Liputan6.com, Jakarta - Rempeyek, camilan gurih khas Indonesia, telah lama menjadi primadona di berbagai kesempatan, baik sebagai pelengkap hidangan utama maupun kudapan santai. Salah satu varian yang paling digemari adalah rempeyek ebi, yang menawarkan cita rasa gurih udang kering yang khas dan menggugah selera. Namun, tantangan terbesar bagi banyak orang adalah bagaimana cara bikin rempeyek ebi tahan lama dengan tekstur yang tetap renyah maksimal.
Membuat rempeyek ebi yang tidak hanya lezat tetapi juga awet renyahnya membutuhkan perhatian khusus pada setiap detail, mulai dari pemilihan bahan hingga teknik penggorengan dan penyimpanan yang tepat. Seringkali, rempeyek buatan rumah cepat melempem atau kehilangan kerenyahannya dalam waktu singkat. Padahal, dengan sedikit trik, camilan ini bisa bertahan renyah hingga berminggu-minggu.
Artikel ini akan memaparkan cara bikin rempeyek ebi tahan lama, memastikan setiap gigitan tetap gurih dan renyah sempurna.Berikut informasi selengkapnya dilansir Liputan6.com dari berbagai sumber pada Kamis (5/3/2026).
Bahan-Bahan Membuat Rempeyek Ebi
Bahan-bahan Utama
- Tepung Beras: 250-500 gram tepung beras.
- Tepung Kanji/Tapioka/Maizena: 2 sendok makan hingga 1 gelas tepung kanji/tapioka, atau kombinasi 3 sendok makan tepung tapioka dan 1 sendok makan tepung maizena.
- Ebi (Udang Kering): 70-150 gram ebi atau ¼ kg kacang udang ebi.
- Telur: 1 butir telur (opsional, beberapa resep menyarankan tanpa telur untuk hasil lebih renyah).
- Air: 300-500 ml air.
- Daun Jeruk: 2-10 lembar daun jeruk, iris tipis.
- Minyak Goreng: Secukupnya untuk menggoreng.
Bumbu Halus
- Bawang Putih: 2-6 siung bawang putih.
- Kemiri: 2-8 butir kemiri.
- Ketumbar: 1 sendok teh ketumbar bubuk atau 1 sendok makan ketumbar.
- Kunyit: 1 cm kunyit atau 1 sendok teh kunyit bubuk.
- Garam: 1 sendok teh hingga 1 sendok makan garam.
- Kaldu Bubuk: 1 sendok teh kaldu bubuk atau kaldu ayam/jamur secukupnya.
- Bawang Merah: 2 siung bawang merah (opsional).
- Kencur: 2 cm kencur (opsional).
- Cabe Merah Keriting: 1 buah cabe merah keriting (opsional, untuk sedikit rasa pedas).
- Soda Kue: ¼ sendok teh soda kue (opsional, untuk menambah kerenyahan).
- Air Kapur Sirih: 50 ml air kapur sirih (opsional, untuk kerenyahan ekstra).
Langkah Membuat Rempeyek Ubi
- Haluskan Bumbu: Haluskan semua bahan bumbu halus seperti bawang putih, kemiri, ketumbar, kunyit, garam, dan cabe merah keriting jika digunakan. Pastikan bumbu benar-benar halus agar rasa merata.
- Campur Bahan Kering: Dalam sebuah wadah besar, campurkan tepung beras, tepung kanji/tapioka/maizena, kaldu bubuk, dan bumbu halus yang sudah dihaluskan. Aduk rata hingga semua bahan kering tercampur sempurna.
- Tambahkan Air dan Telur: Masukkan air secara bertahap sedikit demi sedikit sambil terus diaduk. Pastikan adonan tidak menggumpal dan memiliki konsistensi yang cukup kental. Jika menggunakan telur, masukkan pada tahap ini dan aduk kembali. Tambahkan juga air kapur sirih jika ingin kerenyahan ekstra.
- Masukkan Ebi dan Daun Jeruk: Masukkan ebi yang sudah dibersihkan dan irisan daun jeruk ke dalam adonan. Aduk kembali hingga ebi dan daun jeruk tersebar merata di seluruh adonan.
- Panaskan Minyak: Panaskan minyak goreng dalam jumlah yang cukup banyak di wajan dengan api sedang. Penggunaan minyak yang banyak penting agar rempeyek dapat terendam sempurna dan matang merata.
- Goreng Rempeyek: Ambil satu sendok sayur adonan, lalu alirkan tipis-tipis ke pinggir wajan yang berisi minyak panas. Siram-siram bagian atas adonan dengan minyak panas agar adonan terlepas dari pinggir wajan dan matang merata. Goreng hingga rempeyek berwarna kuning kecoklatan, kering, dan matang sempurna. Angkat dan tiriskan minyaknya menggunakan saringan atau kertas penyerap minyak. Lakukan proses ini hingga seluruh adonan habis.
Kunci Rempeyek Ebi Tahan Lama
Menciptakan rempeyek ebi yang renyah maksimal dan awet memerlukan perhatian pada beberapa aspek penting. Dari pemilihan bahan hingga proses penggorengan dan penyimpanan, setiap langkah berkontribusi pada ketahanan kerenyahan rempeyek.
Pemilihan Bahan
Pilihlah ebi atau udang kering yang segar dan berkualitas baik agar rasa gurihnya maksimal dan cepat kering saat digoreng. Untuk tepung, kombinasi tepung beras dan tepung tapioka/kanji/maizena sangat krusial. Tepung beras memberikan tekstur renyah, sementara tambahan sedikit tepung tapioka membantu adonan lebih kokoh dan tidak mudah hancur, menjamin rempeyek tidak rapuh.
Adonan
Konsistensi adonan adalah penentu utama kerenyahan rempeyek. Adonan harus cukup kental, tidak terlalu encer agar rempeyek tidak mudah hancur, dan tidak terlalu padat agar bisa tipis dan renyah saat digoreng. Hindari penggunaan santan dan telur berlebihan, karena dapat membuat adonan lembap dan mengurangi kerenyahan. Penambahan sedikit air kapur sirih atau soda kue juga dapat membantu meningkatkan kerenyahan rempeyek secara signifikan. Pastikan untuk selalu mengaduk adonan setiap kali akan menuangkan ke wajan, sebab adonan tepung cenderung mengendap di dasar.
Teknik Penggorengan
Goreng rempeyek dalam minyak panas yang banyak agar matang merata dan renyah sempurna. Gunakan api sedang agar rempeyek matang perlahan hingga ke dalam dan tidak cepat gosong di luar. Kematangan yang sempurna adalah kunci utama cara bikin rempeyek ebi tahan lama, jadi pastikan rempeyek digoreng hingga benar-benar kering dan berwarna kuning kecoklatan. Setelah diangkat, tiriskan rempeyek dengan baik untuk menghilangkan sisa minyak, bisa menggunakan kertas penyerap minyak atau saringan.
Penyimpanan
Agar rempeyek tetap renyah dan tahan lama, pastikan rempeyek sudah benar-benar dingin sebelum disimpan. Menyimpan rempeyek yang masih hangat akan menyebabkan uap air terperangkap dan membuatnya cepat melempem. Simpan rempeyek dalam wadah kedap udara atau toples yang tertutup rapat untuk mencegah udara masuk dan menjaga kerenyahannya. Rempeyek ebi buatan rumahan umumnya tidak menggunakan bahan pengawet, sehingga kerenyahan dan ketahanan lama sangat bergantung pada teknik pembuatan dan penyimpanan yang tepat.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Topik
1. Apa rahasia cara bikin rempeyek ebi tahan lama tetap renyah?
Rahasia utamanya terletak pada kombinasi tepung yang tepat, konsistensi adonan yang pas, teknik penggorengan hingga kering sempurna, serta penyimpanan dalam wadah kedap udara setelah dingin.
2. Apakah santan dan telur memengaruhi kerenyahan rempeyek?
Penggunaan santan dan telur berlebihan dapat membuat adonan rempeyek lembap, sehingga sulit mencapai kerenyahan maksimal dan tidak tahan lama. Beberapa resep bahkan menyarankan tanpa telur.
3. Berapa lama rempeyek ebi bisa bertahan jika disimpan dengan benar?
Jika disimpan dengan benar dalam wadah kedap udara di tempat sejuk dan kering, rempeyek ebi dapat bertahan hingga satu bulan atau lebih.
4. Apakah santan memengaruhi daya tahan peyek?
Ya, terlalu banyak santan bisa membuat peyek cepat tengik.
5. Apakah teknik peyek ebi sama dengan peyek ebi?
Secara umum sama, terutama dalam menjaga adonan tipis dan proses penggorengan kering sempurna.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5521104/original/003557200_1772680250-Gemini_Generated_Image_cjncntcjncntcjnc.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4769489/original/050718400_1710220025-WhatsApp_Image_2024-03-12_at_11.51.03_69ca1683.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5521059/original/003316300_1772678767-unnamed__83_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1094183/original/001555500_1451032610-British-Museum.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5247905/original/071767500_1749549146-Depositphotos_23882955_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518313/original/004690100_1772505360-influencer_brasil.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-gray-landscape-new.png,45,600,0)/kly-media-production/medias/4897331/original/044409800_1721550149-IMG_1161.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5517953/original/094384000_1772445379-Meriam_Buka_Puasa.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4799575/original/075150300_1712765385-Screenshot__658_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5459225/original/072527700_1767156863-ikan_gurame3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5477057/original/013694500_1768807682-1222.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5475506/original/077594900_1768623858-Gemini_Generated_Image_rao2bcrao2bcrao2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518855/original/074438900_1772521709-agnezmo.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5520072/original/013932500_1772605622-unnamed__53_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5520280/original/091866400_1772611562-camilan_pisang.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5520000/original/043868000_1772603648-Gemini_Generated_Image_c39s4c39s4c39s4c.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5520081/original/083180600_1772606549-unnamed__12_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4986394/original/025949400_1730353462-newsOg_2024_7_14_1720976298404-4uxrn.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5520316/original/024424600_1772612170-WhatsApp_Image_2026-03-04_at_13.54.08.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3132930/original/017755800_1589895984-gambar-ketupat-vektor-31231312.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5414818/original/029407400_1763352077-ATK_BOLA_Byon_Combat_Showbiz_6.png)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,45,600,0)/kly-media-production/medias/5405283/original/043379500_1762433088-Rinanda_Aprillya_Maharani__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5161764/original/086600400_1741847570-1741841423969_salah-satu-faktor-eksternal-penyebab-pelanggaran-ham-adalah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5286401/original/022817500_1752741530-pexels-nadin-sh-78971847-12288356.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5406457/original/028571800_1762575042-unnamed__5_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5432085/original/094521500_1764755867-Vidio_Guideline_2025_NON-SPORTS_IGF_-_Horizontal_-_arya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5335120/original/005264300_1756787602-____________-_-_-_______6_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5424599/original/031115100_1764148660-SUGAR_BABY_-_SCREEN_BACKDROP.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5419406/original/066046400_1763694256-miss_universe_final.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3134973/original/008613900_1590134592-cara-membuat-bakso-sapi.jpg.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5404922/original/033017100_1762419560-Depositphotos_609549356_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1256728/original/bcfc6c770a11d6e0dbef2bd76510ecedtong.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5415683/original/002724400_1763390911-Heroes-Next-Door---Apple-Artwork---16_9-Cover-Art.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407523/original/003131000_1762745038-bolu_kukus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5347724/original/003956200_1757731932-Gemini_Generated_Image_ckz5packz5packz5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5360651/original/024353600_1758712937-SnapInsta.to_549127995_18051123983556714_494170281947543192_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427035/original/012103300_1764325128-Screenshot_2025-11-06_162838.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5411071/original/027135000_1762998340-kue_kukus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5417032/original/082598700_1763517202-20251119_083647.jpg)