- Apakah beras perlu direndam sebelum membuat lontong?
- Berapa lama waktu merebus lontong?
- Mengapa lontong bisa keras di bagian tengah?
Baca artikel ini 5x lebih cepat
Liputan6.com, Jakarta - Tradisi memasak hidangan pelengkap Lebaran masih dijalankan banyak keluarga di Indonesia. Selain ketupat, lontong sering dipilih karena proses pembuatan dapat dilakukan dengan bahan yang tersedia di dapur. Hidangan ini biasa disajikan bersama opor ayam, sayur labu, atau sambal goreng.
Dalam praktiknya, banyak orang menghadapi kendala saat memasak lontong. Waktu memasak yang lama dan penggunaan gas yang besar sering menjadi perhatian, terutama ketika proses memasak dilakukan dalam jumlah banyak menjelang hari raya.
Karena itu, memahami cara membuat lontong yang cepat matang dan hemat gas menjadi hal yang penting, sebab, teknik yang tepat dapat membantu proses memasak berlangsung lebih singkat tanpa mengubah bentuk dan tekstur lontong. Bagi yang ingin mengetahui caranya, berikut Liputan6 hadirkan langkah-langkahnya, dirangkum, Selasa (10/3).
Ciri Lontong yang Enak
Lontong dikenal sebagai makanan berbahan dasar beras yang dimasak dalam bungkus hingga membentuk silinder padat. Setelah matang, lontong dipotong menjadi beberapa bagian lalu disajikan bersama kuah atau lauk tertentu. Di berbagai daerah, lontong menjadi bagian dari menu harian maupun hidangan perayaan.
Lontong yang layak disajikan memiliki bentuk yang utuh ketika dipotong. Permukaan potongan terlihat rapat tanpa rongga besar. Butiran beras saling menyatu sehingga tidak mudah hancur saat ditekan dengan sendok atau ketika disiram kuah makanan.
Selain bentuk dan kepadatan, tingkat kematangan juga menjadi penentu. Beras harus berubah menjadi padatan yang menyatu tanpa bagian keras di tengah. Jika bagian tengah masih keras, lontong akan sulit dipotong dan tidak menyerap kuah dengan baik saat disajikan.
Bahan untuk Membuat Lontong
Sebelum proses memasak dimulai, bahan dan takaran perlu disiapkan dengan tepat. Takaran yang seimbang membantu beras mengembang saat dimasak sehingga proses perebusan tidak memerlukan waktu terlalu lama. Berikut bahan yang digunakan untuk membuat lontong:
- 500 gram beras
- Air secukupnya untuk merendam beras
- Daun pisang secukupnya untuk membungkus
- Lidi atau tusuk gigi untuk menyematkan daun
- Air untuk merebus lontong dalam panci besar
Beras menjadi bahan utama yang menentukan hasil akhir lontong. Daun pisang digunakan sebagai pembungkus agar bentuk lontong tetap terjaga selama proses perebusan. Air diperlukan dalam dua tahap, yaitu untuk merendam beras dan untuk merebus lontong hingga matang.
Langkah Membuat Lontong yang Cepat Matang dan Hemat Gas
Setelah bahan tersedia, proses pembuatan lontong dapat dimulai dengan beberapa tahap yang dilakukan secara berurutan agar hasil matang merata. Berikut langkah-langkah dalam membuat lontongnya:
- Langkah pertama dimulai dengan mencuci beras hingga air bilasan terlihat jernih, lalu beras direndam selama beberapa waktu agar butiran menyerap air sehingga proses pemasakan berlangsung lebih cepat.
- Setelah itu daun pisang dipotong dan dibentuk menjadi tabung, kemudian salah satu ujungnya disematkan dengan lidi.
- Beras yang telah direndam dimasukkan ke dalam gulungan daun hingga sekitar setengah bagian ruang tabung.
- Langkah selanjutnya adalah menutup bagian atas bungkus dengan melipat daun lalu menyematkannya menggunakan lidi.
- Semua lontong yang sudah terbentuk dimasukkan ke dalam panci berisi air hingga seluruh bagian terendam.
- Panci kemudian diletakkan di atas kompor dan air direbus sampai mendidih.
- Proses perebusan dilakukan hingga beras berubah menjadi padatan di dalam bungkus daun. Selama proses ini, air perlu dipastikan tetap menutup permukaan lontong.
- Jika air berkurang, air tambahan dapat dimasukkan agar lontong tetap terendam sampai matang.
Kunci Agar Lontong Bisa Cepat Matang dan Hemat Gas
Salah satu hal yang memengaruhi lama waktu memasak lontong adalah proses perendaman beras sebelum dimasak. Ketika beras direndam, butiran akan menyerap air sehingga proses pemanasan di dalam panci berlangsung lebih cepat. Cara ini membantu mengurangi waktu perebusan dibandingkan langsung memasak beras tanpa perendaman.
Selain itu, ukuran isian dalam bungkus daun juga perlu diperhatikan. Jika beras dimasukkan terlalu penuh, ruang untuk pengembangan akan berkurang sehingga lontong membutuhkan waktu lebih lama untuk matang. Mengisi sekitar setengah ruang tabung memberikan ruang bagi beras untuk mengembang selama proses perebusan.
Penggunaan panci yang sesuai juga berpengaruh terhadap konsumsi gas. Panci dengan ukuran yang dapat menampung seluruh lontong dalam satu kali proses membantu mengurangi frekuensi memasak. Dengan cara ini, waktu memasak dapat dikendalikan dan penggunaan gas dapat ditekan.
Mengapa Gas Boros Saat Membuat Lontong?
Penggunaan gas yang besar saat memasak lontong sering terjadi karena waktu perebusan berlangsung lama. Proses memasak beras dalam bungkus membutuhkan panas yang stabil hingga bagian tengah benar-benar matang. Jika proses ini berlangsung terlalu lama, konsumsi gas akan meningkat.
Selain itu, penggunaan air dalam jumlah banyak juga memengaruhi kebutuhan panas selama memasak. Air harus dipanaskan hingga mendidih dan dijaga tetap panas selama proses perebusan. Jika air terus berkurang lalu ditambah kembali dalam kondisi dingin, kompor membutuhkan waktu untuk memanaskan ulang air tersebut.
Faktor lain yang memengaruhi penggunaan gas adalah jumlah lontong yang dimasak. Jika lontong dimasak sedikit demi sedikit dalam beberapa kali perebusan, kompor harus dinyalakan berulang kali. Kondisi ini membuat gas lebih cepat habis dibandingkan memasak dalam satu panci sekaligus.
Cocok Jadi Hidangan Pelengkap Lebaran
Pada saat Lebaran, ketupat sering menjadi menu utama yang disajikan bersama berbagai hidangan. Namun dalam beberapa situasi, jumlah ketupat yang tersedia tidak selalu mencukupi untuk semua anggota keluarga atau tamu yang datang.
Dalam kondisi tersebut, lontong dapat menjadi pilihan yang dapat dimasak dengan bahan yang tersedia di dapur. Proses pembuatannya tidak memerlukan cetakan khusus sehingga dapat dilakukan menggunakan daun pisang yang dibentuk menjadi tabung sederhana.
Selain itu, lontong dapat dipotong dan disajikan bersama berbagai jenis lauk yang biasa hadir saat Lebaran. Potongan lontong dapat disandingkan dengan opor ayam, sayur bersantan, atau hidangan berkuah lainnya sehingga tetap menjadi pelengkap yang dapat menggantikan ketupat dalam penyajian makanan keluarga.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Topik
1. Apakah beras perlu direndam sebelum membuat lontong?
Beras sebaiknya direndam sebelum dimasak. Perendaman membantu butiran beras menyerap air sehingga proses perebusan berlangsung lebih singkat.
2. Berapa lama waktu merebus lontong?
Waktu perebusan dapat berlangsung sekitar 1 hingga 2 jam tergantung ukuran lontong dan jumlah air dalam panci.
3. Mengapa lontong bisa keras di bagian tengah?
Bagian tengah lontong bisa keras jika beras tidak direndam terlebih dahulu atau jika ruang dalam bungkus terlalu penuh sehingga beras tidak memiliki ruang untuk mengembang.
4. Apakah lontong bisa dibuat tanpa daun pisang?
Lontong dapat dibuat menggunakan plastik tahan panas sebagai pembungkus jika daun pisang tidak tersedia.
5. Bagaimana cara menyimpan lontong setelah matang?
Lontong yang sudah matang dapat disimpan pada wadah tertutup setelah dingin dan digunakan dalam beberapa waktu sebelum disajikan.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5521770/original/028933000_1772699882-brownies_tepung_beras.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4990742/original/091429100_1730717205-cara-buat-kulit-lumpia.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5526475/original/007526400_1773123265-pizzeria.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5526523/original/079569800_1773124602-181773-2__Dok._Destination_New_South_Wales___1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5526336/original/089383700_1773117766-cropped-42cd61c2-66e4-4363-ba40-f0566a985397.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5526171/original/039930700_1773113587-unnamed__14_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5526334/original/029252900_1773117493-Gemini_Generated_Image_4si3s44si3s44si3.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5526262/original/058152400_1773115931-cropped-0a41096d-9319-485e-ba12-8a4ba2f5ec1f.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5526173/original/095414500_1773113875-Gemini_Generated_Image_rybd74rybd74rybd.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5526256/original/098665700_1773115872-WhatsApp_Image_2026-03-09_at_19.59.20.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5520043/original/060497800_1772604742-unnamed__41_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5441583/original/061002400_1765512659-Kue_Kacang.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5526167/original/073279200_1773113554-cropped-4438a58a-3b0f-4437-ad27-02fb06f3b7b1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5526014/original/014003600_1773108042-000_34827XM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5525221/original/014951400_1773034581-Depositphotos_607270634_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5526062/original/056413600_1773110274-unnamed__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5525976/original/003464700_1773105531-000_32DX8TW.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5524587/original/008144700_1772957198-IMG_0245.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5151262/original/086678700_1741152554-omelet-white-plate-garnished-with-tomatoes-coriander.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5525952/original/085462100_1773103297-000_A2K699M.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5414818/original/029407400_1763352077-ATK_BOLA_Byon_Combat_Showbiz_6.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5161764/original/086600400_1741847570-1741841423969_salah-satu-faktor-eksternal-penyebab-pelanggaran-ham-adalah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5286401/original/022817500_1752741530-pexels-nadin-sh-78971847-12288356.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5432085/original/094521500_1764755867-Vidio_Guideline_2025_NON-SPORTS_IGF_-_Horizontal_-_arya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5424599/original/031115100_1764148660-SUGAR_BABY_-_SCREEN_BACKDROP.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5335120/original/005264300_1756787602-____________-_-_-_______6_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5419406/original/066046400_1763694256-miss_universe_final.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3134973/original/008613900_1590134592-cara-membuat-bakso-sapi.jpg.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5415683/original/002724400_1763390911-Heroes-Next-Door---Apple-Artwork---16_9-Cover-Art.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5417032/original/082598700_1763517202-20251119_083647.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407523/original/003131000_1762745038-bolu_kukus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5411071/original/027135000_1762998340-kue_kukus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427035/original/012103300_1764325128-Screenshot_2025-11-06_162838.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4246539/original/048015900_1669891197-lele-goreng-fried-catfish-is-traditional-indonesian-culinary-food-catfish-chilli-tomato-paste-popular-street-food-called-pecel-lele-lamongan-penyetan-lele_511235-5145.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2763703/original/047402500_1553768492-KETOPRAK_KARET_TENGSIN_3.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407992/original/099247800_1762760314-r-eris-i5XurHSjE1M-unsplash__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5428558/original/097011800_1764549830-SnapInsta.to_588298374_18542978182059174_8357170256040915428_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4832484/original/048879500_1715759424-Lotek-Bandung-Sederhana.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3513012/original/025088600_1626429232-kevin_hackert.jpg)