Liputan6.com, Jakarta - Pare merupakan tanaman dalam keluarga cucurbit, yang terdiri dari mentimun, labu, zucchini, melon, dan loofah. Meski tergolong satu keluarga, pare berada dalam genus yang berbeda dengan mentimun dan melon.
Tanaman ini cukup populer untuk dibudidayakan karena dapat tumbuh dengan baik di daerah tropis dan memiliki nilai konsumsi yang tinggi. Pare merupakan genus Momordika, dalam bahasa latin memiliki arti "menggigit," yang merujuk pada daunnya yang bergerigi sehingga terlihat seperti telah digigit.
Melansir The Woks of Life, Rabu, 4 Maret 2026, pare memiliki warna yang bervariasi, mulai dari putih, hijau muda, hingga hijau tua, dengan permukaan kulit yang bergelombang dan daging buah yang renyah.
Buah dan daunnya dapat dimakan, yang rasanya sama-sama pahit. Terdapat dua varietas utama pare, yaitu varietas China dan varietas India. Untuk pare China, jenis ini memiliki ukuran yang lebih besar, sementara kulitnya berwarna hijau muda, serta bertekstur bergelombang.
Pare India, di sisi lain, memiliki tampilan lebih menonjol, tekstur kulit berduri, ujung lebih runcing, dan cenderung berwarna hijau lebih gelap. Semuanya memiliki rasa yang pahit, namun tingkat kepahitan yang dimiliki pare cukup bervariasi, tergantung pada varietas dan kondisi pertumbuhannya.
Buah yang berbeda dari tanaman yang sama juga dapat memiliki tingkat kepahitan yang berbeda. Berikut merupakan tahapan dalam menanam pare.
Pemilihan Bibit Pare dan Menyediakan Wadah Tanaman
Langkah awal dalam menanam pare adalah melakukan proses penyemaian biji di dalam ruangan selama 3–4 minggu sebelum tanggal embun beku. Biji yang akan disemai harus direndam menggunakan air hangat selama satu malam.
Setelah itu, tanam biji sedalam sekitar dua sentimeter di pot kecil atau nampan semai yang diletakkan di atas alas pemanas. Jika tidak memiliki alas pemanas, Anda bisa menanamnya langsung di pot, lalu menutup pot dengan plastik untuk menjaga kelembapan.
Cara lain yang bisa dilakukan adalah meletakkan biji yang sudah direndam di atas tisu lembap dalam satu lapisan. Lipat tisu hingga biji tertutup, lalu masukkan ke dalam kantong plastik kedap udara. Tutup rapat dan simpan di tempat yang hangat secara konsisten, minimal bersuhu 16 derajat Celcius.
Periksa setiap hari untuk melihat apakah biji mulai berkecambah. Jika sudah berkecambah, pindahkan dan tanam di pot seperti biasa. Pada tahap ini, biji masih membutuhkan kehangatan, tapi sudah lebih tahan terhadap perubahan suhu.
Menyediakan Penyanggah Besi
Pare merupakan tanaman merambat, sehingga saat menanamnya, Anda perlu menyiapkan penyangga yang kokoh. Penyangga ini sebaiknya dipasang sejak awal penanaman atau ketika tanaman masih muda.
Anda bisa menggunakan rangka besi atau menanam pare di dekat pagar kawat yang kuat. Saat tanaman mulai berbuah, bobot buah akan membuat tanaman semakin berat. Tanpa penyangga yang kuat, batang tanaman bisa menunduk karena menahan berat buah yang dihasilkan.
Pare tidak terlalu terpengaruh kumbang mentimun bergaris, serangga yang biasanya merusak tanaman labu-labuan. Hama ini sering menyerang mentimun, zucchini, dan labu musim dingin, baik dengan memakan bagian tanaman maupun menularkan penyakit.
Namun, pare relatif lebih tahan terhadap serangan tersebut. Burung dan mamalia juga jarang mengganggu tanaman ini. Rasa pahit pada daun dan buah membuat mereka enggan memakannya.
Pengelolaan Hama dan Penyakit pada Pare
Karena itu, pare cocok ditanam di pinggir kebun sebagai "pelindung alami" untuk membantu mencegah hewan menjadikan kebun sebagai tempat mencari makan.
Meski begitu, beberapa penyakit tetap bisa menyerang pare, terutama di wilayah yang lembap. Namun dibandingkan tanaman lain dalam famili Cucurbitaceae, pare umumnya memiliki ketahanan yang lebih baik.
Salah satu penyakit yang dapat muncul adalah embun tepung. Penyakit ini biasanya muncul saat kelembapan tinggi dan hujan lebat. Gejalanya berupa bintik-bintik kuning di bagian atas daun dan lapisan putih seperti bubuk di bagian bawahnya.
Anda bisa mencegahnya dengan memangkas sebagian daun agar aliran udara dan ventilasi di sekitar tanaman lebih baik. Penyakit lain yang perlu diwaspadai adalah layu fusarium.
Tanaman yang terserang biasanya mulai menunjukkan gejala layu sementara. Setelah itu, daun dan sulur menguning serta terkulai, hingga akhirnya tanaman mati.
Proses Memanen dan Penyimpanan Pare
Pare dapat menghasilkan buah dengan sangat produktif jika tumbuh dalam kondisi yang tepat. Saat tercapapar suhu hangat secara konsisten dan tanah cukup subur, Anda bisa memanen pare setidaknya setiap dua hari sekali.
Anda dapat memanen pare ketika buahnya tampak mengilap, keras, dan bentuknya penuh. Pada tahap ini, buah biasanya paling berair dan bertekstur lembut. Buah yang masih muda juga bisa dimakan. Rasanya tetap pahit, tapi ukurannya lebih kecil dan teksturnya cenderung lebih renyah.
Untuk memanennya, Anda cukup memetik buah dari sulurnya. Buah pare menempel pada sulur yang tipis sehingga mudah diputus tanpa pisau atau gunting pangkas.
Setelah dipanen, simpan pare di dalam kantong plastik di lemari es dan gunakan dalam waktu sekitar satu minggu. Karena kulitnya lembut dan mudah rusak, petik dan tangani pare dengan hati-hati agar tidak terluka, tergores, atau memar, yang dapat mengurangi daya tahannya.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5514419/original/030534200_1772089658-Orek_Tempe_Basah_Kecap_Pedas_Manis.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5523095/original/074739200_1772789322-ketupat_sayur_cov.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522958/original/032573200_1772782709-Gemini_Generated_Image_jtkp6xjtkp6xjtkp.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522633/original/037038700_1772771520-Etihad.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5519808/original/096817500_1772598149-3eb67482-83f2-4946-b521-5f8a023e4749.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500560/original/005975500_1770870262-Gemini_Generated_Image_7s2mqt7s2mqt7s2m.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1200943/original/029195400_1460459978-berrykitchen.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522899/original/012891700_1772780047-cropped-297a327e-f7df-49ae-a64a-477b55582882.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522328/original/005155500_1772757018-unnamed__68_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522954/original/093184000_1772781930-Depositphotos_534672768_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4015752/original/063830100_1651925636-morgane-perraud-Jc2JGFFsfNI-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522926/original/093430000_1772780240-cropped-f09d3eac-27a3-4e24-ba40-d8dbaeac6f5f.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522869/original/082396800_1772778969-WhatsApp_Image_2026-03-06_at_11.15.30.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522752/original/056586000_1772775445-cropped-d3758302-359d-4aaf-81ad-232128505200.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4886817/original/063184600_1720500173-Sepiring_tumis_toge_tahu.__Liputan6.comIGyscooking_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522728/original/066093000_1772774685-cropped-9dbe4da8-e7f7-41dd-bdc1-abf06bb2a0e7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522643/original/035856700_1772771621-kate_middleton_joget.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522635/original/041050900_1772771588-unnamed__15_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522530/original/042217200_1772767817-Rempeyek_Udang_Padang5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522458/original/074693700_1772766318-unnamed__5_.webp)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5414818/original/029407400_1763352077-ATK_BOLA_Byon_Combat_Showbiz_6.png)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,45,600,0)/kly-media-production/medias/5405283/original/043379500_1762433088-Rinanda_Aprillya_Maharani__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5161764/original/086600400_1741847570-1741841423969_salah-satu-faktor-eksternal-penyebab-pelanggaran-ham-adalah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5286401/original/022817500_1752741530-pexels-nadin-sh-78971847-12288356.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5406457/original/028571800_1762575042-unnamed__5_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5432085/original/094521500_1764755867-Vidio_Guideline_2025_NON-SPORTS_IGF_-_Horizontal_-_arya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5335120/original/005264300_1756787602-____________-_-_-_______6_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5424599/original/031115100_1764148660-SUGAR_BABY_-_SCREEN_BACKDROP.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5419406/original/066046400_1763694256-miss_universe_final.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3134973/original/008613900_1590134592-cara-membuat-bakso-sapi.jpg.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1256728/original/bcfc6c770a11d6e0dbef2bd76510ecedtong.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5415683/original/002724400_1763390911-Heroes-Next-Door---Apple-Artwork---16_9-Cover-Art.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407523/original/003131000_1762745038-bolu_kukus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5417032/original/082598700_1763517202-20251119_083647.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427035/original/012103300_1764325128-Screenshot_2025-11-06_162838.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5411071/original/027135000_1762998340-kue_kukus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407992/original/099247800_1762760314-r-eris-i5XurHSjE1M-unsplash__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4246539/original/048015900_1669891197-lele-goreng-fried-catfish-is-traditional-indonesian-culinary-food-catfish-chilli-tomato-paste-popular-street-food-called-pecel-lele-lamongan-penyetan-lele_511235-5145.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2763703/original/047402500_1553768492-KETOPRAK_KARET_TENGSIN_3.jpeg)