harian terasa sederhana.

Di sisi lain, sambal dikenal mudah basi jika salah diolah atau disimpan. Perubahan aroma, rasa yang asam, hingga munculnya jamur kerap menjadi masalah yang membuat stok sambal berakhir sia-sia. Padahal, dengan teknik yang tepat, sambal justru bisa disiapkan sejak awal Ramadan dan digunakan dalam jangka waktu panjang.

Berbagai metode pembuatan sambal tahan lama kini semakin dikenal, mulai dari pemilihan bahan, proses memasak bertahap, hingga cara penyimpanan yang benar. Berikut tujuh cara membuat stok sambal untuk bulan puasa 2026, lengkap dengan resep, langkah pembuatan, dan trik penyimpanannya.

1. Sambal Bawang Tumis Minyak Panas untuk Stok Sahur

Bahan:

  • 250 gram cabai rawit merah
  • 6 siung bawang putih
  • 1 sdt garam
  • ½ sdt gula
  • 200 ml minyak goreng

Cara Membuat:

  1. Cuci bersih cabai rawit merah dan bawang putih, lalu tiriskan hingga benar-benar kering agar tidak memicu cipratan minyak saat proses memasak.
  2. Ulek cabai dan bawang putih secara kasar. Tekstur tidak perlu terlalu halus agar sambal tetap bertekstur dan tidak mudah berair.
  3. Panaskan minyak goreng dalam wajan dengan api sedang hingga benar-benar panas dan tampak beriak.
  4. Tuangkan minyak panas langsung ke dalam ulekan sambil diaduk perlahan hingga aroma bawang keluar.
  5. Tambahkan garam dan gula, lalu aduk kembali hingga bumbu tercampur rata.
  6. Pindahkan sambal ke wajan dan masak kembali dengan api kecil selama 5–7 menit hingga minyak naik ke permukaan.
  7. Matikan api dan biarkan sambal dingin sebelum disimpan.

Trik Penyimpanan: Simpan sambal dalam wadah kaca tertutup rapat. Pastikan sambal terendam minyak agar tahan hingga 2–3 minggu di kulkas.

2. Sambal Terasi Matang dengan Teknik Pengeringan Bertahap

Bahan:

  • 200 gram cabai merah keriting
  • 50 gram cabai rawit
  • 1 papan terasi bakar
  • 4 siung bawang merah
  • Garam secukupnya
  • Minyak goreng secukupnya

Cara Membuat:

  1. Sangrai terasi hingga kering dan harum, lalu sisihkan.
  2. Cuci cabai dan bawang merah, tiriskan hingga tidak ada air tersisa.
  3. Haluskan cabai, bawang merah, dan terasi sangrai hingga tercampur rata.
  4. Panaskan sedikit minyak di wajan, masukkan sambal halus, lalu masak dengan api kecil.
  5. Aduk sambal secara berkala agar tidak gosong dan matang merata.
  6. Masak hingga warna sambal lebih gelap, tekstur mengental, dan minyak terpisah.
  7. Angkat sambal dan biarkan dingin sebelum disimpan.

Trik Penyimpanan: Biarkan sambal benar-benar dingin sebelum masuk wadah. Gunakan sendok kering setiap kali mengambil sambal agar tidak cepat basi.

3. Sambal Kecombrang Tumis untuk Aroma Lebih Tahan Lama

Bahan:

  • 150 gram cabai merah
  • 5 bunga kecombrang, iris halus
  • 4 siung bawang merah
  • 1 sdt garam
  • ½ sdt gula
  • Minyak goreng secukupnya

Cara Membuat:

  1. Cuci bersih cabai, bawang merah, dan kecombrang, lalu tiriskan.
  2. Iris tipis kecombrang dan buang bagian kerasnya.
  3. Haluskan cabai dan bawang merah hingga lembut.
  4. Panaskan minyak dalam wajan, tumis sambal halus hingga harum.
  5. Masukkan irisan kecombrang, aduk hingga tercampur rata.
  6. Masak dengan api kecil sampai sambal matang dan minyak mulai keluar.
  7. Koreksi rasa, lalu angkat dan dinginkan.

Trik Penyimpanan: Simpan sambal dalam wadah kecil agar tidak sering dibuka-tutup. Sambal kecombrang bisa bertahan hingga 10 hari di kulkas.

4. Sambal Ijo Padang dengan Minyak Berlimpah

Bahan:

  • 250 gram cabai hijau
  • 6 siung bawang merah
  • 2 siung bawang putih
  • Garam secukupnya
  • 250 ml minyak goreng

Cara Membuat:

  1. Cuci cabai hijau, bawang merah, dan bawang putih hingga bersih.
  2. Rebus semua bahan selama 3–5 menit hingga layu, lalu tiriskan.
  3. Haluskan bahan secara kasar agar tekstur khas sambal ijo tetap terjaga.
  4. Panaskan minyak dalam jumlah banyak di wajan.
  5. Masukkan sambal halus ke minyak panas, aduk perlahan.
  6. Masak hingga sambal matang dan minyak terpisah.
  7. Tambahkan garam, aduk rata, lalu angkat dan dinginkan.

Trik Penyimpanan: Pastikan sambal selalu terendam minyak. Simpan di kulkas dan ambil secukupnya saat akan disajikan.

5. Sambal Tomat Masak Lama agar Tidak Cepat Asam

Bahan:

  • 200 gram cabai merah
  • 3 buah tomat merah
  • 5 siung bawang merah
  • Garam dan gula secukupnya

Cara Membuat:

  1. Cuci cabai, tomat, dan bawang merah hingga bersih.
  2. Potong tomat agar lebih mudah dihaluskan.
  3. Haluskan semua bahan hingga lembut.
  4. Masukkan sambal ke wajan tanpa minyak.
  5. Masak dengan api kecil hingga air tomat menyusut.
  6. Tambahkan sedikit minyak, aduk rata.
  7. Masak hingga sambal kental dan matang sempurna.
  8. Angkat dan dinginkan.

Trik Penyimpanan: Simpan dalam wadah tertutup rapat dan hindari penggunaan sendok basah. Sambal bisa tahan 7–10 hari.

6. Sambal Cabai Kering untuk Stok Jangka Panjang

Bahan:

  • 150 gram cabai kering
  • 4 siung bawang putih
  • Garam secukupnya
  • Minyak secukupnya

Cara Membuat:

  1. Rendam cabai kering dalam air panas selama 15–20 menit hingga lunak.
  2. Tiriskan dan buang air rendamannya.
  3. Haluskan cabai kering dan bawang putih hingga lembut.
  4. Panaskan minyak dengan api kecil.
  5. Masukkan sambal halus, aduk perlahan.
  6. Masak hingga sambal benar-benar kering dan berminyak.
  7. Pastikan tidak ada uap air sebelum diangkat.

Trik Penyimpanan: Simpan di wadah kedap udara. Sambal cabai kering dapat bertahan hingga satu bulan di kulkas.

7. Sambal Dasar Merah Serbaguna untuk Berbagai Menu

Bahan:

  • 500 gram cabai merah
  • 10 siung bawang merah
  • 5 siung bawang putih
  • Garam secukupnya
  • Minyak goreng secukupnya

Cara Membuat:

  1. Cuci bersih semua bahan dan tiriskan.
  2. Haluskan cabai, bawang merah, dan bawang putih hingga lembut.
  3. Panaskan minyak dalam wajan.
  4. Masukkan sambal halus dan aduk perlahan.
  5. Kecilkan api dan masak hingga sambal matang merata.
  6. Lanjutkan memasak sampai minyak naik ke permukaan.
  7. Angkat, dinginkan, lalu bagi ke dalam wadah kecil.

Trik Penyimpanan: Bagi sambal ke beberapa wadah kecil agar lebih praktis dan higienis saat digunakan selama Ramadan.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Stok Sambal untuk Puasa

1. Berapa lama sambal bisa bertahan di kulkas?

Tergantung jenisnya, sambal bisa bertahan 7 hari hingga 1 bulan jika dimasak dan disimpan dengan benar.

2. Apakah sambal harus selalu ditumis agar awet?

Ya, proses pemanasan membantu mengurangi kadar air yang menyebabkan sambal cepat basi.

3. Wadah apa yang paling aman untuk menyimpan sambal?

Wadah kaca bertutup rapat lebih disarankan dibanding plastik.

4. Bolehkah sambal disimpan di freezer?

Boleh, terutama sambal dasar merah atau sambal cabai kering.

5. Kenapa sambal cepat berjamur meski disimpan di kulkas?

Biasanya karena sendok basah atau sambal belum matang sempurna.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |