Margot Robbie Lebih Segar dengan Potongan Rambut Bob dan Poni Depan

8 hours ago 4

Liputan6.com, Jakarta - Bintang film Wuthering Heights, Margot Robbie, memotong pendek rambut pirang panjangnya yang dipertahankan selama masa promosi. Gaya rambut bob blunt pendek dengan poni depan adalah pilihan terbarunya untuk menghadiri peragaan busana Channel Women’s Ready to Wear Fall/Winter 2026-2027 di sela Paris Fashion Week 2026 pada Senin, 9 Maret 2026.

Melansir People, Selasa, 10 Maret 2026, lewat penampilan terbarunya, ia seolah mengucapkan “selamat tinggal” pada rambut pirang panjangnya yang sebelumnya terurai melewati bahu. Gaya rambut barunya itu menghadirkan kesan segar sekaligus edgy di tengah kemeriahan pekan mode bergengsi tersebut.

Gaya rambutnya yang ditata dengan kesan sedikit berantakan, dilengkapi poni yang dipotong hingga setinggi alis. Meski tampil dengan potongan baru, Margot Robbie tetap mempertahankan warna pirang khasnya, yang diperkaya dengan beberapa helai highlight keemasan sehingga memberikan tampilan yang terlihat alami.

Busana yang dikenakan sang aktris sederhana namun tetap elegan. Ia mengenakan tank top putih transparan dengan potongan leher bulat yang menonjolkan siluet tubuhnya yang tinggi dan ramping, dipadukan dengan bra berwarna senada yang sedikit terlihat.

Margot Robbie kemudian melengkapi penampilannya dengan memadukan atasan tersebut dengan jaket oversized dan celana jeans longgar yang menjuntai hingga menutupi bagian atas sepatu. Busana itu dikombinasikan dengan sepatu hak tinggi dua warna, cokelat muda dan hitam yang memberi sentuhan klasik pada keseluruhan tampilannya.

Gaya Kasual Elegan di Paris Fashion Week

Robbie juga menjinjing tas abu-abu berantai perak serta menggenggam syal di tangannya. Ia menambahkan aksesori yang minimalis, sepasang anting hoop kecil yang terlihat di balik potongan rambut bob barunya.

Riasannya pun dibuat secara sederhana dengan sentuhan make up natural yang segar, dipadukan dengan lipstik bernuansa merah muda yang lembut. Kemunculan aktris tersebut di Paris Fashion Week terjadi di tengah tur promosi film Wuthering Heghts, di mana ia telah mencuri perhatian sejak Januari lewat gaya gothic chic bernuansa abad ke-18 bersama lawan mainnya, Jacob Elordi.

Pemeran Catherine Earnshaw dalam adaptasi film yang disutradarai oleh Emerald Fennell juga kerap menampilkan nuansa gotik dan romantis yang terinspirasi dari era latar cerita Wuthering Heights dalam berbagai tur persnya. Melansir Elle, dalam film tersebut, rambutnya ditampilkan sangat panjang, sering kali dikepang, ditata secara rumit, dan dihias dengan indah untuk menyesuaikan nuansa era cerita.

Para Bintang di Show Chanel

Selain Robbie, show Chanel pada Senin malam juga diramaikan dengan kehadiran Jennie Kim alias Jennie BLACKPINK. Pelantun lagu Like Jennie itu duduk di barisan depan dengan atasan jala berhiaskan manik-manik hijau dan kemeja yang dikenakan di atas pakaian dalam berwarna hitam. Ia menata rambutnya bun rapi dengan anting bulat dengan permata ruby dan tas tangan warna merah. 

Tapi, WWD secara khusus menyoroti sepatu yang dikenakannya. Dikutip Selasa, 10 Maret 2026, sepatu bergaya pump yang unik itu sebenarnya diperkenalkan pertama kali dalam koleksi musim semi 2026 pada musim gugur lalu. Sepatu berwarna krem dan hitam memiliki trim di sepanjang bagian atas yang mengalir menjadi garis vertikal di bagian depan. Gaya ini juga dipotong lebih tinggi daripada pump biasa dan memiliki garis luar segitiga, bukan melengkung. 

Bersama dengan Jennie, hadir pula Teyana Taylor. Pemenang Golden Globes 2026 itu semakin eksis di berbagai pertunjukan mode dunia. Kali ini, ia mengenakan gaun bermotif yang kompleks, dikombinasikan dengan jas hujan transparan berhias ornamen merah. 

Taylor memadankan busananya dengan sepatu bergaya pump slingback berujung runcing. Sepatu itu memiliki tali slingback klasik dengan gesper dan tumit meruncing. Bagian atasnya dipotong di samping, menjadikannya sepatu pump yang lebih terbuka. Sepatu berujung putih itu kontras dengan warna hitam di bagian belakang, dihiasi dengan logo Chanel yang saling bertautan.

Tema Koleksi Chanel

Sejak mengambil alih jabatan direktur kreatif tahun lalu, Matthieu Blazy telah membingkai koleksinya sebagai percakapan fiktif dengan sang pendiri label, Coco Chanel, seringkali membiarkan kata-katanya membimbing jalannya. Begitu pula dengan koleksi busana siap pakai yang dipamerkannya pada Senin malam.

Blazy mengaku koleksi itu terinspirasi dari wawancara Chanel dengan surat kabar Prancis Le Figaro pada 1950-an. Di belakang panggung setelah pertunjukan, ia membacakan kutipan tersebut.

"Mode adalah ulat dan kupu-kupu," katanya. "Jadilah ulat di siang hari dan kupu-kupu di malam hari. Tidak ada yang lebih nyaman daripada ulat dan tidak ada yang lebih diciptakan untuk cinta daripada kupu-kupu. Kita membutuhkan gaun yang merayap dan gaun yang terbang. Kupu-kupu tidak pergi ke pasar dan ulat tidak pergi ke pesta dansa."

Dengan melihat ke belakang, sungguh menakjubkan melihat betapa eratnya koleksi musim gugurnya mengikuti konsep tersebut, dengan tampilan yang bervariasi dari jersey hitam polos hingga jaring logam dalam warna pelangi yang berkilauan.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |