Pesona Kate Middleton dengan Topi Lebar, Bikin Gagal Cium Pipi Putri Anne

7 hours ago 3

Liputan6.com, Jakarta - Kate Middleton kembali menghadiri acara kebaktian Hari Persemakmuran di Westminster Abbey pada Senin, 9 Maret 2026. Ia berdiri berdampingan dengan Pangeran William, tepat di belakang Raja Charles III dan Ratu Camilla.

Untuk kesempatan itu, Kate tampak anggun berbalut busana formalnya yang terdiri dari gaun mantel biru tua Catherine Walker dengan bantalan bahu bergaya era 80an yang mengingatkan pada gaya busana mendiang Putri Diana. Atasan itu berpadu dengan rok berlipit yang halus. 

Mengutip Hello Magazine, Selasa (10/3/2026), ibu dari Pangeran George, Putri Charlotte, dan Pangeran Louis itu menata rambut cokelat khasnya dengan gaya sedikit bergelombang, dan riasannya tampak segar dan sempurna seperti biasanya. Ia juga mengenakan anting-anting Bahrain Pearl Drop yang pernah menjadi milik mendiang Ratu Elizabeth II. Sang ratu mengenakannya pada hari pernikahannya pada 1947.

Tak lengkap tampilan itu tanpa topi dengan lidah lebar. Topi klasik itu berwarna biru tua dan memiliki jaring di bagian atasnya. Pesona Kate langsung memancar, tapi topi pula yang membuatnya tidak bisa memberikan ciuman di pipi Putri Anne. Padahal, tradisi 'cipika-cipiki' kerap dilakukannya sebagai bentuk salam hangat antar-keluarga kerajaan. 

Mengatasi kekikukan akibat topi, Kate dan Putri Anne tampak bercanda saat mereka saling menyapa. Sementara, Pangeran William menyapa bibinya dengan ciuman di setiap pipi.

Gaya Sapa Khas Putri Anne

Reporter kerajaan Rebecca English dari Daily Mail, yang membagikan video interaksi tersebut di media sosial, menjelaskan bahwa mereka tidak mencoba berciuman karena topi besar yang dikenakan Putri Kate.

"Tidak mungkin Putri Anne akan mencoba berciuman di bawah topi seperti Putri Wales," tulis English dalam keterangan video momen tersebut di Instagram, dikutip dari People.

Putri Anne dikenal lebih menyukai sapaan formal sambil bercanda tentang dirinya sendiri. Itu ditunjukkan ketika kapten tim rugby Skotlandia, Sione Tuipulotu hendak memeluk sang putri setelah kemenangan timnya baru-baru ini. Pelukan itu ditepis halus dengan menyodorkan tangan untuk berjabatan.

Setelah kematian Ratu Elizabeth pada 2022, Putri Anne juga dilaporkan menyatakan preferensinya untuk sapaan yang lebih formal. Penulis biografi kerajaan, Robert Hardman, menulis dalam bukunya, The Making of a King: King Charles III and the Modern Monarchy, bahwa seorang anggota staf senior menawarkan pelukan kepadanya tak lama setelah Ratu Elizabeth meninggal.

Reaksinya saat itu tak terduga. "Kemudian muncul senyum masam. 'Itu adalah terakhir kalinya hal itu akan terjadi,' kata Putri dengan tegas," tulis Hardman. 

Kate Middleton Beri Sapaan Formal untuk Raja Charles

Meski melewatkan ciuman pipi pada Putri Anne, Kate dilaporkan tetap memberikan ciuman untuk Raja Charles dan Ratu Camilla. Ia dengan lihat mengatur posisi topinya untuk mencium keduanya disertai dengan gerakan membungkuk.

Pangeran William adalah anggota keluarga pertama yang menyapa ayahnya, yang tiba terakhir tepat sebelum upacara dimulai, dengan mendekat dan memberikan ciuman di setiap pipi. William kemudian menyapa Ratu Camilla dengan ciuman juga.

Agenda dilanjutkan dengan mendengarkan pidato dari duta besar Royal Commonwealth Society, Geri Halliwell-Horner, renungan dari Oti Mabuse, dan puisi dari Selina Tusitala Marsh, Penyair Laureat Persemakmuran pertama. Sebagai kepala Persemakmuran, Charles menyampaikan pesan tahunan kepada 56 negara anggota, yang akan mengadakan pertemuan Persemakmuran dua tahunan mereka tahun ini selama minggu pertama bulan November di ibu kota Antigua dan Barbuda.

Terinspirasi oleh tema pertemuan – mempercepat kemitraan dan investasi untuk Persemakmuran yang makmur – kebaktian tersebut merayakan kolaborasi sebagai kekuatan utama keluarga bangsa-bangsa modern. Charles dan Camilla tiba lebih dulu, diikuti oleh Pangeran dan Putri Wales, bersama 1.800 tamu di acara tahunan tersebut.

Tampilan Kate Middleton Saat Kunjungi Kuil Hindu

Sebelumnya, kunjungan Kate ke Leicester, pada Kamis, 5 Maret 2026, menuai perhatian luas, termasuk mengunjungi Kuil Hindu Shreeji Dham Haveli, yang didedikasikan untuk ajaran Shrimad Vallabhacharya Mahaprabhuji. Dalam kesempatan itu, menghormati budaya setempat, Kate melepas alas kakinya dan mengikuti rangkaian kegiatan di sana. Salah satunya adalah ikut serta menari India, khususnya tarian tradisional.

"Sungguh menakjubkan," kata Mayur Kachela, anggota komite eksekutif kuil yang menemani Kate berkeliling, menurut Daily Mail, dikutip dari People, Jumat, 6 Maret 2026.

"Ia benar-benar menghargai apa yang kami lakukan di sini, dan sangat terlibat. Ini adalah bagian dari keyakinan kami, dan sangat menyenangkan bahwa ia menghargai apa yang kami lakukan," katanya kepada media tersebut.

Mengutip Hello Magazine, tampil sendiri tanpa Pangeran William yang juga sedang bertugas luar kota, Kate tampil mengenakan gaun putih potongan midi karya Ralph Lauren. Gaun itu menampilkan rok berlipit dengan ujung rok feminin yang melingkari kakinya. Bagian atas gaun pas badan dengan kerah bulat.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |