Liputan6.com, Jakarta - Uni Emirat Arab (UEA) sejak pekan lalu membuka koridor udara aman di tengah perang Iran vs Israel dan AS. Koridor itu memungkinkan pesawat untuk melakukan perjalanan melewati wilayah udara yang dinilai otoritas penerbangan cukup aman untuk menjalankan operasi penerbangan terbatas.
Sistem itu telah diaktifkan di seluruh Teluk setelah keputusan terkoordinasi oleh otoritas penerbangan regional untuk menjaga agar perjalanan udara penting tetap berjalan sambil mempertahankan kontrol keselamatan yang ketat. Selama konferensi pers pemerintah, Menteri Ekonomi dan Pariwisata UEA Abdulla bin Touq Al Marri mengatakan pembukaan jalur itu juga telah dikoordinasikan dengan negara-negara tetangga.
"Kapasitas saat ini, berdasarkan rute darurat yang tersedia, adalah 48 penerbangan per jam dengan kemungkinan peningkatan angka ini di kemudian hari, sesuai dengan perkembangan dan peringkat serta langkah-langkah keamanan terbaru," kata menteri dalam jumpa pers pada Selasa, 3 Maret 2026. Tapi, seberapa aman koridor udara aman itu?
Dikutip dari Gulf News, Rabu (11/3/2026), Linus Benjamin Bauer, pendiri dan mitra pengelola global di BAA and Partners, menjelaskan bahwa konsep koridor udara aman itu bergantung pada kontrol yang lebih ketat terhadap pergerakan pesawat di dalam wilayah udara yang telah ditentukan. Pesawat yang terbang di dalam koridor tersebut mengikuti instruksi rute yang ketat dan beroperasi pada ketinggian yang ditentukan sehingga pengontrol lalu lintas udara dapat memantau setiap pergerakan dengan cermat.
Teknologi yang Digunakan di Koridor Udara Aman
Koridor udara aman bergantung pada kerangka kerja manajemen lalu lintas udara global yang dikoordinasikan Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (IATA). Sistem navigasi memungkinkan pengontrol melacak pesawat secara real-time sambil mempertahankan pemisahan yang aman antar-penerbangan.
Bauer mengatakan beberapa teknologi digunakan bersama-sama untuk mempertahankan pengawasan ini. "Navigasi berbasis satelit, pengawasan ADS-B, radar, dan komunikasi pilot pengontrol yang aman memungkinkan pengontrol lalu lintas udara untuk melacak pesawat secara real-time dan mempertahankan pemisahan yang aman," ia menjelaskan.
Pesawat terbang itu juga membawa sistem keselamatan di dalam pesawat yang dirancang untuk mencegah konflik di udara, seperti ACAS atau TCAS. "Bersama-sama, sistem ini memastikan bahwa bahkan dalam lingkungan yang terbatas, pesawat tetap dipantau dan dipisahkan secara terus-menerus," ujarnya.
Selain teknologi navigasi, sistem kecerdasan buatan bisa membantu regulator dan maskapai penerbangan dalam menganalisis kumpulan data yang luas yang mencakup pola cuaca, arus lalu lintas, pembatasan wilayah udara, dan peringatan geopolitik. Dengan begitu, pihak berwenang bisa mengidentifikasi opsi rute yang lebih aman dan menyesuaikan perencanaan penerbangan lebih cepat ketika kondisi berubah.
Bagaimana Proses Berjalannya Koridor Udara Aman?
Pembukaan koridor udara yang aman membutuhkan koordinasi antara berbagai otoritas penerbangan dan pemangku kepentingan industri. Dalam hal ini, otoritas seperti Otoritas Penerbangan Sipil Umum UEA bekerja sama dengan badan-badan internasional dan negara-negara tetangga dalam menentukan bagian mana dari wilayah udara yang dapat tetap beroperasi.
Penyedia layanan navigasi udara kemudian merancang rute dan ketinggian penerbangan yang tepat yang harus diikuti maskapai penerbangan. Rute-rute ini dipublikasikan dalam Pemberitahuan kepada Penerbang (NOTAM), yang diintegrasikan ke dalam sistem perencanaan penerbangan maskapai.
Maskapai penerbangan kemudian memutuskan apakah penerbangan individu akan beroperasi berdasarkan tinjauan keselamatan mereka sendiri, kebutuhan bahan bakar, opsi bandara alternatif, dan pertimbangan asuransi. Bauer mengatakan sistem terkoordinasi ini sering menghasilkan pola penerbangan yang dimodifikasi.
"Dalam praktiknya, ini berarti pesawat mungkin mengikuti rute yang lebih panjang, beroperasi pada ketinggian tertentu, atau berjarak lebih jauh untuk menjaga margin keselamatan," katanya.
Apa Artinya bagi Penumpang?
Penumpang mungkin mengalami perjalanan yang lebih panjang atau lebih sedikit penerbangan yang tersedia ketika koridor aman diberlakukan. Kapasitas lalu lintas pada rute ini sengaja dibatasi untuk memungkinkan pengontrol lalu lintas udara menjaga margin keselamatan yang lebih luas antar pesawat.
Namun, pendekatan ini memungkinkan jaringan penerbangan untuk terus berfungsi bahkan ketika sebagian besar wilayah udara dibatasi sementara. Bauer mengatakan manfaat utamanya terletak pada pengurangan risiko sambil mempertahankan stabilitas operasional.
"Koridor aman memungkinkan penerbangan untuk terus beroperasi bahkan ketika sebagian besar wilayah udara dibatasi," katanya.
Terpisah, Al Marri menyatakan pada 1--3 Maret 2026, total 17.498 penumpang telah melakukan perjalanan dengan 60 penerbangan. Pada fase berikutnya, 80 penerbangan dijadwalkan dengan maskapai penerbangan nasional, dengan total 27.000 penumpang. Al Marri mendesak penumpang yang terdampak untuk tidak pergi ke bandara kecuali dihubungi langsung oleh maskapai penerbangan mereka, untuk menghindari kemacetan dan memastikan kelancaran arus penumpang selama fase 'darurat' ini.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5527324/original/010411600_1773200785-Resep_Kue_Kukus_dari_Buah_Hampir_Busuk_yang_Praktis_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3066266/original/074440600_1583207350-airbus-742843_960_720.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5527266/original/055168700_1773197932-unnamed_-_2026-03-11T095808.325.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5527188/original/044873200_1773192415-000_A2JQ2Q9.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5527182/original/071329800_1773189586-000_A2MU9VX.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5527138/original/067336800_1773185213-000_A2MU9UC.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5526689/original/016005200_1773131141-WhatsApp_Image_2026-03-10_at_15.13.20.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5526335/original/098154700_1773117709-WhatsApp_Image_2026-03-10_at_10.38.31.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5524266/original/080281300_1772927127-WhatsApp_Image_2026-03-08_at_06.02.24.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3429214/original/050982400_1618458325-dan-dealmeida-4aM_QE-HRLw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5524914/original/057293500_1773024908-unnamed__95_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5511344/original/039046400_1771906430-Gemini_Generated_Image_rhm28frhm28frhm2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5526215/original/055486000_1773115085-IMG_6024.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5526719/original/074623500_1773131746-053511300_1771840660-pisahka.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5513367/original/049368100_1772010598-unnamed__8_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2855937/original/088629100_1563356485-NASI_BAKAR.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3345166/original/054030400_1610270651-trinity-moss-CwlFCanvxr8-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5526378/original/001100700_1773119045-cropped-830ae5d1-09d8-4128-b8c0-1d87786b7e96.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1036727/original/042842300_1446092639-wu.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5414818/original/029407400_1763352077-ATK_BOLA_Byon_Combat_Showbiz_6.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5161764/original/086600400_1741847570-1741841423969_salah-satu-faktor-eksternal-penyebab-pelanggaran-ham-adalah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5286401/original/022817500_1752741530-pexels-nadin-sh-78971847-12288356.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5432085/original/094521500_1764755867-Vidio_Guideline_2025_NON-SPORTS_IGF_-_Horizontal_-_arya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5424599/original/031115100_1764148660-SUGAR_BABY_-_SCREEN_BACKDROP.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5419406/original/066046400_1763694256-miss_universe_final.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5335120/original/005264300_1756787602-____________-_-_-_______6_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3134973/original/008613900_1590134592-cara-membuat-bakso-sapi.jpg.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5415683/original/002724400_1763390911-Heroes-Next-Door---Apple-Artwork---16_9-Cover-Art.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5417032/original/082598700_1763517202-20251119_083647.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407523/original/003131000_1762745038-bolu_kukus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5411071/original/027135000_1762998340-kue_kukus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427035/original/012103300_1764325128-Screenshot_2025-11-06_162838.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2763703/original/047402500_1553768492-KETOPRAK_KARET_TENGSIN_3.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5428558/original/097011800_1764549830-SnapInsta.to_588298374_18542978182059174_8357170256040915428_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4246539/original/048015900_1669891197-lele-goreng-fried-catfish-is-traditional-indonesian-culinary-food-catfish-chilli-tomato-paste-popular-street-food-called-pecel-lele-lamongan-penyetan-lele_511235-5145.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3513012/original/025088600_1626429232-kevin_hackert.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4832484/original/048879500_1715759424-Lotek-Bandung-Sederhana.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5425508/original/051124800_1764229185-ATK_Bolanet_BRI_SUPER_LEAGUE_JADWAL__4_.jpg)