6 Resep Kue Tanpa Kuning Telur, Kreasi Lezat dan Ringan untuk Berbagai Kesempatan

4 hours ago 3

closecheck

Thanks For Rating!

Terima kasih sudah membantu banyak orang dengan ratingmu

  • Mengapa beberapa resep kue tidak menggunakan kuning telur?
  • Apa fungsi putih telur dalam pembuatan kue?
  • Apakah kue tanpa kuning telur bisa tetap lezat?

Baca artikel ini 5x lebih cepat

Liputan6.com, Jakarta - Membuat kue seringkali identik dengan penggunaan telur, khususnya kuning telur yang berperan penting dalam memberikan kelembapan, kekayaan rasa, dan warna pada adonan. Namun, bagi sebagian orang, menghindari kuning telur menjadi pilihan, baik karena alasan kesehatan, alergi, atau sekadar ingin berkreasi dengan tekstur kue yang lebih ringan dan renyah. 

Untungnya, ada banyak resep kue lezat yang dirancang khusus tanpa menggunakan kuning telur. Berikut 6 resep kue tanpa kuning telur yang dapat Anda coba di rumah, dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber pada Rabu (25/2/2026). Dari kue yang lembut seperti awan hingga kue kering renyah, setiap resep menawarkan pengalaman rasa yang istimewa dan cara pembuatan yang relatif mudah.

1. Angel Food Cake: Ringan dan Lembut Bak Awan

Angel Food Cake merupakan kue klasik yang terkenal dengan teksturnya yang sangat ringan, lembut, dan berpori halus menyerupai awan. Berbeda dari kebanyakan kue pada umumnya, kue ini tidak menggunakan mentega, minyak, maupun kuning telur. Struktur kuenya sepenuhnya mengandalkan putih telur yang dikocok hingga mengembang sempurna, sehingga menghasilkan tekstur airy yang khas sekaligus terasa ringan saat disantap.

Kue ini cocok disajikan sebagai hidangan penutup yang tidak terlalu berat, terutama bagi Anda yang menginginkan sajian manis dengan rasa lembut dan tidak enek. Kunci keberhasilan Angel Food Cake terletak pada teknik mengocok putih telur hingga stabil serta proses pendinginan dalam posisi terbalik agar kue tidak kempis setelah matang.

Bahan-Bahan:

  • 12 putih telur ukuran besar (suhu ruang)
  • 1½ sendok teh cream of tartar
  • ¼ sendok teh garam
  • 200 gram gula pasir
  • 120 gram tepung terigu protein rendah
  • 120 gram gula halus
  • ½ sendok teh ekstrak vanila
  • ½ sendok teh ekstrak almond

Cara Membuat:

  1. Panaskan oven terlebih dahulu pada suhu 150°C. Siapkan loyang tabung (tube pan) dan pastikan tidak diolesi mentega atau dialasi kertas agar adonan dapat “memanjat” dinding loyang saat mengembang.
  2. Dalam wadah besar yang bersih dan kering, kocok putih telur bersama cream of tartar dan garam hingga berbusa. Pastikan tidak ada sisa kuning telur agar putih telur dapat mengembang maksimal.
  3. Masukkan gula pasir sedikit demi sedikit sambil terus dikocok hingga adonan mencapai tahap kaku dan mengilap (stiff peak). Tekstur harus kokoh tetapi tetap lembut.
  4. Tambahkan ekstrak vanila dan ekstrak almond, aduk perlahan hingga tercampur rata.
  5. Ayak tepung terigu bersama gula halus, lalu masukkan ke dalam adonan putih telur secara bertahap. Aduk perlahan menggunakan spatula dengan teknik lipat agar volume adonan tidak turun.
  6. Tuang adonan ke dalam loyang tabung, ratakan permukaannya. Panggang selama kurang lebih 40 menit atau hingga bagian atasnya berwarna keemasan dan terasa kenyal saat disentuh.
  7. Setelah matang, segera balik loyang dan biarkan kue mendingin dalam posisi terbalik hingga benar-benar dingin. Langkah ini penting untuk menjaga struktur kue tetap tinggi dan tidak kempis.
  8. Setelah dingin, keluarkan kue dari loyang dengan bantuan pisau tipis di sisi loyang. Angel Food Cake siap disajikan, nikmat disantap begitu saja atau ditambahkan buah segar dan taburan gula halus untuk sentuhan yang lebih istimewa.

2. Bolu Kukus Putih Telur: Moist dan Praktis

Bolu kukus putih telur menjadi solusi cerdas untuk memanfaatkan sisa putih telur di dapur agar tidak terbuang percuma. Meski tanpa kuning telur, kue ini tetap mampu menghasilkan tekstur yang lembut, ringan, dan lembap. Proses pengukusan membuat bolu memiliki kelembapan khas yang berbeda dari bolu panggang, sehingga terasa lebih moist dan empuk saat digigit.

Selain praktis, bolu kukus putih telur juga cocok dijadikan camilan keluarga atau sajian acara sederhana di rumah. Dengan teknik pengocokan yang tepat dan proses kukus yang stabil, Anda bisa mendapatkan bolu yang mengembang sempurna, tidak bantat, dan bertekstur halus.

Bahan-Bahan:

  • 500 gram putih telur
  • 250 gram gula pasir
  • 1 sendok makan emulsifier (SP/TBM/Ovalet)
  • 1 sendok teh garam
  • 1 sendok teh ekstrak vanila
  • 100 gram santan instan
  • 80 ml minyak kelapa (atau minyak sayur)
  • 240 gram tepung terigu protein sedang

Cara Membuat:

  1. Siapkan dandang dan panaskan hingga air mendidih. Bungkus tutup dandang dengan kain bersih agar uap air tidak menetes ke permukaan kue saat proses pengukusan.
  2. Dalam wadah besar, kocok putih telur, gula pasir, emulsifier, dan garam menggunakan mixer kecepatan tinggi hingga adonan mengembang, kental, dan berjejak (ribbon stage). Tekstur harus tebal dan stabil agar bolu tidak mudah turun.
  3. Tambahkan ekstrak vanila, santan, dan minyak kelapa. Aduk perlahan hingga tercampur rata menggunakan spatula atau mixer kecepatan rendah.
  4. Masukkan tepung terigu yang sudah diayak sedikit demi sedikit. Aduk dengan teknik lipat secara perlahan sampai adonan tercampur sempurna dan tidak ada gumpalan.
  5. Tuang adonan ke dalam loyang yang sudah dialasi kertas roti atau dioles tipis minyak. Ratakan permukaannya agar matang merata.
  6. Kukus selama 30–45 menit dengan api sedang hingga matang. Lakukan tes tusuk menggunakan lidi; jika keluar bersih, bolu sudah siap diangkat.
  7. Angkat dan biarkan hingga hangat sebelum dikeluarkan dari loyang. Potong sesuai selera dan sajikan.
  8. Bolu kukus putih telur siap dinikmati dengan tekstur lembut dan kelembapan yang pas. Cocok disantap bersama teh hangat atau kopi sebagai teman bersantai di rumah.

3. Chiffon Cake Pandan Putih Telur: Aroma Khas dan Rendah Lemak

Chiffon Cake Pandan Putih Telur adalah kue lembut yang memadukan tekstur airy khas chiffon dengan aroma pandan yang harum dan menggoda selera. Selain rasanya yang ringan dan wangi, kue ini juga dikenal relatif rendah lemak karena menggunakan putih telur dan minyak secukupnya, menjadikannya pilihan camilan yang lebih sehat namun tetap nikmat. Cocok untuk dijadikan hidangan keluarga atau sajian istimewa di hari spesial.

Tekstur chiffon yang tinggi dan lembut pada kue ini diperoleh dari teknik mengocok putih telur hingga kaku sempurna, lalu dicampur perlahan dengan adonan tepung pandan. Dengan proses yang tepat, kue akan mengembang maksimal, empuk, dan tetap moist, sekaligus menonjolkan aroma pandan yang khas.

Bahan-Bahan:

Bahan A:

  • 120 gram tepung terigu protein sedang
  • 40 gram susu bubuk
  • ½ sendok teh baking powder

Bahan B:

  • 100 gram minyak goreng
  • 100 gram santan kental
  • 50 ml air putih
  • 1 sendok teh pasta pandan

Bahan C:

  • 300 gram putih telur
  • Air perasan dari 1 buah jeruk nipis
  • ½ sendok teh garam
  • 140 gram gula pasir

Cara Membuat:

  1. Ayak semua Bahan A, sisihkan. Campur Bahan B hingga rata, kemudian masukkan Bahan A sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga licin dan tercampur merata.
  2. Dalam wadah terpisah, kocok putih telur bersama air jeruk nipis dan garam hingga berbusa. Masukkan gula pasir secara bertahap sambil terus dikocok hingga adonan mencapai kaku dan berjejak (stiff peak).
  3. Masukkan kocokan putih telur ke dalam adonan tepung pandan secara bertahap. Aduk balik perlahan menggunakan spatula untuk menjaga volume adonan tetap tinggi.
  4. Tuang adonan ke dalam loyang chiffon yang sudah disiapkan. Panggang dalam oven bersuhu 170°C selama 50 menit. Setelah 10 menit pertama, buat keratan tipis pada permukaan kue dan turunkan suhu oven menjadi 150–160°C agar matang merata tanpa permukaan retak.
  5. Setelah matang, keluarkan kue dari oven dan biarkan dingin sebelum dikeluarkan dari loyang. Chiffon Cake Pandan siap disajikan dengan tekstur lembut, harum, dan ringan.

4. Meringue Cookies: Renyah dan Manis

Meringue Cookies adalah kue kering yang terkenal ringan, renyah, dan manis, dibuat hanya dari putih telur dan gula. Teksturnya yang rapuh namun lumer di mulut membuat kue ini cocok dijadikan camilan saat bersantai atau sebagai pelengkap hidangan penutup. Kunci kelezatan meringue terletak pada teknik pengocokan putih telur hingga kaku sempurna, sehingga menghasilkan adonan yang mengkilap dan tetap stabil saat dipanggang.

Selain sederhana, Meringue Cookies bisa divariasikan dengan pewarna atau perisa sesuai selera, menjadikannya cantik dan menarik saat disajikan. Dengan pemanggangan yang tepat, kue ini memiliki tekstur kering di luar namun tetap ringan, sehingga mudah dinikmati kapan saja.

Bahan-Bahan:

  • 3–4 putih telur (sekitar 100 ml)
  • 200 gram gula halus
  • ¼ sendok teh cream of tartar (opsional, untuk menstabilkan)
  • Pewarna makanan (opsional)

Cara Membuat:

  1. Panaskan oven pada suhu rendah, sekitar 100–120°C. Siapkan loyang yang dialasi kertas roti.
  2. Kocok putih telur hingga berbusa, lalu tambahkan cream of tartar jika digunakan. Terus kocok sambil menambahkan gula halus sedikit demi sedikit hingga adonan kaku, mengkilap, dan membentuk puncak yang tidak jatuh (stiff peak).
  3. Jika ingin membuat meringue berwarna, tambahkan pewarna makanan sesuai selera, aduk perlahan hingga merata.
  4. Masukkan adonan ke dalam piping bag dan semprotkan ke atas loyang sesuai bentuk yang diinginkan.
  5. Panggang selama 1–1,5 jam hingga kue benar-benar kering dan renyah. Setelah matang, biarkan meringue tetap di dalam oven hingga dingin untuk mendapatkan tekstur yang sempurna.
  6. Meringue Cookies siap dinikmati, cocok sebagai camilan manis yang ringan atau sebagai hiasan cantik untuk dessert lainnya.

5. Macaron Tanpa tepung Almond: Ekonomis dan Tetap Lezat

Macaron terkenal dengan teksturnya yang renyah di luar namun lembut di dalam, biasanya dibuat menggunakan tepung almond. Namun, versi macaron tanpa tepung almond ini menawarkan alternatif yang lebih ekonomis dengan mengganti tepung almond menggunakan tepung terigu serbaguna, tanpa mengurangi rasa manis dan karakteristik khas macaron. Resep ini cocok untuk Anda yang ingin membuat macaron di rumah dengan bahan yang lebih mudah ditemukan.

Kunci keberhasilan macaron tetap sama, yaitu pengocokan putih telur hingga kaku sempurna dan teknik macaronage yang tepat agar adonan mengalir perlahan seperti lava. Dengan langkah-langkah yang benar, macaron ini akan tetap memiliki tekstur lembut, permukaan halus, dan bentuk cantik seperti macaron klasik.

Bahan-Bahan:

  • 1 putih telur ukuran sedang (±35–40 gram)
  • 20 gram gula pasir butiran kecil
  • 35 gram tepung terigu serbaguna
  • 55 gram gula halus
  • Pewarna makanan (opsional)
  • Isian sesuai selera (buttercream, selai, atau ganache)

Cara Membuat:

  1. Ayak tepung terigu dan gula halus, sisihkan agar tidak ada gumpalan dan tekstur macaron tetap halus.
  2. Kocok putih telur hingga berbusa, lalu tambahkan gula pasir sedikit demi sedikit sambil terus dikocok hingga adonan kaku dan mengkilap (stiff peak).
  3. Masukkan campuran tepung terigu dan gula halus secara bertahap ke dalam kocokan putih telur. Aduk balik perlahan menggunakan spatula hingga adonan mencapai konsistensi seperti lava yang mengalir perlahan (teknik macaronage).
  4. Masukkan adonan ke dalam piping bag, semprotkan ke atas loyang yang sudah dialasi kertas roti. Hentakkan loyang perlahan untuk mengeluarkan gelembung udara. Diamkan 30–60 menit hingga permukaan macaron kering dan tidak lengket saat disentuh.
  5. Panggang pada suhu 145–160°C selama 10–15 menit. Setelah matang, biarkan dingin sebelum dilepas dari kertas roti.
  6. Macaron tanpa tepung almond siap diisi dengan selai, buttercream, atau ganache favorit. Hasilnya tetap manis, lembut, dan cantik, namun lebih ekonomis dan mudah dibuat di rumah.

6. Kue Kering Lidah Kucing Keju Putih Telur: Gurih dan Renyah

Kue kering lidah kucing keju merupakan camilan gurih dan renyah yang pas dinikmati bersama teh atau kopi. Menggunakan putih telur sebagai bahan utama, kue ini memiliki tekstur ringan, rapuh, dan aroma keju yang menggoda selera. Bentuknya yang tipis dan panjang membuat kue ini terlihat cantik dan elegan di toples camilan keluarga atau sebagai hantaran.

Selain mudah dibuat, kue ini juga memiliki rasa gurih yang seimbang antara mentega, keju, dan manisnya gula halus. Dengan teknik pengocokan dan pemanggangan yang tepat, lidah kucing keju akan mengembang tipis, garing, dan tetap renyah saat disimpan.

Bahan-Bahan:

  • 150 gram putih telur
  • 200 gram mentega
  • 150 gram gula halus
  • 200 gram tepung terigu
  • 50 gram keju parut

Cara Membuat:

  1. Panaskan oven pada suhu 140°C dan siapkan loyang, oles tipis dengan margarin atau lapisi kertas roti.
  2. Kocok mentega dan gula halus hingga lembut, berwarna pucat, dan creamy.
  3. Masukkan putih telur, kocok kembali hingga adonan tercampur rata dan teksturnya halus.
  4. Tambahkan tepung terigu sedikit demi sedikit sambil diaduk perlahan hingga rata.
  5. Masukkan keju parut, aduk hingga merata dan adonan siap dipiping.
  6. Masukkan adonan ke dalam piping bag menggunakan spuit bintang atau spuit lidah kucing. Semprotkan adonan di atas loyang dengan jarak sedikit agar tidak saling menempel.
  7. Panggang selama 15–20 menit hingga kue garing dan berwarna keemasan. Angkat, biarkan dingin di loyang, kemudian simpan dalam wadah kedap udara agar kerenyahannya tetap terjaga.
  8. Kue kering lidah kucing keju putih telur siap dinikmati, renyah, gurih, dan pas sebagai camilan ringan atau oleh-oleh spesial.

Pertanyaan Umum Seputar Topik

1. Mengapa beberapa resep kue tidak menggunakan kuning telur?

Beberapa resep kue sengaja tidak menggunakan kuning telur untuk menghasilkan tekstur yang lebih ringan, mengembang, dan renyah. Ini juga bisa menjadi pilihan bagi mereka yang memiliki alergi terhadap kuning telur, ingin mengurangi asupan lemak, atau memanfaatkan sisa putih telur.

2. Apa fungsi putih telur dalam pembuatan kue?

Putih telur berperan penting dalam memberikan volume dan struktur pada kue karena kemampuannya untuk mengembang saat dikocok. Kandungan proteinnya juga berfungsi sebagai pengikat adonan, menghasilkan kue dengan tekstur yang cenderung lebih kering namun ringan seperti kapas.

3. Apakah kue tanpa kuning telur bisa tetap lezat?

Tentu saja. Kue tanpa kuning telur bisa sangat lezat dengan karakteristik uniknya sendiri. Contohnya, Angel Food Cake terkenal dengan kelembutannya, Meringue Cookies dengan kerenyahannya, dan Chiffon Cake dengan tekstur ringannya. Rasa dan aroma dapat diperkaya dengan ekstrak, perasa, atau bahan tambahan lain seperti keju.

closecheck

Thanks For Rating!

Terima kasih sudah membantu banyak orang dengan ratingmu

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |