- Berapa lama ketupat plastik bisa bertahan?
- Apakah ketupat plastik aman dikonsumsi?
- Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk merebus ketupat plastik?
Baca artikel ini 5x lebih cepat
Liputan6.com, Jakarta - Ketupat menjadi hidangan yang hampir selalu hadir dalam berbagai perayaan di Indonesia, terutama saat Lebaran. Selain menggunakan anyaman daun kelapa, kini banyak orang membuat ketupat dengan cara yang lebih praktis, yakni menggunakan bungkus plastik. Metode ini dinilai lebih sederhana dan mudah diterapkan, terutama bagi mereka yang belum terbiasa menganyam janur.
Pembuatan ketupat dengan plastik menjadi alternatif yang banyak dipilih karena prosesnya cepat dan bahan yang digunakan mudah ditemukan. Dengan takaran beras dan teknik memasak yang tepat, ketupat tetap bisa menghasilkan tekstur padat dan pulen seperti ketupat tradisional.
Cara membuat seperti ini juga bisa sangat membantu dalam proses memasak ketika harus menyiapkan hidangan dalam jumlah banyak. Sebenarnya bagaimana cara membuatnya? Dan apakah semua jenis plastik bisa dipakai? Berikut ulasan selengkapnya, dirangkum Liputan6.com pada Jumat (6/3).
Kenapa Pilih Ketupat Bungkus Plastik?
Pemilihan ketupat dengan bungkus plastik menawarkan berbagai keunggulan yang menjadikannya pilihan menarik bagi banyak orang. Salah satu kelebihan utama adalah kemudahan dalam proses persiapan. Metode ini menghilangkan kerumitan menganyam daun kelapa yang memerlukan keterampilan khusus dan waktu yang tidak sedikit. Hal ini sangat cocok bagi individu yang mencari cara memasak yang tidak merepotkan dan lebih efisien.
Selain itu, penggunaan plastik sebagai pembungkus ketupat menjadi solusi praktis ketika daun lontar atau janur sulit ditemukan di pasaran. Ketersediaan bahan pembungkus plastik yang lebih luas memudahkan siapa saja untuk membuat ketupat kapan saja. Dengan cara ini, metode ketupat plastik menjadi pilihan yang sesuai untuk pemula dalam memasak atau bagi dapur modern yang mengutamakan efisiensi waktu.
Aspek kebersihan juga menjadi pertimbangan dalam memilih metode ini. Penggunaan plastik yang sesuai standar keamanan pangan dapat membantu menjaga ketupat dari kontaminasi eksternal selama proses perebusan. Dengan demikian, ketupat yang dihasilkan tidak hanya praktis dan cepat, tetapi juga memenuhi standar kebersihan yang diharapkan.
Bahan-Bahan yang Dibutuhkan
Untuk membuat ketupat plastik yang berhasil, persiapan bahan-bahan merupakan langkah awal yang penting. Bahan-bahan yang diperlukan mudah didapatkan dan tidak memerlukan persiapan yang rumit. Kualitas beras yang digunakan akan memengaruhi tekstur akhir ketupat, sementara penambahan garam dapat meningkatkan cita rasa hidangan.
Beras putih:
- 1 kilogram, pilih jenis pulen atau pera sesuai preferensi tekstur ketupat yang diinginkan.
- Beras pulen menghasilkan ketupat yang lebih lunak, sedangkan beras pera menghasilkan tekstur yang lebih padat.
Garam:
- 1 sendok teh, untuk memberikan rasa pada ketupat.
Daun pandan:
- 2 lembar, diikat simpul, untuk memberikan aroma khas pada ketupat.
Kantong plastik tebal tahan panas:
- 6 lembar, dengan ukuran yang sesuai, misalnya 10x10 cm atau 15x17 cm.
Air:
- Secukupnya, untuk proses perebusan hingga semua ketupat terendam.
Langkah-Langkah Membuatnya
Proses pembuatan ketupat plastik melibatkan beberapa tahapan yang perlu diikuti secara berurutan untuk mendapatkan hasil yang optimal. Setiap langkah memiliki peran penting dalam menentukan tekstur dan kematangan ketupat. Ketelitian dalam mengikuti instruksi akan membantu menghasilkan ketupat yang padat dan pulen.
Cuci beras hingga bersih:
- Lakukan pencucian beras beberapa kali sampai air cucian terlihat jernih.
- Tiriskan beras hingga airnya tidak ada lagi dan beras hampir kering.
Siapkan kantong plastik:
- Ambil kantong plastik tahan panas yang sudah disiapkan.
- Lubangi permukaan plastik dengan menusuk-nusuk menggunakan jarum secara merata di setiap sisi.
- Jangan melubangi terlalu banyak karena dapat menyebabkan terlalu banyak air masuk dan ketupat menjadi lembek.
Isi beras ke dalam plastik:
- Isi setiap kantong plastik dengan beras yang sudah dicuci bersih.
- Takaran beras yang disarankan adalah sekitar setengah bagian dari volume plastik, atau sekitar 100 gram untuk plastik ukuran 10x10 cm.
- Pengisian yang tidak tepat dapat menyebabkan ketupat menjadi keras atau lembek.
Rapatkan ujung plastik:
- Rekatkan ujung plastik hingga tertutup rapat dan membentuk segi empat.
- Proses perapatan dapat menggunakan sealer atau lilin, dengan melewatkan lipatan pada api atau lilin secara cepat hingga meleleh dan tertutup.
Rebus ketupat:
- Susun kantong plastik berisi beras dalam panci besar.
- Tuangi air hingga semua plastik terendam.
- Tambahkan garam dan daun pandan ke dalam panci.
- Rebus selama 45 menit hingga nasi mengembang memenuhi plastik dan matang.
- Waktu perebusan dapat bervariasi tergantung ukuran plastik dan jenis beras.
Angkat dan tiriskan:
- Setelah matang, angkat ketupat dari panci.
- Tiriskan hingga dingin.
- Proses pendinginan dan penirisan yang benar penting untuk mencegah lendir dan memperpanjang masa simpan ketupat.
Gunakan Plastik Khusus yang Tahan Panas dan Aman untuk Makanan
Penggunaan plastik sebagai pembungkus ketupat memerlukan perhatian khusus terhadap jenis plastik yang digunakan. Tidak semua jenis plastik aman untuk proses pemasakan yang melibatkan suhu tinggi. Pemilihan plastik yang tepat adalah kunci untuk memastikan keamanan pangan dan menghindari risiko kesehatan.
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah mengeluarkan peraturan mengenai pengawasan kemasan pangan. Berdasarkan Peraturan Kepala Badan POM No. HK.03.1.23.07.11.6664 tahun 2011 tentang Pengawasan Kemasan Pangan, plastik yang digunakan untuk kemasan pangan, termasuk untuk membuat lontong atau ketupat, harus memenuhi syarat uji migrasi. Peraturan ini menekankan pentingnya label yang jelas pada setiap plastik yang dijual, termasuk keterangan ketahanan panasnya.
Jenis plastik yang dianggap aman untuk membungkus makanan yang dimasak dengan suhu tinggi, seperti ketupat, adalah LLDPE (Linear Low-Density Polyethylene), HDPE (High-Density Polyethylene), PP (Polypropylene), dan OPP (Oriented Polypropylene). Jenis-jenis plastik ini memiliki titik leleh di atas 100°C, sehingga tidak mudah meleleh atau melepaskan zat kimia berbahaya saat terpapar panas tinggi selama perebusan.
Tips Memasak Ketupat Menggunakan Plastik agar Hasilnya Sempurna
Mencapai hasil ketupat plastik yang sempurna memerlukan beberapa tips dan trik khusus. Perhatian terhadap detail selama proses memasak dapat memengaruhi tekstur, kepadatan, dan daya tahan ketupat. Penerapan tips ini akan membantu menghasilkan ketupat yang pulen dan tidak mudah basi.
Pertama, pastikan takaran beras dalam plastik tidak terlalu penuh. Mengisi plastik hanya sekitar setengah atau sepertiga bagian dari volumenya adalah kunci agar beras memiliki ruang yang cukup untuk mengembang sempurna. Jika terlalu penuh, ketupat dapat menjadi keras dan tidak matang merata. Setelah diisi, lubangi plastik dengan jarum secara merata untuk memungkinkan sirkulasi air dan uap selama perebusan, namun hindari terlalu banyak lubang yang dapat membuat ketupat lembek.
Kedua, perhatikan teknik perebusan. Masukkan bungkusan plastik berisi beras ke dalam panci hanya setelah air mendidih. Memasukkan ketupat sebelum air mendidih dapat menyebabkan bagian dalam ketupat tidak matang sempurna karena beras menyerap terlalu banyak air di awal. Pastikan seluruh permukaan ketupat selalu terendam air selama proses perebusan. Jika air menyusut, tambahkan air panas secara berkala untuk menjaga suhu tetap stabil dan memastikan pemasakan merata.
Tips Penyajian Ketupat agar Awet Selama Momen Lebaran
Ketupat yang sudah matang dan pulen perlu disimpan dengan cara yang tepat agar tetap awet dan dapat dinikmati selama beberapa hari, terutama saat momen Lebaran. Penyimpanan yang benar akan menjaga tekstur dan rasa ketupat, serta mencegahnya cepat basi atau berlendir. Beberapa metode penyimpanan dapat diterapkan untuk memperpanjang masa simpan ketupat.
- Pendekatan dan penirisan optimal: Setelah direbus, siram ketupat dengan air dingin dan gantung di tempat sejuk hingga benar-benar kering.
- Penyimpanan di suhu ruang: Jika ingin menyimpan ketupat di suhu ruang, pastikan ketupat sudah benar-benar dingin dan kering. Gantung ketupat di tempat yang memiliki sirkulasi udara baik.
- Penyimpanan di kulkas: Untuk memperpanjang daya tahan ketupat hingga 4-7 hari atau bahkan satu minggu, simpan ketupat di dalam kulkas. Masukkan ketupat yang sudah dingin dan kering ke dalam wadah kedap udara.
- Menghangatkan kembali: Saat akan disajikan kembali, ketupat sebaiknya dihangatkan dengan cara dikukus selama 10-30 menit.
- Penggunaan air kapur sirih: Penambahan air kapur sirih pada beras yang sudah dicuci sebelum dimasukkan ke dalam plastik dapat meningkatkan kekenyalan dan daya tahan ketupat.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Topik
Q: Berapa lama ketupat plastik bisa bertahan?
A: Ketupat plastik yang disimpan dengan benar di suhu ruang dapat bertahan 2-3 hari.
Q: Apakah ketupat plastik aman dikonsumsi?
A: Ketupat plastik aman dikonsumsi asalkan menggunakan jenis plastik yang sesuai standar keamanan pangan.
Q: Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk merebus ketupat plastik?
A: Waktu perebusan ketupat plastik bervariasi, beberapa resep menyarankan 45 menit.
Q: Apa perbedaan ketupat plastik dan ketupat daun?
A: Perbedaan utama terletak pada bahan pembungkus dan proses pembuatannya.
Q: Bagaimana cara membuat ketupat plastik tidak lembek?
A: Untuk menghindari ketupat plastik menjadi lembek, pastikan mengisi beras hanya setengah dari volume plastik.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4723091/original/022901400_1705917470-000_34G49R7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5523248/original/041987400_1772796749-Gemini_Generated_Image_slt5zlslt5zlslt5.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522991/original/087229200_1772784880-WhatsApp_Image_2026-03-05_at_22.03.25.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4656024/original/087867700_1700481617-menu_masakan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5514419/original/030534200_1772089658-Orek_Tempe_Basah_Kecap_Pedas_Manis.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5523095/original/074739200_1772789322-ketupat_sayur_cov.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522633/original/037038700_1772771520-Etihad.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5519808/original/096817500_1772598149-3eb67482-83f2-4946-b521-5f8a023e4749.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500560/original/005975500_1770870262-Gemini_Generated_Image_7s2mqt7s2mqt7s2m.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1200943/original/029195400_1460459978-berrykitchen.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522899/original/012891700_1772780047-cropped-297a327e-f7df-49ae-a64a-477b55582882.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522328/original/005155500_1772757018-unnamed__68_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522954/original/093184000_1772781930-Depositphotos_534672768_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4015752/original/063830100_1651925636-morgane-perraud-Jc2JGFFsfNI-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522926/original/093430000_1772780240-cropped-f09d3eac-27a3-4e24-ba40-d8dbaeac6f5f.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522869/original/082396800_1772778969-WhatsApp_Image_2026-03-06_at_11.15.30.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522752/original/056586000_1772775445-cropped-d3758302-359d-4aaf-81ad-232128505200.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4886817/original/063184600_1720500173-Sepiring_tumis_toge_tahu.__Liputan6.comIGyscooking_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522728/original/066093000_1772774685-cropped-9dbe4da8-e7f7-41dd-bdc1-abf06bb2a0e7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522643/original/035856700_1772771621-kate_middleton_joget.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5414818/original/029407400_1763352077-ATK_BOLA_Byon_Combat_Showbiz_6.png)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,45,600,0)/kly-media-production/medias/5405283/original/043379500_1762433088-Rinanda_Aprillya_Maharani__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5161764/original/086600400_1741847570-1741841423969_salah-satu-faktor-eksternal-penyebab-pelanggaran-ham-adalah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5286401/original/022817500_1752741530-pexels-nadin-sh-78971847-12288356.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5406457/original/028571800_1762575042-unnamed__5_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5432085/original/094521500_1764755867-Vidio_Guideline_2025_NON-SPORTS_IGF_-_Horizontal_-_arya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5335120/original/005264300_1756787602-____________-_-_-_______6_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5424599/original/031115100_1764148660-SUGAR_BABY_-_SCREEN_BACKDROP.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5419406/original/066046400_1763694256-miss_universe_final.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3134973/original/008613900_1590134592-cara-membuat-bakso-sapi.jpg.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1256728/original/bcfc6c770a11d6e0dbef2bd76510ecedtong.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5415683/original/002724400_1763390911-Heroes-Next-Door---Apple-Artwork---16_9-Cover-Art.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407523/original/003131000_1762745038-bolu_kukus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5417032/original/082598700_1763517202-20251119_083647.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427035/original/012103300_1764325128-Screenshot_2025-11-06_162838.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5411071/original/027135000_1762998340-kue_kukus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4246539/original/048015900_1669891197-lele-goreng-fried-catfish-is-traditional-indonesian-culinary-food-catfish-chilli-tomato-paste-popular-street-food-called-pecel-lele-lamongan-penyetan-lele_511235-5145.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407992/original/099247800_1762760314-r-eris-i5XurHSjE1M-unsplash__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2763703/original/047402500_1553768492-KETOPRAK_KARET_TENGSIN_3.jpeg)