Hermes Disebut Pernah Menolak Tasnya Dibeli North West Anak Kim Kardashian

6 hours ago 5

Liputan6.com, Jakarta - Kim Kardashian dikenal memiliki banyak tas Hermes langka, tapi putrinya dilaporkan pernah dilarang untuk memilikinya. Dalam buletin Back Row, jurnalis Amy Odell merinci insiden Hermes yang menolak menjual tas mereka kepada North West.

Odell mewawancarai mantan karyawan butik Hermes di Beverly Hills yang setuju berbicara dengan syarat anonim. "Tidak setiap selebriti mendapatkan apa yang mereka inginkan," kata pramuniaga itu tentang pengalamannya selama bekerja di toko tersebut.

"Kanye West dan Kim Kardashian menginginkan tas Mini Kelly hitam untuk North atau semacamnya. Dan Hermès mengatakan tidak," ungkap sumber tersebut, dikutip dari InStyle, Selasa (10/3/2026).

"Saya tidak tahu mengapa, tetapi kami seperti, ‘Oh, wow.’ Saya pikir pada titik itu masalahnya melalui pihak perusahaan, karena jika seseorang yang sangat terkenal menginginkan sesuatu, maka jelas mereka akan difoto mengenakannya — dan mereka tidak ingin sembarang orang difoto mengenakannya," tambahnya.

"Jadi, Anda akan menghubungi kantor pers dan berkata, ‘Hei, si anu ingin tas tangan.’ Dan mereka biasanya akan berkata, ‘Oke.’ Tapi entah kenapa mereka tidak ingin North West memiliki Mini Kelly dari kulit buaya."

Tas Hermès yang terbuat dari kulit eksotis seperti buaya harganya lebih mahal daripada modelnya. Mini Kelly dari kulit buaya biasanya dijual sekitar USD 80.000 (sekitar Rp1,35 miliar) di pasar barang bekas. Hermès terkenal tidak mengiklankan harga eceran tas tangan mereka, yang biasanya hanya boleh dibeli oleh pelanggan setia merek tersebut, menurut The Telegraph.

Meski begitu, North pernah tertangkap kamera menenteng tas Hermen pada 2019. Ia membawa versi putih dari tas yang didambakan itu saat keluar bersama ibunya di New York.

Tasya Farasya Borong Hermes di Dubai

Di sisi lain, Tasya Farasya pernah kedapatan memborong tas Hermes saat berlibur ke Dubai, Uni Emirat Arab (UEA), usai bercerai dari Ahmad Assegaf. Salah satunya adalah Kelly Mini Chevre Mysore Blue Hydra yang jadi pelengkap properti foto bos brand kecantikan Mother of Pearl saat difoto di gurun pasir.

Tas tangan biru berukuran mini itu tampak selaras dengan busana yang dikenakan. Melansir Saclab, Senin, 29 September 2025, seri Hermes Kelly ini memiliki "siluet mini yang terstruktur dan interior ringkas untuk menampung barang-barang penting: ponsel, lipstik, dan kartu kredit."

Tas buatan tangan ini bermaterial kulit Blue Hydra Chevre Mysore. "Ukurannya yang kecil memungkinkan Anda membawanya siang atau malam untuk berbagai acara," tulisnya. Harga tas Hermes milik Tasya Farasya ini diperkirakan sekitar 20,8 ribu dolar AS (sekitar Rp 347 juta) di sejumlah situs penjualan kembali.

Tas Hermes Koleksi Tasya Farasya

Di potret berbeda, Tasya membawa tas Hermes lainnya saat berfoto di The Dubai Fountain. Itu merupakan seri Tablier Sellier, merujuk situs web merek mewah tersebut.

Dituliskan bahwa tas Tablier Sellier terinspirasi dari pakaian pelindung para perajin pelana di Faubourg Saint-Honoré: celemek kulit. "Tali lehernya diubah jadi pegangan, sementara paku pelana, gesper, dan tali samping mengikat penutup kulit untuk menyembunyikan kantong kanvas yang dapat dilepas," tulis Hermes.

"Gespernya berputar seperti kancing manset untuk membuka dan menutup tas, dipercantik dengan empat kancing identik di bagian bawah untuk gaya, sekaligus perlindungan ekstra. Dikenakan di lengan atau di bahu, tas ini memiliki garis-garis yang tegas dan konstruksi yang ringan, menjadikannya teman sehari-hari yang sempurna."

Tas Hermes Tasya yang Dibawa ke Sidang Cerai

Tas Hermes lainnya sempat dibawa Tasya saat menghadiri langsung sidang perdana perceraiannya dengan Ahmad Assegaf di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Rabu, 24 September 2025. Beauty influencer berusia 33 tahun tersebut menenteng tas Hermes Birkin Himalayan yang langka, yang harganya mencapai Rp 7,5 miliar.

Melansir Voila, 25 September 2025, seri ini masuk jajaran tas termahal rumah mode Prancis tersebut dan paling diburu para kolektor luxury bag. Daya tahan kulit yang tinggi, proses pembuatan yang sangat rahasia dan rumit, serta hanya tersebar dalam jumlah yang terbatas merupakan beberapa alasan seri tas mewah ini jadi dambaan para kolektor. 

Tas tangan prestisius itu dibawa Tasya saat ia meminta nafkah Rp 100 pada mantan suaminya. Kuasa hukum Tasya, Sangun Raghado, mengatakan bahwa kliennya telah cerai secara agama sejak 10 September 2025.

"Pada gugatan, kami mengajukan nafkah senilai Rp 100 karena mengingat selama ini Ibu Tasya juga merasa tidak ada nafkah selama menikah, sehingga lebih baik kami ajukan sebagai bentuk tanggung jawab mantan suami terhadap anak-anaknya saja senilai Rp 100," ungkap Riphat di Jakarta, Rabu, menurut kanal Showbiz Liputan6.com.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |