Liputan6.com, Jakarta - Trauma bencana yang masih membekas di Palu, kegigihan petani muda di pinggiran Bandung, hingga refleksi tentang kematian di tengah hiruk-pikuk Jakarta menjadi tiga cerita soal Indonesia yang diangkat dalam serial etnografi visual FIELD INSIGHTS. Melalui foto dan film, kisah-kisah tersebut mencoba memperlihatkan sisi lain kehidupan masyarakat Indonesia yang sering kali luput dari perhatian.
Serial tersebut diperkenalkan oleh agensi etnografi visual Atmakanta dalam sebuah diskusi media yang digelar secara daring pada Sabtu, 14 Maret 2026. Tiga karya yang ditampilkan merupakan hasil penelitian lapangan para etnografer muda yang berusaha membaca realitas sosial melalui pengalaman hidup masyarakat sehari-hari.
Pendiri sekaligus Direktur Eksekutif Atmakanta, Moses Parlindungan Ompusunggu, menjelaskan bahwa proyek ini berangkat dari keyakinan bahwa penelitian sosial tidak selalu harus disampaikan melalui tulisan akademik yang panjang dan kerap sulit diakses publik. Melalui medium visual seperti foto dan film, cerita tentang masyarakat dapat disampaikan dengan cara yang lebih dekat dan mudah dipahami.
"FIELD INSIGHTS adalah cara kami menghadirkan wawasan tentang realitas sosial dan keragaman budaya di Indonesia melalui foto dan film. Kami ingin menelusuri hubungan manusia dengan lingkungannya, nilai-nilai sosial budaya, serta tantangan yang mereka hadapi dalam kehidupan sehari-hari," ujar Moses.
Serial ini mengusung tema 'Postponing the Future' yang menggambarkan bagaimana masyarakat memikirkan masa depan di tengah perubahan sosial, pengalaman masa lalu, dan realitas kehidupan yang mereka hadapi saat ini. Ketiga karya tersebut merupakan bagian dari program Internship in Visual Anthropology (IVA) yang diselenggarakan Atmakanta untuk para peneliti muda.
Melalui pendekatan etnografi visual, FIELD INSIGHTS mencoba menunjukkan bahwa cerita tentang Indonesia tidak hanya hadir dalam laporan statistik atau narasi besar pembangunan, tetapi juga dalam pengalaman sehari-hari masyarakat yang sering kali tidak terlihat.
Trauma Bencana dalam “Lari ke Timur”
Kisah pertama datang dari Palu, Sulawesi Tengah. Dalam film pendek berjudul 'Lari ke Timur', etnografer Nur Amri Firmansyah mengangkat pengalaman masyarakat yang hidup dengan ingatan tentang gempa bumi, tsunami, dan likuifaksi yang melanda wilayah tersebut pada 2018.
Bagi Amri, film ini tidak sekadar mendokumentasikan bencana, tetapi juga menggambarkan bagaimana masyarakat berusaha memahami dan menghadapi trauma yang masih tersisa. Ia mengaku tergerak membuat karya ini setelah menyadari bahwa banyak orang, termasuk generasi muda di daerah tersebut, tidak mengetahui sejarah panjang bencana yang pernah terjadi di wilayah mereka.
"Ketika saya mengalami bencana 2018 di Palu, saya baru menyadari bahwa wilayah ini memiliki sejarah panjang bencana alam. Namun, banyak orang tidak pernah membicarakannya," ujar Amri.
Melalui pendekatan visual, film ini memperlihatkan bagaimana masyarakat membangun cara-cara untuk bertahan hidup di wilayah rawan bencana, mulai dari cara membangun rumah hingga meningkatkan kesadaran tentang mitigasi bencana. Kepala Pusat Riset Masyarakat dan Budaya Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Aulia Hadi menilai karya tersebut menunjukkan pentingnya memahami bencana dari sisi sosial dan pengalaman manusia.
Menurutnya, cerita tentang bencana sering kali hanya muncul dalam bentuk angka dan laporan resmi, sementara pengalaman masyarakat yang mengalaminya jarang terdokumentasikan secara mendalam. "Melalui visual, kita bisa melihat konteks sosial dan pengalaman manusia yang sebenarnya terjadi di lapangan," kata Aulia.
Petani Muda dan Pilihan Bertahan di Desa
Kisah kedua hadir dari daerah pinggiran Bandung, Jawa Barat. Dalam film berjudul 'Generasi Penentu', etnografer Kartika Ayu Larasati menyoroti kehidupan petani muda yang memilih tetap bertani di tengah arus urbanisasi dan modernisasi.
Bagi sebagian orang, masa depan sering kali dianggap berada di kota. Namun, Kartika menemukan cerita berbeda ketika meneliti lapangan di desa-desa sekitar Bandung. Ia bertemu dengan sekelompok anak muda yang justru memilih tetap tinggal di desa dan mempertahankan profesi sebagai petani.
"Banyak orang berpikir masa depan ada di kota, tetapi saya menemukan anak-anak muda yang melihat pertanian bukan hanya sebagai pekerjaan, melainkan bagian dari identitas mereka," ujar Kartika.
Melalui film ini, Kartika menggambarkan berbagai dinamika yang dihadapi petani muda, mulai dari hubungan antara buruh tani dan pemilik lahan hingga pembagian kerja berbasis gender di lingkungan pertanian. Ketua Umum Asosiasi Departemen/Jurusan Antropologi Seluruh Indonesia (ADJASI) Rina Hermawati menilai karya tersebut menunjukkan bahwa keputusan untuk bertani tidak hanya berkaitan dengan faktor ekonomi, tetapi juga identitas sosial dan relasi masyarakat.
Mencari Makna Kematian di Kota Besar
Berbeda dari dua karya sebelumnya, karya ketiga hadir dalam bentuk esai foto etnografi berjudul 'Mengiringi Kematian' yang dibuat oleh Abyan Madani. Dalam proyek ini, Abyan mencoba memahami bagaimana masyarakat perkotaan memaknai kematian melalui berbagai proses sosial yang terjadi di sekitar pemakaman umum di Jakarta.
Ia mengamati berbagai aktivitas yang berlangsung di ruang pemakaman, sekaligus mendalami pengalaman personal seseorang yang kehilangan anggota keluarga. Menurut Abyan, kematian di kota besar sering kali terlihat seperti angka statistik. Padahal, di balik setiap peristiwa tersebut terdapat cerita tentang kehilangan, kenangan, dan hubungan antar-manusia.
"Di kota besar seperti Jakarta, kematian sering terlihat seperti data statistik. Melalui esai foto ini, saya ingin memperlihatkan bahwa kematian memiliki makna yang sangat manusiawi bagi orang-orang yang mengalaminya," ujarnya.
Melalui rangkaian foto yang ia hasilkan, Abyan mencoba menunjukkan bagaimana ruang pemakaman dapat menjadi tempat refleksi tentang kehidupan dan hubungan manusia dengan orang-orang terdekatnya.
Etnografi Visual sebagai Jembatan Pengetahuan
Diskusi peluncuran FIELD INSIGHTS juga menyoroti semakin pentingnya pendekatan etnografi visual dalam penelitian sosial, terutama di era digital ketika visual menjadi medium komunikasi yang kuat. Menurut para narasumber, foto dan film dapat membantu menjembatani kesenjangan antara penelitian akademik dan pemahaman masyarakat luas.
Rina menjelaskan bahwa pendekatan visual memungkinkan hasil penelitian sosial disampaikan dengan cara yang lebih mudah dipahami tanpa kehilangan kedalaman analisisnya.
"Antropologi tidak hanya menghasilkan tulisan akademik, tetapi juga bisa menghadirkan pengetahuan melalui karya visual yang lebih dekat dengan masyarakat," ujarnya.
Sementara itu, Moses berharap serial FIELD INSIGHTS dapat menjadi ruang bagi para etnografer muda untuk menyampaikan cerita-cerita sosial yang jarang terdengar. "Cerita dan pengetahuan adalah dua hal yang tidak terpisahkan. Melalui etnografi visual, kita dapat memahami dunia dengan lebih sensitif dan lebih manusiawi," kata Moses.
Melalui proyek ini, Atmakanta berharap semakin banyak cerita tentang kehidupan masyarakat Indonesia yang dapat diangkat ke ruang publik, sehingga pengalaman-pengalaman yang selama ini tersembunyi dapat menjadi bagian dari pengetahuan bersama.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5150457/original/066731100_1741074836-1741072426148_asal-usul-tradisi-mudik-lebaran.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5531281/original/036082400_1773556714-391f8b67-cd5e-4422-9b1a-d106f28c2bbf.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5123914/original/047339800_1738832682-Mentega.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3390729/original/000122900_1614674627-mika-baumeister-4xChyRlbyWM-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4769867/original/098170500_1710235127-20240311_212701-01.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5531085/original/068011300_1773547146-zendaya_kapel.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5526334/original/029252900_1773117493-Gemini_Generated_Image_4si3s44si3s44si3.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5382301/original/004945200_1760573897-063_2241007695.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5530037/original/050471600_1773390000-Depositphotos_555070174_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5531034/original/012585700_1773539714-merchandise_bts1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4563010/original/094395700_1693829851-pexels-nicole-michalou-6061574.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5525377/original/051127800_1773040043-Ubah_wajahnya_berikan_janggut_tipis_2k_delpmaspu.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5529982/original/086330700_1773388255-WhatsApp_Image_2026-03-13_at_14.36.08.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5529202/original/015343700_1773311512-3.Penyerahan_Donasi_oleh_Panasonic_Gobel_Group_ke_Palang_Merah_Indonesia.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5530031/original/051479800_1773389933-WhatsApp_Image_2026-03-13_at_15.18.29.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5530777/original/060262200_1773477580-IMG_3188.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5478830/original/039358100_1768938988-09.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5530653/original/027646200_1773468932-IMG_6319-01.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5530599/original/085598100_1773464650-ClipDown.com_625097423_18159652579421924_4734729733110803428_n.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5414818/original/029407400_1763352077-ATK_BOLA_Byon_Combat_Showbiz_6.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5161764/original/086600400_1741847570-1741841423969_salah-satu-faktor-eksternal-penyebab-pelanggaran-ham-adalah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5286401/original/022817500_1752741530-pexels-nadin-sh-78971847-12288356.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5432085/original/094521500_1764755867-Vidio_Guideline_2025_NON-SPORTS_IGF_-_Horizontal_-_arya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5424599/original/031115100_1764148660-SUGAR_BABY_-_SCREEN_BACKDROP.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5417032/original/082598700_1763517202-20251119_083647.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5419406/original/066046400_1763694256-miss_universe_final.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3134973/original/008613900_1590134592-cara-membuat-bakso-sapi.jpg.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5415683/original/002724400_1763390911-Heroes-Next-Door---Apple-Artwork---16_9-Cover-Art.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5428558/original/097011800_1764549830-SnapInsta.to_588298374_18542978182059174_8357170256040915428_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2763703/original/047402500_1553768492-KETOPRAK_KARET_TENGSIN_3.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427035/original/012103300_1764325128-Screenshot_2025-11-06_162838.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4246539/original/048015900_1669891197-lele-goreng-fried-catfish-is-traditional-indonesian-culinary-food-catfish-chilli-tomato-paste-popular-street-food-called-pecel-lele-lamongan-penyetan-lele_511235-5145.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5425508/original/051124800_1764229185-ATK_Bolanet_BRI_SUPER_LEAGUE_JADWAL__4_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3513012/original/025088600_1626429232-kevin_hackert.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3906857/original/056091900_1642488617-bao-menglong-y_wGdAJMdOo-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4832484/original/048879500_1715759424-Lotek-Bandung-Sederhana.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5431671/original/012450200_1764744760-Premier_League_2025-26_ATK_BOLA__8_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5454684/original/003885500_1766567888-Ilustrasi_perayaan_tahun_baru_2026_di_Jakarta.png)