Resep Nastar Tanpa Butter, Tetap Lembut dan Lumer di Mulut

2 hours ago 5

Liputan6.com, Jakarta - Nastar menjadi salah satu kue kering yang hampir selalu hadir saat perayaan Lebaran. Kue berbentuk bulat dengan isian selai nanas ini dikenal dengan teksturnya yang lembut serta rasa manis yang khas. Biasanya, nastar dibuat menggunakan butter untuk menghasilkan aroma harum dan tekstur yang lumer di mulut. Namun, tidak sedikit orang yang mencari alternatif resep nastar tanpa butter karena alasan ketersediaan bahan, harga yang lebih hemat, atau ingin mencoba variasi yang lebih sederhana.

Meski tanpa butter, nastar tetap bisa dibuat dengan tekstur lembut dan rasa yang tidak kalah lezat. Dengan teknik yang tepat serta pemilihan bahan pengganti yang sesuai, kue nastar tetap dapat terasa lumer di mulut dan cocok disajikan sebagai suguhan istimewa saat Lebaran. Berikut resep nastar tanpa butter yang praktis dibuat di rumah, tetapi tetap menghasilkan kue yang lembut, wangi, dan menggugah selera. 

Bahan-bahan Resep Nastar Tanpa Butter Pilihan

Nastar menjadi salah satu kue kering favorit saat Lebaran, dan ternyata bisa tetap lembut dan lumer meski tanpa menggunakan butter. Dengan bahan pengganti yang tepat serta langkah pembuatan yang sederhana, Anda bisa menghasilkan nastar yang lezat, wangi, dan tampak cantik di meja hidangan.

Adonan:

  • 200–250 gram margarin (Blue Band Cake & Cookie atau Royal Palmia)
  • 50–80 gram gula halus
  • 1–2 butir kuning telur
  • 270–350 gram tepung terigu protein rendah
  • 20–50 gram tepung maizena
  • 20–25 gram susu bubuk
  • Vanili bubuk/cair secukupnya
  • Sejumput garam
  • (Opsional) 50 gram keju parut

Isian:

  • 300 gram selai nanas, sudah dibulatkan

Olesan:

  • 2 butir kuning telur
  • 1–2 sdm minyak goreng
  • 1 sdm susu kental manis putih
  • Beberapa tetes pewarna kuning telur (opsional)
  • 1 sdt madu untuk kilap ekstra (opsional)

Cara Membuat Nastar Tanpa Butter yang Mudah

  1. Kocok margarin dan gula halus menggunakan mixer kecepatan rendah atau aduk manual hingga lembut. Masukkan kuning telur dan vanili, aduk perlahan sampai rata.
  2. Ayak campuran tepung terigu, tepung maizena, dan susu bubuk, kemudian masukkan ke adonan sedikit demi sedikit. Aduk menggunakan spatula atau tangan hingga adonan bisa dipulung dan tidak lengket.
  3. Ambil 8–10 gram adonan, pipihkan, isi dengan selai nanas, lalu bulatkan kembali hingga rapi.
  4. Susun nastar di atas loyang yang dialasi baking paper atau dioles margarin tipis dengan jarak antar kue.
  5. Panaskan oven terlebih dahulu. Panggang nastar pada suhu 150°C selama 15–20 menit hingga setengah matang atau bagian bawah mulai menguning.
  6. Campur semua bahan olesan dan aduk rata. Setelah nastar dingin, oleskan tipis di permukaan kue.
  7. Panggang kembali selama 10–15 menit hingga kuning keemasan. Untuk hasil lebih cantik, bisa dioles lagi setelah lapisan pertama mengering.
  8. Biarkan nastar benar-benar dingin sebelum disimpan dalam stoples kedap udara agar tetap renyah dan tahan lama.

Alternatif Pengganti Butter Lainnya untuk Kue Kering

Selain margarin, ada beberapa bahan lain yang dapat dijadikan alternatif pengganti butter dalam pembuatan kue kering, meskipun mungkin memerlukan penyesuaian resep. Pilihan pengganti ini bisa memberikan karakteristik berbeda pada tekstur dan rasa kue.

Minyak netral, seperti minyak sayur, safflower, atau canola, dapat digunakan sebagai pengganti butter dalam jumlah yang sama. Namun, penting untuk diingat bahwa penggunaan minyak cair ini dapat memengaruhi tekstur kue, terutama pada roti, yang mungkin menjadi kurang bertekstur atau bantat. Untuk kue kering seperti nastar, minyak dapat membantu menjaga kelembapan, namun perlu diuji coba untuk mendapatkan konsistensi yang pas.

Selai kacang, seperti peanut butter, almond butter, atau selai kacang mete, juga bisa menjadi pilihan menarik. Kandungan lemak alami dalam selai kacang tidak hanya membantu menjaga kelembapan adonan, tetapi juga menambahkan cita rasa unik yang berbeda pada kue kering. Penggunaan selai kacang ini dapat membuka variasi rasa baru untuk nastar Anda.

Tips Penting untuk Nastar Lembut dan Lumer Tanpa Butter

Untuk mendapatkan nastar yang lembut dan lumer tanpa butter, beberapa hal perlu diperhatikan secara cermat. Pemilihan bahan dan teknik pengadukan menjadi faktor krusial dalam menentukan tekstur akhir kue. Dengan menerapkan tips ini, Anda bisa memastikan nastar buatan Anda mencapai standar kelembutan yang diinginkan.

  • Gunakan Margarin Berkualitas: Margarin, seperti Blue Band Cake & Cookie atau Royal Palmia, memiliki tekstur mirip roombutter namun dengan kadar air yang lebih tinggi, yang justru berkontribusi pada kelembutan kue.
  • Jangan Menguleni Adonan Terlalu Lama: Hindari menguleni adonan terlalu lama; cukup aduk hingga tercampur rata untuk mencegah nastar menjadi keras. Kocok margarin, gula halus, dan kuning telur dengan mixer berkecepatan rendah hanya sampai menyatu, tidak perlu sampai mengembang.
  • Gunakan Tepung Terigu Protein Rendah: Tepung terigu protein rendah, seperti Kunci Biru, adalah pilihan terbaik untuk nastar karena menghasilkan kue yang renyah dan tidak keras.
  • Selai Nanas Harus Kering: Pastikan selai nanas yang digunakan sebagai isian benar-benar kering dan padat. Selai yang terlalu basah dapat menyebabkan nastar melebar dan retak saat dipanggang, mengurangi estetika dan kualitas kue.
  • Panggang dengan Suhu Stabil: Proses pemanggangan juga memegang peran penting; gunakan suhu oven sedang sekitar 150°C agar nastar matang merata dan tidak cepat gosong. Panggang nastar dalam dua tahap: pertama hingga setengah matang, dinginkan, lalu oles dengan bahan olesan dan panggang kembali hingga matang sempurna. Metode ini membantu nastar mendapatkan warna yang cantik dan kematangan yang merata.

Pertanyaan Umum Seputar Topik

1. Berapa lama nastar bisa bertahan?

Nastar yang disimpan dalam wadah kedap udara di suhu ruang bisa bertahan hingga 2 minggu. Jika disimpan di kulkas dalam wadah tertutup rapat, nastar bisa bertahan hingga 1 bulan dengan tetap mempertahankan kerenyahannya.

2. Apakah bisa menggunakan margarin saja tanpa butter?

Bisa, namun hasilnya akan berbeda dari segi rasa dan tekstur. Butter memberikan aroma yang lebih harum dan tekstur yang lebih lumer di mulut. Untuk hasil terbaik, gunakan kombinasi butter dan margarin dengan perbandingan yang sesuai resep.

3. Bagaimana cara mengatasi nastar yang retak saat dipanggang?

Nastar retak biasanya karena suhu oven terlalu tinggi atau kulit terlalu tipis. Gunakan suhu 150-160 derajat celsius, pastikan kulit cukup tebal, dan oles kuning telur saat nastar hampir matang bukan di awal. Bentuk nastar yang mulus tanpa retakan juga penting.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |