Mengenal Mandelic Acid, Eksfoliator Lembut yang Bantu Rambut Tumbuh Lebih Sehat

2 hours ago 3

Liputan6.com, Jakarta - Mandelic acid mulai dikenal sebagai salah satu bahan dalam perawatan kulit kepala yang dapat membantu menjaga kesehatan rambut. Di tengah banyaknya tren perawatan rambut—mulai dari suplemen, serum, hingga terapi cahaya merah yang diklaim dapat menebalkan rambut—perhatian terhadap kesehatan kulit kepala kini semakin meningkat.

Sebelum mencoba berbagai tren tersebut, para ahli menekankan bahwa rambut yang sehat berawal dari kulit kepala yang bersih dan seimbang. Melansir InStyle, Kamis, 5 Maret 2026, eksfoliasi atau pengelupasan kulit kepala sering diperlukan untuk mengangkat sel kulit mati, minyak berlebih, dan kotoran yang menumpuk.

Jika tidak dibersihkan, penumpukan ini dapat mengganggu kesehatan folikel rambut. Di antara berbagai bahan perawatan rambut yang kini populer, mandelic acid mulai menarik perhatian. Kandungan ini sebelumnya lebih dikenal dalam produk perawatan wajah, tapi kini juga digunakan untuk membantu merawat kulit kepala.

Mandelic acid termasuk dalam kelompok alpha-hydroxy acid (AHA) yang berfungsi sebagai eksfoliator. Bahan ini berasal dari almond pahit dan bekerja lebih lambat dibandingkan beberapa jenis AHA lain yang lebih kuat. Karena itu, mandelic acid dianggap lebih lembut dan cocok digunakan pada kulit kepala.

Dokter kulit Mona Gohara menjelaskan bahwa pertumbuhan rambut yang sehat tidak bergantung pada satu bahan saja. Menurutnya, yang terpenting adalah menjaga keseimbangan kulit kepala.

"Pertumbuhan rambut yang sehat bukan tentang satu bahan ajaib, tapi tentang menghilangkan penghalang dan mendukung ekosistem kulit kepala," ujarnya. Ia menambahkan, mandelic acid dapat membantu membersihkan penumpukan pada kulit kepala.

Sementara itu, bahan lain seperti peptida dan formula pendukung, dapat membantu folikel rambut bekerja lebih optimal. Dengan perawatan yang sesuai dengan kondisi kulit kepala, pertumbuhan rambut pun dapat berlangsung lebih sehat dan berkelanjutan.

Manfaat Mandelic Acid

Jika dimasukkan ke dalam rutinitas mencuci rambut, mandelic acid dapat memberi beberapa manfaat bagi rambut dan kulit kepala. Salah satunya adalah membantu menghilangkan penumpukan sisa produk seperti sampo kering, hair spray, atau minyak rambut.

Menurut dr. Gohara, kandungan ini mampu melarutkan minyak berlebih, sel kulit mati, dan residu yang dapat menyumbat folikel rambut. Eksfoliasi lembut dari mandelic acid membantu membersihkan permukaan kulit kepala sehingga produk perawatan rambut lain dapat bekerja lebih optimal.

Kulit kepala yang bersih juga menciptakan lingkungan yang lebih sehat bagi folikel rambut, sehingga rambut berpeluang tumbuh lebih kuat. Selain itu, mandelic acid memiliki sifat antimikroba yang dapat membantu mengatasi masalah seperti ketombe, gatal, dan iritasi.

Bahan ini bekerja dengan menekan pertumbuhan mikroba penyebab bau dan ketombe. Karena memiliki ukuran molekul lebih besar dibandingkan AHA lain, mandelic acid cenderung bekerja lebih lembut sehingga risiko iritasi pada kulit kepala relatif lebih rendah.

Cara Menggunakan Mandelic Acid

Para ahli menyarankan cara paling mudah menggunakan mandelic acid pada kulit kepala adalah melalui sampo. Frekuensi pemakaiannya bisa disesuaikan dengan jenis dan rutinitas perawatan rambut.

Saat keramas, aplikasikan sampo pada rambut yang sudah dibasahi, lalu pijat lembut kulit kepala dengan ujung jari—hindari menggunakan kuku. Fokuskan pada akar rambut, bukan pada bagian tengah hingga ujung.

Diamkan sekitar 30–60 detik agar mandelic acid membantu melonggarkan minyak dan kotoran, lalu bilas hingga bersih. Setelah itu, gunakan kondisioner pada bagian tengah hingga ujung rambut untuk menjaga kelembapan.

Sampo dengan kandungan ini dapat digunakan oleh orang yang sering keramas maupun yang mencuci rambut lebih jarang, seperti pemilik rambut keriting atau bertekstur. Kuncinya adalah konsistensi.

Beberapa produk yang direkomendasikan antara lain Neutrogena Hair Restore Shampoo dan OGX ProGrowth + Peptide Shampoo, yang memberikan eksfoliasi lembut sehingga aman digunakan secara rutin.

Risiko dan Tindakan Pencegahan

Meski dikenal sebagai salah satu AHA yang lebih lembut, mandelic acid tetap merupakan bahan eksfoliator. Artinya, jika digunakan berlebihan, kandungan ini bisa menyebabkan kulit kepala menjadi kering atau lebih sensitif.

Bagi yang memiliki kulit kepala sensitif, sebaiknya mulai menggunakan secara perlahan sambil memperhatikan reaksi kulit kepala. Jika muncul keluhan tertentu, konsultasi dengan tenaga kesehatan juga dianjurkan.

Dokter Gohara menyarankan untuk menghentikan sementara penggunaan produk eksfoliasi jika kulit kepala sedang mengalami masalah. "Jika terjadi flare eksim, psoriasis, iritasi parah, atau ada luka terbuka di kulit kepala, sebaiknya hentikan dulu penggunaan produk eksfoliasi sampai kondisinya kembali tenang," ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa penggunaan berlebihan tidak selalu memberikan hasil yang lebih baik. "Terlalu sering menggunakan produk eksfoliasi justru bisa menyebabkan kekeringan. Jika Anda sedang menjalani perawatan dari dokter kulit atau menggunakan obat resep untuk kulit kepala, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu sebelum menambahkan produk baru," tandasnya.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |