Liputan6.com, Jakarta - Wajik dikenal sebagai kudapan tradisional bercita rasa manis legit, serta tekstur kenyal khas hasil olahan ketan. Banyak orang tertarik mempelajari cara membuat wajik legit tidak lengket agar hasil akhir tampak cantik, mudah dipotong, serta nyaman disantap. Kesalahan kecil saat proses memasak sering memicu adonan melekat pada wajan atau tangan, sehingga tampilan kurang menarik dan rasa terasa kurang maksimal.
Pemahaman teknik pengolahan menjadi faktor penting, saat membahas cara membuat wajik legit tidak lengket. Mulai dari pemilihan bahan dasar hingga pengaturan panas kompor, seluruh tahapan perlu perhatian khusus. Proses perlahan serta ketelitian saat mengaduk membantu menciptakan adonan kalis, mengilap dan padat sempurna tanpa meninggalkan rasa gosong.
Bagi pencinta jajanan pasar, mengetahui cara membuat wajik legit tidak lengket memberi nilai lebih saat menyiapkan hidangan keluarga atau sajian acara spesial. Tekstur rapi serta aroma harum kelapa berpadu gula merah, mampu meningkatkan daya tarik visual serta kenikmatan rasa. Hasil olahan juga lebih tahan bentuk saat disajikan dalam berbagai kemasan.
Melalui pemahaman menyeluruh mengenai cara membuat wajik legit tidak lengket, proses memasak tidak lagi terasa rumit atau menegangkan. Berikut ulasan lengkap yang Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Selasa (19/1/2026).
Wajik Ketan Gula Merah Klasik
Wajik ketan gula merah merupakan salah satu jajanan tradisional Nusantara yang terkenal berkat cita rasa manis legit, tekstur kenyal, serta aroma harum khas kelapa dan gula merah. Kelezatan wajik sangat dipengaruhi oleh ketepatan pemilihan bahan serta kesabaran selama proses memasak.
Berikut panduan lengkap agar wajik berhasil dengan hasil lembut, tidak lengket, dan tampilan mengilap.
Bahan-Bahan
- 1 kg beras ketan putih berkualitas baik, sebaiknya hasil panen baru agar tekstur lebih lentur
- 750 gram gula merah kelapa murni, disisir halus agar mudah larut
- 600 ml santan kental segar dari kelapa tua untuk rasa gurih alami
- 2 lembar daun pandan, disimpulkan agar aromanya keluar maksimal
- ½ sendok teh garam halus sebagai penyeimbang rasa manis
Cara Membuat
1. Beras ketan dicuci hingga bersih lalu direndam selama kurang lebih tiga jam agar butiran menyerap air secara merata. Setelah itu, tiriskan ketan dan kukus selama sekitar 25–30 menit sampai ketan mengembang dan setengah matang. Kondisi ini penting agar ketan tidak hancur saat dimasak ulang bersama larutan gula.
2. Masukkan gula merah, santan kental, daun pandan, serta garam ke dalam wajan besar. Masak menggunakan api kecil sambil diaduk perlahan hingga gula merah larut sempurna dan larutan terlihat licin serta harum. Penyaringan dapat dilakukan agar sisa serat gula tidak tercampur ke dalam adonan.
3. Masukkan ketan setengah matang ke dalam larutan gula, lalu aduk secara perlahan dan konsisten menggunakan spatula kayu. Proses ini membutuhkan kesabaran karena adonan harus dimasak menggunakan api kecil agar tidak cepat mengering atau gosong di dasar wajan.
4. Terus aduk adonan hingga teksturnya berubah menjadi kental, berat, dan mulai terlepas dari wajan. Warna wajik akan tampak cokelat mengilap, menandakan gula dan santan telah menyatu sempurna bersama ketan.
5. Angkat wajik lalu tuang ke dalam loyang atau wadah beralas daun pisang. Ratakan permukaannya, kemudian diamkan hingga benar-benar dingin. Setelah padat, wajik dapat dipotong sesuai selera dan siap disajikan.
Wajik Ketan Pandan Modern
Wajik ketan pandan modern merupakan pengembangan dari wajik tradisional yang menghadirkan tampilan lebih segar serta aroma pandan lembut. Perpaduan warna hijau alami dan tekstur kenyal legit menjadikan sajian ini cocok untuk konsumsi harian, suguhan acara spesial, hingga produk jualan bernilai estetika tinggi. Meski tampil modern, proses pembuatannya tetap mempertahankan teknik dasar agar rasa khas wajik tidak hilang.
Bahan-Bahan
- 1 kg beras ketan putih berkualitas baik agar tekstur tetap lentur
- 500 gram gula pasir halus untuk menghasilkan warna cerah dan rasa manis bersih
- 700 ml santan kental segar dari kelapa tua untuk cita rasa gurih
- 100 ml air perasan daun pandan segar atau 1 sendok teh ekstrak pandan alami
- ½ sendok teh garam halus sebagai penyeimbang rasa
Cara Membuat
1. Beras ketan dicuci bersih lalu direndam selama dua hingga tiga jam supaya butiran ketan menyerap air secara optimal. Setelah direndam, ketan dikukus selama kurang lebih 25 menit hingga setengah matang dan mengembang, lalu sisihkan.
2. Masukkan santan, gula pasir, air pandan, serta garam ke dalam wajan besar. Masak menggunakan api kecil sambil diaduk perlahan sampai gula larut sempurna dan larutan berubah menjadi licin serta beraroma harum khas pandan.
3. Masukkan ketan setengah matang ke dalam wajan berisi larutan santan pandan. Aduk perlahan dan konsisten agar ketan tercampur merata serta menyerap rasa manis dan aroma pandan secara maksimal.
4. Lanjutkan memasak sambil terus mengaduk sampai adonan menjadi kental, berat saat diaduk, serta mulai terlepas dari dasar wajan. Warna hijau akan tampak lebih pekat dan permukaan wajik terlihat mengilap.
5. Tuang adonan wajik ke dalam loyang atau wadah beralas daun pisang atau plastik food grade. Ratakan permukaan lalu diamkan hingga benar-benar dingin agar tekstur mengeras dan mudah dipotong rapi.
Tips Agar Wajik Tidak Lengket dan Tetap Legit
1. Gunakan wajan tebal atau anti lengket
Wajan berdasar tebal membantu menyebarkan panas secara merata sehingga gula tidak cepat mengering di satu titik. Permukaan wajan juga lebih aman untuk adonan ketan manis agar tidak mudah melekat dan gosong saat proses pemasakan berlangsung lama.
2. Olesi wajan dan spatula tipis minyak atau santan
Sebelum memasak, oleskan sedikit minyak kelapa atau santan pada wajan serta alat pengaduk. Lapisan tipis ini berfungsi sebagai pelindung agar adonan wajik tidak langsung menempel pada permukaan panas, tanpa memengaruhi rasa akhir.
3. Perhatikan perbandingan gula dan santan
Gula berlebih membuat wajik cepat lengket dan keras, sedangkan santan terlalu banyak menjadikan adonan lembek. Komposisi seimbang menghasilkan tekstur legit, kenyal, dan mudah dibentuk setelah dingin.
4. Aduk perlahan dan konsisten, jangan terburu-buru
Pengadukan stabil menjaga adonan matang merata dan mencegah penggumpalan. Gerakan perlahan juga membantu ketan menyatu sempurna bersama gula dan santan tanpa merusak struktur adonan.
5. Masak hingga adonan benar-benar kalis
Ciri wajik siap diangkat terlihat saat adonan mulai lepas dari wajan dan terasa berat ketika diaduk. Kondisi kalis menandakan kadar air telah tepat sehingga wajik tidak lengket saat didinginkan.
6. Dinginkan di alas berlapis daun pisang atau plastik food grade
Alas pembungkus memengaruhi hasil akhir. Daun pisang memberi aroma alami sekaligus mencegah lengket, sementara plastik food grade memudahkan pemotongan rapi.
7. Potong wajik setelah benar-benar dingin
Pisau akan lebih mudah memotong wajik padat tanpa menarik adonan. Jika perlu, olesi pisau tipis minyak agar hasil potongan tetap bersih dan presisi.
Kesalahan Umum Saat Membuat Wajik
- Beras ketan yang sudah lama disimpan biasanya kehilangan kelembapan alami sehingga teksturnya menjadi kaku. Akibatnya, wajik terasa keras, mudah patah, dan sulit menyatu sempurna saat dimasak bersama gula serta santan.
- Langsung mengukus ketan tanpa perendaman membuat bagian dalam butiran sulit matang merata. Kondisi ini menyebabkan wajik terasa kurang empuk dan lebih cepat lengket ketika proses pemasakan berlangsung.
- Ketan yang terlalu matang sebelum dicampur bahan lain akan hancur saat dimasak ulang. Adonan menjadi sulit diaduk, mudah menempel di wajan, dan menghasilkan tekstur wajik tidak rapi.
- Kelebihan gula membuat wajik lengket dan keras setelah dingin, sedangkan santan berlebihan menjadikan adonan terlalu basah dan lama kalis. Kesalahan komposisi ini sering menjadi penyebab utama kegagalan wajik.
- Panas tinggi membuat gula cepat karamela di dasar wajan sebelum adonan matang merata. Akibatnya, wajik mudah gosong, beraroma pahit, serta sulit dilepaskan dari wajan.
- Kurangnya pengadukan menyebabkan bagian bawah adonan menempel dan mengeras, sementara bagian atas belum matang sempurna. Hal ini membuat tekstur wajik tidak konsisten dan tampilan kurang menarik.
FAQ Seputar Topik
Berapa lama rendam ketan yang ideal untuk membuat wajik?
Perendaman ketan yang ideal adalah minimal 1 jam, namun untuk tekstur lebih pulen bisa hingga 4 jam. Jika ingin cepat, gunakan air panas dan rendam selama 10 menit.
Bagaimana cara mencegah wajik lengket saat dicetak atau dipotong?
Untuk mencegah lengket, olesi cetakan atau loyang dengan sedikit minyak, atau lapisi dengan daun pisang. Biarkan wajik benar-benar dingin dan set sempurna sebelum dipotong.
Apakah wajik bisa dibuat menggunakan rice cooker atau magic com?
Ya, wajik dapat dibuat menggunakan rice cooker atau magic com. Alas panci dengan daun pisang yang diolesi minyak akan membantu mencegah lengket.
Mengapa wajik saya menjadi terlalu lembek?
Wajik yang terlalu lembek bisa disebabkan oleh terlalu banyak air atau santan dalam larutan gula, atau proses pengadukan yang kurang lama hingga air surut dan ketan terasa berat.


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5130499/original/005554400_1739345568-pexels-nicole-michalou-5779170.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5429496/original/011233600_1764589725-ayam_saus_mentai_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5511769/original/028505300_1771917729-Screenshot_2026-02-24_142134.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5509414/original/041345000_1771703553-Makaka_Jepang.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5512080/original/016445900_1771923711-kue_lebarann.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5511831/original/025134400_1771918493-Untitled_design__24_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4738398/original/020078100_1707408683-photo__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5510843/original/056004200_1771840658-unnamed__40_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5511957/original/024038900_1771921564-029562400_1459142452-gpkoner.blgspt.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5511418/original/091460800_1771908931-WhatsApp_Image_2026-02-24_at_10.25.08.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2245764/original/016454800_1528682890-resep-sajian-lebaran-kacang-bawang-gurih-renyah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5511514/original/054638900_1771911407-Gemini_Generated_Image_rs1qzars1qzars1q_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5511593/original/049957300_1771913773-kuker_lebaran.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5511442/original/034571700_1771909343-unnamed__50_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500436/original/032525300_1770865507-gambar__39_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5451990/original/029203300_1766381780-000_33E94V7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5466498/original/025557700_1767846169-kue_sus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5510238/original/099026900_1771823188-Untitled_design__11_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4040914/original/012982000_1654183386-Susu_pada_Makanan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5511414/original/007391200_1771908561-cropped-a22d6a28-37f5-4dfd-8587-e755d804a17b.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5414818/original/029407400_1763352077-ATK_BOLA_Byon_Combat_Showbiz_6.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5355547/original/062886800_1758342840-Poster___Apple_Artwork_-_VOS_Jalinan_Terlarang_-_Poster_PertamaLandscape.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,45,600,0)/kly-media-production/medias/5405283/original/043379500_1762433088-Rinanda_Aprillya_Maharani__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5215693/original/086342600_1746867749-Sambel_Welut_Pak_Sabar.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5161764/original/086600400_1741847570-1741841423969_salah-satu-faktor-eksternal-penyebab-pelanggaran-ham-adalah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5286401/original/022817500_1752741530-pexels-nadin-sh-78971847-12288356.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3530051/original/024008300_1628001054-IG_apriantytami.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5406457/original/028571800_1762575042-unnamed__5_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5026230/original/046873100_1732754084-Snapinsta.app_468168073_18476665273027981_2711124918470699632_n_1080.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5394674/original/094497400_1761637984-ATK_Bolanet_BRI_SUPER_LEAGUE_JADWAL__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1012480/original/049316100_1444188702-Ikon-Tugu-Jogja.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5398431/original/035327100_1761884719-ATK_BOLA_LALIGA_MW_11.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5335120/original/005264300_1756787602-____________-_-_-_______6_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5419406/original/066046400_1763694256-miss_universe_final.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5403047/original/003383500_1762315384-ATK_BOLANET_HSS_Series_6_GENERAL.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5424599/original/031115100_1764148660-SUGAR_BABY_-_SCREEN_BACKDROP.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1256728/original/bcfc6c770a11d6e0dbef2bd76510ecedtong.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3134973/original/008613900_1590134592-cara-membuat-bakso-sapi.jpg.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5404922/original/033017100_1762419560-Depositphotos_609549356_L.jpg)