6 Resep dan Cara Bikin Rempeyek Udang Padang yang Gurihnya Bikin Nagih

10 hours ago 4
  • Apa rahasia utama membuat rempeyek udang Padang tetap renyah dan tahan lama?
  • Bisakah rempeyek udang dibuat tanpa telur?
  • Mengapa adonan rempeyek harus encer?

Baca artikel ini 5x lebih cepat

Liputan6.com, Jakarta - Rempeyek, atau kerap disebut peyek, merupakan camilan gurih khas Indonesia yang sangat digemari berkat teksturnya yang renyah. Camilan ini seringkali menjadi pelengkap lauk makan yang sempurna. Ada beragam varian peyek, mulai dari peyek udang, peyek kacang, hingga peyek rebon. Rempeyek udang, khususnya, memiliki cita rasa gurih asin yang kuat dengan aroma khas dan kerenyahan yang memikat.

Rempeyek udang Padang dikenal luas karena karakteristiknya yang renyah, gurih, dan sering menggunakan udang kecil segar sebagai isian utamanya. Beberapa versi rempeyek udang ala Minang atau Padang bahkan memiliki tekstur yang lebih tebal namun tetap mempertahankan kerenyahannya. Kualitas bahan baku, terutama udang yang segar, memegang peranan krusial untuk menghasilkan peyek udang yang krispi sempurna dan tidak mudah melempem.

Lantas bagaimana resep dan cara bikin rempeyek udang padang yang gurihnya bikin nagih? Melansir dari berbagai sumber, Jumat (6/3), simak ulasan informasinya berikut ini.

Cara Bikin Rempeyek Udang Padang yang Gurih dan Renyah

Rempeyek udang Padang adalah salah satu varian rempeyek yang menonjol dengan rasa manis gurih udang kecil segar yang berpadu sempurna dengan kerenyahan adonannya. Untuk mencapai rempeyek udang yang renyah, gurih, dan tidak mudah melempem, ada beberapa teknik dan pemilihan bahan yang perlu diperhatikan secara saksama. Pemilihan udang kecil yang segar sangat disarankan karena lebih cepat kering dan menghasilkan tekstur yang lebih renyah. Udang rebon juga bisa menjadi alternatif untuk memberikan rasa gurih asin yang lebih kuat.

Proporsi tepung yang tepat juga menjadi kunci utama. Umumnya, tepung beras digunakan sebagai bahan dasar, dicampur dengan tepung tapioka (kanji) atau maizena. Tepung tapioka berfungsi sebagai pengental adonan sekaligus membantu menciptakan kerenyahan yang optimal. Kekentalan adonan harus encer agar rempeyek bisa tipis dan garing saat digoreng, sehingga perlu penyesuaian jumlah air dengan tingkat kekeringan tepung beras. Penting untuk selalu mengaduk adonan setiap kali akan menuangkan ke wajan karena tepung cenderung mengendap.

Penggunaan santan dapat menambah kekayaan rasa dan kegurihan, namun santan dan telur yang berlebihan justru bisa membuat adonan lembap dan kurang garing. Beberapa resep menyarankan penggunaan kuning telur saja atau bahkan tanpa telur, menggantinya dengan air atau santan kental, atau air kapur sirih untuk kerenyahan ekstra. Penambahan air kapur sirih sendiri adalah rahasia untuk mendapatkan rempeyek yang super kriuk dan renyah tahan lama. Bumbu halus seperti bawang putih, kemiri, ketumbar, kunyit, dan kencur memberikan cita rasa gurih yang khas, sementara irisan daun jeruk atau daun kunyit menambah aroma harum yang menggugah selera.

Teknik penggorengan juga sangat memengaruhi hasil akhir. Gunakan minyak yang banyak dan panaskan hingga benar-benar panas (sekitar 170-180°C) sebelum menggoreng, lalu gunakan api sedang setelah adonan dituang. Tuangkan adonan perlahan di tepian wajan dengan gerakan melingkar agar rempeyek terbentuk tipis dan lebar, serta siram-siram dengan minyak panas agar mudah terlepas dari pinggiran wajan. Goreng hingga kuning kecokelatan, kering, dan matang, cukup balik sekali saja. Setelah matang, tiriskan rempeyek dengan posisi berdiri di atas kertas serap minyak dan biarkan dingin sepenuhnya sebelum disimpan dalam wadah kedap udara untuk menjaga kerenyahannya.

Resep 1: Rempeyek Udang Padang Klasik yang Gurih dan Renyah

Resep rempeyek udang Padang klasik ini menawarkan kombinasi bahan dasar yang sederhana namun menghasilkan rasa gurih dan renyah yang otentik. Pemilihan udang kecil segar dan bumbu halus yang pas menjadi kunci kelezatan resep ini. Proses pembuatannya pun cukup mudah diikuti, cocok bagi pemula yang ingin mencoba membuat rempeyek udang.

Bahan-bahan:

  • 250 gram udang kecil segar, 
  • 250 gram tepung beras, 
  • 2 sendok makan tepung kanji (tapioka), 
  • 400 ml air, 
  • 1 bungkus santan instan (65 ml), 
  • 5 lembar daun jeruk iris tipis, 
  • Garam dan penyedap rasa secukupnya. 

Bumbu Halus: 

  • 4 siung bawang putih, 
  • 3 butir kemiri sangrai, 
  • 1 sendok teh ketumbar bubuk atau sangrai, 
  • 1 ruas kunyit (sekitar 1 cm), dan 
  • 1 buah cabai merah keriting (opsional).

Cara Membuat: 

  1. Menghaluskan semua bumbu. 
  2. Kemudian, campurkan tepung beras, tepung kanji, bumbu halus, santan instan, dan irisan daun jeruk dalam wadah besar. 
  3. Tuangkan air secara bertahap sambil diaduk hingga adonan mulus dan encer.
  4. Koreksi rasa dengan garam dan penyedap. 
  5. Masukkan udang kecil ke dalam adonan. 
  6. Goreng adonan yang sudah dicampur udang di minyak panas dengan api sedang.
  7. Tuangkan di pinggir wajan hingga tipis dan lebar. 
  8. Setelah kuning kecokelatan dan kering, angkat dan tiriskan.

Resep 2: Rempeyek Udang Padang ala Warung dengan Aroma Daun Kunyit

Resep ini menghadirkan cita rasa rempeyek udang ala warung Padang dengan penggunaan udang segar ukuran besar dan penambahan tepung maizena untuk kerenyahan optimal. Aroma khas daun kunyit yang diiris tipis juga menjadi pembeda yang menambah kekayaan rasa pada rempeyek ini.

Bahan-bahan:

  • 350 gram udang segar ukuran besar, 
  • 250 gram tepung beras, 
  • 100 gram tepung maizena, 
  • 1 butir telur, 
  • 350 ml santan sedang, dan 
  • 2 lembar daun kunyit. 

Bumbu Halus: 

  • 3 siung bawang putih (atau 6 siung jika tanpa bubuk), 
  • 1 sendok makan bawang putih bubuk (opsional), 
  • 3 cm kunyit segar, 
  • 1 sendok makan ketumbar butiran, 
  • 1 sendok teh garam, dan 
  • 1/2 sendok teh kaldu bubuk.

Cara Membuat: 

  1. Menghaluskan bumbu dan mengiris tipis daun kunyit. 
  2. Campurkan tepung beras, tepung maizena, bumbu halus, telur, dan santan hingga adonan rata dan tidak menggumpal. 
  3. Setelah minyak panas, ambil satu sendok sayur adonan, letakkan beberapa udang di atasnya.
  4. Lalu tuangkan ke pinggir wajan. 
  5. Goreng hingga kuning keemasan dan renyah, kemudian tiriskan.

Resep 3: Rempeyek Udang Padang Super Kriuk dengan Air Kapur Sirih

Bagi Anda yang mendambakan rempeyek udang dengan kerenyahan maksimal yang super kriuk, resep ini adalah jawabannya. Penggunaan air kapur sirih menjadi rahasia utama untuk mencapai tekstur yang sangat renyah dan khas rempeyek Padang.

Bahan-bahan: 

  • 500 gram udang segar, 
  • 250 gram tepung beras, 
  • 70 gram tepung maizena, 
  • 1 butir telur, 
  • 1 sendok makan air kapur sirih, 
  • 500 ml air, 
  • 15 lembar daun jeruk iris tipis, 
  • Garam dan penyedap rasa secukupnya. 

Bumbu Halus: 

  • 8 siung bawang putih, 
  • 8 butir kemiri, 
  • 1 ruas kunyit, dan 
  • 1 ruas jahe.

Cara Membuat: 

  1. Menghaluskan bumbu.
  2. Campurkan tepung beras, tepung maizena, bumbu halus, telur, air kapur sirih, dan irisan daun jeruk. 
  3. Tuangkan air sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga adonan licin dan encer. 
  4. Masukkan udang segar ke dalam adonan. 
  5. Goreng adonan beserta udang di minyak panas, tuangkan ke pinggir wajan, dan siram-siram dengan minyak agar melebar.
  6. Goreng hingga kuning keemasan, kering, dan super kriuk, lalu tiriskan.

Resep 4: Rempeyek Udang Padang Renyah Tahan Lama

Resep ini dirancang khusus untuk menghasilkan rempeyek udang yang tidak hanya gurih dan renyah, tetapi juga mampu mempertahankan kerenyahannya untuk jangka waktu yang lebih lama. Kunci dari resep ini terletak pada komposisi tepung dan teknik penggorengan yang tepat.

Bahan-bahan: 

  • 250 gram udang kecil, 
  • 200 gram tepung beras, 
  • 2 sendok makan tepung kanji, 
  • 1 sendok makan kaldu ayam/jamur bubuk, dan 
  • 400 ml air. 

Bumbu Halus: 

  • 2 butir kemiri, 
  • 2 siung bawang putih, 
  • 1 buah cabai merah keriting (opsional), 
  • 1 cm kunyit, 
  • 1 sendok teh ketumbar, dan 
  • 1 sendok teh garam.

Cara Membuat: 

  1. Menghaluskan bumbu. 
  2. Campurkan tepung beras, tepung kanji, kaldu bubuk, dan bumbu halus.
  3. Tambahkan air secara bertahap hingga adonan cukup kental. 
  4. Masukkan udang ke dalam adonan. 
  5. Goreng adonan udang di minyak panas, alirkan ke pinggir wajan hingga tipis lebar. 
  6. Goreng hingga kecokelatan, kering, dan matang, lalu tiriskan. 
  7. Untuk menjaga kerenyahan, hindari penggunaan santan dan telur berlebihan karena dapat membuat rempeyek lembap.

Resep 5: Rempeyek Udang Padang dengan Kombinasi 3 Tepung

Resep ini mengandalkan kombinasi tiga jenis tepung, yaitu tepung beras, tapioka, dan maizena, untuk mencapai tekstur rempeyek yang garing, gurih, dan renyah secara optimal. Perpaduan tepung ini menciptakan karakteristik kerenyahan yang unik dan memuaskan.

Bahan-bahan:

  • 300 gram udang segar ukuran kecil, 
  • 300 gram tepung beras, 
  • 1 sendok makan munjung tepung maizena, 
  • 2 1/2 sendok makan munjung tepung sagu/tapioka, 
  • 1 butir telur, 
  • 1 bungkus santan instan (65 ml), 
  • 6 lembar daun jeruk iris tipis,
  • Garam, kaldu jamur, dan soda kue (opsional). 

Bumbu Halus:

  • 4 siung bawang putih, 
  • 3 siung bawang merah, 
  • 6 butir kemiri, 
  • 2 ruas kencur, 
  • 2 sendok teh ketumbar, dan 
  • 1/2 cm kunyit.

Cara Membuat:

  1. Menghaluskan bumbu. 
  2. Campurkan semua jenis tepung, bumbu halus, telur, santan instan, irisan daun jeruk, garam, kaldu jamur, dan soda kue (jika pakai). 
  3. Tambahkan air sedikit demi sedikit hingga adonan licin dan encer. 
  4. Masukkan udang kecil ke dalam adonan. 
  5. Goreng adonan beserta udang di minyak panas, tuangkan ke pinggir wajan, dan siram-siram dengan minyak. 
  6. Goreng hingga kuning keemasan, garing, dan renyah, lalu tiriskan.

Resep 6: Rempeyek Udang Padang Gurih dengan Sentuhan Margarin

Resep terakhir ini menambahkan margarin ke dalam adonan, sebuah inovasi yang bertujuan untuk memberikan rasa gurih yang lebih kaya dan tekstur yang lebih renyah pada rempeyek udang Padang. Margarin membantu menciptakan kerenyahan yang berbeda dan aroma yang lebih harum.

Bahan-bahan:

  • 400 gram udang segar, 
  • 250 gram tepung beras, 
  • 1 sendok makan tepung maizena, 
  • 1 sendok makan margarin, 
  • 1 butir telur, 
  • 1 sachet santan instan (65 ml), 
  • Daun jeruk secukupnya, 
  • Daun kunyit (opsional), dan 
  • Air secukupnya. 

Bumbu Halus: 

  • 4 siung bawang putih, 
  • 3 butir kemiri, 
  • 1 jari kunyit, 
  • 1 ruas kencur, 
  • 2 sendok teh ketumbar, 
  • 1/2 sendok makan garam, dan 
  • 1 sendok teh mecin (opsional).

Cara Membuat: 

  1. Menghaluskan bumbu. 
  2. Dalam wadah, campurkan tepung beras, tepung maizena, bumbu halus, margarin, telur, santan instan, dan irisan daun jeruk (serta daun kunyit jika ada). 
  3. Tuangkan air sedikit demi sedikit hingga adonan licin dan pas kekentalannya. 
  4. Masukkan udang segar ke dalam adonan. 
  5. Goreng adonan beserta udang di minyak panas, tuangkan ke pinggir wajan, dan siram-siram dengan minyak. 
  6. Goreng hingga kuning keemasan, garing, dan renyah, lalu tiriskan.

Pertanyaan & Jawaban Seputar Cara Bikin Rempeyek Udang Padang

1. Apa rahasia utama membuat rempeyek udang Padang tetap renyah dan tahan lama?

Jawaban: Rahasia utamanya terletak pada pemilihan udang kecil yang segar, proporsi tepung beras dan tapioka/maizena yang tepat, kekentalan adonan yang encer, serta penggunaan air kapur sirih. Selain itu, teknik penggorengan dengan minyak panas dan penirisan yang benar juga sangat penting.

2. Bisakah rempeyek udang dibuat tanpa telur?

Jawaban: Ya, rempeyek bisa dibuat tanpa telur. Anda bisa mengganti telur dengan menambahkan sedikit air atau santan kental untuk membantu mengikat adonan, atau menggunakan air kapur sirih sebagai pengganti telur untuk kerenyahan ekstra.

3. Mengapa adonan rempeyek harus encer?

Jawaban: Adonan rempeyek harus memiliki konsistensi yang encer agar saat digoreng, rempeyek bisa menjadi tipis dan garing. Jika adonan terlalu kental, rempeyek cenderung menjadi keras dan kurang renyah.

4. Bagaimana cara menyimpan rempeyek udang agar tetap renyah?

Jawaban: Setelah rempeyek dingin sepenuhnya, simpan dalam wadah kedap udara di tempat yang sejuk dan kering. Hindari menumpuk rempeyek saat masih panas karena dapat menyebabkan kelembapan.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |