Resep Kue Bangkit Susu yang Ringan dan Rapuh, Camilan Favorit saat Idul Fitri

4 hours ago 4

Liputan6.com, Jakarta - Kue bangkit susu merupakan salah satu camilan tradisional populer di Indonesia, khususnya saat Idul Fitri atau Natal, dengan tekstur ringan, rapuh, dan lumer di mulut. Rasa manis gurih dari susu membuat kue ini menjadi favorit, baik untuk anak-anak maupun orang dewasa.

Meskipun terlihat sederhana, pembuatan kue bangkit susu memerlukan trik khusus agar hasilnya ringan dan rapuh. Kunci utamanya adalah penggunaan bahan berkualitas dan teknik pencampuran yang tepat.

Dilansir Liputan6.com dari berbagai sumber pada Jumat (13/3), resep ini akan memandu Anda langkah demi langkah untuk menghasilkan kue bangkit susu lezat dengan tekstur memukau. Cocok dinikmati bersama keluarga atau dijadikan hantaran spesial, kue ini menawarkan kelezatan yang tak kalah dengan versi toko.

Mengenal Keunikan Kue Bangkit Susu Tradisional

Kue bangkit adalah kue kering tradisional Indonesia dengan sejarah panjang dan variasi yang beragam di berbagai daerah. Nama "bangkit" diyakini berasal dari sifat adonan yang mengembang saat dipanggang, sekaligus melambangkan semangat baru, dan kue ini memiliki tekstur renyah yang lumer di mulut.

Varian modern seperti kue bangkit susu, menambahkan susu bubuk atau susu kental manis untuk memberikan rasa gurih-manis dan aroma khas. Penambahan susu juga membuat teksturnya lebih lembut dan rapuh, menjadikan kue ini favorit banyak orang karena perpaduan rasa klasik dan sentuhan modern.

Kue bangkit susu sering hadir saat perayaan hari raya seperti Idul Fitri, Natal, atau Imlek, serta acara spesial lainnya. Selain menjadi camilan, kue ini melambangkan kebersamaan dan tradisi yang terus dilestarikan, dengan bentuk beragam mulai dari bunga hingga motif tradisional yang menarik secara visual.

Resep Kue Bangkit Susu yang Ringan dan Rapuh

Untuk menghasilkan Kue Bangkit Susu yang ringan, rapuh, dan lumer di mulut, pemilihan bahan berkualitas serta ketelitian dalam proses pembuatan sangat penting. Kunci utamanya adalah tepung yang disangrai dengan tepat dan pencampuran adonan yang tidak berlebihan, sehingga rasa manis gurihnya pas dan teksturnya sempurna.

Bahan-bahan:

  • Tepung sagu/tapioka: 500 gram
  • Daun pandan: 2 lembar
  • Gula halus: 200 gram
  • Santan kental instan: 65 ml
  • Kuning telur: 1 butir
  • Susu bubuk full cream: 2 sendok makan
  • Margarin: 50 gram (lelehkan)
  • Garam: ¼ sendok teh

Cara Membuat:

  1. Sangrai Tepung: Sangrai tepung sagu/tapioka bersama daun pandan dengan api kecil hingga terasa ringan dan daun pandan mengering. Angkat dan biarkan dingin. Setelah dingin, ayak tepung dan sisihkan.
  2. Campur Bahan Kering: Dalam wadah terpisah, campurkan gula halus, susu bubuk, dan garam. Aduk rata.
  3. Campur Bahan Basah: Dalam wadah lain, campurkan santan kental instan, kuning telur, dan margarin leleh. Aduk hingga tercampur rata.
  4. Satukan Adonan: Masukkan campuran bahan kering ke dalam campuran bahan basah sedikit demi sedikit sambil diuleni hingga adonan bisa dipulung. Jangan menguleni terlalu lama agar kue tidak keras.
  5. Cetak Kue: Ambil sedikit adonan, pipihkan, lalu cetak menggunakan cetakan kue bangkit atau cetakan kue kering lainnya. Letakkan di atas loyang yang sudah dialasi kertas roti atau dioles margarin tipis.
  6. Panggang: Panggang dalam oven yang sudah dipanaskan sebelumnya pada suhu 150°C selama sekitar 20-25 menit atau hingga matang dan berwarna kekuningan. Sesuaikan waktu panggang dengan oven masing-masing.
  7. Dinginkan: Setelah matang, angkat kue dari oven dan biarkan dingin sepenuhnya sebelum disimpan dalam wadah kedap udara. Kue Bangkit Susu siap disajikan.

Tips Jitu Menciptakan Kue Bangkit Susu Sempurna

Untuk mendapatkan kue bangkit susu yang ringan dan rapuh, tepung sagu atau tapioka harus disangrai hingga kering dan ringan. Proses ini menghilangkan kadar air dalam tepung, sehingga tekstur kue renyah dan tidak keras.

Saat mencampur adonan, hindari menguleni terlalu lama atau terlalu kuat karena bisa mengembangkan gluten dan membuat kue keras. Gunakan gula halus agar larut sempurna, menghasilkan adonan yang mudah dipulung dan tekstur kue lebih halus.

Setelah matang, simpan kue dalam wadah kedap udara untuk menjaga kerenyahannya. Pastikan kue sudah dingin sepenuhnya sebelum dimasukkan ke dalam toples agar bisa bertahan hingga beberapa minggu.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Topik

1. Apakah kue bangkit tanpa telur bisa renyah?

Ya, penggunaan tepung tapioka yang disangrai kering memastikan tekstur kue tetap renyah dan lumer.

2. Berapa lama tepung tapioka harus disangrai?

Tepung tapioka disangrai sekitar 10-15 menit dengan api kecil sampai daun pandan kering dan tepung terasa ringan saat diaduk.

3. Bagaimana cara menyimpan kue bangkit susu agar tetap renyah?

Simpan kue bangkit susu dalam toples kedap udara hanya setelah kue benar-benar dingin dari oven.

closecheck

Thanks For Rating!

Terima kasih sudah membantu banyak orang dengan ratingmu

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |