Cara Bikin Rempeyek Kacang Pakai Santan, Hasilnya Gurih dan Renyah untuk Camilan Lebaran

3 hours ago 3

closecheck

Thanks For Rating!

Terima kasih sudah membantu banyak orang dengan ratingmu

  • Apakah wajib menggunakan santan segar untuk membuat rempeyek kacang?
  • Berapa lama rempeyek kacang santan bisa bertahan?
  • Mengapa rempeyek saya tidak renyah dan mudah melempem?

Baca artikel ini 5x lebih cepat

Liputan6.com, Jakarta - Rempeyek kacang adalah camilan tradisional Indonesia yang sering hadir di meja saat Lebaran tiba. Cara bikin rempeyek kacang pakai santan menjadi pilihan favorit banyak keluarga karena menghasilkan tekstur yang lebih gurih dan renyah.

Bahan-bahan yang dibutuhkan sangat mudah ditemukan di pasar tradisional maupun supermarket terdekat. Dengan menguasai cara bikin rempeyek kacang pakai santan yang benar, siapa pun bisa menghasilkan rempeyek yang tipis, renyah, dan tidak mudah melempem.

Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) bernama Uji Isniatun (53), membagikan panduan cara bikin rempeyek kacang dengan santan menggunakan resep turun temurun yang ia gunakan selama bertahun-tahun. Hasilnya pun dijamin lebih gurih, renyah, dan tahan lama. Berikut Liputan6.com ulas selengkapnya, Rabu (25/2/2026).

Cara Membuat Rempeyek Kacang

Kepada Liputan6, Uji menyebut jika resep membuat rempeyek kacang ini sudah ia gunakan selama bertahun-tahun, dan merupakan warisan dari ibu mertuanya. Penggunaan santan sebagai pengganti air menghasilkan rempeyek yang lebih gurih. Terbukti, rempeyek buatannya beberapa kali mendapat pesanan dari tetangga sekitar meski masih dalam skala produksi kecil di rumah.

"Kalo saya selalu pakai santan untuk larutin tepungnya itu enggak pake air. Kata ibu mertua saya biar hasilnya lebih bagus itu dah dipraktekin bertahun-tahun terutama pas lebaran. Terus saya ikutin yaa emang adonannya bakalan jauh lebih gurih nanti hasilnya," kata Uji.

Berikut resep dan cara bikin rempeyek kacang pakai santan, dengan takaran tepung beras sebanyak 2 kilogram dan hasilnya akan menjadi sekitar kurang lebih 4 kilogram rempeyek kacang.

Bahan:

  • 2 Kg Tepung Beras
  • 1 1/2 Kg Kacang Tanah
  • 6 Gelas Santan Cair (1 butir kelapa)

Bumbu Halus:

  • Ketumbar
  • Bawang Putih
  • Kemiri
  • Kencur

Cara Membuat:

  1. Membuat adonan: Campurkan tepung beras dengan bumbu halus sampai benar-benar tercampur merata. Gunakan wadah yang agak lebar dan campur menggunakan tangan seperti menguleni adonan.
  2. Tuangkan santan sedikit demi sedikit sambil terus diaduk hingga adonan tercampur rata dan tidak bergerindil. Konsistensi adonan harus sedikit encer, kira-kira seperti adonan crepes tipis.
  3. Siapkan kacang tanah yang sudah dibersihkan, potong kacang menjadi dua agar ukurannya tidak terlalu besar.
  4. Menggoreng rempeyek: Panaskan minyak, goreng dalam wajan datar dengan api sedang. Ambil satu sendok sayur adonan, kemudian tuangkan perlahan di tepian wajan dengan gerakan melingkar agar rempeyek terbentuk tipis dan bulat.
  5. Taruh kacang di atas adonan rempeyek yang sudah dituang di wajan sesuai seleraBiarkan rempeyek mengeras di tepian wajan sebelum dilepaskan ke dalam minyak panas. Goreng hingga berwarna kuning keemasan.
  6. Meniriskan: Angkat rempeyek menggunakan serok berlubang dan tiriskan di atas kertas minyak atau tisu dapur agar minyak berlebih terserap.
  7. Biarkan dingin sebelum disimpan dalam toples kedap udara agar kerenyahannya terjaga lebih lama.

Tips Membuat Rempeyek Kacang Agar Hasilnya Renyah dan Tidak Keras

Banyak orang gagal membuat rempeyek yang benar-benar renyah karena melewatkan beberapa detail penting dalam proses pembuatannya. Berikut adalah tips yang terbukti efektif untuk menghasilkan rempeyek kacang santan yang sempurna.

  • Konsistensi Adonan: Adonan yang terlalu kental akan menghasilkan rempeyek yang tebal dan keras saat digoreng. Tes konsistensi adonan dengan cara menuangkannya dari sendok, adonan yang baik akan mengalir lancar seperti air sedikit kental.
  • Gunakan santan segar, bukan santan instan: Santan segar mengandung lemak alami yang memberikan aroma gurih lebih kuat dan membantu pembentukan tekstur renyah saat digoreng.
  • Kendalikan suhu minyak dengan baik: Minyak yang terlalu panas akan membuat rempeyek cepat gosong di luar namun belum matang di dalam. Gunakan api sedang dan uji suhu minyak dengan meneteskan sedikit adonan; jika langsung mengapung dan berbusa, minyak sudah cukup panas.
  • Cara Penyimpanan: Simpan rempeyek dalam toples tertutup rapat setelah benar-benar dingin. Menyimpan rempeyek dalam kondisi masih hangat akan menyebabkan uap air terperangkap di dalam toples dan membuat rempeyek menjadi melempem.

Asal-Usul Camilan Rempeyek dari Tradisi Kuliner Jawa

Rempeyek memiliki sejarah panjang yang berakar dari tradisi kuliner masyarakat Jawa, khususnya Jawa Tengah dan Yogyakarta. Camilan ini telah dikenal sejak berabad-abad lalu sebagai lauk pauk pendamping nasi yang terjangkau dan mengenyangkan.

Melansir dari situs Warisan Budaya Takbenda Indonesia milik Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI, rempeyek (juga dieja 'peyek') merupakan bagian dari kekayaan kuliner Nusantara yang telah diwariskan secara turun-temurun. Nama 'rempeyek' sendiri berasal dari bahasa Jawa yang menggambarkan bunyi 'krek' atau 'pyak' saat rempeyek patah atau digigit, mencerminkan kerenyahan yang memang menjadi ciri khasnya.

Seiring waktu, rempeyek menyebar ke seluruh penjuru Indonesia dengan berbagai variasi isian, mulai dari kacang tanah, kacang hijau, teri, udang, hingga daun bayam.  Pada perayaan Lebaran, rempeyek menjadi salah satu hidangan wajib yang selalu hadir di meja bersama ketupat, opor, dan rendang sebagai bagian dari tradisi menyambut Idulfitri.

FAQ

1. Apakah wajib menggunakan santan segar untuk membuat rempeyek kacang? Tidak wajib, namun santan segar sangat disarankan karena menghasilkan rasa gurih yang lebih kuat dan aroma yang lebih harum dibanding santan instan.

2. Berapa lama rempeyek kacang santan bisa bertahan? Rempeyek kacang yang disimpan dalam toples kedap udara bisa bertahan hingga 2–3 minggu tanpa kehilangan kerenyahannya.

3. Mengapa rempeyek saya tidak renyah dan mudah melempem? Rempeyek yang mudah melempem biasanya disebabkan oleh adonan terlalu kental, minyak kurang panas, atau disimpan sebelum benar-benar dingin.

4. Bisakah tepung tapioka diganti dengan tepung maizena? Bisa, namun hasil tekstur rempeyek menggunakan tepung maizena sedikit berbeda karena maizena tidak memberikan efek renyah getas seperti tapioka.

5. Apakah kacang tanah perlu direndam dulu sebelum dimasukkan ke adonan? Tidak perlu, kacang tanah mentah yang sudah dikupas kulitnya bisa langsung dimasukkan ke dalam adonan dan akan matang sempurna saat digoreng bersama rempeyek.

6. Berapa banyak santan yang ideal untuk 200 gram tepung beras? Untuk 200 gram tepung beras, gunakan sekitar 200–250 ml santan kental agar adonan memiliki konsistensi yang cukup encer untuk menghasilkan rempeyek tipis dan renyah.

7. Bagaimana cara agar rempeyek tidak menyerap terlalu banyak minyak? Pastikan minyak sudah cukup panas sebelum menuangkan adonan dan tiriskan rempeyek segera di atas kertas minyak agar minyak berlebih langsung terserap.

closecheck

Thanks For Rating!

Terima kasih sudah membantu banyak orang dengan ratingmu

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |